Merasa Ditipu Agus Arrizal Akan Polisikan Ikke Septianti

Surabaya, Timurpos.co.id – Seorang pria bernama Agus Arrizal merasa dirugikan setelah membeli 1 unit sepeda motor Honda Stylo warna putih tahun pembuatan 2026, nomor polisi (nopol) AE 5684 JBL. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor tersebut atas nama Yuli Susanti, alamat Dusun Mloso, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.

Dia membeli secara tunai dengan harga yang disepakati sebesar Rp 26 juta dari ke Ikke Septianti (34 tahun), warga Desa Bogem, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.

Menurut Agus Arrizal, pembayaran dilakukan sebanyak 2 kali. Pertama pada tanggal 20 Mei 2026 sebesar Rp 2,5 juta untuk uang muka atau down payment (DP) pembelian motor Honda Stylo. Pembayaran kedua untuk pelunasan pada 28 Mei 2026 sebesar Rp 23,5 juta. Seluruh pembayaran tersebut dilakukan via transfer ke rekening BRI atas nama Ikke Septianti.

Setelah bayar lunas, sepeda motor Honda Stylo berikut STNK dikirim oleh Ikke Septianti ke alamat istri Agus Arrizal melalui melalui jasa Travel. Tapi sampai 23 September 2026 ini, Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Honda Stylo nopol AE 5684 JBL tak kunjung diterima oleh Agus Arrizal maupun istrinya.

“Istri saya yang beli sepeda motor Honda Stylo ke Septi dengan BPKB-nya seharga 26 juta sejak Mei 2026 lalu. Tapi sampai sekarang ini, yang datang hanya sepeda motornya. Untuk BPKB-nya nihil. Septi ditanya banyak alasan,” kata Agus Arrizal kepada wartawan pada Rabu, 23 September 2026.

Karena tak kunjung ada kepastian atas BPKB Honda Stylo nopol AE 5684 JBL, dia akan mengambil upaya hukum terhadap Ikke Septianti karena merasa dirugikan dan menduga telah menjadi korban penipuan dalam transaksi jual beli motor tersebut. Namun terlebih dahulu akan melakukan somasi. Jika somasi diabaikan dan BPKB tak diserahkan, akan dilanjut ke pelaporan Kepolisian.

“Dalam kesepakatan awal, Septi menjanjikan BPKB akan diserahkan setelah transaksi. Tapi nihil,” katanya.

Dia berharap, sebelum mengambil langkah hukum ke Kepolisian, Ikke Septianti segera memberikan BPKB atau menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

Apabila tidak ada penyelesaian, dia mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum dengan membawa bukti-bukti transaksi, termasuk bukti pembayaran, percakapan, serta dokumen kendaraan yang dimiliki.

Terpisah,  Timurpos masih memberikan ruang untuk Ikke memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut. M12

Aniaya Istri dan Todongkan Air Gun, Bambang Pecatan TNI Jadi Pesakitan di PN Surabaya

Bambang Pecatan TNI

Aniaya Istri dan Todongkan Air Gun, Bambang Pecatan TNI Jadi Pesakitan di PN Surabaya

Sidang KDRT Digelar di PN Surabaya

Surabaya, Timurpos.co.id – Bambang Abrianto bin Tamami, seorang pecatan TNI, didakwa melakukan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga terhadap istrinya, Yully Setyowati, S.M. Perkara tersebut kini disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan dakwaan melanggar Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparlan Hadiyanto dari Kejaksaan Negeri Surabaya menghadirkan korban Yully Setyowati bersama anaknya sebagai saksi.

Di hadapan majelis hakim, Yully mengaku mengalami kekerasan fisik yang dilakukan terdakwa. Ia menyebut dipukul di bagian kepala dan wajah, diseret ke dalam rumah, hingga diancam menggunakan pisau dapur.

“Saya dipukuli di kepala dan muka. Saat saya lari dan terjatuh, saya diseret masuk ke dalam rumah, lalu diancam pakai pisau dapur sampai lutut saya terluka. Terdakwa juga sempat menembakkan pistolnya,” ujar Yully di persidangan. Selasa (19/5/2026).

Yully juga mengungkapkan bahwa sejak menikah dengan terdakwa pada tahun 2022, dirinya kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan kini tengah menjalani proses perceraian.

“Sejak menikah tahun 2022 dengan terdakwa, saya sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Saat ini saya juga sedang proses perceraian,” katanya.

Sementara itu, anak korban mengaku melihat langsung kejadian tersebut.
“Iya, saya melihat kejadian itu, Yang Mulia,” ucapnya di hadapan majelis hakim.

