KOMPAK Rayakan HUT ke-80 RI di Trawas Bersama Kantor Hukum Johanes Dipa

Surabaya, Timurpos.co.id – Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan penuh semangat dan kebersamaan. Acara yang berlangsung di Villa Kambing, Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (30/8/2025), diisi dengan berbagai perlombaan unik serta podcast bersama pengacara ternama Surabaya, Johanes Dipa.

Mengusung tema “Kompak Merdeka Bersama Kantor Hukum Johanes Dipa”, kegiatan ini diikuti seluruh anggota komunitas dengan antusiasme tinggi. Lomba-lomba khas kemerdekaan seperti topi capil, pindah tepung estafet, hingga mengisi air ke dalam botol sukses memeriahkan suasana dan mempererat kebersamaan. Sorak-sorai penonton turut menambah keceriaan acara.

Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, momentum ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi di tengah kesibukan anggota yang sehari-hari bertugas meliput di pengadilan dan kejaksaan.

“Saya sangat senang sekali atas terlaksananya kegiatan ini. Tujuan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus menanamkan rasa persaudaraan antar anggota komunitas. Selain itu, juga sebagai refreshing setelah menjalankan aktivitas jurnalistik,” ujarnya.

Selain lomba, acara juga menghadirkan podcast bersama Johanes Dipa. Dalam kesempatan tersebut, Johanes berbagi pengalaman dan pandangan seputar dunia hukum, yang dinilai sangat inspiratif bagi anggota KOMPAK.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran Mas Dipa. Kisah dan pengalamannya sebagai pengacara sangat inspiratif, semoga bisa memotivasi teman-teman yang ingin meniti karir sebagai pengacara,” tambah Budi.

Sementara itu, Johanes Dipa menyampaikan dukungannya atas kegiatan yang digelar KOMPAK. Menurutnya, acara seperti ini penting untuk menjaga keharmonisan antarwartawan dan memperkuat rasa persaudaraan.

“Saya mendukung sekali kegiatan ini. Bukan hanya sebagai penyegaran, tapi juga mempererat silaturahmi. Wartawan itu harus bersatu agar kebebasan pers benar-benar terwujud,” ujarnya.

Johanes juga menegaskan bahwa persatuan komunitas wartawan seperti KOMPAK sangat penting agar jurnalis tidak mudah diintimidasi dalam menjalankan profesinya.

“Kalau kita tidak bersatu, kita seakan-akan kecil. Bersatu itu bukan hanya kebutuhan, tapi keharusan,” tandasnya.

Acara berlangsung meriah hingga sore hari dengan penuh keakraban dan keceriaan, sekaligus menjadi momentum bagi KOMPAK untuk memperkuat komitmen menjaga independensi pers dan semangat kebersamaan. ***

Tim Hockey Jawa Timur Mendominasi Kejurnas 2025, Putri Lolos Final Indoor dan Outdoor

Kabupaten Bandung, Timurpos.co.id – Tim Hockey Jawa Timur (Jatim) semakin dekat meraih medali emas pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey 2025 yang digelar di Komplek Olahraga Jalak Harupat, Kabupaten Bandung sejak 23–30 Agustus 2025.

Di sektor putri, Jawa Timur tampil dominan baik pada nomor indoor maupun outdoor. Mereka sukses menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan, mengoleksi 9 poin dan selisih gol +7. Hasil ini memastikan langkah tim putri Jatim ke babak final di dua nomor sekaligus, di mana mereka akan berhadapan dengan tuan rumah Jawa Barat.

“Tim Hockey Putri Outdoor dan Indoor memastikan masuk final Kejurnas Hockey 2025. Keduanya nanti bertemu langsung dengan tim tuan rumah Jawa Barat,” ujar Sekretaris Umum FHI Jatim, Suryanto Agung Prabowo, Kamis (28/8/2025).

Meski begitu, persiapan tim Jatim tidak sepenuhnya mulus. Agung yang juga dosen FIKK Unesa menjelaskan, training center (TC) hanya dilakukan secara mandiri selama sebulan dengan dukungan donatur.
“Persiapan kita kali ini kurang begitu maksimal, tapi para atlet menjalaninya penuh semangat karena yakin bisa menembus final,” jelasnya.

