Tukang Tagih SFI Diduga Peras Polisi Rp 4 Juta, Saat Menarik Mobil

Sidoarjo, Timurpos.co.id – Beredar video keributan di area pakiran Lippo Plaza Sidoarjo antara Seorang Polisi dan beberapa orang tukang tagih (Debt Collector) dari Suzuki Finance Indonsia (SFI) Keributan itu dipicu masalah penarikan mobil.

Aipda Bakar Ade menjelaskan kronologi perkara tersebut, begini ceritanya bahwa sempat beredar informasi yang menyudutkan saya dengan menuduh telah melakukan tindak kekerasan terhadap salah Debt Collector (Moch.Mamad).

“Saya tegaskan berita tersebut itu tidak benar dan tampa adanya konfirmasi atau klarifikasi terlibih dulu,” kata Aipada Bakar Ade kepada Awak media. Sabtu (29/06/2024) malam.

Masih kata Aipda Bakar Ade bahwa, informasi yang beredar melalui portal infojatimnews.online tidak benar dan tanpa klarifikasi terlebih dulu.

“Faktanya, saya dikeroyok oleh para Debt Colector yang hendak merampas mobil anak saya bernama Fahreza Diva Bila Pambudi sekitar pukul 17:00 WIB,” ucapnya.

Anggota polisi yang berdinas di Mojokerto itu menyampaikan kronologis peristiwanya, jika istrinya bernama Ani Yuniarsih dan pegawainya hendak pulang dari Lippo Plaza Sidoarjo dihadang oleh para Debt Colector di parkiran.

“Istri pakai mobil anak saya dan mau dirampas. Karena takut, istri telepon saya,” terangnya.

Sesampainya di Lippo Plaza Sidoarjo, sambungnya, Aipda Bakar Ade meminta kunci mobil ke istrinya dan hendak dikemudikan untuk pulang. Namun, para Debt Colector menarik Aipda Bakar Ade secara paksa dari dalam mobil sekitar pukul 18:30 WIB.

“Salah satu dari mereka mencekek leher saya, dan saya berusaha melepaskan cekikan di leherku dengan memputar badan, sehingga kepalaku mengenai hidung salah satu anggota Debt Colector tersebut,” jelasnya

Lebih lanjut diterangkannya, dalam kejadian tersebut sempat terjadi perdamaian dengan memanggil Fahreza Diva Bila Pambudi (anak AIPDA Bakar Ade-Red) ke lokasi kejadian dan meminta uang sebesar Rp 6 juta.

“Karena takut terjadi apa-apa dengan saya, anak saya memberi para Debt Colector 4 juta dibawah tekanan ancaman akan memberitakan jika tidak dikasih. Sementara anggota Intel Polresta Sidoarjo menyaksikan perdamaian dan masalah selesai,” ujarnya.

Tapi pagi tadi, mendapat informasi Link Berita yang menyudutkan dan menghakimi dengan judul ‘Penganiyayaan Oknum Anggota Polisi, Kepada Dept Collector Suzuki Finance’ dari portal infojatimnews.online.

“Oleh karena itu, saya menuntut kepada para Debt Colector segera meminta maaf secara terbuka melalui media massa. Apabila dalam 1×24 jam tidak ada itikad baik, maka perkara tersebut saya tindaklanjuti proses hukum,” tegas AIPDA Bakar Ade. ***

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Tidak Tahu Perkara Kurir Banyu Urip Jaya

Surabaya,Timurpos.co.id – Dugaan pelepasan tersangka narkoba di Polsek Sukolilo, awak media mendapat informasi yang berbeda dari keterangan salah satu warga yang merupakan tetangga pria berinisial A asal Banyu Urip Jaya Surabaya.

Warga yang enggan dipublikasikan namanya tersebut menyampaikan bahwa, saat Polisi mengamankan pria berinisial A tersebut, petugas mendapati barang bukti sabu.

“Saat ditangkap itu ada barang buktinya mas. Polisi baru datang, tersangka itu sudah menunjukkan barang bukti yang disimpannya. Jadi, tanpa adanya paksaan dari Polisi, tersangka ini sudah mengakui. Yang nangkap sekitar 6 orang,” jelasnya kepada awak media ini pada hari Kamis (27 Juni 2024) malam.

