Berbekal CCTV Polres Pelabuhan Tanjungperak Berhasil Amankan Tersangka Curanmor

Surabaya, Timurpos.co.id – Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim mengamankan satu pelaku curanmor berinisial M F R D, (18) warga Surabaya. Sementara dua pelaku lainya inisial A dan N masih dalam pengejaran petugas (DPO).

Pelaku saat menjalankan aksi mencuri motor didepan sebuah warkop Green Jalan Tanjung Sadari, Kota Surabaya.

Informasi yang dihimpun kejadian pencurian sepeda motor pada Jumat (10/5) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kapolres Pelabuhan Tanjungperak AKBP Wiliam Cornelius Tanasale melalui Kasihumas Iptu Suroto mengatakan, saat itu, korban H memarkirkan sepeda motor Honda beat miliknya didepan warkop Green Jalan Tanjung Sadari, Kota Surabaya.

“Saat ditinggal ngopi korban kaget sepeda motor miliknya sudah tidak di tempat.” ungkap Iptu Suroto, pada Rabu (22/5/2024).

Mengetahui motornya hilang korban sempat mencari di sekitar lokasi kejadian namun tidak di temukan, lantas korban membuat laporan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Setelah adanya laporan dari korban, pada Sabtu 11 Mei 2024, Petugas Unit IV Satreskrim saat itu melakukan penyelidikan melalui rekaman CCTV dan mengumpulan informasi dari warga sekitar yang berada di TKP.

Kemudian sekitar pukul 22.00 Wib, Anggota Unit IV Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil melakukan penangkapan terhadap 1 pelaku M F R D yang berada di Surabaya.

Dari pengakuan pelaku motor hasil curian dipergunakan untuk dugem dan beli minum-minuman keras.

Pelaku juga mengaku saat melakukan aksi pencurian tersebut, bersama rekannya N (DPO) dan A (DPO), kedua rekannya bertugas sebagai penjual dari hasil curian sepeda motor lalu hasil penjualannya dibagi bertiga.

Barang bukti yang disita dari korban satu bendel fotocopy STNK SPM Honda beat tahun 2022 nopol L 4055 ABJ, satu bendel fotocopy BPKB SPM Honda beat tahun 2022 nopol L 4055 ABJ, satu bendel Surat keterangan dari finance, dan satu rekaman CCTV kejadian.

Kemudian disita pelaku satu kaos warna hitam sesuai CCTV, satu celana pendek warna coklat sesuai CCTV, dan satu unit Handphone.

Atas perbutanya pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan 7 (Tujuh) tahun. M12

Polres Batu Sampaikan Pesan Kamtibmas Lewat Suling

Batu, Timurpos.co.id – Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya, Polres Batu Polda Jatim rutin melaksanakan program ‘Suling’ (subuh keliling).

Sesuai namanya, Program ini dilaksanakan saat Sholat Subuh berjamaah di beberapa Masjid yang ada di wilayah hukum Polres Batu secara bergiliran.

Kegiatan subuh keliling merupakan salah satu program Kapolres Batu setiap minggunya dimana tujuannya selain untuk meningkatkan iman dan takwa juga untuk memelihara ukhuwah islamiyah serta menjaga silaturrahmi antara Kepolisian dengan Masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza, saat melaksanakan kegiatan SULING di Masjid Miftahul Huda Kasembon Kabupaten Malang bersama Bupati Kabupaten Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M.,Danramil Kasembon, Kapolsek Kasembon serta masyarakat sekitar Masjid.

“Outputnya program Suling ini untuk Harkamtibmas,” kata Kompol Jeni Al Jauza, Jumat (23/05/2024).

Lebih lanjut Wakapolres Batu memberikan himbauan kamtibmas mengajak peran serta masyarakat untuk selalu turut serta dalam memantau situasi kamtibmas.

“Apabila ada keluhan bisa disampaikan kepada pihak TNI-Polri terdekat khusunya Babinsa dan Babhinkamtibmas wilayah tersebut,” tambahnya.