Ketua Majelis Hakim Alex Adam Faisal sempat menanyakan status pekerjaan terdakwa.

Menjawab hal tersebut, Yully menerangkan bahwa Bambang sebelumnya merupakan anggota TNI, namun kemudian diproses hingga diberhentikan setelah muncul laporan dari seorang perempuan yang mengaku dihamili terdakwa.

“Awalnya terdakwa anggota TNI. Kemudian ada laporan seorang wanita yang dihamili terdakwa, lalu diproses dan diberhentikan,” jelas Yully.

Hakim juga mempertanyakan apakah terdakwa turut dikenakan Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata. Namun JPU Suparlan menyatakan hal tersebut masih dalam proses.

Atas seluruh keterangan saksi, terdakwa tidak membantah. Dalam pemeriksaan terdakwa, Bambang juga mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban yang merupakan istrinya sendiri.

Berdasarkan surat dakwaan, peristiwa dugaan KDRT itu terjadi pada Jumat, 20 Februari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Grand Pakuwon Cluster Gladstone JC01-079 Surabaya.
Jaksa menjelaskan, permasalahan bermula sehari sebelumnya ketika korban membuka handphone milik terdakwa dan menemukan pesan di aplikasi TikTok yang diduga telah dihapus. Temuan itu kemudian memicu pertengkaran antara keduanya.

Dalam dakwaan disebutkan, terdakwa sempat pulang ke rumah orang tuanya di Blitar untuk meredakan emosi. Namun pertengkaran melalui komunikasi jarak jauh terus berlanjut hingga terdakwa kembali ke Surabaya untuk menemui korban.

Sesampainya di rumah, terdakwa yang disebut dalam kondisi emosi diduga mendobrak pintu rumah dan mengejar korban yang berusaha keluar rumah. Korban kemudian diseret kembali masuk ke dalam rumah.

“Terdakwa langsung menendang saksi korban hingga jatuh ke lantai, kemudian menekan tulang rusuk korban dengan lutut sambil menampar wajah korban beberapa kali,” demikian isi dakwaan jaksa.

Tak hanya itu, terdakwa juga didakwa menyeret korban ke area dapur dan mengambil pisau. Jaksa menyebut terdakwa sempat mengarahkan pisau ke leher korban, namun korban melakukan perlawanan sehingga pisau mengenai paha kanan korban.

Setelah itu, korban kembali dibawa ke ruang tamu dan diduga didorong hingga terjatuh. Terdakwa juga disebut beberapa kali menampar wajah korban.

Dalam dakwaan, terdakwa bahkan disebut menggunakan senjata air gun dan mencoba menembak ke arah wajah korban. Namun tembakan tersebut meleset dan mengenai sofa ruang tamu karena korban berhasil menghindar.
Keributan itu akhirnya diketahui petugas keamanan setempat bernama Kevin yang datang untuk melerai.

Meski sempat dipisahkan, terdakwa disebut masih melakukan pemukulan dan tamparan terhadap korban hingga akhirnya anggota Polrestabes Surabaya datang ke lokasi dan membawa kedua pihak untuk proses hukum lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka sebagaimana tertuang dalam Visum et Repertum dari RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya.

“Hasil pemeriksaan menemukan luka lecet gores pada kepala, wajah, dada, tangan dan kaki, luka memar pada tangan akibat kekerasan benda tumpul, serta luka sayat pada kaki akibat kekerasan benda tajam,” bunyi hasil visum yang dibacakan dalam dakwaan.

Meski demikian, luka yang dialami korban disebut tidak menimbulkan halangan untuk menjalankan pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.

Atas perbuatannya, terdakwa didakwa melanggar Pasal 44 ayat (1) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun atau denda paling banyak Rp15 juta. Tok

Wujud Bhakti Pada Masyarakat Subdenpom V dan Ibu Persit Giat Bagi-bagi Takjil

Sidoarjo, Timurpos.co.id – Kebersamaan dan berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) V/4-1 Sidoarjo. Bersama ibu-ibu Persit, Senin (16/3/26) sore, mereka membagikan 250 paket takjil kepada para pengguna jalan di sekitar Markas Subdenpom di Jalan Raya Larangan No.1, Dusun Larangan, Kecamatan Candi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Subdenpom V/4-1 Sidoarjo Kapten CPM Aan Budianto beserta Ibu-ibu Persit. Pembagian takjil dilakukan menjelang waktu berbuka puasa kepada masyarakat dan pengendara yang melintas.