Sementara itu, di sektor putra, perjuangan masih berlanjut. Tim indoor putra berhasil menembus final, sedangkan tim outdoor putra harus puas melakoni laga perebutan medali perunggu melawan Nusa Tenggara Barat.

Update klasemen sektor putri menempatkan Jawa Timur sebagai pemuncak dengan 9 poin, disusul Jawa Barat (6 poin), Kalimantan Timur (4 poin), Sumatera Utara (1 poin), dan DKI Jakarta yang belum mengoleksi poin.

Dengan jadwal pertandingan yang masih berlangsung hingga 30 Agustus 2025, sorotan kini tertuju pada duel final Jawa Timur vs Jawa Barat di sektor putri, yang diprediksi akan menjadi laga penentuan perebutan medali emas. TOK

BNNK Surabaya dan LRPPN-BI Perkuat Sinergi Rehabilitasi

Surabaya, Timurpos.co.id – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya terus memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan rehabilitasi klien yang sebelumnya direkomendasikan untuk menjalani pemulihan. Monitoring kali ini dilaksanakan di Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahguna Narkoba – Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI), yang berlokasi di Jalan Khairil Anwar No. 23, Surabaya.

Petugas BNNK Surabaya, Roan Ricardo Sibuea, menegaskan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh proses rehabilitasi berjalan sesuai standar. Fokus pemeriksaan mencakup kelayakan fasilitas, kapasitas daya tampung, hingga kebutuhan tambahan dalam mendukung pemulihan klien.

“Kami melakukan pengecekan kondisi lokasi, jumlah klien yang sedang menjalani rehabilitasi, hingga menanyakan apakah ada kebutuhan tambahan kapasitas tempat,” ujar Roan Ricardo kepada wartawan.

Dari pihak lembaga, Arip Widodo, staf Rehabilitasi LRPPN-BI, menyampaikan bahwa kapasitas yang tersedia masih mencukupi untuk menampung klien rehabilitasi yang ada saat ini. Namun, pihaknya tetap membuka komunikasi intensif dengan BNNK Surabaya, terutama jika di kemudian hari terjadi penambahan jumlah klien atau kendala teknis yang membutuhkan penanganan cepat.

Monitoring ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara BNNK Surabaya dengan lembaga rehabilitasi, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi korban penyalahgunaan narkotika. Upaya ini juga menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas layanan pemulihan dan mendukung perjuangan klien untuk kembali pulih di Kota Pahlawan.(TOK/*)

Komunitas Tattoo ATOS “Heroes Ink Fest” di Surabaya, Hadirkan 72 Seniman dari Seluruh Indonesia

Surabaya, Timurpos.co.id – Komunitas tattoe Arek Tattoo Suroboyo (ATOS) gelar kompetisi tato bertajuk Heroes Ink Fest yang berlangsung di Avatar, Jalan Ir. Soekarno, Surabaya, pada 23–24 Agustus 2025. Ajang ini diikuti 72 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan terbagi dalam dua kategori utama, yaitu Black & Grey dan Color.

Ketua panitia, Ayik, menyebutkan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ruang untuk mengekspresikan seni yang universal.

“Berbagai cara mengenai seni tidak terlepas dari keberagaman dan harmonisasi. Seni adalah bahasa global yang menyampaikan perasaan, situasi, dan keadaan secara imajinatif. Kami berharap ajang ini bisa menjadi wadah untuk menampung sekaligus mengembangkan bakat generasi muda ke arah yang positif, edukatif, komunikatif, dan bermanfaat,” ujarnya.

Menurutnya, Heroes Ink Fest juga memiliki semangat membangun solidaritas dan kreativitas di kalangan seniman muda. “Kegiatan ini sengaja kami gagas sebagai upaya membangkitkan potensi anak bangsa, khususnya generasi muda di bidang seni dan budaya. Kami ingin menjadikan ajang ini sebagai media komunikasi, ekspresi, sekaligus kompetisi yang profesional,” tambah Ayik.