Selain menjelaskan tentang barang bukti, warga tersebut, juga menjelaskan bahwa, pria berinisial A tersebut terkenal dikalangan warga sekitar sebagai kurir narkoba.

“Pria berinisial A ini hanya kurir. Kalau yang diatasnya (Bandar) itu berinisial F yang masih bertetangga. Saya juga sempat memberikan info kepada salah satu orang wartawan untuk disampaikan kepada Kanit Polsek Sukolilo terkait bandarnya. Tapi tidak tahu disampaikan atau tidak sama wartawannya,” lanjutnya.

“Dikalangan masyarakat sini (Banyu Urip Jaya), keluarnya pria berinisial A ini, pihak keluarga mengeluarkan sejumlah uang. Tapi untuk nominalnya saya tidak tahu,” ungkapnya.

Masih kata nara sumber bahwa, Keterangan dari warga ini sempat dikirimkan melalui pesan whatsaap (wa) ke Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Ipda Aan guna mendapatkan tanggapan. Namun, beliau tidak menanggapinya.

Berbedanya keterangan yang diberikan oleh Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Ipda Aan dengan salah satu warga ini, semakin menimbulkan tanda tanya besar.

Jika memang tidak ada barang bukti, mengapa pria berinisial A tersebut tetap dibawa ke Polsek Sukolilo. Sedangkan jika terdapat barang bukti, bagaimana pria berinisial A tersebut dalam lolos dari jerat hukum. M12

Pekerja Bangunan di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap

Kubu Raya, Timurpos.co.id – Seorang pekerja bangunan asal Kubu Raya tewas tersengat listrik saat memperbaiki atap gudang sawmil mini di salah satu toko bangunan di Desa Lintang Batang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis (27/06/2024).

Korban, Matsuki (61), warga Kecamatan Sungai Raya, meninggal dunia setelah meteran yang digunakannya bersentuhan dengan kabel listrik beraliran tinggi. Kejadian tragis ini terjadi saat Matsuki sedang melakukan pengukuran jarak kayu untuk memasang atap sawmil mini. Meskipun sempat dilarikan ke Puskesmas Lingga untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawanya tidak tertolong.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K, S.H., M.H., melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Kubu Raya, AIPTU Ade, membenarkan peristiwa tersebut. Ade menjelaskan bahwa korban tersengat aliran listrik saat meteran (alat ukur) yang berbahan seng menyentuh kabel listrik tegangan tinggi milik PLN.

“Setelah tersengat listrik, korban terkapar di atas atap bangunan gudang yang tingginya kurang lebih 4 meter. Beberapa saksi kemudian naik untuk mengevakuasi korban dan segera membawanya ke Puskesmas Lingga untuk mendapatkan pertolongan medis,” jelas Ade, Jumat (28/06/2024).

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter di Puskesmas Lingga, korban dinyatakan meninggal dunia.”sambungnya.

Ade menambahkan bahwa pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi karena telah merelakan dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Korban saat ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini.

“Kami dari Polres Kubu Raya mengimbau kepada seluruh warga, khususnya para pekerja bangunan, untuk selalu memastikan keamanan diri saat bekerja, sehingga peristiwa tersebut tidak terjadi lagi di masa yang akan datang,” kata Ade. M12

Hari Bhayangkara ke–78 Polres Pacitan Beri Kado Sumur Dalam Untuk Masyarakat

Pacitan, Timurpos.co.id -Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, Polres Pacitan menggelar Baksos dan Bansos di Desa Kebondalem, Kecamatan Tegalombo.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih dan ketahanan pangan.

Berbagai bantuan disalurkan, mulai dari paket sembako, bakti religi membersihkan tempat ibadah, hingga pengadaan sumur bor air bersih.

Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho, melalui Wakapolres Kompol Pujiyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045, menjadi tema kegiatan ini.

“Pengadaan air bersih diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar 50 KK di RT 03 dan RT 04 Desa Kebondalem,”ungkap Kompol Pujiyono, Kamis (27/6).