Kapten CPM Aan Budianto kepada wartawan di Mako Subdenpom V/4-1 mengatakan, “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara anggota Polisi Militer dengan masyarakat. Bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang masih dalam perjalanan saat menjelang berbuka puasa,” ujarnya.

Setelah pembagian takjil, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara anggota Subdenpom dan ibu-ibu Persit guna mempererat silaturahmi di lingkungan satuan. Timurpos.co.id yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kegiatan berbagi yang dilakukan keluarga besar Subdenpom V/4-1 Sidoarjo.

“Alhamdulillah saya ikut merasakan kebersamaan dan keberkahan dalam kegiatan buka puasa bersama ini. Terima kasih kepada Komandan Subdenpom (Kapten Aan khususnya) dan seluruh anggota yang telah menggelar kegiatan berbagi takjil ini,” ujarnya.

Ia juga berharap Komandan dan seluruh anggota Subdenpom selalu diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan tugas negara. “Semoga kegiatan seperti ini kedepannya bisa berlanjut”, tutupnya pada awak media. (carlo)

Penarikan Kabel Primer PT Putri Ratu Mandiri di Pacet Diduga Ilegal, Tercium Aroma Dugaan Backing Aparat

Mojokerto, Timurpos.co.id — Dugaan praktik ilegal kembali mencuat terkait aktivitas penarikan kabel primer PT Putri Ratu Mandiri di wilayah Pacet, Mojokerto. Rabu (13/8/2025), dua pekerja proyek berinisial J dan Y terungkap tidak dapat menunjukkan dokumen resmi dari PT Telkom Indonesia yang mengizinkan penarikan kabel di area tersebut.

Kedua pekerja tersebut hanya mengantongi Nota Dinas yang mencantumkan lokasi STO Telkom Mlirip dan STO Krian, tanpa menyebut STO Telkom Pacet secara spesifik. “Tidak ada tercantum STO Telkom Pacet, yang tertulis hanya nama jalan saja,” ungkap salah satu pekerja.

Koordinator Lapangan proyek, Sholahudin Al Ayubi melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa, pada intinya pekerjaan kita ini legal mas, kalau pekerjaan kita ilegal sudah dari dulu pasti ditangkap.

“Kami siap membukti kalau pekerjaan ini resmi, nanti kita ketemuan mas. Kita tunjukan semuanya,” kelit Yobi, panggilan akrabnya kepada Timurpos.co.id. Jumat (15/8/2025).

Saat disingung terkait adanya perusakan badan jalan akibat gali kabel, Yobi menegaskan akan kita kembalikan seperti semula (diaspal), namun kita koordinasikan dulu sama PU terkait teknisnya.

Terpisah Seorang narasumber internal PT Telkom Indonesia Regional Jawa Timur menegaskan bahwa proyek penarikan kabel primer di Pacet tidak tercatat dalam Nota Dinas resmi. “Berdasarkan data resmi, proyek hanya ada di daerah Krian dan Mlirip Rowo. Jika tidak tercatat, itu bisa dikategorikan sebagai vandalisme atau pencurian,” tegasnya kepada Timurpos.co.id.

Perlu diperhatikan bahwa, PT Putri Ratu Mandiri, yang dipimpin H. Moch. Ali Saeb, bukan nama baru dalam proyek penarikan kabel primer. Perusahaan ini bahkan disebut-sebut sudah menjadi perhatian aparat penegak hukum (APH). Sumber internal menyebutkan penarikan kabel di Pacet ini diduga mendapat backing dari oknum anggota.

Apabila benar proyek penarikan kabel di daerah Pacet Mojokerto, tidak mengantongi izin (ilegal) Tindakan ini diduga melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersekutu, serta Pasal 53 ayat (1) KUHP mengenai percobaan melakukan kejahatan. Aparat penegak hukum (APH) diharapkan segera menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam aksi ini. M12/TOK

Manajemen Valhalla Akan Ajukan Protes ke PPATK, Akibat Kasus Ivan Sugianto Dikaitkan TPPU Judi Online

Valhalla Spectaclub (Intr)

Surabaya, Timurpos.co.id – Kasus yang membelit Ivan Sugianto, pelaku persekusi terhadap anak di bawah umur. Penyelidikan kasus ini memunculkan dugaan lebih jauh, termasuk keterlibatan Ivan dalam aliran dana judi online yang berkaitan dengan bisnis hiburan malam yakni Valhalla Spectaclub di Jalan Kombes Pol. Moh Duryat Surabaya, Sehingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan pemblokiran terhadap rekening club dan Ivan Sugianto. Senin (18/11/2024).