Ia mengatakan Sholat Subuh keliling bukan hanya mengenai ibadah, tapi juga mengenai bagaimana semua pihak bisa bersatu dan berkolaborasi dalam menjaga kondusifitas di lingkungan masing – masing.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa subuh keliling ini tidak hanya sebatas pendingin ruangan, melainkan juga tentang cara kita bersama-sama menjaga kebersamaan dan keamanan,” terang Kompol Jeni Al Jauza.

Dengan menggandeng Jemaah Miftahul Huda Kasembon Kabupaten Malang, kegiatan ini menjadi lebih berarti karena melibatkan unsur keagamaan dalam wujud nyata kebersamaan.

Kompol Jeni Al Jauza juga menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi, terutama di era digital.

Ajakan untuk tidak mudah percaya dengan berita hoaks bukan hanya untuk keamanan, tapi juga untuk kestabilan sosial bersama.

“Kita harus bijak dalam menerima informasi, terutama di era digital ini,” ujarnya.

Diakhir kegiatan Suling, Polres Batu bersama Bupati Malang juga memberikan tali asih berupa bantuan sosial untuk warga setempat.

Bantuan sosial ini diberikan sebagai wujud bentuk kepedulian Polres Batu dan Forkopimda Kabupaten Malang kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami setiap kegiatan subuh keliling juga menyalurkan beberapa bantuan sosial terkhusus kepada warga yang membutuhkan”, tutup Wakapolres Batu. M12

Polresta Malang Kota Kirim Personel Satlantas Terbaik ke Bali Sukseskan WWF Ke-10

Kota Malang, Timurpos.co.id – Dukung kelancaran dan kesuksesan Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (WWF) Ke-10 di Bali, Satlantas Polresta Malang Kota kirim 11 personel terbaiknya dan kendaraan dinas terbaik.

Untuk membantu kelancaran mobilitas dan pengamanan selama WWF ke-10 berlangsung.

Satlantas Polresta Malang Kota juga mengirimkan 1 unit mobil dan 2 unit sepeda motor dinas

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno mengatakan pengiriman personel dan kendaraan tersebut untuk pengamanan WWF ke-10 di Bali.

“Pengiriman personel terbaik dan kendaraan operasional, menindaklanjuti instruksi langsung Korlantas Polri dan Polda Jawa Timur,”ungkap Kompol Aris.

WWF merupakan forum air global yang diadakan tiga tahun sekali. Pada tahun 2024, Indonesia pertama kalinya menjadi tuan rumah, yang akan diadakan di Bali tanggal 18-25 Mei 2024.

Diperkirakan ada 43 duta besar dan empat organisasi internasional akan datang ke pertemuan tersebut.

WWF ke-10 ada empat pokok bahasan diantaranya konservasi air (water conservation), air bersih dan sanitasi (clean water and sanitation), ketahanan pangan dan energi (food and energy security), serta mitigasi bencana alam (mitigation of natural disasters).

“WWF Ke-10 merupakan event internasional diikuti puluhan negara dan dihadiri oleh kepala negara dan pejabat pemerintahan, maka perlu pengamanan dan pengawalan ketat,” ujar Kompol Aris kepada.

11 personel yang diterjunkan dan kendaraan yang diberangkatkan ke Bali pada Selasa (14/05) hingga WWF Ke-10 selesai.

“Personel Satlantas Polresta Malang Kota sebelum berangkat tidak ada persiapan khusus karena personel sudah terbiasa melakukan tugas pengawalan, kecuali ada pengecekan kendaraan dinas saja,” terang Aris

Pengecekan kendaraan dinas Satlantas untuk memastikan, agar selama pemakaian pengawalan tamu negara dalam kondisi prima.

“Personel berangkat bersama rombongan Satlantas Polda Jatim, sudah tiba di Bali dan melaporkan tidak ada kendala selama perjalanan berjalan lancar tidak ada kendala,”pungkasnya. M12

Kapolda Jatim Bersama Ribuan Pesepeda dari 17 Negara Ikuti Bromo KOM X 2024

Surabaya, Timurpos.co.id – Dari lapangan apel Mapolda Jawa Timur, sebanyak lebih kurang 1.500 pesepeda dari 17 negara dan 427 komunitas di 31 Provinsi di Indonesia diberangkatkan menuju rute yang sudah ditentukan.

