Upacara Hari Kesehatan Nasional ke 60 Tahun 2024, Pemkab Sidoarjo Berikan Penghargaan

Sidoarjo, Timurpos.co.id – Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional/HKN ke 60 tahun 2024 digelar Pemkab Sidoarjo di Alun-alun Sidoarjo, Selasa, (19/11). Upacara dipimpin langsung Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Ansori. Tepat pukul 07.30 WIB, upacara HKN dimulai. Pesertanya TNI, Polri, ASN, tenaga kesehatan serta para pelajar dan mahasiswa. Kurang lebih satu jam pelaksanaannya.

Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Ansori mengapresiasi pelaksanaannya. Ia ucapkan terimakasih kepada komandan upacara serta peserta upacara yang telah melaksanakan dengan baik. Upacara HKN 2024 dapat berjalan lancar dan khidmat.

“Terimkasih semuanya, komandan upacaranya tegak, pasukannya juga berdiri tegak, tidak ada yang pingsan, ini menandakan bahwa masyarakat Sidoarjo sehat semua,”ucapnya sebelum meninggalkan podium upacara.

Pada moment peringati Hari Kesehatan Nasional ke 60 Tahun 2024 ini, Pemkab Sidoarjo memberikan berbagai penghargaan dibidang kesehatan. Penghargaan-penghargaan tersebut diberikan kepada instansi pemerintah, pondok pesantren, kader kesehatan, lembaga perbankan serta lembaga pendidikan dan perusahaan yang dinilai ikut andil dalam kemajuan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo. Penghargaan tersebut diantaranya penghargaan Mitra Sidoarjo Sehat Sejahtera dan Inspiratif (Misi Sejati) Kabupaten Sidoarjo. Penghargaan itu yang diberikan kepada PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, PT. Ecco Indonesia, BPR Delta Artha Sidoarjo serta kepada Baznas Sidoarjo, PDAM Delta Tirta Sidoarjo, WC-KOEn-APPSANI dan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.

Penghargaan lainnya yakni penghargaan Program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman yang diberikan kepada SMPN 1 Gedangan sebagai juara 1 Tingkat Nasional Regional Barat Tingkat SMP. Terdapat pula penghargaan Posyandu Berprestasi tingkat Kabupaten Sidoarjo. Penghargaan tersebut diberikan kepada Posyandu Flamboyan 4 Desa Kenongo Kecamatan Tulangan. Penghargaan selanjutnya berupa penghargaan Pesantren Sehat Iki Pesat Jatim Tingkat Kabupaten Sidoarjo yang diraih oleh Ponpes Modern Al-Amanah Junwangi Krian sebagai terbaik pertama.

Diberikan pula penghargaan sebagai Pionir Pelaksana Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) yang disandang Puskesmas Jabon. Penghargaan bagi Puskesmas lainnya berupa penghargaan Tata Kelola Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) terbaik diberikan kepada Puskesmas Sidodadi. Diberikan juga penghargaan kepada Puskesmas Tanggulangin sebagai Penggerakan dan Manajemen Implementasi Posyandu Siklus Hidup Terbaik.

Pemkab Sidoarjo juga memberikan penghargaan kepada desa dengan dukungan terbaik dalam Implementasi Integritas Pelayanan Kesehatan Primer (ILP). Penghargaan tersebut diberikan kepada Desa Keboguyang Kecamatan Jabon. Penghargaan lainnya diberikan kepada Kader Pustu paling inovatif dalam Implementasi Integritas Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) yang diterima Farichatul Fikriyah. Penghargaan sebagai Kader Posyandu Berprestasi juga diberikan Pemkab Sidoarjo kepada F. Dwi Meirina dan Sila Limanta.

Sementara itu Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Ansori membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin menyampaikan bahwa keberhasilan Indonesia kembali masuk ke dalam kelompok upper middle-income country setelah terpuruk di era Covid-19 menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang. Namun dimintanya untuk tidak boleh begitu saja berbangga dan lalai. Akan tetapi harus terus menantang diri menjadi lebih baik. Disampaikannya periode bonus demografi tengah dihadapi bangsa Indonesia. Periode ini terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara.

“Kita harus bisa memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia lolos menjadi negara berpendapatan tinggi, serta mencapai visi Indonesia Emas 2045. Dan untuk mencapai ini, dimulai tahun 2025 pertumbuhan ekonomi harus berada di kisaran 6% hingga 7%,secara berkelanjutan,”ajaknya.

Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Ansori juga menyampaikan bahwa transformasi kesehatan adalah tonggak penting dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia menuju bangsa yang maju. Menurutnya langkah perubahan yang sudah kita lakukan sejauh ini, menjadi dasar kuat percepatan program kesehatan ke depan. Disampaikan pula bahwa sebagai program prioritas Kabinet Merah Putih, Presiden RI memberi penekanan di tigaarea program kesehatan. Yakni pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus TB, dan pembangunan RS lengkap berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal.

“Saya berpesan kepada seluruh jajaran kesehatan untuk berkontribusi maksimal terhadap kesuksesan pencapaian program pemerintah Pemerintah tersebut,”pesan Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin dalam sambutannya yang dibacakan Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Ansori.

Diakhir sambutannya ia sampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, kepada seluruh insan kesehatan yang telah bahu membahu berjuang tanpa lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan Indonesia. Ucapan itu ditujkan kepadatenaga medis, tenaga kesehatan, LSM, swasta, media, profesional, akademisi, seluruh pegawai dan pejabat pemerintahan di Pusat dan Daerah, serta tak lupa para kader kesehatan. Ia meminta untuk terus semangat, sebab perjuangan belum selesai.

“Tak lupa, saya ajak seluruh masyarakat untuk terus mengutamakan kesehatan, mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar kita. Mari kita bangun bersama budaya sehat, demi Indonesia Emas 2045, bahkan sampai ke generasi selanjutnya,”ajaknya.Carlo

Media Gathering Di Surya Hotel Prigen Jelang Pilkada Serentak 2024 Jadi Agenda Rutin KPU Sidoarjo

Pasuruan, Timurpos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan media gathering. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara KPU Sidoarjo dengan awak media, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada wartawan mengenai tahapan, prosedur, dan aturan yang berlaku selama masa tenang, pemungutan suara, dan penghitungan suara.

Selain itu, media gathering tersebut juga menjadi wadah untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik terkait Pemilu Serentak 2024 berjalan dengan transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui kegiatan tersebut, KPU Sidoarjo berharap bisa mengoptimalkan peran media dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, sekaligus menciptakan suasana pemilu yang kondusif dan bebas dari hoaks serta informasi yang menyesatkan. Terang Fauzan Adhim Ketua KPU kabupaten Sidoarjo saat membuka acara media gathering di Surya Hotel Prigen, Pasuruan, Jawa timur. Jum’at (15/11/2024).

Fauzan Adhim juga menekankan pentingnya peran media dalam memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat, bertanggung jawab, dan bebas dari berita hoaks. Media memiliki peran strategis dalam mengedukasi publik tentang tahapan dan prosedur Pemilu, serta dalam mengawasi jalannya proses demokrasi agar berjalan dengan transparan dan adil.

“Era digital tantangan untuk menghadirkan informasi yang benar dan menghindari penyebaran disinformasi semakin besar, sehingga kolaborasi yang baik antara KPU dan awak media sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemilu yang kredibel dan aman,”Tegasnya.

Kegiatan media gathering tersebut dihadiri oleh sejumlah wartawan dari berbagai media, baik media cetak, elektronik, maupun media online. Forum diskusi yang diadakan antara media, wartawan, dan KPU Kabupaten Sidoarjo menjadi sangat penting untuk menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat selama proses Pemilu Kepala Daerah 2024.

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM KPU Sidoarjo, M. Yasin, mengatakan

“Dukungan media bisa jadi komposisi yang selaras dengan KPU serta lebih mudah meminimalisir penyebaran informasi yang tidak benar (hoaks) dan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

Media memiliki peran vital dalam menyebarluaskan informasi yang jelas dan akurat tentang tahapan pemilu, sehingga masyarakat dapat memahami proses yang sedang berjalan dan merasa lebih percaya diri untuk berpartisipasi. Dengan informasi yang tepat, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga lebih aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah 2024”, tutup Yasin dipenghujung acara. Carlo

Kinerja Satpol PP dan Polisi Dikeluhkan Keluarga

Ananda Ridho Diangkut di Mobil Satpol PP

Surabaya, Timurpos.co.id – Kasus Tewasnya Ananda Ridho (23) warga karah, Surabaya, di Rumah Sakit Jiwa Menur, usai diperiksa di Jatantras Polrestabes Surabaya, kemudian diserahkan ke Satpol PP Krembangan Surabaya.

