Jawa Barat Jadi Tuan Rumah Kejurnas Hoki U-21 2025

Surabaya, Timurpos.co.id – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Outdoor U-21 resmi digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat pada 23–30 Agustus 2025. Ajang bergengsi ini diikuti enam provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Sumatera Utara.

Sebelum pertandingan resmi dimulai, seluruh peserta menjalani proses checking equipment dan administrasi pada 22 Agustus 2025, meliputi pemeriksaan dokumen, jersey, perlengkapan stick, hingga perlengkapan kiper. Selain itu, dilakukan juga uji coba lapangan dan pertemuan teknis antara panitia, pelatih, serta manajer tim.

Pertandingan perdana dimulai Sabtu (23/8/2025) dengan laga pembuka Jawa Barat vs Jawa Timur (Putra) pukul 11.00 WIB. Dilanjutkan laga putri Jawa Barat vs DKI Jakarta, serta partai putra antara DKI Jakarta vs NTB.

Kompetisi berlangsung padat dengan jadwal setiap hari hingga 29 Agustus 2025, yang akan menentukan peringkat dan tiket semifinal. Partai final untuk sektor putra dan putri dijadwalkan pada Sabtu (30/8/2025) sebelum upacara penutupan.

Ketua FHI,Kota Surabaya, H. Subakri S.pd memastikan bahwa jadwal pertandingan masih bisa berubah menyesuaikan kondisi lapangan dan kebijakan panitia.

“Kejurnas U-21 ini bukan hanya ajang mencari juara, tapi juga menjadi tolak ukur pembinaan atlet muda untuk menuju level internasional,” ujarnya kepada Timurpos.co.id

Dengan dukungan penuh tuan rumah Jawa Barat dan semangat persaingan antarprovinsi, Kejurnas Hoki Outdoor U-21 2025 diprediksi akan berlangsung sengit sekaligus menjadi tontonan menarik bagi pecinta olahraga hoki di tanah air. TOK

Putri Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia, Salsabila Balqis Akbar Raih Juara Umum

Surabaya, Timurpos.co.id – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Aliansi Madura Indonesia (AMI). Putri Ketua Umum AMI, Salsabila Balqis Akbar, berhasil meraih predikat Juara Umum dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Safira Organizer. Prestasi gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, dedikasi, serta dukungan keluarga mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi.

Keberhasilan Salsabila Balqis Akbar tentu bukan diraih dengan mudah. Perjuangan panjang melalui proses latihan, disiplin, dan semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilannya. Dukungan penuh dari kedua orang tua, khususnya sang ayah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia, menjadi penyemangat utama bagi Salsabila untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama keluarga serta organisasi yang menaungi mereka.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh anggota Aliansi Madura Indonesia. Salsabila adalah contoh generasi muda yang patut diteladani, karena mampu membuktikan bahwa kerja keras pasti membuahkan hasil,” ujar Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia

Selain itu, raihan juara umum ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi Salsabila untuk terus menorehkan prestasi di berbagai bidang. Harapan besar pun disampaikan agar putri Ketua Umum AMI ini senantiasa diberikan kesehatan yang baik, semangat belajar yang tinggi, serta kesempatan untuk mewujudkan cita-cita mulia yang telah ia canangkan.

“Semoga ini menjadi awal dari banyak prestasi yang akan datang. Kami mendoakan Salsabila agar senantiasa sehat, semakin berprestasi, dan cita-cita yang ia impikan dapat terwujud,” tambahnya.

Peran Safira Organizer sebagai penyelenggara juga diapresiasi, karena telah memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan potensi mereka. Dengan ajang seperti ini, diharapkan akan semakin banyak putra-putri bangsa yang berani tampil, bersaing secara sehat, serta menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya.

Prestasi Salsabila Balqis Akbar bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga cerminan semangat generasi muda Madura yang terus berkarya, berprestasi, dan siap mengharumkan nama daerah maupun bangsa di kancah yang lebih luas. Jer/*

Tersenyum Bahagia, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan dari PNM

Surabaya, Timurpos.co.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Surabaya melalui Baitul Maal Madani terus berkomitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Melalui kegiatan ini, PNM ingin menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada seluruh insan PNM, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Pemimpin PNM Cabang Surabaya, Irfan Ardianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kehangatan dan dukungan moral bagi anak-anak penerima santunan.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli dan mau mendengar. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat mereka dalam meraih cita-cita,” ujar Irfan. Jumat (16/8/2025).

Santunan yang disalurkan PNM Cabang Surabaya berupa uang tunai, paket perlengkapan sekolah, dan bingkisan kebutuhan harian. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban anak yatim piatu menjelang tahun ajaran baru, sekaligus memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat belajar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan PNM yang rutin dilaksanakan melalui Baitul Maal Madani, sebuah lembaga yang mengelola dana kebaikan dari karyawan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian PNM terhadap kelompok rentan di masyarakat.

