Pelayanan RS Kartika Cibadak Dikeluhkan Calon Pasien

Sukabumi, Timurpos.co.id – Arisadi Malau diduga korban tabrak lari, Pertigaaan Lampu Merah Cibadak Jalan Raya Sukabumi-Bogor Jawa Barat, ditolak pihak Rumah Sakit Kartika Cibadak. Saat minta perawatan. Kamis (22/02/2024).

Arisandi Malau mengatakan, bahwa sekitar pukul 04:38 WIB, mendatangi Rumah Sakit (RS) tepatnya di IGD, untuk meminta pelayalan perwatan, namun dari pihak RS Kartika cibadak menolaknya tanpa alasan yang jelas.

“Ini saya mau berobat Pak, datang kesini lho, tapi kenapa ditolak malah ngajak bertentangan. Saya pun siap dan sanggup untuk membayarnya, saya juga manusia pak” Jelasnya Arisadi Malau

Efri Darlin M Dachi dari kantor hukum Law Firm EDMD & Fartner mengatakan ke awak media, bahwa kami siap bantu fasilitasi untuk mendapatkan penanganan medis, untuk Arisandi.

Disingung bagaimana kronologi kejadian tersebut. “Berawal dengan tidak sengaja tadi saya lewat di depan Rumah Sakit, melihat banyak orang di lobby. Kemudian saya dekati ada pasien (kecelakaan) sedang bersiteru dengan pihak keamanan (security) karena ditolak, setelah saya datang dan jelaskan akhirnya pihak korban di berikan ruang untuk perawatan,” Katanya

Dalam hal ini kata M Dachi, Mengacu pada Hak pasien dalam UU No 44 tahun 2009 tentang rumah sakit, UU No.36 tahun 2009 pasal 32 menetapkan bahwa dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta dilarang menolak pasien dan meminta uang muka, Permenkes 11 tahun 2017, Permenkes tahun 2016 Permenkes tahun 2016 yang dimaksud terkait Gawat Darurat adalah keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera untuk penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan.

Lebih lanjut M Dachi berharap, bahwa pihak RS harus mengutamakan pelayanan Gawat Darurat, sebagai tindakan medis yang dibutuhkan oleh Korban atau Pasien Gawat Darurat, dalam waktu segera untuk menyelamatkan nyawa dan pencegahan kecacatan. M12

AMI Minta Pimpinan Bawaslu Surabaya Bersumpah Dibawah Al-Qur’an

Surabaya, Timurpos.co.id – Ratusan simpatisan dari Aliansi Madura Indonesia (AMI) kali ini mendatangi Bawaslu kota Surabaya, pasalnya kedatangan mereka untuk meluapkan kekecewaannya atas dasar laporan temuan Money Politik (Serangan Fajar) yang ditengarai dilakukan oleh beberapa oknum caleg DPR RI Dapil Jatim 1 Surabaya – Sidoarjo No Urut 2 PKB, oknum caleg DPRD Prov Jatim Dapil Jatim 1 Kota Surabaya No Urut 1 PKB, oknum caleg DPRD Kota Surabaya Dapil 2 Surabaya No Urut 1 PKB, namun hingga kini tidak ada kelanjutannya.

Tidak hanya disitu saja, AMI juga menyayangkan untuk pemanggilan terlapor hanya dari oknum caleg yang terbilang kalah, sedangkan dari oknum caleg yang mendapatkan banyak suara tidak dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

“Ini merupakan bentuk kegagalan dari Bawaslu kota Surabaya, yang mana kami sudah memenuhi undangan untuk pemanggilan dan klarifikasi, bahkan kami berikan semua data maupun bukti, namun sampai saat ini tidak ada kelanjutan, maka itu kita sepakat untuk turun aksi,” urai Baihaki dalam orasinya.

Ia juga meminta kepada salah satu pimpinan Bawaslu untuk bersumpah di bawah Al-Qur’an, agar kedepannya Bawaslu tetap Profesional, komitmen dan bersikap Independen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Badan Pengawas Pemilu.

Baihaki Akbar Selaku Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) juga menyampaikan dan meminta kepada pihak Bawaslu untuk memanggil terlapor sesuai no LP dan bukan melompat-lompat, Seharusnya Bawaslu Kota Surabaya memanggil terlapor no LP 06 dan bukan langsung ke no LP 07.