Selain kompetisi tato, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni seperti mural, body painting, graffiti, hingga pertunjukan musik. Panitia juga menyiapkan doorprize bagi pengunjung dan penghargaan bagi para pemenang kompetisi.

Rundown Acara
Hari Pertama – 23 Agustus 2025 (Black & Grey Category)

10.30 : Registrasi ulang
12.00 : Tattoo Competition dimulai
14.00 : Gangbang Tattoo Perform
16.00 : Body Painting Perform
16.30 : Penjurian Tattoo Show
18.00 : Doorprize
19.00 : Penjurian Tattoo Competition
20.00 : Music Perform
21.00 : Pengumuman pemenang Tattoo Show
21.30 : Pengumuman pemenang Tattoo
Competition
24.00 : Penutupan


Hari Kedua – 24 Agustus 2025 (Color Category)

10.30 : Registrasi ulang
12.00 : Tattoo Competition dimulai
14.00 : Mural/Graffiti Perform
16.00 : Kanvas Painting Perform
17.00 : Music Perform
19.00 : Penjurian Tattoo Competition
20.00 : Music Perform
22.00 : Penutupan

Dengan hadirnya ratusan seniman dan penikmat seni tato dari berbagai daerah, Heroes Ink Fest 2025 diharapkan mampu menjadi ikon baru dalam perkembangan seni tato di Kota Pahlawan sekaligus memperkuat solidaritas komunitas seni nasional. TOK

BPHN Kemenkum RI Gelar Pelatihan Paralegal

Surabaya, Timurpos.co.id – Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum RI bekerja sama dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Legundi serta Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Paralegal bertajuk Certified Paralegal of Legal Aid (CPLA) 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada 22–24 Agustus 2025 di Lantai 3 Fakultas Hukum Unair.

Kepala Bidang Advokasi Hukum BPHN, Masan Nurpian, menyampaikan keberadaan paralegal sangat penting sebagai ujung tombak pemberian bantuan hukum, terutama di tingkat desa dan kelurahan. Ia menegaskan bahwa kebutuhan paralegal di Jawa Timur terus meningkat seiring dengan arahan Gubernur Jawa Timur agar seluruh desa dan kelurahan memiliki Pos Bantuan Hukum (Posbakum).

“Tidak semua kepala desa atau lurah memahami ilmu hukum. Karena itu, kami arahkan agar sivitas akademika dan aparatur desa bisa memperdalam praktik hukum secara langsung di posbakum paling lama tiga bulan di bawah naungan LBH Legundi atau posbakum terdekat,” ujar Masan, Jumat, 22 Agustus 2025.

Masan menjelaskan, terdapat dua klaster paralegal yang saat ini berkembang. Pertama, paralegal yang berasal dari organisasi pemberi bantuan hukum, seperti LBH Legundi. Kedua, paralegal di pos bantuan hukum yang berasal dari warga desa atau kelurahan setempat. Namun, sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2021, paralegal tetap harus berada di bawah naungan organisasi pemberi bantuan hukum.

“Secara nasional, paralegal dari organisasi pemberi bantuan hukum sudah mencapai 8 ribu orang. Sementara dari pos bantuan hukum jumlahnya sekitar 15 ribu dari 10.470 posbakum yang ada. Target kita ke depan mencapai 85 ribu paralegal sesuai kebutuhan pos bantuan hukum di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, BPHN juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Desa pada 5 Juni 2025. “Kesepakatan itu diharapkan dapat memperkuat keberadaan pos bantuan hukum sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat desa, termasuk menyangkut pola penganggaran serta logistik pelaksanaan bantuan hukum,” jelas Masan.

Dekan Fakultas Hukum Unair, Prof Iman Prihandono, menilai kerja sama ini sebagai terobosan baru. Menurutnya, sertifikasi yang diberikan melalui program CPLA akan menjadi bekal penting bagi para peserta, tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan, tetapi juga memberikan pengakuan serta perlindungan hukum saat menjalankan perannya sebagai paralegal.

