Polres Situbondo Siagakan Personel di Pelabuhan Jangkar

Situbondo, Timurpos.co.id – Bentuk pelayanan prima masyarakat pada saat arus balik mudik lebaran Idul Fitri 1445 H, Satpolairud Polres Situbondo Polda Jatim siaga penuh di Pelabuhan Jangkar.

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto melalui Kasatpolairud AKP Gede Sukarmadiyasa,mengatakan arus balik mudik lebaran melalui Pelabuhan Jangkar diprediksi masih berlangsung hingga Minggu, 20 April 2024, nanti.

“Masih ada Masyarakat yang balik mudik dari Madura melalui Pelabuhan Jangkar,”kata AKP Gede,Kamis (18/04/2024).

BACA JUGA:
Tinjau Kalikangkung, Kapolri Sebut Ada 3 Hal Prioritas Kesiapan Mudik

Meski demikian arus balik lebaran Idul Fitri dari kepulauan Madura seperti Pulau Raas, Sapudi, Kalianget dan Kangean via Pelabuhan Jangkar terpantau ramai namun lancar dan tidak terjadi penumpukan penumpang.

“Masih ramai tapi tidak ada penumpukan penumpang,”ujar AKP Gede.

Untuk menjamin kemanan dan keamanan Masyarakat yang sedang balik mudik lebaran, AKP Gede telah menempatkan anggotanya 24 jam yang siap melayani. M12

Polda Jatim Terapkan KRYD Antisipasi Arus Balik Mudik Tahap Dua

Surabaya, Timurpos.co.id – Meski Operasi Ketupat Semeru 2024 telah berkahir pada 16 April 2024 kemarin, antisipasi dalam memberikan jaminan kelancaran dan keamanan masa mudik balik lebaran terus dilakukan oleh Polda Jawa Timur.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jawa Timur,Kombes Pol Dirmanto mengatakan, Polda Jawa Timur telah menyiapkan langkah antisipasi adanya puncak arus balik mudik kedua.

“Prediksi adanya arus balik mudik kedua terjadi pada 17 hingga 24 April 2024,”kata Kombes Pol Dirmanto, Jumat (19/04/2024).

BACA JUGA:
Upacara Hari Kesadaran Nasional di Pimpin Langsung Dansatbrimob Polda Kalbar

Adanya arus balik mudik kedua ini kata Kombes Dirmanto diprediksi karena masih adanya Masyarakat yang menunda kepulangan usai libur lebaran di kampung halamannya.

“Sebagian kita prediksi masih ada pekerja yang cuti pajang, sehingga tetap kita antisipasi dalam pengamanan demi kelancaran masyarakat terlebih saat ini semua jenis kendaraan sudah diperbolehkan melintas,”terang Kombes Dirmanto.

Kabidhumas Polda Jatim ini juga mengatakan sebagai upaya mewujudkan keamanan dan kelancaran warga Masyarakat yang sedang balik mudik pada gelombang kedua nanti, Polda Jatim melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkakan (KRYD).

Sementara itu berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas ( Ditlantas ) Polda Jatim kendaraan pribadi tercatat pada arus balik mudik lebaran kali ini lebih tinggi dibanding arus mudik jelang lebaran melalui jalur darat.

BACA JUGA:
Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas

Direktur Lalu lintas ( Dirlantas ) Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin mengatakan pada mudik jelang lebaran kendaraan melalui jalur darat yang masuk maupun yang melintas jalur darat di wilayah Jawa Timur lebih kurang 89.388 kendaraan dan yang keluar dari wilayah Jawa Timur, tercatat lebih kurang 92 Ribu kendaraan.

Sedangkan data kendaraan yang melalui jalur laut kata Kombes Komarudin seperti di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi tercatat kendaraan masuk mencapai 162 Ribu kendaraan dan yang keluar hingga berita ini ditulis masih 91 ribu kendaraan.