Sementara itu, dalam kesempatan itu pula, Eko Rinda selaku Kordiv Hukum Bawaslu kota Surabaya yang menemui perwakilan AMI menyampaikan bahwasanya saat ini sedang memanggil terlapor LP no 07, sedangkan yang lain masih belum komplit dari Bawaslu dan hal tersebut murni kesalahan Bawaslu.

“Hari ini kami memanggil terlapor LP no 07, jadi tugas kami adalah untuk Klarifikasi, kemudian kita akan teruskan ke Gakumdu, nah disinilah peran yang akan menentukan, dan kami akan berkomitmen agar ini cepat selesai,” tandas Eko Rinda. M12

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Kota Kupang, Timurpos.co.id – Bertempat di BEM PT Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kota Kupang, DPW MOI NTT menggelar pelatihan jurnalistik bagi Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu (IKIF). Selasa, (20/02/2024).

Wakil Ketua I DPW MOI NTT, Rusydi Maga, S.H., dalam pemaparan materi menyampaikan dasar-dasar jurnalistik yang berlandaskan pada 5W+1H

Selain itu, Rusdy sapaan akrabnya menyampaikan bahwa dasar menjadi seorang wartawan ada diri sendiri seperti disiplin dan kejujuran

“Menjadi seorang wartawan harus disiplin dan jujur agar berita yang disampaikan harus sesuai fakta,”Ujar Rusdy

Sementara itu Anderias Lado, S.H., selaku Sekretaris DPW MOI NTT menyampaikan bahwa pelatihan jurnalistik dimaksud bertujuan untuk melakukan kaderisasi kepada generasi muda yang masih berstatus mahasiswa,

“Menjadi seorang jurnalis bukan hal yang mudah namun harus melalui tahapan yang panjang,”Ungkap Andre

Sekretaris DPW MOI NTT juga itu menekankan bahwa berita yang dihasilkan harus bersifat aktual, informatif dan edukatif.

Selain itu Ketua IKIF, Asten Alfensus Bait menyampaikan limpah terima kasih kepada DPW MOI NTT karena membuka ruang kepada IKIF untuk belajar ilmu jurnalistik

“Ini adalah sebuah kebanggaan buat kami untuk itu saya harap kader IKIF dapat menerima materi yang disampaikan untuk tumbuh menjadi kader hebat,”Harap Asten

Para kader IKIF yang ikut pelatihan jurnalistik diantaranya Yasmin Utan, Marsel Nomeni, Maksen Yonfentus Kono, Yeskial Mnune.

Turut hadir Ketua DPC MOI Kota Kupang, Etmon Oba, SH dan anggotanya Aprison Harga, SH. M12

Hakim Dan JPU, Keluhkan Sistem Sidang Online PN Surabaya

Gambaran Sidang Online (video call) di PN Surabaya

Surabaya, Timurpos.co.id – Masih diberlakukannya sidang secara dalam jaringan (daring) atau online di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, hingga saat ini. Menjadi buah bibir dikalangan pencari keadilan. Selasa (20/02/2024).

Berdasarkan narasumber dari media ini, banyak persoalan yang dikeluhkan dalam sidang secara online, antara lain yakni, masalah jaringan internet, sidang dengan mengunakan Hand Phone atau video call, belum lagi masalah tahanan yang ada lama di keluarkan saat hendak disidangkan secara online.

Ada hal yang menarik dalam perkara penjualan perumahan di Puri Banjar Panji Residence, yang menjerat terdakwa Nasijanto Bin Samsuri alias Antok yang seharusnyadi ruang sidang Tirta 2 PN Surabaya, Namun ditunda lantaran Ketua Majelis Hakim minta sidang secarang langsung atau tatap muka.

Dimana Sidang yang diagendakan pemeriksaan saksi dari JPU, namun sidang terpaksa ditundah karena Majelis Hakim mengeluhkan tidak lancarnya suara terdakwa Nasijanto saat berbicara dikaranakan adanya ganguan sinyal internet atau HP yang digunkan terdakwa saat online.

“Bagaimana kita mau bersidang, kalau sinyal HandPhone yang dipegang oleh terdakwa tersendat-sendat. Lihat Pak Jaksa, terdakwa ditanya A jawabnya B. Ditanya B jawabnya C,” keluh Ketua Majelis Hakim Taufan Mandala, kepada JPU Darwis.