Ribuan pesepeda ini akan mengikuti Bromo KOM X, yang Start event bersepeda itu dimulai di depan Polda Jawa Timur Jalan Ahmad Yani 116 Surabaya.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs.Imam Sugianto,M.Si bersama sejumlah pejabat utama Polda Jatim juga turut serta dalam event tersebut.

Ribuan pesepeda itu nantinya akan melewati rute flat menuju Pasuruan yang menjadi pitstop.

Dari Pasuruan, cyclist akan menghadapi rute menanjak sampai finish di puncak Wonokitri, Bromo.

Total perjalanan kurang lebih 100 km dengan lintasan menanjak total hampir 2.000 meter.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi atas event bersepeda tersebut dan tetap menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.

“Kami dari Polda Jatim juga telah menerjunkan personel yang akan memberikan jaminan keamanan dan kelancaran selama kegiatan ini berlangsung,”ujar Irjen Imam.

Kapolda Jatim mengatakan bahwa personel sudah ditempatkan di rute yang akan dilalui para peserta.

“Pengawalan maupun pengamanan pada titik tertentu sudah kita siapkan dengan melibatkan personel yang ada di Polres jajaran yang wilayahnya dijadikan rute ini,”kata Irjen Imam.

Sementara itu Azrul Ananda Founder Mainsepeda mengatakan, ada pengurangan jumlah pesepeda tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Tahun lalu hampir menyentuh angka 1.700-an, sekarang 1.500,”ujar Azrul.

Menurut Azrul pengurangan peserta ini juga mengingat segi keamananan baik di jalan maupun di Bromo.

Ia mengatakan tahun lalu dengan peserta 1.700 an, di tempat Finish yaitu Wonokitri Bromo agak sesak.

Para pesepeda yang akan mengikuti event tersebut sudah mulai berdatangan ke Surabaya sejak Kamis 16 Mei 2002 4 kemarin.

Hal itu karena pengambilan racepack yang berisi body number, bike number,hingga jersey dimulai tanggal 16 sampai 17 Mei 2024.

Hampir 90 persen peserta datang dari luar Jawa Timur dan itu akan berdampak pada perekonomian di Jatim mulai dari penginapan hingga kuliner dan toko-toko sepeda.

Azrul memastikan bahwa lalu lintas akan tetap lancar meski ada event sepeda tersebut.

Hal itu menurutnya, event serupa sudah dilaksanakan ke-10 kalinya di Jawa Timur dan rutenya juga selalu sama jadi tidak ada kerumitan kerumitan baru.

“Kami juga berterima kasih kepada kepolisian di jajaran Polda Jawa Timur ini yang termasuk paling jago dan konsekuen dalam mengatur event-event sepeda karena tradisi sepeda di Jatim cukup panjang jadi selain Bromo KOM juga banyak yang lain,”ungkap Azrul.

Selain dari Indonesia para pesepeda tersebut berasal dari Malaysia,Taiwan,Jerman ,Australia, Singapura, Belanda, Myanmar, Inggris, Selandia Baru,Austria, Perancis, Filipina, Korea Selatan, Brazil Irlandia dan Latvia. M12
*

Polres Jember Gelar KRYD di Terminal dan Stasiun

Jember, Timurpos.co.id – Dalam rangka mengimbangi Operasi Puri Agung 2024, yang bertujuan untuk pengamanan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, Polres Jember telah bersinergi dengan Kodim 0824, Dinas Perhubungan, dan Pemerintah Daerah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama bagi mereka yang bepergian menuju Bali menggunakan angkutan umum.

Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari Operasi Puri Agung 2024.

Operasi ini bertujuan untuk memastikan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) serta kelancaran pelaksanaan kegiatan internasional World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 25 Mei 2024.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk melaksanakan KRYD di Terminal Tawang Alun dan stasiun-stasiun kereta api di Jember, ” ujar AKBP Bayu Pratama, Rabu (22/5).