Beredar foto-foto yang menunjukan Ananda dijining oleh empat orang keluar dari Polrestabes Surabaya menuju mobil Satpol PP. Nampak terlihat prosesnya terkesan tidak manusiawi dan Ananda di letakan dibawah bukannya di kursi.

Sementara itu, Anggota Satpol PP Krembangan, Moch.Diky Hariyanto dan Kasat Satpol PP Kota Surabaya, Fikser, saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut belum memberikan pernyataan resmi.

Mistarini ibu korban menceritakan awal kronologi kejadian pada hari Jumat, diduga mencuri sepeda tidak ada kunci malah terdidur di atas motor milik gunung sari dan akan di massa oleh warga kemudian ibu korban mendatangi lokasi sudah ada pihak kepolisian korban sudah tidak sadar, penyebab juga tidak tahu.

“Saya datang dilokasi diberitahu salah satu temen katanya akan mencuri sepeda motor,” ucapnya sembari menangis, Minggu 10 November 2024 malam.

Mistarini menambahkan juga memohon kepada polisi agar anaknya pulang sebab kondisi tidak sadar, senyum-senyum juga ngomongnya ngelantur tetapi pihak polisi tetep membawa ke Polrestabes Surabaya, ibunya juga ikut ke kantor polisi naik mobil.

“Ibu diluar aja, tak berselang lama mendengar suara gubrak-gubrak didalam ruang penyidikan juga dibantu ayahnya,” katanya

Salah petugas penyidik baju sobek tetapi perlawanan saya tidak tahu, Ayah korban juga sempat membantu untuk memisahkan.

“Ibu korban disuruh pulang sebab sudah malam, kalau ada keperluan nanti di panggil lagi,” keluhnya.

Lanjut ibu korban, esoknya hari Sabtu bahwa korban sempat di bawa oleh Satpol PP ke dinas sosial, “Tahu-tahu anak saya di bawa RSJ Menur dalam keadaan meninggal diberitahu anggota Linmas,” pungkasnya

Sementara itu ayah korban Supriyanto pada hari Sabtu pagi terlihat mendatangi Polrestabes Surabaya, untuk melaporkan kejadian ini ke Propam Polrestabes Surabaya, “Anak saya meninggal secara tidak wajar dan meminta keadilan,” bebernya

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanti Nainggolan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA) bahwa benar ada pelaku dugaan curanmor yang tewas di RSJ Menur, Gubeng, Surabaya.

“Pelaku dari penyerahan masyarakat pada Jumat (8/11/24) malam dan ditangani Polrestabes Surabaya. Besoknya, Sabtu (9/11/24) kami serahkan ke Dinsos Surabaya untuk rehabilitasi, karena saat dilakukan pemeriksaan dia belum sadar dan hasil tes urine positif ada zat narkoba. Tidak lama kami dikabari pihak RSJ Menur bahwa dia telah meninggal dunia. Kita masih melakukan penyelidikan tentang penyebab tewasnya Ananda Ridho,” katanya kepada awak media. Minggu (10/11/2024). TOK

Guru SDN Sidotopo Wetan V Surabaya Fitnah Muridnya

Surabaya, Timurpos.co.id – Tak terima anaknya dituduh mencuri uang di Kantin, Yusuf salah satu, Wali Murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sidotopo Weten V Surabaya, mendatangi sekolahan guna mempertanyakan persoalan tersebut. Rabu (30/10/2024).

Perkara ini bermula, salah satu anak kelas VI berinisal (IB) memiliki sejumlah uang dan sempat dilihat oleh Bu guru Titin, sontak Titin menunduh IB telah mencuri uang dikantin.

“Lho uang mu, kok banyak seperti uang di Kantin,” kata Titin.

Atas kejadian itu, IB mengadukan ke orang tuanya dan anaknya tersebut tidak mau berangkat sekolah, dikarenakan malu sama teman-temanya serta diduga terserang bantin dan kejiwaannaya.

Yusuf menjelaskan bahwa, terkait perkara tersebut, saya sudah mendatangi sekolahan dan ditemui oleh Iin Muria Ningsih selaku kepala sekolah dan Titin salah satu guru,” Dalam pertemuan tersebut, terkuak bahwa, tuduhan pencurian uang di kantin itu, tidak benar adanya,” kata yusuf kepada awak media.