Hakim Taufan Mandala yang sudah membuka sidang kurang lebih 15 menit dan sudah membacakan sumpah untuk keempat saksi pun memutuskan menunda melanjutkan sidang sepekan mendatang, dengan mendesak JPU agar bisa menghadirkan terdakwa secara langsung di dalam persidangan ini.

“Saya minta supaya Jaksa Penuntut,  minggu depan mendatangkan terdakwa secara langsung di ruangan persidangan, sehingga kami dapat leluasa untuk berrbicara pada terdakwa.” Jelas Hakim Taufan Mandala.

Atas permintaan dari Majelis Hakim, untuk sidang tatap muka tersebut, JPU Darwis yang terlanjur mendatangkan para saksi pun menyatakan kesiapannya sembari meminta maaf pada keempat saksi.

Untuk diketahui bahwa, sebelumnya JPU Darwis dalam surat dakwaannya menjerat terdakwa Nasijanto alias Antok dengan Pasal 137 UU RI Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan kawasan Permukiman.

Awalnya terdakwa Nasijanto Bin Samsuri alias Antok Berencana memasarkan unit rumah yang diberi nama perumahan Puri Banjarpanji Residence di Desa Banjarpanji Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo.

Kemudian pada bulan Januari 2019 terdakwa Nasijanto menyewa sebuah Ruko yang terletak di Frontage Road sisi timur Jl. Ahmad Yani (selatan BRI) Kelurahan. Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya untuk dipakai sebagai Kantor Pemasaran Perumahan Puri Banjarpanji Residence dan memasang plang perusahaan dengan nama PT. Armandta Jaya Perkasa.

Cara terdakwa Nasijanto alias Antok menjual dan memasarkan penjualan rumah tersebut dengan cara membuat dan menyebar brosur melalui Marketing Freelance. Memasang Spanduk atau Banner dan umbul-umbul. Membuat stempel awal dan menggunakan stempel PT. Armandta Jaya Perkasa di kantor pemasaran.

Perumahan Puri Banjarpanji Residence yang dipasarkan dan dijual oleh terdakwa Nasijanto alias Antok awalnya terletak di Desa Banjarpanji KecamatanTanggulangin Kabupaten Sidoarjo dengan luas tanah 8.000 Meterpersegi dengan alas hak berupa surat SK Gubernur Jawa Timur Nomor D.A/C.I/SK/GG/1977 atas nama Djuwariyah B. Sakit yang telah dioperkan kepada Sanali berdasarkan Akta No.01 tentang Pengoperan Hak Atas Penggarapan Tanah tanggal 02 Mei 2018 yang telah dibuatkan Ikatan Jual Beli sebesar Rp. 1.600.000.000 atau Rp. 200.000 per meter dan telah dibayar terdakwa Nasijanto alias Antok sekitar Rp. 100.000.000 dengan kesepakatan hangus apabila ada pembatalan.

Bahwa karena lokasi tersebut masuk Zona Hijau dan tidak bisa dibangun perumahan, maka perjanjian dibatalkan dan uang DP tersebut hangus.

Unit perumahan yang ditawarkan dan dijual oleh terdakwa Nasijanto alias Antok sejak April 2019 kepada pembeli dengan menyebar media brosur adalah Perumahan bersubsidi Pemerintah sebanyak 450 unit dengan harga per unit Rp. 140.000.000 dengan type 30/60 dengan rincian peruntukan pembayaran:

Uang muka Rp. 20.000.000,- bisa diangsur 1 sampai 2 tahun, Untuk biaya Uang Muka KPR 5 persen, Biaya Realisasi KPR, BPHTB balik nama dan pemberkasan. Pembayaran KPR Ke BTN) Sebesar Rp. 140.000.000.

Bahwa lokasi tanah yang dijual dan dipasarkan sebagai perumahan Puri Banjarpanji Residence oleh Terdakwa Nasijanto alias Antok tersebut, status hak atas tanahnya masih atas nama orang lain, belum menjadi atas nama terdakwa Nasijanto alias Antok ataupun PT. Armandta Jaya Perkasa karena belum dibeli lunas.