“Ini yang menjadi prediksi kami ada arus balik mudik kedua, dan sebagai langkah kami untuk antisipasi pelayanan dan pengamanannya,”kata Kombes Komarudin.

Dirlantas Polda Jatim juga mengungkapkan, hal serupa juga terjadi di Pelabuhan Tanjungperak Surabaya.

Dimana kata Kombes Komarudin pada arus balik jelang lebaran tercatat lebih kurang 8.700 kendaraan yang masuk ke wilayah Jawa Timur.

“Saat ini yang keluar sekitar masih ada 4.000 an kendaraan, ini masih separuhnya kan, “ ungkap Kombes Komarudin.

Begitu pula dengan jumlah penumpang kapal yang masuk melalui Pelabuhan Tanjungperak tercatat lebih kurang 78.200 orang namun yang keluar hingga saat ini masih sekitar 15.000 an.

Kombes Komarudin juga menjelaskan untuk penumpang melalui Moda Kereta Api di Stasiun Gubeng tercatat sebanyak 147.000 penumpang pada mudik jelang lebaran dan yang sudah balik mudik tercatat 146.000 penumpang.

Sedangkan di Stasiun Pasar Turi Surabaya, tercatat penumpang yang masuk saat mudik jelang lebaran sebanyak 117.000 penumpang, namun hingga saat ini yang balik mudik masih 100.000 an penumpang.

Lebih lanjut Dirlantas Polda Jatim menjelaskan data penumpang di Bandara Juanda yang tercatat pada mudik jelang lebaran sebanyak 274.000 penumpang, namun yang keluar hingga saat ini masih 252.000 an orang.

Namun demikian lanjut Kombes Komarudin untuk arus mudik jelang lebaran melalui terminal Purabaya Bungurasih,tercatat lebih banyak yang keluar dari pada yang masuk.

“Yang tercatat di Terminal Tipe A Purabaya ini yang masuk ada 247.300 orang namun yang keluar saat ini sudah mencapai 388.000 an orang,”kata Kombes Komarudin.

Hal itulah Polda Jatim terus mempersiapkan diri untuk mengantisipasi adanya arus balik mudik gelombang kedua. M12

Polri Beri Pengamanan di Pantai Watu Pecak Lumajang

Lumajang, Timurpos.co.id – Sebagai upaya memastikan para wisatawan yang tengah merayakan lebaran Ketupat aman dan kondusif, TNI-POlri melaksanakan pemantauan di wisata Pantai.

Pemantaun dilakukan Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K bersama Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Aditya Kurnia Rahman mendatangi lokasi obyek wisata Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Selain melakukan pemantuan, Kapolres dan Kasdim juga memberikan himbaua kepada pengunjung serta masyarakat yang sedang berwisata di Pantai.

Dengan menggunakan megaphone, memberikan himbauan kepada pengunjung agar selalu berhati-hati saat beraktivitas wisata Pantai mengingkat ombak besar

“Kami menghimbau kepada pengunjung pantai untuk tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai, selalu memperhatikan anak-anak mereka yang berenang, dan menjaga agar barang bawaan tidak tertinggal,” ucap Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik,Kamis (18/04/2024).

BACA JUGA:
Operasi Pekat Semeru 2024 Polres Lumajang Berhasil Amankan Puluhan Tersangka

Terpisah, Kasihumas Polres Lumajang Ipda Sugiarto mengatakan, berdasarkan pantuannya arus lalin dan pengunjung ataupun wisatawan yang melaksanakan liburan di pantai Watu Pecak mengalami peningkatan signifikan.

“Saat ini puncak libur lebaran, tentunya pengamanan harus di tingkatkan guna mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ucapnya

Ipda Sugiarto mengatakan, Personel yang diterjunkan ditempatkan di tiap lokasi wisata, nantinya di sana para personel bertugas melakukan patroli dan pemantauan serta memberikan himbauan kepada pengujung wisata.