Iin Muria Ningsih menjelaskan bahwa, terkait pencurian uang di kantin itu, tidak ada. “Karena pihak kantin merasa tidak kehilangan.” tegasnya.

Hal sama juga diungkapkan oleh Titin bahwa, tuduhan terhadap IB, telah mencuri uang di Kantin itu, hanya candaan dan khilaf. “Kemarin itu hanya bercanda, saya minta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.” Kata Titin. M12

Fadeli Penjual Miras Manyar Dipolisikan Tetangganya

Fadeli Penjual Miras Manyar Dipolisikan Tetangganya

Gresik, Timurpos.co.id – Pedagang tahu bulat, Sigit (37) warga Palma, Cerme Gresik adukan Fadeli (33) diduga penjual Minuman Keras (Miras) PPS Swanlike Manyar Gresik, atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan menganggu kenyamanan orang, pada Minggu (27/10/2024) dini hari.

Sigit dengan ditemani istri dan adik iparnya mendatangi Polsek Cerme, Polres Gresik, karena merasa terganggu oleh Fadeli dan kawan-kawannya yang diduga bikin Onar membuat keributan berteriak-teriak depan rumah Sigit di kampung jalan Palma, Cerme Kidul Gresik.

“Saya melaporkan dia (Fadeli) dan Kawan-kawannya, karena saya tidak terima dan merasa terganggu malam-malam berteriak didepan rumah saya. Dia berteriak dan Ngotot mau ambil mobil yang sudah saya cicil. Karena ulahnya, tetangga saya bangun semuanya,” kata Sigit, saat ditemui di Polsek Cerme.

“Padahal saya baru pulang dari Surabaya, mertua saya sakit dan opname. Dia ngajak tiga preman maksa kerumah, semuanya bau minuman. Dia teriak-teriak sampai nangis anak saya. Malu saya pak, sama tetangga. Dia sudah kedua kali ini malam-malam mengganggu keluarga saya, sebelumnya mala jam dua malam,” keluh Sigit.

Atas laporannya, Sigit berharap pihak Polsek Cerme menindaklanjuti hal tersebut. Karena dia bersama keluarga pun merasa tidak nyaman atas perilaku Fadeli dan kawan-kawannya. “Saya berharap pihak kepolisian bisa menindaklanjuti laporan saya. Karena saya takut, Fadeli bawa preman malam-malam datang kerumah saya lagi,” pungkasnya.

Sementara, Jainal selaku Ketua RT 3, RW 2 Palma Cerme Kidul, membenarkan bahwa dirinya mendapat laporan warganya atas adanya keributan di malam hari. “Iya mas, saya dapat laporan warga di malam hari ada keramaian. Ya kemungkinan ramai, wong tetangganya keluar semua itu. Setelah saya datangi disini, orangnya sudah gak ada,” kata Jainal, di jalan Palma Cerme Kidul.

Terpisah, atas laporan tersebut Kanit Reskrim Polsek Cerme, Aipda Arif Eko berjanji segera dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak yang bersangkutan (Fadeli). “Ya dia (Fadeli) kita panggil, kita buat surat pemanggilan,” ujar Aipda Arif, saat ditemui Mapolsek Cerme.TOK/*

Eks Pejabat MA, Zarof Ricar Diciduk Kejagung Terkait Pengurusan Putusan Ronald Tannur

Jakarta, Timurpos.co.id – Kejaksaan Agung melalui Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) kembali melakukan penangkapan terhadap Zarof Ricar (ZR) selaku Mantan Pejabat Tinggi Mahkamah Agung (Mantan Kepala Badan Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung), yang dilakukan pada Kamis 24 Oktober 2024 pukul 22.00 WITA di Bali.

Penangkapan tersebut dilakukan karena diduga yang bersangkutan melakukan permufakatan jahat melakukan suap bersama Tersangka LR (Oknum Pengacara Ronald Tannur), terkait dengan penanganan perkara tindak pidana umum dalam tahap kasasi atas nama Terdakwa Ronald Tannur, yang sebelumnya telah dinyatakan bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Adapun kronologi dalam perkara ini yaitu: Tersangka LR meminta agar ZR mengupayakan Hakim Agung pada Mahkamah Agung tetap menyatakan Terdakwa Ronald Tannur tidak bersalah dalam Putusan Kasasinya. Lalu, Tersangka LR menyampaikan kepada ZR akan menyiapkan dana sebesar Rp5 miliar untuk Hakim Agung dan untuk ZR akan diberikan Rp1 Miliar atas jasanya.