Atas kejadian tersebut, Ivan Kuncoro
pengelola Valhalla pemblokiran rekening tersebut memberikan dampak serius terhadap operasional usaha mereka. “Memang benar rekening kami diblokir sejak Ivan Sugianto ditahan. Dampaknya sangat besar, tamu-tamu jadi malas datang, dipikirnya kami biang kerok. Dikaitkan dengan judi online, padahal tidak ada kaitan sama sekali, pure untuk usaha,” kata Ivan Kuncoro kepada awak media.

Ivan Kuncoro juga menegaskan bahwa dirinya tidak ada hubungan dengan Ivan Sugiamto, meskipun keduanya memiliki nama depan yang sama. Kebetulan mereka memiliki nama depan yang sama. Termasuk kebetulan berada di lingkungan yang sama. “Dia tapi tidak ada kaitannya dengan Vallhala,” tegasnya.

Ivan menceritakan keduanya memang sempat ada rencana berkongsi. Namun, adanya perbedaan visi dan misi, sehingga membuat hal itu tidak terwujud.

Ivan Kuncoro menjelaskan bahwa langkah mereka untuk mengajukan protes kepada PPATK bertujuan untuk mencari jalan tengah dan agar masalah ini segera diselesaikan. Sebab rekening yang dibekukan adalah rekening perusahaan.

“Kami harap masalah ini bisa segera selesai, karena operasional kami terganggu. Masalah Ivan Sugiamto seharusnya masalah pribadi, tidak perlu dikaitkan dengan usaha kami. Kami tidak terlibat dalam hal yang dituduhkan,” tambahnya.

Terakhir, Ivan Kuncoro berharap proses hukum terhadap Ivan Sugiamto bisa segera selesai. Ia pribadi sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi. Seharusnya masalah anak cukup selesai di anak.


Tersangka Ivan Sugianto bertemu dengan Anggota DPR RI dari Politikus Partai Nasdem, Ahmad Sahroni

Perlu diperhatikan sejumlah foto Ivan Sugianto bersama para pejabat beredar luas di Sosial Media (sosmed) salah satu ruangan Polrestabes Surabaya memicu spekulasi adanya hubungan dengan oknum kepolisian yang diduga mendukung aktivitasnya. M12

Dengan Rosita Yonif 323 Buaya Putih Gerakkan Roda Perekonomian Masyarakat Puncak

Papua Tengah, Timurpos.co.id – Mengatasi segala kesulitan rakyat merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai dengan doktrin “8 Wajib TNI”, Pos Pintu Jawa melaksanakan kegiatan memborong hasil tani (ROSITA) untuk meringankan beban ekonomi masyarakat pedalaman Papua, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (08/08/2024).

Danpos Pintu Jawa Lettu Inf Caroko, menyampaikan bahwa kegiatan ROSITA adalah sebagai wujud nyata kepedulian Satgas Yonif 323/BP untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat di wilayah Papua, khususnya Kabupaten Puncak.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya dan kepedulian kami dan juga sebagai tindakan nyata dalam mengamalkan nilai-nilai “8 Wajib TNI”, dengan memborong hasil tani seperti ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat”, ucap Danpos.

“Banyak warga yang kesulitan ekonomi nya, khususnya wilayah Distrik Sinak, dimana masyarakat hanya berpenghasilan hanya mengandalkan berjualan hasil buminya, untuk itu kami menyambut setiap masyarakat yang datang ke pos dengan membawa hasil taninya, semoga dengan memborong hasil tani masyarakat dapat sedikit membantu untuk mencukupi kebutuhan ekonomi nya, sehingga tercipta masyarakat yg Sejahtera”, tambahnya. M12

Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, S.E., M.M. Resmi Jabat Kapendam XII/Tpr, Sertijab Dipimpin Pangdam Tanjungpura

Kubu Raya, Timurpos.co.id – Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapendam XII/Tpr dari Kolonel Inf Ade Rizal Muharram kepada Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, S.E., M.M. Acara berlangsung di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr. Kamis (18/07/2024).

Dengan ini Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo resmi menjabat Kapendam XII/Tpr. Ia adalah lulusan Akademi Militer Tahun 2000 sebelumnya berdinas sebagai Dosen Madya Seskoad. Sementara pejabat lama, Kolonel Ade Rizal Muharram, akan pindah dan bertugas sebagai Kasiter Kasrem 172/PWY, Kodam XVII/Cen.