“Kehadiran petugas kepolisian di Pantai ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung selama liburan Idul Fitri hingga lebaran Ketupat,” pungkasnya. M12

Personel Polres Mojokerto Bantu Korban Laka Lantas

Mojokerto, Timurpos.co.id – Peka terhadap suatu kejadian, merupakan hal yang penting dimiliki oleh personel Polri, seperti yang dilakukan oleh personel Polres Mojokerto dari Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Aiptu Siswantoro bersama Aipda Dwi Wahyudi dan Bripda A. Ghozi Al Akhmar.

Secara tanggap, personel Binmas tersebut membantu pengendara yang mengalami kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kamis (18/04/2024).

BACA JUGA:
Kapolda Jatim Kembali Beri Penghargaan Anggota Berprestasi

“Pada saat kita melintas, tampak ada laka lantas antar pengendara motor dan ada dua korban tergeletak di jalan, sehingga kita segera menghentikan kendaraan untuk langsung membantu korban,” ujar Aiptu Siswantoro.

“Kedua Korban yang mengalami luka langsung kita naikkan ke dalam mobil Sat Binmas untuk kemudian dibawa ke RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari guna mendapat pertolongan medis lebih lanjut,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto membenarkan kejadian tersebut, ia menambahkan dengan sigapnya personel Polri khususnya personel Polres Mojokerto seperti ini, diharap masyarakat bisa merasakan keamanan di lingkungannya dan dapat memberikan nilai positif, bahkan dapat dirindukan dan diharapkan selalu kehadirannya oleh masyarakat.

“Kami juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, selain itu harus fokus dan konsentrasi,” kata AKBP Ihram.

“Mari saling menghormati antar sesama pengguna jalan, selalu perhatikan arus lalu lintas disekitar, perhatikan batas kecepatan berkendara, dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” pesannya. M12

Satbrimob Polda Kalbar Asah Dan Tingkatkan Kemampuan Dalam Latihan Pengamanan VIP

Pontianak, Timurpos.co.id – Latihan pengamanan VIP Satbrimob Polda Kalbar guna mengasah dan memelihara kemampuan para personelnya. Kamis (18/04/2024).

Kegiatan latihan dilingkungan Korps Brimob Polri merupakan salah satu kegiatan wajib yang setiap harinya dilaksanakan dengan tujuan untuk memelihara serta mengasah kemampuan personel. Korps Brimob Polri merupakan pasukan elite yang dimiliki oleh institusi Polri yang dimana memiliki tugas mengatasi kejahatan berintensitas tinggi serta dituntut untuk menyelesaikannya tanpa ada kesalahan sedikit pun pada saat melakukan penindakan.

Dalam rangka mengasah dan memelihara kemampuan masing-masing personelnya Dansatbrimob Polda Kalbar Kbp M. Guntur, S.I.K., M.H. memerintahkan kepada komandan dimasing-masing jajaran untuk menggelar latihan baik itu latihan gabungan bersama TNI dan personel satuan kewilayahan maupun latihan pribadi interen Satbrimob Polda Kalbar. Merespon perintah dari Dansatbrimob Polda Kalbar Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar Kompol Mujiono S.H., M.H. langsung memerintahkan para personelnya untuk melaksanakan kegiatan latihan.

BACA JUGA:
Pangdam XII/Tanjungpura dan Kapolda Kalbar Pimpin Apel Gelar Pasukan

Kegiatan latihan yang diperintahkan oleh Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar kepada personelnya ini adalah latihan pengamanan VIP mengingat ditahun seperti sekarang ini banyak pejabat negara yang mengunjungi Provinsi Kalbar untuk melakukan kunjungan kerja untuk itu latihan ini perlu dilaksanakan. Pengamanan VIP merupakan usaha atau kegiatan dalam mencegah ataupun mengatasi ancamanan serta gangguan yang dapat merugikan atau membahayakan objek yang dikawal.