Kemudian pada bulan Oktober 2024, Tersangka LR menyampaikan pesan kepada ZR akan mengantarkan uang sebesar Rp5 miliar untuk Hakim Agung atas nama S, A dan S yang menangani perkara kasasi Terdakwa Ronald Tannur. Namun karena jumlahnya sangat banyak, ZR tidak mau menerimanya dalam bentuk rupiah melainkan ditukar dengan mata uang asing di salah satu money changer di Blok M Jakarta Selatan.

Setelah Tersangka LR menukarkan rupiah dengan mata uang asing, lalu Tersangka LR datang ke rumah ZR di Senayan, Jakarta Selatan untuk menyerahkan kepada ZR uang dalam mata uang asing yang jumlahnya kurang lebih Rp5 miliar jika dikonversi ke mata uang rupiah. Uang tersebut lalu disimpang oleh ZR di dalam brankas yang berada di ruang kerja rumah ZR.

Selain permufakatan jahat dalam perkara Terdakwa Ronald Tannur, Sdr. ZR pada saat menjadi Pejabat di Mahkamah Agung Tahun 2012 s.d. 2022 juga diduga keras menerima gratifikasi pengurusan perkara-perkara di Mahkamah Agung dalam bentuk berbagai mata uang rupiah dan mata uang asing yang jika dikonversikan berjumlah sekitar sekitar Rp920 Miliar serta berbagai logam mulia dengan berat total sekitar 51 Kg sebagaimana hasil penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik JAM PIDSUS;

Selain itu, Tim Penyidik JAM PIDSUS pada Kamis 24 Oktober 2024 juga telah melakukan penggeledahan di rumah ZR yang berlokasi di kawasan Senayan, Jakarta Selatan dan penginapannya di Hotel Le Meridien, Bali.

Dari hasil penggeledahan tersebut, telah ditemukan, di Rumah ZR di kawasan Senayan, Jakarta Selatan berupa Mata uang asing sebanyak SGD 74.494.427, USD 1.897.362, EUR 71.200, HKD 483.320, Mata uang rupiah sebanyak Rp5.725.075.000. Jika dikonversikan maka setara dengan Rp920.912.303.714 (Rp920 miliar).

Logam mulia yaitu jenis emas Fine Gold 999.9 kepingan 100 gram sebanyak 449 buah dan logam mulia emas Antam kepingan 100 gram sebanyak 20 buah sehingga total logam mulia jenis emas antam seberat 46,9 kg.

Satu buah dompet warna pink ditemukan 12 (keping emas logam mulia PT Antam masing-masing 100 gram, satu keping emas logam mulia PT Antam dengan berat 50 gram, satu buah dompet pink garis yang berisikan 7 keping emas logam mulia PT Antam masing-masing 100 gram dan 3 keping emas logam mulia PT Antam masing-masing 50 gram, satu dompet warna hitam berisikan 1 keping emas logam mulia PT Antam dengan berat 1 kg kode JR599, satu buah plastik warna abu-abu berisikan 10 keping emas logam mulia PT Antam masing-masing 100 gram, tiga lembar certificate diamond NPNEN ISO/IEC17025, tiga lembar kwitansi toko emas mulia.

Logam mulia emas Antam tersebut jika dijumlahkan seluruhnya adalah sekitar 51 kg, atau jika dikonversikan setara dengan Rp75.203.830.832 (Rp75 miliar).

Di Hotel Le Meridien Bali tempat ZR menginap berupa satu ikat uang tunai pecahan Rp100.000 sebanyak 100 lembar totalnya Rp10.000.000, satu ikat uang tunai pecahan Rp50.000 sebanyak 98 lembar totalnya Rp4.900.000, satu ikat uang tunai pecahan Rp100.000 sebanyak 33 lembar totalnya Rp3.300.000, satu) ikat uang tunai pecahan Rp100.000 sebanyak 19 lembar, pecahan Rp5.000 sebanyak 5 lembar totalnya Rp1.925.000, satu ikat uang tunai pecahan Rp5.000 sebanyak 35 lembar totalnya Rp175.000, Uang tunai dalam dompet sebanyak Rp114.000. Jika dijumlahkan seluruhnya adalah Rp20.414.000.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, maka pada Jumat 25 Oktober 2024 Tim Jaksa Penyidik pada JAM PIDSUS menetapkan 2 (dua) orang sebagai Tersangka yaitu ZR dan LR karena ditemukan bukti yang cukup adanya tindak pidana korupsi.