Celakanya sejak April 2019 terdakwa Nasijanto alias Antok telah berhasil menjual dan memasarkan satuan rumah yang diberi nama perumahan Puri Banjarpanji Residence tersebut sebanyak kurang lebih 300 unit.

Para korban dari terdakwa Nasijanto alias Antok antara lain saksi Rizki Della Mahardika, saksi Sutiaji, saksi Agung Adjie Nugroho, saksi Dudik Hariyanto, saksi Haposan Simamora, saksi Andrian Yudha Dwi Martha, saksi Sunarto dan saksi Yuni tertarik untuk membeli unit rumah yang dijual oleh terdakwa Nasijanto alias Antok tersebut dan telah menyerahkan sejumlah uang muka pembelian unit rumah kepada terdakwa Nasijanto alias Antok secara bertahap dan oleh terdakwa telah dibuatkan Surat Perjanjian Pembayaran Uang Muka Untuk Pembelian Rumah dengan para korban sebagai bukti adanya jual-beli unit rumah.

Diketahui, bahwa sejak April 2019 saat terdakwa Nasijanto alias Antok menjual dan memasarkan perumahan Puri Banjarpanji Redence dengan mengatasnamakan PT. Armandta Jaya Perkas ternyata PT. tersebut belum didirikan sebagaimana Salinan Akta No. 20 tanggal 29 September 2020 tentang Pendirian Perseroan Terbatas PT. Armandta Jaya Perkasa.

Sampai dengan sekarang tidak pernah ada kegitan pembangunan sama sekali di lokasi Perumahan Puri Banjarpanji Redence, hingga saat ini lokasi masih berupa tanah sawah atau tambak. Tok

 

Dr.Herman Hofi: Persaingan Pemilu 2024 Memiliki Corak dan Warna Tersendiri

Pontianak, Timurpos.co.id – Hiruk pikuk Pemilu 2024 semakin mengerucut pada hasil pemilu, sepertinya hasil pemilu 2024 didominasi ol eh legislatif muda dari berbagai dapil. Persaingan pemilu 2024 memiliki corak dan warna tersendiri serta banyak cerita dalam proses pemilu 2024. Senin (19/02/2024).

Terang Dr.Herman Hofi,” Saat ini masing-masing caleg mempelototi angka2 perolehan suara. Pemilu 2024 ini memberikan peluang yang luas pada caleg
muda untuk dapat merebut kursi parlemen sangat terbuka, dan mendistribusikan kekuasaan politik secara merata, hal ini tidak hanya karena ada nya regulasi tetapi juga pemilih di dominasi oleh kaum muda, sehingga mewujudkan demokratisasi nasional dan daerah semakin terasa.

Keberadaan caleg-caleg muda di pemilihan umum 2024 di kalbar dan pada umumnya mereka mendominasi perolehan suara, dan peluang para caleg muda terpilih sebagai anggota legislatif cukup besar berdasarkan perhitungan sementara yang dilakukan KPU secara manual.

Hal ini menjadi menarik untuk dikaji, baik proses keterpilihan mereka maupun bagaimana kinerja mereka sebagai wakil rakyat.

Diperkirakan dengan dominasi anggota legislatif muda, maka dapat terjadi
dinamisasi proses demokrasi dan polanisasi politik dalam proses kerja kerja politik di legislatif sebagai mitra pemerintah dalam melaksanakan agenda pemerintahan dan pembangunan.

Disamping itu diperkirakan sistem
kepatuhan politik terhadap tokoh tua yang bisa bersifat kontra produktif jika kepatuhan dan rasa ndk nyaman terhadap tokoh tua/senior yang dapat mendegradasi sikap kritis anggota legislatif terhadap pemerintah.

Kehadiran legislatif berusia muda ini di harapkan akan menjadikan semakin kritis dan lebih demokratis, dan dapat mendongkrak sistem politik tradisional yang lebih cendrung bersifat piodalisme.
Legislatif muda perlu mengasah diri untuk memiliki kompotensi dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Masih terang Hofi,” Hal-hal yang diperlukan dipersiapkan oleh legislatif muda ini adalah terus menjaring suara Masyarakat yang membutuhkan penyaluran aspirasi.
Peran anggota legislatif mudah yang masih energik dan idealisme masih terjaga amat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tentu saja mereka terua mengasah kemampuan menjalankan tugas nya baik fungsi kontrol mapun fungsi budgeting, karena perihal APBD menjadi penting dipahami dan di mengerti sebagai anggota legislatif.

