Usai Kecelakaan Diduga Akibat Lumpur, Proyek Drainase RSUD Dr Soetomo Disorot

PILIHAN REDAKSI71 Dilihat

Surabaya, Timurpos.co.id -Pembangunan saluran air atau gorong-gorong di kawasan RSUD Dr Soetomo Surabaya telah dikerjakan. Namun, dari pantauan di lapangan, masih terlihat lumpur, sampah, kayu, ranting, dan puing material di dalam saluran.

Air di dalam saluran juga tampak keruh dan tergenang. Kondisi ini perlu dibersihkan sebelum saluran ditutup agar tidak mengurangi kapasitas dan menyebabkan penyumbatan saat hujan deras.

Tumpukan tanah dan material di sekitar galian juga perlu segera ditata. Selain berpotensi masuk ke saluran, area galian yang cukup dalam dinilai perlu diberi pembatas demi keselamatan warga dan pengguna jalan.

Pengawas proyek juga perlu memastikan sambungan saluran, pemasangan pelat penutup, pemadatan tanah, serta uji coba aliran dilakukan sebelum pekerjaan dinyatakan selesai.

Baca Juga  Istri Benjamin Kristianto Dituntut 6 Bulan Penjara Terkiat Perkara KDRT

Terpisah Timurpos masih mencari kontraktor pelaksanaan dan pengawas proyek tersebut dikarana tidak ditemukan papan nama proyek di sekitar proyek.

Sorotan ini semakin penting karena sebelumnya, pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, seorang perempuan berusia 19 tahun, Isti Fariyah, diduga mengalami kecelakaan setelah tergelincir akibat tumpahan lumpur di Jalan Prof. Dr. Moestopo, depan RSUD Dr Soetomo.

Lumpur tersebut diduga berasal dari dump truck bernopol W 8254 UR yang bertuliskan “Kendaraan Proyek Pemkot Surabaya” dan diduga mengangkut lumpur dari proyek di kawasan RSUD Dr Soetomo.

Hingga kini, Satlantas Polrestabes Surabaya belum memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan peristiwa tersebut.

Kualitas proyek drainase tidak hanya dilihat dari struktur beton, tetapi juga kebersihan saluran, keselamatan warga, dan fungsi aliran setelah pekerjaan selesai. Tok

Baca Juga  BBWS Brantas Ungkap Status Bangunan Liar di Sempadan Sungai: Citynine Bambe Masuk Status Quo