Terhadap Tersangka ZR tersebut dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan, dalam perkara permufakatan jahat suap dan garatifikasi, yang diduga melanggar:

Kesatu

Pasal 5 ayat (1) Jo. Pasal 15 Jo. Pasal 18 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

dan Kedua

Pasal 12B jo. Pasal 18 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan Tersangka LR, telah dilakukan penahanan selama 20 hari pada Rabu 23 Oktober 2024 di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung terkait perkara lain dan dalam perkara ini diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) jo. Pasal 15 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. TOK/*

Pinjam Motor Teman Istrinya Tak Dikembalikan, Junaidi di Polisikan

Surabaya, Timurpos.co.id – RWM wanita berusia 27 tahun, asal Jalan Girilaya Surabaya, melaporkan Junaidi alias Juned atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan motor Honda Vario dengan nomor Polisi L -3487- SJ di Polsek Tambaksari Surabaya.

Juned resmi dilaporkan ke Mapolsek Tambaksari Polrestabes Surabaya, dengan surat laporan Polisi bernomor LP/B/449/X/2024/SPKT/Polsek Tambaksari/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur.

Pelapor (RWN) menceritakan perkara ini bermula, hari Rabu, 23 Oktober 2024, sekira pukul 15.00 WIB, di rumah Jalan Bogen, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Saat itu, saya lagi tidur sama istrinya Juned dan tiba-tiba dibanguni oleh Juned untuk meminjam sepeda motor dengan alasan mau mengambil uang ke Madura sebentar.

“Tanpa tersadari setelah terbangun tidur, tiba-tiba saya mengasihkan langsung kontak beserta STNK sepeda motor saya kepada Juned lalu pergi dengan membawa sepeda motor saya,” katanya.

Masih kata RWM, sampai saat ini, hari Kamis tanggal 24 Oktober 2024, motor masih belum juga dikembalikan sehingga membuat laporan ke Mapolsek Tambaksari Surabaya.

“Alhamdulillah, laporan yang saya ajukan langsung diterima oleh petugas SPKT dan diperiksa diruangan Reskrim,” ujarnya.

Ia menambahkan, berharap pihak Kepolisian dengan cepat menangani kasus tersebut, agar motor satu-satunya yang dimiliki, segera ditemukan dan dikembalikan.

“Harapan saya, agar motor saya cepat ditemukan oleh petugas Kepolisian, supaya saya bisa beraktifitas kembali seperti semula, karena motor itu, milikku satu-satunya,” harapnya.

RWM juga terheran dan merasa ganjal dengan tinggkah laku sang istri terlapor ketika diminta untuk mendampingi membuat laporan sebagai saksi terkait kejadian tersebut, tidak mau datang ke kantor Polisi.

“Heran saya dengan istri terlapor, kok.. gak mau mendampingi saya untuk membuat laporan ke kantor Polisi. Padahal, ditempat kejadian ada istri terlapor waktu itu tidur dengan saya diruang tamu,” terang RWM.

“Entah mengapa istri terlapor gak mau ikut mendampingi saya untuk laporan, padahal sebelumnya sudah janji mau mendampingi. Dan sekarang gak mau datang serta banyak alasan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Iptu Aman Hasta Subagya, mengatakan, tetap ditangani terkait kasus ini, akan tetapi masih ada tahapan-tahapan yang perlu didalami untuk menjurus kepada kasus terlapor.

“Nanti kita masih ada tahapan-tahapan untuk menetapkan kasus terlapor yang dinaikkan sebagai tersangka. Mulai dari tingkat penyidikan, sidik hingga naik ke penetapan,” tutup Iptu Aman Hasta Surabaya. M12

Kasus Polisi Peras Keluarga Pelaku yang Ditangani Propram Masih Mengambang?

Surabaya, Timurpos.co.id – Kasus dugaan Pemerasan Oknum Anggota Polsek Pabean Cantikan terhadap keluarga pelaku Judi Online, dari Laporan ke Bidpropam Polda Jatim, kini dilimpahkan ke Propam Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Selasa, (22/10/2024).

Informasi pelimpahan kasus, dugaan pemerasaan terhadap keluarga pelaku oleh dua oknum anggota Polsek Pabean Cantikan, disampaikan oleh Ipda Bareta, Kanit Paminal Polda Jatim.