Dengan demikian upaya mengadvokasi kelompok yang termarjinalkan dalam masyarakat akan jelas dan terukur. dan mendorong untuk mengedepankan transparansi dalam berbagai kebijakan pemda. Untuk itu harus benar-benar mengutamakan fungsi anggaran dan pengawasan, dan Fungsi Legislasi untuk membongkar Perda-perda yang tidak berfungsi dan perda yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Untuk itu kondisi ini merupaka momentum penting untuk melakukan perubahan mendasar atas kerja2 legislatif.
Pertanyaan nya mampukah mereka menjaga idealisme menembus dominasi eksekutif dalam kebijakan pemda
Sekali lagi anggota legislatif ini harus mampu untuk unjuk kemampuan diri menjadi wakil rakyat yang idial. Maka sangat diperlukan.

Diskusi-diskusi itu mengulas berbagai hal terkait tugas sebagai anggota legislatif dengan merangkul para akademisi atau para pakar yang ada di daerah
Membiasakan untuk berdiskusi diharapkan bisa jadi ajang olah fikir bagi para legislatif. M12

AMI Bersama Jurnalis Surabaya Berbagai Ratusan Paket Sembako

Surabaya, – Guna memeriahkan acara Hari Pers Nasional (HPN), Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar acara berbagi ratusan paket sembako kepada rekan rekan jurnalis Surabaya dan pengendara ojek online di depan mall BG Junction. Minggu (11/02/2024).

Tentunya ini merupakan bentuk sinergitas yang baik dan sudah terbentuk selama ini antara AMI dan beberapa rekan pers.

Untuk itulah Baihaki Akbar, SE.,SH selaku ketua umum AMI ingin memberikan kontribusi nyata terhadap insan pers, yakni saling berbagi di hari istimewa milik para pencari berita ini.

“Selamat ulang tahun untuk seluruh insan pers di Indonesia, semoga tetap tercurah kebahagiaan, serta tetap berani menyampaikan fakta, dan semakin jaya,” urai Baihaki, usai membagikan ratusan sembako.

Tentunya melihat kebaikan yang diberikan selama ini dan mampu memberikan manfaat, banyak rekan media yang hadir untuk memeriahkan acara HPN kali ini bersama AMI. M12

Fenomena Kenakalan Remaja di Surabaya Makin Ngawur

Ilustrasi (Int)

Surabaya, Timurpos.co.id – Tidak ada tempat yang tidak pernah dikunjungi Hazad di Surabaya. Lelaki usia 34 tahun sehari-hari kerja sebagai ojek online itu, mengaku seluruh tempat umum sudah pernah dikunjungi, sekalipun itu letaknya berada perbatasan kota. Sabtu (10/02/2024).

“Pasar, mall, apartemen, diskotik, hotel, stasiun, kantor pemerintahan, hingga toilet umum sudah pernah saya kunjungi. Semua aman, cuma bikin ketar-ketir kalau keliling atau narik pas dini hari,” ucapnya.

“Kalau ada yang bilang Surabaya aman-aman saja, berati kalau malam gak pernah keluyuran,” imbuhnya.

Hazad masih ingat betul kejadian yang membuatnya memiliki pendapat demikian. Pernah sekira pukul 2 dini hari ia melintas Jalan Kusuma Bangsa. Maksudnya saat itu ingin cari orang-orang yang baru mengunjungi tempat hiburan malam membutuhkan jasanya untuk diantar pulang. Namun bukannya penumpang yang didapat, malah bertemu sekelompok remaja mengendarai sepeda motor membawa celurit.

“Persis pom bensin Jalan Kusuma Bangsa ada tiga motor melaju di belakang saya. Saya melirik spion kanan, lah kok yang ada salah seorang yang dibonceng bawa celurit. Disisipkan kaki kiri bagian dalam. Saya gak tahu persis panjangnya ukuran berapa, yang tak ingat gagangnya warna kuning besi mengkilap,” ujarnya.

Hazad saat itu tak mau ambil risiko. Dia segera menancap gas motornya. Melihat ada minimarket buka di samping Makam Pahlawan, ia langsung berbelok ke sana. Diduga sekelompok anak muda itu tahu Hazad ketakutan, mereka melintas di depannya sembari bleyer-bleyer dan tertawa.