“Selama ini bantuan hukum sering dipandang negatif karena konotasinya gratis. Melalui program ini, kita bisa membuktikan bahwa bantuan hukum tetap memiliki standar mutu. Sertifikasi paralegal akan memberi legitimasi dan perlindungan hukum dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LBH Legundi, Frendika Suda Utama, berharap kolaborasi ini dapat berlanjut, terutama untuk mengaktualisasikan peran paralegal di desa dan kelurahan melalui posbakum yang sudah terbentuk.

“Kami merasa bersyukur bisa berkolaborasi dengan Fakultas Hukum Unair serta BPHN. Harapannya, ke depan kerja sama ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut agar peran paralegal semakin kuat dalam memberikan bantuan hukum, baik litigasi maupun nonlitigasi, di tengah masyarakat,” ujar Frendika.

Pelatihan CPLA 2025 ini diikuti 50 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, baik dari organisasi bantuan hukum maupun masyarakat desa dan kelurahan. Mereka akan mendapatkan pembekalan empat praktik utama paralegal, yaitu konsultasi dan informasi hukum, layanan bantuan hukum dan advokasi, layanan mediasi, serta rujukan advokat.

Frendika menjelaskan melalui kegiatan ini, ke depan paralegal tidak hanya menjadi pelengkap advokat, tetapi juga mampu memperluas akses keadilan bagi masyarakat di akar rumput, terutama di Jawa Timur. “Jadi bisa bersama-sama membantu masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan akses bantuan hukum,” pungkasnya. TOK/*

BNNP Jatim Evaluasi 21 Pasca Rehabilitasi di LRPPN-BI Surabaya

Surabaya, Timurpos.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim) melakukan evaluasi terhadap 21 pasca rehabilitasi yang telah menyelesaikan program kreativitas sosial di Lembaga Rehabilitasi Pemulihan Penyalahgunaan Narkotika-Bhayakara Indonesia (LRPPN-RI) Surabaya. Langkah ini bertujuan memastikan keberhasilan rehabilitasi sekaligus kesiapan para klien untuk kembali beradaptasi dengan kehidupan bermasyarakat.

Konselor Adiksi Ahli Madya BNNP Jatim, dr. Singgih Widi P., SH., MH, menjelaskan bahwa pembinaan lanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan hasil rehabilitasi.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari pemantauan sekaligus pembinaan lanjutan. Tujuannya memastikan mereka tetap dalam kondisi baik setelah menjalani kreativitas sosial. Apalagi, kita berbicara tentang kehidupan mereka ke depan setelah selesai dari program rehabilitasi,” ujar dr. Singgih, Kamis (21/8/2025).

Pendamping konselor, Anang Subianto, menegaskan bahwa seluruh klien menunjukkan perkembangan positif.

“Ini semacam evaluasi. Hasilnya terbukti positif, semua klien yang dirawat di Balai Pemasyarakatan Sosial (BPS) menunjukkan tes urine negatif. Ke depan mereka akan dididik lagi melalui program-program lanjutan dari pemerintah,” jelasnya.

Menurut Anang, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi bekal agar para mantan penyalahguna narkoba bisa kembali produktif di masyarakat. Ia juga menekankan perlunya perhatian lebih dari pemerintah dan instansi terkait untuk memperkuat program rehabilitasi di bawah BNNP Jatim.

BNNP Jatim sendiri menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, baik pemerintah maupun masyarakat, dalam mendukung proses pemulihan.

“Harapannya, apa yang sudah mereka jalani ini memberi manfaat di luar. Dengan demikian, tujuan rehabilitasi bukan sekadar pemulihan, tetapi juga pemberdayaan,” pungkas dr. Singgih. TOK

Jawa Barat Jadi Tuan Rumah Kejurnas Hoki U-21 2025

Surabaya, Timurpos.co.id – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Outdoor U-21 resmi digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat pada 23–30 Agustus 2025. Ajang bergengsi ini diikuti enam provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Sumatera Utara.

Sebelum pertandingan resmi dimulai, seluruh peserta menjalani proses checking equipment dan administrasi pada 22 Agustus 2025, meliputi pemeriksaan dokumen, jersey, perlengkapan stick, hingga perlengkapan kiper. Selain itu, dilakukan juga uji coba lapangan dan pertemuan teknis antara panitia, pelatih, serta manajer tim.