Dalam KRYD ini meliputi pemeriksaan barang maupun orang yang bepergian menuju Bali dengan menggunakan angkutan umum.

“Pemeriksaan dilakukan secara humanis untuk memastikan bahwa semua penumpang dan barang bawaan mereka aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar AKBP Bayu Pratama Gubunagi.

Selain pemeriksaan di terminal dan stasiun, Polres Jember juga meningkatkan intensitas patroli oleh Polsek jajaran Polres Jember.

Patroli juga dilakukan dengan fokus pada terminal, stasiun, dan akses jalur menuju Bali.

Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bepergian serta untuk mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu pelaksanaan WWF ke-10 di Bali.

“Kami ingin memastikan bahwa semua perjalanan menuju Bali berjalan dengan aman dan lancar, oleh karena itu kami meningkatkan frekuensi patroli dan melakukan pemeriksaan yang ketat namun tetap humanis,” terang Kapolres Jember.

Kami berkomitmen untuk mendukung suksesnya World Water Forum di Bali dengan menjaga situasi kamtibmas di wilayah kami,” jelas Kapolres Jember.

Kegiatan inipun mendapat respon positif dari masyarakat.

Banyak penumpang yang merasa lebih aman dengan adanya pemeriksaan dan patroli yang intensif.

Mereka menyadari pentingnya langkah-langkah ini untuk memastikan keselamatan dan keamanan selama perjalanan dan pelaksanaan acara Internasional di Indonesia.

Kolaborasi antara Polres Jember, Kodim 0824, Dinas Perhubungan, dan Pemerintah Daerah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tidak hanya di Jember tetapi juga mendukung kegiatan internasional yang penting seperti WWF ke-10 di Bali.

Dengan sinergi yang baik antara semua pihak, diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Melalui KRYD dan peningkatan patroli ini, Polres Jember menunjukkan kesiapan dan dedikasi dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban. M12

Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus Tipu Gelap Cokat Roka, 3 Residivis Diamankan

Ngawi, Timurpos.co.id – Polres Ngawi Polda Jatim berhasil menangkap tiga pelaku dalam kasus penipuan dan penggelapan setelah adanya laporan.

Tempat kejadian perkara berada Jl. Raya Ngawi-Solo tepatnya di area parkir Monumen Suryo masuk Dsn./Ds Planglor Kec. Kedunggalar Kab. Ngawi, yang terjadi pada Rabu (13/3/2024) sekira pukul 11.00 WIB bulan yang lalu.

Berdasarkan informasi dan keterangan korban juga para saksi, salah satunya adalah Tomy Setyawan (27) warga Gresik, Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi segera bertindak.

Setelah melakukan penyelidikan, para pelaku yang residivis berbagai kasus tersebut akhirnya berhasil diamankan Polisi.

Mereka adalah S bin S (41) warga Ngawi residivis pencurian gabah, NH als K bin W (36) warga Kec Imogiri Kab. Bantul-DIY, residivis pencurian sepeda motor, sedang HSH als J bin SR (38) warga Kec. Masaran Kab. Sragen adalah residivis kasus narkoba.

Hal itu seperti diungkapkan oleh Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K kepada media, Rabu (22/05/2024).

“Ya, benar, para pelaku tipu gelap coklat roka adalah residivis, yang mana sebelumnya mereka pernah dihukum atas kasus yang berbeda,” tutur Argo sapaan akrab Kapolres Ngawi, pada Rabu (22/5/2024)

Awalnya pelapor pada 8/4/2024 mendapatkan order pengangkutan barang berupa coklat dari PT. Interfood dengan tujuan Jakarta ke Gresik, dengan menggunakan 3 angkutan pengangkut.

Dua kendaraan yang mengangkut coklat roka berjalan sesuai rencana (diangkut tanggal 11 Maret 2024 dan sampai tujuan tanggal 13 Maret 2024), sedangkan satu angkutan ada hambatan.

Karena tidak ada kabar, maka pelapor mencari tahu keberadaan sopir, yang ternyata angkutan tersebut diturunkan di wilayah Kab. Ngawi tanpa seijin pelapor.