Ipda Agus Supriatin, S.H. selaku instruktur pada pelaksanaan kegiatan latihan pagi hari ini mengatakan bahwa latihan yang mereka laksanakan ini merupakan salah satu upaya atau langkah deteksi dini yang diambil oleh Satbrimob Polda Kalbar untuk meminimalisir terjadinya kesalahan pada saat personel melaksanakan tugas di lapangan.

Kegiatan latihan ini secara tidak langsung juga dapat memelihara serta mengasah kemampuan masing-masing personel sehingga apabila mereka ditunjuk untuk melaksanakan tugas pengamanan VIP mereka sudah siap.

“Latihan ini merupakan upaya Satbrimob Polda Kalbar untuk meminimalisir terjadinya kesalahan serta untuk memelihara dan mengasah kemampuan para personelnya. Latihan ini juga merupakan salah satu upaya dari Satbrimob Polda Kalbar untuk mempersiapkan para personel sehingga apabila ada diminta perbantuan untuk melakukan pengamanan VIP dari satuan kewilayahan mereka selalu siap” ucap Ipda Agus Supriatin, S.H. M12

Keberhasilan Polres Kubu Raya Ungkap Motif Suami Bunuh Mantan Istri

Kubu Raya, Timurpos.co.id – Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., M.H, yang didampingi Wakapolres Kubu Raya Kompol Hilman Malaini, S.H., S.I.K., Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ruslan Gani, S.H., M.H dan KBO Sat Res Narkoba Polres Kubu Raya Ipda Irwan Surpadal, S.H, membuka press conference penanganan kasus menonjol yang ditangani Polres Kubu Raya, salah satunya kasus pembunuhan yang dilakukan suami terhadap mantan istrinya di Jalan Adisucipto Gang Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada Selasa (16/04/2024) sore.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku yang merupakan mantan suami korban, W (30) warga Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya membunuh lantaran dipicu omongan kasar korban Fitri Amalia (28) saat meminta sejumlah uang untuk membayar hutang orang tuanya dan untuk membayar kredit motor.

BACA JUGA:
Seorang Wanita Muda Tewas, Diduga di Jerat Lehernya Oleh Mantan Suami

Dijelaskan Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, AKP Ruslan Gani, S.H., M.H, kepada awak media, Sebelum kejadian pembunuhan tersebut korban yang mendatangi tersangka di rumahnya untuk meminta sejumlah uang sebesar Rp.2.500.000, (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), permintaan itu pun tak disanggupi oleh tersangka karena tidak memiliki uang, sehingga keduanya terlibat cekcok di dalam kamar.

“Karena tersangka tak sanggup memberikan sejumlah uang yang diminta oleh korban, keduanya terlibat cekcok hingga korban mengeluarkan kata-kata kasar kepada tersangka, perkataan kasar korban memicu emosi tersangka sehingga tersangka membunuh korban,” kata Ruslan saat press conference di Aula Lt. 2 Polres Kubu Raya, Kamis (18/4/24) Pukul 13.00 WIB.

“Motif dari tersangka membunuh korban karena sakit hati dengan perkataan kasar korban, namun sebelumnya tersangka melakukan pengancaman akan membunuh korban, ancaman itu ditantang oleh korban. Mendengar tantangan korban tersangka langsung mencekik leher korban dengan sekuat tenaga, akan tetapi korban melakukan perlawanan sehingga cekikan pertama tersangka terlepas,”ujarnya.

“Tersangka kembali mencekik korban menggunakan satu tangan kanannya, sambil tangan kirinya menarik kabel kipas angin yang berada di lantai kamar tersebut, kemudian kabel itu dililitkan tersangka ke leher korban dan menariknya sekuat tenaga dengan kedua tangannya,”ungkap Ruslan.