“Untuk kasusnya sudah dilimpahkan ke Prompam Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” baru-baru ini kepada awak media.

Namun sayangnya pihak Propam Polres Pelabuhan Tanjung Perak, tidak mespon saat dikonfirmasi terkait perkembangan laporan dugaan pemerasan yang di lakukan Oknum Polsek Pebean Cantikan, belum ada pernyataan resmi (belum merespon). Saat awak media mengkonfirmasi Propam Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Hari dan AKP Haris.

Kapan sidang etik dilaksaankan, apakah kedua oknum polisi masih di Pansus (penentapan khusus) di Polda Jatim, ini masih menjadi misteri.

Perlu diketahui bahwa, perkara ini mencuat saat, Milah mendapatkan informasi dari anggota Polsek Pabean Cantian yang bernama Briptu Heru Prasetyo yang menyebutkan MS (suaminya) telah ditangkap oleh Polsek Pabean Cantian dikarenakan perkara Judi Online. Lalu saya disuruh oleh Briptu Heru Prasetyo agar segera menyiapkan uang sebesar Rp 20 juta sebagai uang tebusan untuk membebaskan MS.

Bahwa, hari Rabu tanggal 24 Juli 2024, saya mendatangi Polsek Pabean Cantikan untuk menyerahkan uang tebusan tersebut, kepada Brigadir Agus Subandi sesuai dengan arahan dari Briptu Heru Prasetyo dan disaksikan oleh anak saya.

Dari pengakuan Milah kepada Kuasa Hukumnya Moch Rizal Husni Mubarok. SH dan Billyardo Risky Perdana Putra. SH,. Pihak kepolisan sudah mengembalikan uang tersebut.

“Jadi pada intinya, bu Mila menyapaikan ke Petugas bahwa, terkait kasus pemerasan yang dilakukan oleh Dua oknum Polsek Pabean Cantikan Surabaya senilai Rp 20 juta sudah dikembali oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak.” Katanya kepada awak media. M12

Yani Selama Satu Periode Menjabat Telah Gagal Menyelesaikan Problem Pengangguran di Gresik

Surabaya, Timurpos.co.id – Pemilihan Bupati (Pilbup) Gresik sudah dekat, tinggal menghitung hari. Pilbup yang hanya diikuti Pasangan Calon (Paslon) tunggal ini dari awal sangat disayangkan dan banyak mendapatkan sorotan dari kalangan masyarakat.

Dan, banyak kalangan masyarakat yang menyuarakan bumbung kosong di Pilbup Gresik, kali ini dari Pemuda Demokrat Indonesia (PDI) Gresik. 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Demokrat Indonesia (DPC-PDI), Ach. Shadiqin, mengkampanyakan bumbung kosong. 

Menurutnya, bukan tanpa alasan kenapa memilih bumbung (Kotak) kosong daripada memenangkan incumbent, karena ia menilai incumbent terbukti tidak bisa bekerja untuk masyarakatnya.

“mengapa PDI mengajak masyarakat Gresik untuk memenangkan bumbung kosong dalam pemilihan bupati 2024 ini, karena melihat bagaimana kinerja incumben dalam satu periode kemarin, tidak bisa kerja untuk Gresik,” kata Ach. Shadiqin pada saat berbincang di Warung Giras yang berada di Surabaya, Rabu (16/10/2024).

Apa yang disampaikannya ini cukup beralasan,  lanjut Pengacara Muda tersebut, sebab berbicara soal lapangan pekerjaan saja Yani menurutnya belum bisa berbuat banyak, hal itu terlihat dari banyaknya protes warga gresik yang bermukim di dekat Perusahaan, terutama sekarang ini warga yang dekat JIIPE, hampir setiap hari ada warga yang melakukan demontrasi terkait tuntutan agar bisa dipekerjakan di tempat tersebut.

“bicara pengangguran di gresik ini tidak cukup bila mengacu pada angka statistik, tapi harus lebih melihat realita di lapangan, seringnya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh warga yang kebetulan dekat pabrikan, seperti yang terjadi di daerah Gresik Selatan kemudian yang baru merambah di pantura, kemudian di JIIPE, sering itu demonstrasi menuntut agar dapat di pekerjakan di pabrik-pabrik, karena mereka tinggal di ring satu, kemudian

bisa dilihat pemuda yang tidak mendapatkan pekerjaan, itu bisa disurve di warung-warung, siang masih banyak pemuda yang nongkrong di warung, dilihat dari situ saja cukup,” jelasnya

Ia pun melanjutkan apabila warga yang berada atau tinggal di dekat industri saja sampai turun jalanan menuntut perusahaan agar mempekerjakannya, bagaimana yang tinggal di desa-desa yang jauh dari fasilitas kerja, nah menurut Ach. Shadiqin hal tersebut tentu bagi masyarakat yang jauh dari industri pasti tambah tidak terserap sebagai buruh pabrik, padahal gresik dikenal sebagai kota industri, tapi pengangguran masih belum bisa terselesaikan dengan baik oleh Pemerintah Gresik. 