Atas kejadian tersebut, pelapor merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Ngawi

Adapun modus operandinya, pelaku awalnya mendapatkan telepon dari seseorang yang memberitahu akan ada kiriman barang berupa coklat roka.

Ketiga pelaku saling berkomunikasi, kemudian mencari tempat parkir kendaraan truk.

Setelah menemukan titik berhenti truk, para pelaku menurunkan dan memindahkan barang menggunakan kendaraan L300 dan truk, kemudian barang berupa coklat roka tersebut disimpan di rumah, sambil menunggu apabila ada pembeli.

“Para pelaku melakukan penipuan dan penggelapan barang, agar bisa dijual kembali dan mendapatkan uang untuk bersenang-senang dan kebutuhan sehari-hari,” terang Kapolres Ngawi.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 lembar fotokopi faktur barang dan jumlah harga, 1 lembar fotokopi surat jalan, 4 lembar foto penurunan barang coklat roka dari truck fuso ke mobil pick up Mitsubishi L 300, 167 karton coklat roka, buku tabungan bank BRI dan kartu ATM atas nama salah satu pelaku, yakni S bin S.

Atas perbuatannya maka para tersangka diterapkan pada pasal 378 KUHPidana jo pasal 372 KUPidana jo pasal 55 KUHPidana, dengan ancaman hukuman selama-lamanya 4 tahun. M12

Polresta Malang Kota Bersama Forkopimda Musnahkan Barbuk Barbagai Jenis Narkoba

Kota Malang, Timurpos.co.id – Polresta Malang Kota bersama Forkopimda gelar pers release dan pemusnahan barang bukti narkoba di depan Ballroom Sanika Satyawada.

Pemusnahan Barang Bukti dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk Penjabat (PJ) Walikota Malang, perwakilan dari DPRD, BNN Kota Malang, Kejari, Kasdim Kodim 0833, Lapas Kelas I Lowokwaru, Lapas Perempuan, tokoh agama, LBH Peradi, Kapolsek jajaran, dan para pejabat utama (PJU) Polresta Malang Kota.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa pemusnahan Barang Bukti hasil pengungkapan kasus narkoba periode Maret hingga Mei 2024.

“Pemusnahkan barang bukti narkoba yang berhasil kami sita dari 9 laporan polisi. Barang bukti ini terdiri dari 1,5 kg Sabu, 44,216 kg Ganja, 391 butir Ekstasi, 19.000 butir Carnophen, dan 50.000 butir Pil Koplo berlogo ££,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto,Rabu (22/05/2024).

Menurut Kombes Budi Hermanto dari pengungkapan kasus ini, pihaknya berhasil menangkap 10 orang tersangka yang berperan sebagai kurir dan pengedar jaringan narkoba yang beroperasi di wilayah Sumatera, Kota Malang, dan sekitarnya.

Dari perbuatn kesepuluh tersangka tersebut, dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) dan/atau Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda maksimum Rp 13 miliar,” jelas Kombes Budi Hermanto.

Dari pemusnahan barang bukti narkoba ini Polresta Malang Kota sudah menyelamatkan manusia dari narkoba sebanyak 440.799 jiwa.

Masih di tempat yang sama, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan keberhasilan pengungkapan narkoba tersebut tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergitas antar instansi.

“Kota Malang sebagai kota pelajar, kita harus terus bersinergi agar tetap aman, namun juga perlu keterlibatan serta dukungan dari masyarakat,” Kata Wahyu.

Sementara untuk pemusnahan narkoba hari ini, Poresta Malang Kota bekerjasama dengan BNN Jatim menggunakan mobil Incinerator agar barang bukti narkoba yang dibakar tidak menimbulkan polusi udara. M12

Polres Malang Bareng JSKK dan PK3 Gelar Doa Bersama di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan

Malang, Timurpos.co.id – Kepolisian Resor Malang (Polres Malang), Polda Jawa Timur, bersama keluarga korban Tragedi Kanjuruhan menggelar doa bersama di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendoakan arwah para korban dalam peringatan 1,5 tahun tragedi tersebut.