Bersamaan juga dilaksanakan Sertijab Kakudam XII/Tpr dari pejabat lama Kolonel Cku Edhi Purwanto, S.E., M.M., kepada pejabat baru Letkol Cku Imran Khahar, S.E., M.M., yang sebelumnya menjabat Pabandya-1/Minlakgar Spaban V/Lakgar Srenad. Untuk Kolonel Cku Edhi Purwanto menjabat Kakudam IV/Dip.

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, pergantian pejabat merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan proses regenerasi kepemimpinan. Pelaksanaan Sertijab merupakan suatu mekanisme dalam organsiasi TNI.

“Bahkan sudah menjadi tuntutan dinas karena hal tersebut memiliki makna penting dan strategis, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas satuan sehingga lebih efektif dan efisien dalam melaksanakan tugas pokoknya,” katanya.

Jenderal bintang dua ini menyebutkan, pergantian jabatan ini bukan hanya sebagai prosesi pergantian personel semata, tetapi lebih bermakna substansial, yaitu suatu proses berkesinambungan, pembinaan personel dan pembinaan satuan.

“Untuk itu, serah terima jabatan ini, diharapkan dapat lebih meningkatkan profesionalitas dan produktivitas para Perwira dalam membangun sistem kerja yang lebih efektif dan efisien serta berguna bagi kemajuan yang ada di tubuh TNI AD,” sebut Mayjen TNI Iwan Setiawan. M12

Pangdam XII/Tpr Ajak Masyarakat Kalbar dan Kalteng Toleran

Kubu Raya, Timurpos.co.id- Kodam XII/Tanjungpura menggelar kegiatan pesta rakyat dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun satuan yang ke-66. Pesta rakyat bersama dengan Prajurit dibuka oleh Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tpr. Kamis (18/07/2024).

Acara puncak perayaan HUT ke-66 Kodam Tanjungpura ini menampilkan berbagai jenis hiburan, mulai dari pertunjukan musik, tarian tradisional, hingga penampilan band Wali dan Dj. Nathalie Holscer yang menghibur semua yang hadir.

Bahkan Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan bersama PJU Kodam turut langsung berpesta dengan membawakan lagu bersama Wali band. Tidak hanya dihibur, masyarakat juga disuguhkan makanan gratis dari puluhan UMKM dan pesta kembang api.

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, melalui kegiatan pesta rakyat dan hiburan ini diharapkan dapat menjalin tali silaturahmi yang semakin erat antara Keluarga Besar Kodam XII/Tpr dengan masyarakat.

“Saya bangga dan senang serta terharu. Dan inilah yang selalu saya rindukan, kebersamaan masyarakat pada hari ulang tahun Kodam,” kata Pangdam.

Ia menegaskan, untuk masyarakat Kalbar dan Kalteng agar dapat menjadikan kedua provinsi ini menjadi wilayah tertoleran di Indonesia. Dimana semuanya saling menghargai, menghormati, guyub, kompak dan solid.

“Jaga keamanan dan kenyamanan. Mari sukseskan pemilihan kepala daerah mendatang dengan saling menghargai dan menghormati. Kita TNI akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat untuk membantu kesulitan rakyat sekelilingnya,” tegasnya mengakhiri. M12

Panglima TNI Hadiri Acara Penyampaian Hasil Pemeriksaan BPK Atas Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara TA 2023

Jakarta, Timurpos.co.id – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara Penyampaian Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan atas Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara dan Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI, bertempat di Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center, Jl. Gatot Subroto Jakarta Pusat, Senin (08/07/2024).

Acara yang mengangkat tema “Menguatkan Fondasi Keuangan Negara, Menuju Indonesia Emas 2045” juga dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’aruf Amin, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI, para Pimpinan Lembaga Negara, Kabinet Indonesia Maju, Kapolri dan juga para Kepala Daerah seluruh Indonesia. M12

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Papua Nugini dan Afghanistan

Jakarta, Timurpos.co.id – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Joko Widodo secara resmi melepas bantuan kemanusiaan senilai 18 miliar rupiah guna membantu penanganan bencana tanah longsor di Provinsi Enga Papua Nugini, bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (08/07/2024).

Selain itu, Indonesia juga mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai 17,5 miliar rupiah ke Afghanistan yang terdampak gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo. Turut mendampingi Presiden RI diantaranya Menlu RI Retno Marsudi, Kemenko PMK RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Pj. Gubenur DKI Jakarta Drs. Heru Budi Hartono, M.M., Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. M12