“Kayak nantang, saya gak masalah keroyokan tapi tangan kosong. Kalau ada yang bawa celurit, kan konyol kalau diladeni,” ucapnya.

Hazad saat itu selain khawatir akan keselamatannya, ia juga parno. Akhir Desember lalu ada kejadian di Sidotopo Wetan ada seorang remaja usia 15 tahun diserang kelompok senjata celurit hingga tewas. Korban diserang kelompok bersenjata yang sedang mengamuk karena gagal tawuran di sekitaran Makam Rangkah.

Bukan kali itu ia menjumpai kelompok senjata membawa celurit. Sewaktu dini hari menunggu orderan di warung kopi di sekitaran Jalan Dharmahusada, pernah melihat ada puluhan remaja lewat boncengan naik sepeda motor mengayun-ayunkan celurit. Tak tahu kemana pasti rombongan tersebut pergi, namun yang pasti saat itu membuat orang-orang di warung kopi khawatir.

Hazad selama 4 tahun terakhir menjadi ojek online sejak akhir 2022 hingga awal 2024 sering mendengar ada sekelompok gang melakukan aksi tawuran. Berita yang pernah santer didengar ada remaja laki-laki usia 15 tahun tewas di Sidotopo Wetan dikeroyok puluhan remaja bersenjata celurit.

Totok Listiyo (39) mengaku miris melihat kenakalan remaja di sekarang. Seingatnya dulu sekitaran tahun 2004, saat dirinya masih menjadi pelajar SMA, tawuran adalah bak aktivitas hiburan. Dulu, kalau pun membawa sajam biasanya aling-paling kayu, gear, atau perkakas lainnya.

“Itu pun hanya buat jaga-jaga saja, lebih seringnya ya tangan kosong. Kalau anak sekarang yang dibuat tawuran senjata penghabisan. Menurut saya kalau dulu tawura cuma kenakalan remaja, tapi sekarang sudah layak disebut ke arah kriminal. Harus ada solusi biar gak makin ngawur,” tandasnya. Tok

Ketua AMI Baihaki Mengucapakan Selamat Hari Pers Nasional 2024

 

Surabaya, Timurpos.co.id – Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) Baihaki Akbar, S.E., S.H. beserta seluruh keluarga besar Aliansi Madura Indonesia (AMI) memberikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2024 kepada semua wartawan di seluruh Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Hari Pers Nasional (HPN) diperingati, pada 9 Februari setiap tahunnya. Pada momen HPN ini, Baihaki Akbar menyampaikan bahwa pers memiliki peranan yang sangat penting.

“Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2024 untuk semua wartawan di seluruh Indonesia,” kata Baihaki Akbar, Jum’at (9/2/2024).

Baihaki Akbar juga menyampaikan terimakasih kepada media maupun wartawan di seluruh Indonesia, karena sudah menjadi pilar keempat untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Semoga para wartawan di seluruh Indonesia semakin sukses dan sejahtera,” ujarnya.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) Baihaki Akbar juga turut mengucapkan Selamat Memperingati Hari Pers Nasional 2024, dengan mengangkat tema “Mengawal Kebenaran dan Keadilan Untuk Seluruh Rakyat Indonesia dan Menjaga Keutuhan Bangsa”

“Kabarkan informasi kebaikan yang bertujuan untuk kesejahteraan Rakyat Indonesia, “Tutup Ketua Umum ALIANSI MADURA INDONESIA (AMI). M12

Dukung TNI – Polri, Habib Rizieq Minta Jemaah Ciptakan Pemilu 2024 Damai

 

Jakarta, Timurpos.co.id – Habib Rizieq meminta kepada seluruh jemaahnya untuk berkomitmen mendukung langkah aparat keamanan dalam hal ini TNI dan Polri dalam mewujudkan Pemilu 2024 yang jujur, adil dan damai.

Seruan itu disampaikan Habib Rizieq di hadapan ribuan Jemaah saat digelarnya Istighotsah dan Munajat Rakyat Untuk Keselamatan NKRI di Pademangan Jakarta Utara, Kamis (08/02/2024).

Pada kesempatan itu, Habib Rizieq mengaku telah mendengar langkah Polri dalam upaya menciptakan Pemilu yang Damai dan kondusif melalui program Cooling System.