Doa bersama ini dihadiri oleh Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana beserta seluruh pejabat utama dan Kapolsek jajaran Polres Malang.

Keluarga Korban Kanjuruhan yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Keadilan Korban Kanjuruhan (JSKK) dan Perkumpulan Kerukunan Keluarga Korban Kanjuruhan (PK3) juga turut hadir.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmen Polres Malang untuk terus mendampingi dan mendukung keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

“Kami bersama Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan hadir di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT, membaca Yasin, dan tahlilan untuk seluruh almarhum/almarhumah Tragedi Kanjuruhan,” ujar AKBP Putu Kholis Aryana, Rabu (22/5).

Kapolres Malang menambahkan bahwa Polres Malang terus membuka komunikasi dengan keluarga korban untuk menyampaikan perkembangan dan fasilitas yang mereka butuhkan ke depannya.

“Saya tidak pernah bosan untuk mengucapkan Kami Mohon Maaf, dan kami berkomitmen untuk terus membenahi dan akan membersamai bapak ibu semua,” imbuhnya.

AKBP Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa Polres Malang akan selalu mendukung keluarga korban, termasuk dalam permohonan bantuan pendidikan, tindakan medis, serta perbaikan rumah.

“Sampai kapanpun Polres Malang akan terus bersama Keluarga Korban Kanjuruhan, kami terus membuka diri dan mendukung program keluarga korban Kanjuruhan,” tandasnya.

Sementara itu, Vincensius Sari, salah satu keluarga korban yang hadir, menekankan pentingnya doa bersama ini untuk mengenyampingkan perbedaan di antara keluarga korban.

Melalui momen doa bersama ini ia tidak memikirkan dari kelompok mana, namun berharap seluruh pihak adalah satu keluarga.

“Meskipun ada perbedaan dalam bentuk perjuangan, saya kira wajar. Dalam bentuk doa, tetap bersatu dalam doa ini untuk 135 korban dan mudah-mudahan diterima di sisi Allah,” ungkapnya.

Doa bersama ini menjadi momen penting untuk mengenang dan mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan, sekaligus memperkuat ikatan antara pihak kepolisian dan keluarga korban.

Dengan penuh harap, acara ini menjadi salah satu langkah kecil menuju pemulihan dan keadilan bagi semua pihak yang terdampak. M12

Polisi 24 Jam Awasi Penyeberang Selama WWF di Bali

Banyuwangi, Timurpos.co.id – Selain penambahan jumlah personel oleh Polda Jatim, CCTV di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ditambah untuk optimalisasi pengawasan penumpang yang menyeberang selama gelaran World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

Penambahan CCTV juga sebelumnya telah diatensi oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Fadil Imran saat melakukan pemantauan di Pelabuhan Ketapang pada 10 Mei 2024.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si saat berada di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi.

“Sudah dipenuhi, bahkan ada penambahan (CCTV) di pintu masuk (pelabuhan),” kata Irjen Pol Imam Sugianto, Selasa (21/05/2024)

Penambahan CCTV di titik-titik strategis digunakan untuk memantau seluruh calon penumpang dan kendaraan yang hendak menyeberang ke Bali.

“Ada 58 titik CCTV yang tersebar di Pelabuhan Ketapang,” ujar Kapolda Jatim.

Irjen Pol Imam berharap dengan penambahan CCTV dapat mengoptimalkan pengamanan yang telah disiagakan sehingga WWF di Nusa Dua, Bali dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, General Manager ASDP Ketapang Syamsudin mengatakan ada 8 titik CCTV tambahan yang tersebar di Pelabuhan Ketapang sesuai arahan Kabaharkam Polri.

Termasuk di antaranya juga perbaikan posisi CCTV yang dapat mendukung pengawasan wajah para calon penumpang kapal.

“Kami mendukung gelaran WWF, kami sudah bekerja dari jauh-jauh hari,” ujar Syamsudin.