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergitas TNI, Polri, dan stakeholder terkait dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024.

“Mari kita jaga keamanan, beda pilihan silahkan tapi kita tetap saudara saklawase,” pesan Kompol Pujiyono.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Kebondalem, Mahrubin, mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut.

“Semoga bantuan Polres Pacitan ini dapat membantu masyarakat dan bermanfaat bagi ketahanan pangan,” ujar Kepala Desa. M12

Cegah Demam Berdarah, Polres Gresik Gelar Fogging Serentak

Gresik, Timurpos.co.id – Polres Gresik Polda Jatim bersama jajarannya bergerak cepat dalam mengantisipasi lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya.

Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, memimpin pelaksanaan fogging di Markas Komando (Mako) Polres Gresik dan seluruh Polsek Jajaran.

Kegiatan fogging ini merupakan upaya proaktif dalam memutus rantai penyebaran DBD yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

Fogging dilakukan di seluruh area Mako Polres Gresik, serta di area luar dan dan Mako Polsek Jajaran Polres Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, menjelaskan bahwa fogging ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran DBD, mengingat mulai meningkatnya curah hujan di wilayah Gresik yang berpotensi meningkatkan populasi nyamuk.

“Kegiatan fogging ini merupakan salah satu langkah nyata dari Polres Gresik dalam memerangi DBD. Kami berkomitmen untuk menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah terjadinya lonjakan kasus DBD di Gresik,” ujar AKBP Adhitya Panji Anom, Kamis (27/06/2024).

Pelaksanaan fogging di Mako Polres Gresik dan Polsek jajaran dilakukan oleh personel Sidokkes Polres Gresik dan Tim Biddokkes Polda Jatim.

Fogging dilakukan secara menyeluruh dan merata, dengan memperhatikan keamanan dan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi fogging.

Selain fogging, Polres Gresik juga terus mengimbau kepada personil Polri maupun masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Hal ini dilakukan dengan menerapkan 3M Plus, yaitu: Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat tempat penampungan air, Mendaur ulang barang bekas dan Membersihkan lingkungan dari sampah.

“Dengan adanya kegiatan fogging ini diharapkan kasus DBD di Gresik dapat ditekan dan angka kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan,” tutup Kapolres Gresik. M12

Tiga Sumur Bor Dibangun Polres Malang di Hari Bhayangkara ke-78

Malang, Timurpos.co.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78, Kepolisian Resor (Polres) Malang, Polda Jawa Timur, terus mengadakan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu bentuk nyata dari kegiatan tersebut adalah pemberian bantuan sumur bor gratis kepada warga Kabupaten Malang yang sering kesulitan mendapatkan air bersih pada musim kemarau.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, secara langsung meresmikan salah satu sumur bor di Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, pada Selasa (25/6/2024).

Dalam sambutannya, AKBP Putu menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap warga Kabupaten Malang yang kerap mengalami krisis air bersih saat musim kemarau.

“Terdapat tiga lokasi penerima bantuan sumur bor gratis, yaitu Desa Mentaraman di Kecamatan Donomulyo, Desa Wadung di Kecamatan Pakisaji, dan Desa Sitirejo di Kecamatan Wagir,” jelas AKBP Putu di Donomulyo, Selasa (25/6).

Sumur bor ini kini telah difungsikan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

Di Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, sebanyak 68 kepala keluarga, musala, balai dusun, dan sekolah dasar kini dapat menikmati air bersih dari sumur bor tersebut.

Di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, sekitar 55 kepala keluarga dan sebuah musala juga telah memanfaatkan fasilitas serupa.

“Untuk di Kecamatan Pakisaji, ada 130 kepala keluarga dan empat musala yang kini dapat menggunakan air bersih dari sumur bor ini,” tambah Kapolres AKBP Putu.

AKBP Putu juga mengungkapkan bahwa Polres Malang bekerja sama dengan TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program pipanisasi dan ketahanan pangan di Kabupaten Malang.