BACA JUGA:
Gregorius Berbohong Korban Meninggal Akibat Lambung,Polisi ada Yang Tidak Wajar

Korban yang terbaring lemas di lantai, membuat tersangka tidak puas, tersangka pun mengambil pisau ukuran kecil (pisau buah) di atas lemari dan menusuk leher korban sebanyak dua kali, akibat tusukan tersebut korban meninggal dunia, selanjutnya tersangka keluar kamar dan menemui orang tuanya dan mengatakan ia telah membunuh Fitri Amalia, kemudian tersangka menyerahkan diri ke Polres Kubu Raya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,”beber Ruslan tentang motif dan kronologi kasus pembunuhan di Gang Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Ruslan menambahkan, pembunuhan tersebut tidak direncanakan oleh tersangka, namun tersangka nekat membunuh Fitri Amalia akibat emosi sesaat yang dipicu omongan kasar korban.

“Terhadap tersangka dikenakan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara,”tegas Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, AKP Ruslan Gani, S.H., M.H kepada awak media. M12

Polisi Amankan 4 Tersangka dan Puluhan Motor Diduga Hasil Curanmor

Jember, Timurpos.co.id – Pada Operasi Ketupat Semeru 2024 kali ini Polres Jember Polda Jatim mencatat beberapa indikator keberhasilan.

Keberhasilan tersebut diantaranya terjadi penurunan angka kejahatan kriminalitas dan angka kecelakaan lalu lintas.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi pada konferensi pers di halaman Mako Polres Jember,Polda Jatim, Rabu (17/4/2024).

BACA JUGA :
Motor Hasil Curian di Kertajaya, Dipakai Mencuri Lagi di Tambak Wedi

AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengatakan tahun 2023 angka kriminalutas mencapai 78 kasus, dan angka kecelakaan tercatat 28 kasus.

“Alhamdulillah, pada Operasi Ketupat Semeru 2024 kali ini kita bisa tekan angka kriminalnya menjadi 74 kasus yang berhasil kita ungkap dan sudah kita tangani,” ujar AKBP Bayu Pratama.

Untuk fatalitas korban laka lantas, lanjut AKBP Bayu tahun lalu terdapat 4 orang meninggal dunia, sedangkan tahun ini hanya tercatat satu orang meninggal dunia.

Namun, selama pelaksanaan operasi Ketupat, terjadi beberapa kejadian menonjol, di antaranya adalah korban meninggal dunia terseret ombak di Pantai Paseban Kencong.

“Untuk kasus curanmor ada 9 kasus selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru dan juga sudah berhasil kita ungkap,” lanjut AKBP Bayu Pratama.

Adapun dari ungkap kasus curanmor tersebut, Polres Jember berhasil mengamankan 4 orang tersangka dengan 2 orang diantaranya adalah residivis.

“Dari tangan tersangka kita amankan 18 motor barang bukti yang diduga hasil curian,” jelas AKBP Bayu Pratama.

Ia mengatakan, sesuai pengakuan tersangka, tindak kejahatan curanmor ini dilakukan di 21 tempat kejadian perkara ( TKP ).

Selain itu pada Operasi Ketupat Semeru 2024, Polres Jember Polda Jatim juga melakukan upaya dalam menciptakan situasi kondusif di wilayah Kabupaten Jember.

“Termasuk dalam pencegahan penyakit masyarakat seperti peredaran miras dan pesta kembang api yang berlebihan, ini juga menjadi atensi kami,” kata AKBP Bayu Pratama.

Di bidang lalu lintas,lanjut AKBP Bayu Pratama, Polres Jember juga telah melakukan tindakan preventif dan penegakan hukum.