Oleh karena itu, Ketua DPC PDI Gresik itu mengatakan, Yani selama satu periode menjabat telah gagal menyelesaikan problem pengangguran di Gresik. 

Pemuda Demokrat Indonesia ini juga menambahkan, kegagalan Yani tidak hanya dalam hal  menyelesaikan masalah pengangguran di Gresik saja, tapi masalah pertanian dan jalan yang rusak akibat pembangunan sehingga kerap kali warganya jatuh saat berkendara akibat jalan rusak.

Di bidang Pertanian, lanjut Ketua DPC PDI Gresik itu mengatakan kelangkaan pupuk yang mana hal itu tidak pantas terjadi di Gresik, karena menurutnya petani harusnya lebih mudah dalam mengakses pupuk sebab industri pupuk terbesar ada di gresik.

Sekadar diketahui tentang Pemuda Demokrat Indonesia, yang mana merupakan organisasi pemuda independen yang berdiri sejak 31 Mei 1947. Pada awalnya, organisasi ini merupakan sayap pemuda dari Partai Nasional Indonesia (PNI), tetapi sejak 1970-an, Pemuda Demokrat Indonesia telah menjadi organisasi independen dan non-partisan. Dengan landasan ini, Pemuda Demokrat Indonesia selalu mendorong partisipasi pemuda dalam berbagai kegiatan sosial dan politik tanpa keterikatan dengan partai politik mana pun.

Lebih lanjut, Ach. Shadiqin sampaikan tidak hanya soal kemunduran demokrasi dalam fenomena Paslon tunggal di Pemilihan Bupati Gresik ini, namun juga ada perhatian serius yang harus diamati dan dikawal oleh masyarakat.

Hal itu,  yang menurut Ketua DPC-PDI Gresik, Ach. Shadiqin, tidak hanya kemunduran demokrasi namun dalam hal ini seakan terjadi sebuah pristiwa gagalnya kaderisasi Partai Politik.

“Partai yang meraih kursi terbanyak di DPRD Gresik pada Pileg 2024 dibuat seakan tidak mempunyai kader terbaik yang pantas untuk melawan incumbent,” pungkasnya. KIN/TOK

Polisi Grebek Judi Merpati di Bantaran Rel Donokerto, Hasilnya Nihil

Surabaya, Timurpos.co.id – Polsek Simokerto, Polrestabes Surabaya Patroli Presisi atas dugaan judi merpati di bantaran rel kereta api (KA) Donorejo, Simokerto, pada Senin (14/10/2024). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai antisipasi adanya dugaan perjudian di sepanjang bantaran rel.

Kapolsek Simokerto Surabaya, Kompol Moch Irfan melalui Pawas Kanit Intel Ipda Eko mengatakan kegiatan tersebut sebagai wujud menciptakan ketertiban umum dan ketentraman di masyarakat sekitar, agar hal tersebut tidak meresahkan masyarakat sekitar.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan Patroli Presisi adanya dugaan perjudian burung merpati di sekitar bantaran rel wilayah Donorejo. Kegiatan ini kepedulian kami sebagai wujud antisipasi dugaan perjudian burung merpati,” kata Ipda Eko, saat ditemui di lokasi.

Namun, beberapa kali dilaksanakan kegiatan patroli tersebut, tidak ada satupun kegiatan dugaan perjudian yang ditemukan di lokasi. “Selama ini kegiatan dugaan perjudian merpati nihil di lokasi,” pungkasnya.

Sementara, Abdul salah satu warga sekitar mengatakan bahwa selama ini tidak ada aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Hanya aktivitas jual beli burung merpati dan telur merpati.

“Tidak ada pak, disini hanya memelihara dan merawat merpati untuk di jual beli kan. Dan biasanya telur diambil oleh orang berjualan jamu,” pungkas Abdul juga selaku pedagang burung merpati. ***