Pertandingan perdana dimulai Sabtu (23/8/2025) dengan laga pembuka Jawa Barat vs Jawa Timur (Putra) pukul 11.00 WIB. Dilanjutkan laga putri Jawa Barat vs DKI Jakarta, serta partai putra antara DKI Jakarta vs NTB.

Kompetisi berlangsung padat dengan jadwal setiap hari hingga 29 Agustus 2025, yang akan menentukan peringkat dan tiket semifinal. Partai final untuk sektor putra dan putri dijadwalkan pada Sabtu (30/8/2025) sebelum upacara penutupan.

Ketua FHI,Kota Surabaya, H. Subakri S.pd memastikan bahwa jadwal pertandingan masih bisa berubah menyesuaikan kondisi lapangan dan kebijakan panitia.

“Kejurnas U-21 ini bukan hanya ajang mencari juara, tapi juga menjadi tolak ukur pembinaan atlet muda untuk menuju level internasional,” ujarnya kepada Timurpos.co.id

Dengan dukungan penuh tuan rumah Jawa Barat dan semangat persaingan antarprovinsi, Kejurnas Hoki Outdoor U-21 2025 diprediksi akan berlangsung sengit sekaligus menjadi tontonan menarik bagi pecinta olahraga hoki di tanah air. TOK

Putri Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia, Salsabila Balqis Akbar Raih Juara Umum

Surabaya, Timurpos.co.id – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Aliansi Madura Indonesia (AMI). Putri Ketua Umum AMI, Salsabila Balqis Akbar, berhasil meraih predikat Juara Umum dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Safira Organizer. Prestasi gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, dedikasi, serta dukungan keluarga mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi.

Keberhasilan Salsabila Balqis Akbar tentu bukan diraih dengan mudah. Perjuangan panjang melalui proses latihan, disiplin, dan semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilannya. Dukungan penuh dari kedua orang tua, khususnya sang ayah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia, menjadi penyemangat utama bagi Salsabila untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama keluarga serta organisasi yang menaungi mereka.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh anggota Aliansi Madura Indonesia. Salsabila adalah contoh generasi muda yang patut diteladani, karena mampu membuktikan bahwa kerja keras pasti membuahkan hasil,” ujar Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia

Selain itu, raihan juara umum ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi Salsabila untuk terus menorehkan prestasi di berbagai bidang. Harapan besar pun disampaikan agar putri Ketua Umum AMI ini senantiasa diberikan kesehatan yang baik, semangat belajar yang tinggi, serta kesempatan untuk mewujudkan cita-cita mulia yang telah ia canangkan.

“Semoga ini menjadi awal dari banyak prestasi yang akan datang. Kami mendoakan Salsabila agar senantiasa sehat, semakin berprestasi, dan cita-cita yang ia impikan dapat terwujud,” tambahnya.

Peran Safira Organizer sebagai penyelenggara juga diapresiasi, karena telah memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan potensi mereka. Dengan ajang seperti ini, diharapkan akan semakin banyak putra-putri bangsa yang berani tampil, bersaing secara sehat, serta menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya.

Prestasi Salsabila Balqis Akbar bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga cerminan semangat generasi muda Madura yang terus berkarya, berprestasi, dan siap mengharumkan nama daerah maupun bangsa di kancah yang lebih luas. Jer/*

Tersenyum Bahagia, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan dari PNM

Surabaya, Timurpos.co.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Surabaya melalui Baitul Maal Madani terus berkomitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Melalui kegiatan ini, PNM ingin menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada seluruh insan PNM, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Pemimpin PNM Cabang Surabaya, Irfan Ardianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kehangatan dan dukungan moral bagi anak-anak penerima santunan.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli dan mau mendengar. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat mereka dalam meraih cita-cita,” ujar Irfan. Jumat (16/8/2025).

Santunan yang disalurkan PNM Cabang Surabaya berupa uang tunai, paket perlengkapan sekolah, dan bingkisan kebutuhan harian. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban anak yatim piatu menjelang tahun ajaran baru, sekaligus memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat belajar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan PNM yang rutin dilaksanakan melalui Baitul Maal Madani, sebuah lembaga yang mengelola dana kebaikan dari karyawan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian PNM terhadap kelompok rentan di masyarakat.