“Karena ini mau Pilpres, untuk menjaga suasana Politik agar tidak memanas maka Polri menciptakan cooling system artinya semua umat tetap sejuk, semua Masyarakat tetap damai,” terang Habib Rizieq.

Masih kata Habib Rizieq, program dari Kepolisian itupun diapresiasi dan diakui sebagai program yang bagus demi menjaga keutuhan NKRI.

“Menurut saya program itu bagus, dan saya terima, saya puji mereka punya program kemudian saya kasih nasehat,”tambah Habib Rizieq.

Habib Rizieq menegaskan bahwa pihaknya akan berkomitmen dan mengajak seluruh jemaahnya mendukung langkah TNI – Polri dalam upaya mewujudkan Pemilu yang damai.

“Saya sampaikan bahwa saya akan mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk mendukung TNI – Polri dalam mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil. Kalau ada yang coba – coba mau mengacaukan Pemilu maka kami dan seluruh Jemaah siap membantu TNI – Polri mengamankan siapapun yang ingin berbuat curang di Pemilu yang akan datang,”tegas Habib Rizieq.

Sebagai informasi, Munajat Rakyat Untuk keselamatan NKRI yang digelar itu juga dihadiri oleh Habib Muhammad Husein Al-Athas, Habib Hanif Al Athas, Habib Sahid Yahya (Majelis Assafiaul Qulub), Habib Ali bin Alwi Al Athas, Habib Zein Alaydrus, KH. Maulana Kamal Yusuf, Ust. Nazar Haris (MOI), Ust. Ahmad Sobri Lubis, Ust. Slamet Ma’arif (DTN PA 212), K.H Abdul Syukur Majelis Az Zikro, K.H Qurtubi Zaelani dan diikuti oleh lebih dari 5000 jemaah. M12

Deklarasi Relawan Tegak Lurus 08 DPC Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi, Timurpos.co.id – Dalam momentum politik yang semakin memanas menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024, relawan dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Bekasi menggelar deklarasi dengan semangat yang tinggi. Acara tersebut, yang diberi nama “Tegak Lurus 08 DPC Kabupaten Bekasi,” bertujuan untuk menyatukan kekuatan dalam mendukung pasangan Prabowo – Gibran sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden. Jumat (09/02/2024).

Deklarasi ini dihadiri oleh puluhan relawan yang memiliki kesamaan pandangan terkait arah pembangunan dan visi-misi pasangan Prabowo – Gibran. Dalam sambutannya, koordinator relawan, menyampaikan, Kami, sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Bekasi, dengan penuh keyakinan mendeklarasikan dukungan kami kepada Prabowo – Gibran.

“Kami percaya bahwa kepemimpinan mereka akan membawa perubahan positif bagi negeri ini.”katanya.

Acara deklarasi ini di daerah kampung kecil, Sukamantri juga diwarnai oleh semangat kebersamaan dan semangat gotong-royong. Relawan yang hadir sepakat untuk bersama-sama membangun momentum pemenangan pasangan Prabowo – Gibran melalui aksi-aksi positif dan kampanye yang bersifat edukatif.

Dalam konteks ini, Ketua DPC Tegak Lurus 08, Nurkholis Majid SH di dampingi oleh Sekretaris Jendral Ulung Purnama SH MH menyampaikan, bahwa Kami akan bergerak bersama untuk menyosialisasikan program-program yang diusung oleh Prabowo – Gibran kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. Kami yakin bahwa dengan sinergi dan kekompakan, kita dapat menciptakan perubahan yang nyata dan positif.

Pasangan Prabowo – Gibran juga menyampaikan apresiasi mereka terhadap semangat dan dukungan yang diberikan oleh relawan Deklarasi Tegak Lurus 08 DPC Kabupaten Bekasi.

Melalui pernyataan tertulis, Prabowo – Gibran menyatakan, “Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh relawan ini. Bersama-sama, mari kita bangun negeri ini untuk kesejahteraan bersama,”katanya.

Deklarasi Relawan Tegak Lurus 08 DPC Kabupaten Bekasi menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan tekad untuk mencapai perubahan positif masih tetap berkobar di tengah masyarakat. Dengan semakin mendekatnya hari pemilihan, dukungan dari relawan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk mencapai kemenangan pasangan Prabowo – Gibran pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024. M12