“Kegiatan ini sejalan dengan upaya TNI-Polri di Kabupaten Malang. Khusus untuk TNI, kami mendukung program pipanisasi dan ketahanan pangan yang dilakukan oleh Kodim 0818 Malang-Batu, bersinergi dengan komponen masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan sosial ini menunjukkan komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memastikan kesejahteraan serta ketersediaan kebutuhan dasar seperti air bersih.

Dengan adanya sumur bor gratis ini, diharapkan warga Kabupaten Malang yang mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi. M12

Kapolri Mutasi Ratusan Anggota Polri, Irjen Syahardiantono Menjabat Kabaintelkam

Jakarta, Timurpos.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi dan memutasi ratusan anggota Polri. Berdasarkan 4 Surat Telegram (ST), sebanyak 745 personel baik perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati) dimutasi dan dirotasi jabatannya.

Adapun keempat surat telegram itu bernomor ST/1236/VI/KEP./2024, ST/1237/VI/KEP./2024, ST/1238/VI/KEP./2024, dan ST/1239/VI/KEP./2024. Telegram itu ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo pada tanggal 26 Juni 2024.

“Promosi dan mutasi di internal Polri adalah hal biasa dalam rangka kebutuhan organisasi, pembinaan karir, tour of duty, tour of area dan pergantian anggota yang memasuki masa pensiun,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Salah satu jabatan yang berganti yakni Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri bakal diisi oleh Irjen Pol Syahardiantono. Ia menggantikan Komjen Pol Suntana yang memasuki masa pensiun.

Nantinya pangkat Irjen Syahar yang kini menjabat Kadiv Propam Polri akan menjadi jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen).

Sebagai pengganti Irjen Syahar, ditunjuk Irjen Pol Abdul Karim sebagai Kadiv Propam. Irjen Abdul Karim kini menjabat sebagai Kapolda Banten. Nantinya Kapolda Banten akan diemban oleh Brigjen Pol Suyudi Ario Seto yang saat ini sebagai Wakapolda Metro Jaya.

Kemudian Wakapolda Metro Jaya akan ditempati oleh Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang kini menjadi Wakapolda Kalimantan Timur.

Selain itu, ada juga pergantian pimpinan Kapolda Sumatera Utara. Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri (Persiapan Penugasan di Luar Struktur). Penggantinya adalah Brigjen Pol Whisnu Hermawan Februanto yang kini menjabat sebagai Dirtipideksus Bareskrim Polri. M12

Irjen Karyoto: Jangan Takut Mengkritik Polri

Jakarta, Timurpos.co.id – Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengajak masyarakat jangan takut mengkritik Polri. Kritik bisa disampaikan disertai masukan untuk perbaikan,

Irjen Karyoto mengajak masyarakat jangan takut mengkritik Polri. Menurutnya, kritik bisa disampaikan berikut masukan untuk perbaikan.

“Saya mengingatkan kepada masyarakat jangan takut mengkritik Polri, tapi setelah dikritik jangan dinistakan. Setelah dikritik dikasih masukan didukung untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” kata Karyoto dalam acara penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dan Bedah Rumah dalam rangka HUT ke-78 Bhayangkara di Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok, Selasa (25/06/2024).

Masyarakat untuk agar adil dan makmur terwujud.”Tentunya kita semua masyarakat Indonesia harus saling bahu membahu, saling peduli, memperhatikan sama menciptakan masyarakat adil dan makmur,” ucapnya.

Dia berharap Polri semakin profesional di usia ke-78, semakin maksimal menjalankan tugas sebagai pelayan, pelindung, serta pengayom dan penegak hukum.

“Semoga di usia ke-78 Polri semakin profesional, semakin humanis dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan, pelindung, pengayom dan penegak hukum,” ujarnya. M-12

Polresta Pontianak Doa Bersama Lintas Agama Di Momen Hari Bhayangkara Ke-78

Pontianak, Timurpos.co.id – Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-78, Polresta Pontianak menggelar beberapa kegiatan diantaranya doa bersama Lintas Agama yang dilaksanakan di Aula Polresta Pontianak, Rabu (26/06/2024) pukul 08.30 WIB.