“Untuk kasus ini kami mengamankan 25 unit kendaraan bermotor hasil dari penindakan balap liar di wilayah Kabupaten Jember,” pungkas AKBP Bayu Pratama. M12

Boneka Hello Kitty Jadi Modus Penyelundupan Sabu Antar Provinsi

Kubu Raya, Timurpos.co.id – Upaya pihak kepolisian memberantas jaringan pengedar Narkotika antar provinsi kembali menuai keberhasilan. Pada Kamis, 11 April 2024. Satuan Reserse Narkoba Polres Kubu Raya berhasil menyergap seorang pria berinisial M Alias DA (22) warga Pontianak saat hendak mengirim paket sabu ke Provinsi Kalimantan Tengah melalui travel jalur darat.

Sabu seberat 32 gram ditemukan petugas di dalam boneka hello kitty yang dikemas rapi di dalam kotak indomie untuk mengelabui petugas.

BACA JUGA :
Dedy Miluardi Kacap Bus Lorena, Kirim 5 Kg Sabu Terancam Hukuman Seumur Hidup Penjara

Kasat Res Narkoba, AKP Sagi, S.H, membenarkan penangkapan tersebut, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menerangkan, M Alias DA ditangkap di Jalan Trans Kalimantan Desa Ambawang Kuala Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, saat akan mengirim paket sabu melalui travel Pukul 23.00 WIB.

Ade menjelaskan bahwa, setelah mendapatkan informasi dari warga Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Kubu Raya langsung melakukan penyelidikan mendalam, secara bertahap dan penuh kehati hatian serta kejelian, akhirnya pelaku dapat diamankan beserta barang bukti sabu seberat 32 gram.

“Penangkapan tersebut hampir gagal, namun atas kejelian Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Kubu Raya pelaku yang licin ini dapat ditangkap beserta barang bukti 32 gram sabu yang dikemas dengan rapi di dalam boneka hello kitty yang dikemas didalam kardus indomie,”kata Ade, Selasa (16/04/2024).

Ia menambahkan bahwa, Saat di introgasi, pelaku mengakui bahwa ia merupakan kurir dan sabu tersebut milik seorang pria berinisial AB warga pontianak timur dan sabu tersebut di pesan oleh seorang wanita berinisial SI asal Kalteng.

Dari pengakuan pelaku, sabu seberat 32 garam dibeli oleh SI seharga Rp.400.000,-(Empat Ratus Ribu Rupiah) dari AB, kemudian barang haram tersebut akan di jual kembali di Kalteng dengan harga per gramnya sebesar Rp.1 juta.

“Pelaku mengakui, bahwa ia mendapatkan upah sebesar Rp. 1.000.000,- untuk mengantar barang tersebut ke salah satu Travel tujuan Kalteng di Kabupaten Kubu Raya. Kemasan sabu di dalam boneka yang tersimpan di dalam kardus indomie dilakukan SI untuk mengelabui petugas,” tambahnya.

Masih kata Ade bahwa, Kemudian sabu itu akan dijual kembali oleh SI di Kalteng dengan harga per gramnya Rp. 1.000.000,- dan meraup keuntungan sebesar Rp. 18.500.000,-(Delapan Belas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Pengakuan pelaku ia baru kali pertama menjadi kurir.

“Ini adalah kedua kalinya Polres Kubu Raya menggagalkan peredaran Narkoba jenis sabu antar Provinsi melalui jalur darat. Upaya keras ini sebagai komitmen Kapolres Kubu Raya AKBP Wahyu Jati Wibowo untuk memberantas jaringan Narkoba di wilayah hukumnya,”jelasnya.

Sebagai informasi, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kubu Raya masih melakukan penyelidikan mendalam, M Alias DA saat ini sudah ditetapkan sebagai Tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis sabu dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. M12

Polres Melawi Buka Rekrutmen Anggota Polri

Melawi, Timurpos.co.id – Dalam proses rekrutmen proaktif Bintara Polri Tahun Anggaran 2024, P, melalui Pencarian bakat (talent scouting) merupakan proses penting dalam rekrutmen calon anggota Polri yang memiliki bakat khusus, minat, dan potensi yang dibutuhkan oleh institusi Polri.

Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i, S.I.K., S.H., M.H melalui Ps Kaag SDM Polres Melawi AKP Haryono menyampaikan Proses ini melibatkan penilaian terhadap prestasi akademik dan non-akademik calon anggota. Dalam kategori prestasi akademik, calon anggota dapat berasal dari berbagai bidang studi, seperti Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi. Mereka yang masuk dalam peringkat 5 besar Olimpiade Sains Tingkat Provinsi atau seluruh peserta Olimpiade Sains Nasional memiliki peluang untuk menjadi bagian dari Polri.

“Sementara itu, dalam kategori prestasi non-akademik, calon anggota yang pernah mengikuti event olahraga tingkat nasional seperti PON, POPNAS, SEA GAMES, dan ASIAN GAMES, serta direkomendasikan oleh Kemenpora RI atau KONI, juga memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Polri. Selain itu, atlet-atlet yang berprestasi dalam cabang olahraga beladiri, menembak, renang, selam, dan atletik, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka juga diincar oleh Polri” jelasnya.

BACA JUGA :
Ombudsman Puji Kapolri Rekrut Penyandang Disabilitas Jadi Polisi: Itu Luar Biasa!

Ia menambahkan bahwa, disisi lain, calon anggota Polri juga bisa berasal dari bidang keagamaan. Mereka yang meraih juara 1, 2, atau 3 dalam MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) dan Musabaqah Qira’ati Kutub, serta Jambore Nasional Agama Hindu, Ut DharmaGita (Agama Hindu), dan Sippa Dhamma Samajia (Agama Budha) tingkat provinsi, memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Polri.

Prestasi akademik maupun non-akademik yang dimiliki calon anggota Polri harus terbukti dalam rentang waktu maksimal 3 tahun sebelum pendaftaran Rekrutmen Proaktif Polri Tahun Anggaran 2024. Bukti-bukti prestasi tersebut dapat berupa piagam, piala, medal, atau surat keterangan resmi dari instansi terkait.

“Dengan demikian, proses pencarian bakat untuk calon anggota Polri sangatlah selektif dan memperhatikan berbagai aspek prestasi calon anggota baik dari segi akademik, non-akademik, maupun keagamaan.” Tambahnya. M12

Seorang Wanita Muda Tewas, Diduga di Jerat Lehernya Oleh Mantan Suami

Kubu Raya, Timurpos.co.id – Seorang wanita muda tewas diduga dijerat lehernya oleh mantan suami hingga membuat gempar masyarakat sekitar pada hari Selasa tanggal 16 April 2024 sekira pukul 14.45 WIB

Terjadinya dugaan tindak pidana pembunuhan yang mana lokasi TKP Jl. Adisucipto Gg. Limbung Rt. 003 / Rw. 001 Dusun Limbung Jaya Desa Limbung Kec. Sungai Raya Kab. Kubu Raya Provinsi Kalbar dengan korban Fitri Amalia dan diduga pelaku Suwandi Jasa yang tak lain tak bukan adalah (mantan suami korban sendiri).

Korban Penembakan Tewas, Setelah Dirawat Di RSUD Dr Soetomo

Saat ini korban dan Jenazah berada di RSUD Dr. Sutomo Auri dan saat ini personil gabungan Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Raya melakukan pulbaket dan olah TKP di lokasi kejadian tersus bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku mantan suami korban.

Setelah melakukan pengejaran pelaku pihak personil gabungan pada pukul 18.10 WIB pelaku pun telah menyerahkan diri

Pelaku Wandi Jasa (mantan suami korban/terduga pelaku) meyerahkan diri ke Polres Kubu Raya dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Kubu Raya.

Sampe berita ini diterbitkan pelaku saat ini dalam pemeriksaan dan masih belum di ketahui motif pelaku menghabisi mantan istrinya tersebut, sementara awak media masih mencari informasi dan data data di lapangan serta keterangan resmi dari jajaran satreskrim Polres Kubu Raya. M12