Ke depan, melalui #PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM, PNM akan terus memperkuat peran sosialnya melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk pemberdayaan perempuan prasejahtera. Melalui berbagai inisiatif tersebut, PNM berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan demi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. TOK

Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Tulang Belakang

Surabaya, Timurpos.co.id – Rotary Clubs Area Jawa Timur menggelar Festival Girl & Woman Empowerment 2025 pada Jumat, 15 Agustus 2025 di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya, mengusung tema “From Style to Safety: Saat Fashion vs Catcalling”. Acara ini menjadi ajang edukasi, inspirasi, dan kampanye kesadaran publik akan pentingnya keamanan dan kenyamanan perempuan di ruang publik, tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi dalam berbusana.

Festival ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Girl & Woman Empowerment yang diinisiasi untuk meningkatkan kesadaran dan memberdayakan perempuan, khususnya generasi muda, agar berani menyuarakan haknya, menghargai diri sendiri, dan menolak segala bentuk pelecehan, termasuk catcalling.

District Governor Rotary District 3420, Dyah Anggraeny, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar fashion talk, tetapi juga gerakan nyata untuk membangun budaya saling menghargai.

“Kita ingin mengubah paradigma bahwa fashion adalah ekspresi diri, bukan undangan untuk pelecehan. Edukasi ini penting dimulai dari generasi remaja hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan festival meliputi talkshow interaktif, fashion show yang memadukan gaya dan pesan sosial, Healthy Talk, serta penampilan seni dari pelajar. Para narasumber yang hadir antara lain:

. Dyah Anggraeny (District Governor Rotary D3420)
. Febri Dipokusumo (Past District Governor Rotary 2019-2020)
. Florensia Wiyono Daryanto (Co Chair Rotary Youth Exchange)
. Dr. Muhammad Faris, dr, SpBS(K) Spine FINNS (Staf Pengajar Ilmu Bedah Saraf Tulang Belakang FK UNAIR)

dr. Erikavitri Yulianti, Sp.KJ(K)-GER (Mayapada Hospital Surabaya)

Fokus Sesi Ketiga – Healthy Talk

Salah satu sorotan utama festival ini adalah Sesi Ketiga: Healthy Talk yang membahas tema “Tak Kusadari, Ternyata Saraf Tulang Belakangku Terjepit”, menghadirkan Dr. Muhammad Faris, pakar bedah saraf tulang belakang dari FK UNAIR.

Sebagai Person in Charge (PIC) sesi ketiga, Yasin Nur Alamsyah Hidayat Ali Samiaji, yang juga menjabat sebagai Presiden Rotary Club of Surabaya Metropolitan, menyampaikan bahwa topik ini memiliki relevansi besar bagi kesehatan masyarakat.

“Sesi Healthy Talk ini mengangkat tema yang sering kita anggap sepele, padahal dampaknya besar bagi kualitas hidup: kesehatan tulang belakang. Melalui pemaparan Dr. Muhammad Faris, kita berharap Rotary Members dan masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini dan pencegahan, agar kita semua tetap sehat untuk terus berkarya dan melayani,” ujar Yasin.

Melalui pemaparan Dr. Faris, peserta mendapatkan pengetahuan praktis mengenai tanda-tanda awal gangguan tulang belakang, langkah pencegahan, serta pentingnya penanganan tepat waktu. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghindari risiko gangguan mobilitas dan menjaga kualitas hidup jangka panjang.

Selain edukasi langsung, pengunjung juga diajak berpartisipasi dalam kampanye digital #FromStyleToSafety dengan membagikan pesan dukungan melalui media sosial, guna menciptakan ruang publik yang aman bagi semua. Koordinator Rotary Clubs Area Jawa Timur, Yetty Sutan, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi bersama pemerintah, sekolah, komunitas, dan media.

“Perubahan hanya bisa terjadi jika kita bergerak bersama. Rotary berkomitmen untuk melanjutkan edukasi ini di sekolah-sekolah dan komunitas secara berkesinambungan,” tegasnya. TOK