Tampak hadir dalam acara tersebut adalah Kapolresta Pontianak, yang dalam hal ini diwakili oleh Wakapolresta, AKBP. N. B. Darma, S. I. K., M. H., PJU Polresta Pontianak, Ketua FKUB Kota Pontianak, Drs. K.H Abdul Syukur, S.K, Pengurus NU Kalbar, Ustadz Zein Muchsin HAZ, Lc, Pdt. Syahdin L. Nyaron Toga Kristen, Henryantus Mentili Toga Khatolik, I.Wayan Sudiana Toga Hindu, Jisen Toga Konghucu, Ketua PC.Muhammadiyah Kota Pontianak, Ahmad Musawir S.Pd I, Ketua PCNU Kota Pontianak, Drs. H. Ahmad Faruki, MPd, Ketua IPNU Kota Pontianak, Ahmad Imamul Arifin, Ketua Walubi Kota Pontinak, Pandita Rolink Kurniadi Darmara, Ketua PGI Kota Pontianak dihadiri oleh Pdt. Tunggul, Ketua PMKRI Kota Pontianak, Endro Ronianus, Wakil Ketua Pemuda Muhamadiah Kota Pontianak, Destu Bian Amrullah, dan personil Polresta Pontianak.

Kapolresta Pontianak, Kombes. Pol. Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., melalui Wakapolresta, AKBP. N. B. Darma, S. I. K., M. H., menjelaskan bahwa kegiatan Doa bersama tersebut merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-78 dan dilaksanakan sebagai wujud rasa sukur dan nikmat sekaligus sebagai bentuk intopeksi Polri.

“Sesuai tema Hari Bhayangkara ke-78 yaitu Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas, kami berharap kedepan Polri dapat menjadi insan yang profesional dalam menjalankan tugas sebagai penjaga situasi kamtibmas dan penegak hukum, untuk itu semua kami selalu membutuhkan doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat”, tutur Darma.

Dalam acara tersebut, Ketua FKUB Kota Pontianak, Drs. K.H Abdul Syukur, S.K., menyampaikan harapannya kepada Polri khususnya Polresta Pontianak, semakin profesional dalam menjalankan tugas melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat serta penegakan hukum.

“Kami sebagai masyarakat khususnya di kota Pontianak, mengucapan terima kasih kepada Polresta Pontianak yang telah menginisiasi kegiatan ini. Semoga diumur Polri yang ke – 78 Polri semakin profesional dalam menjalankan tugas melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat serta penegakan hukum”, ucap Drs. K.H Abdul Syukur, S.K. M-12

Kapolsek Belimbing Berikan Beasiswa kepada Siswa Berprestasi

Melawi, Timurpos.co.id – Kapolsek Belimbing, Iptu Samuji, memberikan beasiswa kepada para siswa berprestasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-78. Pemberian beasiswa ini dilaksanakan di Polsek Belimbing dan bertujuan untuk memberikan apresiasi terhadap siswa yang berprestasi. Selasa, (25/06/2024).

Adapun siswa yang menerima beasiswa adalah Nur Azizah dari SMAN 1 Belimbing, Nesha Dona Aldora dari SMPN 1 Belimbing, dan Rechiel Tessalonika Laa dari SDN 1 Pemuar. Ketiga siswa ini dipilih berdasarkan prestasi akademik yang telah mereka capai.

Iptu Samuji menyampaikan bahwa pemberian beasiswa ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan dukungan Polsek Belimbing terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi para siswa yang berprestasi. “Kami berharap dengan adanya beasiswa ini, para siswa dapat lebih termotivasi untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Pemberian beasiswa ini juga akan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Kapolsek Belimbing sebagai bentuk komitmen untuk terus mendukung dan memajukan pendidikan di wilayahnya. “Kami ingin memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi perkembangan pendidikan di daerah ini,” tambah Iptu Samuji.

Dengan adanya program beasiswa ini, diharapkan dapat memacu semangat belajar para siswa lainnya dan menciptakan generasi muda yang berprestasi serta berdedikasi tinggi dalam menggapai cita-cita mereka. M-12