Ia menjelaskan ASDP juga serius mendukung pengamanan Polri dan berharap gelaran WWF yang berlangsung pada 18-25 Mei 2024 berjalan lancar dan aman. M12

Ditresnarkoba Polda Jatim Gelar Road Show Upaya Cegah Tangkal Penyalahgunaan Narkotika

Gresik, Timurpos.co.id – Direktorat Reserse Narkoba ( Ditresnarkoba) kembali menggelar road show dalam rangka mencegah generasi penerus bangsa terebak dalam lingkaran Narkoba.

Kali ini dengan menggandeng Forkopimda Kabupaten Gresik dan mengundang pelajar dari berbagai sekolah di 10 Kabupaten dan Kota, Ditresnarkoba Polda Jatim menggelar sosialisasi di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro Gresik, Selasa (21/05/2024).

Adapun pelajar yang hadir dari Surabaya sebanyak 58 sekolah, Gresik 30 sekolah, Lamongan 35 sekolah, Tuban 28 sekolah, Bojonegoro 22 sekolah, Bangkalan 21 sekolah, Sampang 19 sekolah, Pamekasan 19 sekolah dan Sumenep 18 sekolah.

Dari jumlah keseluruhan 250 sekolah tersebut sedikitnya 500 pelajar dan 250 guru pendamping hadir mengikuti kegiatan road show Ditresnarkoba Polda Jatim yang bertujuan Sosialisasi Membangun Daya Cegah dan Daya Tangkal Penyalahgunaan Narkotika.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) pada Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim,Kombes Pol Robert Dacosta mengatakan,road show dalam mensosialisasikan bahaya narkoba kepada generasi muda ini sebelumnya juga sudah dilaksanakan di beberapa wilayah di Jawa Timur.

“Sosialisasi ini merupakan upaya Polda Jatim untuk menciptakan generasi bangsa yang bersih dari narkoba, terutama bagi para pelajar,”kata Kombes Pol Robert.

Apalagi anak-anak yang masih sekolah, kata Kombes Pol Robert saat ini sering menjadi sasaran para bandar narkoba karena mereka mudah dipengaruhi.

Untuk itu kata Kombes Pol Robert, Ditresnarkoba Polda Jatim menggandeng Forkompimda dan pihak sekolah melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Didalam sosialisasi tersebut narasumber juga menyampaikan bagaimana para Bandar membujuk generasi muda untuk terjerumus kedalam jurang peredaran narkoba.

Dengan sosialisasi para pelajar dan guru bisa mengetahui cara Bandar membujuk dan merayu untuk memakai narkoba.

“Dengan mengetahui cara licik para bandar narkoba ini,kita harapkan anak – anak kita bisa melakukan pencegahan dan tidak sampai salah jalan,”ujar Kombes Pol Robert.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani mengucapkan terima kasih kepada Polda Jatim dan Polres Gresik, sebab Polri telah menjadikan kabupaten Gresik sebagai tuan rumah sosialisasi ini.

“Artinya kita masih diberi perhatian oleh Polri dalam hal ini Polda Jatim dan Polres Gresik agar menjadi kota bebas dari narkoba,”kata Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani.

Ia juga menjelaskan pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan Polres Gresik dan BNN Kabupaten Gresik untuk melakukan tes urine secara berkala terutama di lingkungan pemerintahan dan kalangan pelajar SMA.

Hal ini kata Gus Yani adalah dalam rangka komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memerangi Narkoba sehingga Gresik bisa bersih dari peredaran Narkoba.

“Kita akan mulai dari lingkungan pemerintahan Kabupaten Gresik untuk itu kita sudah melakukan kerjasama dengan pihak Polres dan BNN Kabupaten Gresik untuk melakukan tes urine secara berkala,”ungkap Gus Yani.

Kepada ratusan pelajar yang hadir Gus Yani juga berpesan tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas.

Bupati Gresik berpesan ketika ingin menjadi orang yang sukses jangan pernah mencoba narkoba dengan alasan apapun.

“Kita tadi juga menyampaikan boleh nakal tapi jangan sampai salah jalan, untuk itu Stop narkoba tanpa negoisasi apapun karena narkoba tentu bisa menjadi penghalang bagi generasi bangsa,”pungkasnya. M12