Ke depan, melalui #PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM, PNM akan terus memperkuat peran sosialnya melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk pemberdayaan perempuan prasejahtera. Melalui berbagai inisiatif tersebut, PNM berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan demi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. TOK

Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Tulang Belakang

Surabaya, Timurpos.co.id – Rotary Clubs Area Jawa Timur menggelar Festival Girl & Woman Empowerment 2025 pada Jumat, 15 Agustus 2025 di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya, mengusung tema “From Style to Safety: Saat Fashion vs Catcalling”. Acara ini menjadi ajang edukasi, inspirasi, dan kampanye kesadaran publik akan pentingnya keamanan dan kenyamanan perempuan di ruang publik, tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi dalam berbusana.

Festival ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Girl & Woman Empowerment yang diinisiasi untuk meningkatkan kesadaran dan memberdayakan perempuan, khususnya generasi muda, agar berani menyuarakan haknya, menghargai diri sendiri, dan menolak segala bentuk pelecehan, termasuk catcalling.

District Governor Rotary District 3420, Dyah Anggraeny, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar fashion talk, tetapi juga gerakan nyata untuk membangun budaya saling menghargai.

“Kita ingin mengubah paradigma bahwa fashion adalah ekspresi diri, bukan undangan untuk pelecehan. Edukasi ini penting dimulai dari generasi remaja hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan festival meliputi talkshow interaktif, fashion show yang memadukan gaya dan pesan sosial, Healthy Talk, serta penampilan seni dari pelajar. Para narasumber yang hadir antara lain:

. Dyah Anggraeny (District Governor Rotary D3420)
. Febri Dipokusumo (Past District Governor Rotary 2019-2020)
. Florensia Wiyono Daryanto (Co Chair Rotary Youth Exchange)
. Dr. Muhammad Faris, dr, SpBS(K) Spine FINNS (Staf Pengajar Ilmu Bedah Saraf Tulang Belakang FK UNAIR)

dr. Erikavitri Yulianti, Sp.KJ(K)-GER (Mayapada Hospital Surabaya)

Fokus Sesi Ketiga – Healthy Talk

Salah satu sorotan utama festival ini adalah Sesi Ketiga: Healthy Talk yang membahas tema “Tak Kusadari, Ternyata Saraf Tulang Belakangku Terjepit”, menghadirkan Dr. Muhammad Faris, pakar bedah saraf tulang belakang dari FK UNAIR.

Sebagai Person in Charge (PIC) sesi ketiga, Yasin Nur Alamsyah Hidayat Ali Samiaji, yang juga menjabat sebagai Presiden Rotary Club of Surabaya Metropolitan, menyampaikan bahwa topik ini memiliki relevansi besar bagi kesehatan masyarakat.

“Sesi Healthy Talk ini mengangkat tema yang sering kita anggap sepele, padahal dampaknya besar bagi kualitas hidup: kesehatan tulang belakang. Melalui pemaparan Dr. Muhammad Faris, kita berharap Rotary Members dan masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini dan pencegahan, agar kita semua tetap sehat untuk terus berkarya dan melayani,” ujar Yasin.

Melalui pemaparan Dr. Faris, peserta mendapatkan pengetahuan praktis mengenai tanda-tanda awal gangguan tulang belakang, langkah pencegahan, serta pentingnya penanganan tepat waktu. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghindari risiko gangguan mobilitas dan menjaga kualitas hidup jangka panjang.

Selain edukasi langsung, pengunjung juga diajak berpartisipasi dalam kampanye digital #FromStyleToSafety dengan membagikan pesan dukungan melalui media sosial, guna menciptakan ruang publik yang aman bagi semua. Koordinator Rotary Clubs Area Jawa Timur, Yetty Sutan, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi bersama pemerintah, sekolah, komunitas, dan media.

“Perubahan hanya bisa terjadi jika kita bergerak bersama. Rotary berkomitmen untuk melanjutkan edukasi ini di sekolah-sekolah dan komunitas secara berkesinambungan,” tegasnya. TOK

Semarak Hari Kedua IPPA Fest Aloha 2025, Kekeluargaan dan Kebersamaan

Jakarta, Timurpos.co.id – Memasuki hari kedua gelaran Indonesian Prison Product and Art Festival (IPPA Fest) Aloha 2025, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, turut memeriahkan rangkaian kegiatan fun walk dan senam bersama keluarga besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Sabtu (9/8).

Kegiatan fun walk dimulai dari halaman depan Pantai Aloha PIK, dibuka secara langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, didampingi istri. Mengusung tema yang sama dengan IPPA Fest dan sekaligus menyongsong HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, rute fun walk menyusuri indahnya pesisir Pantai Aloha dengan penuh semangat kebersamaan.

Usai fun walk, acara dilanjutkan dengan senam bersama dalam rangka family gathering yang diikuti seluruh pegawai dan keluarga besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Suasana semakin meriah ketika digelar lomba-lomba khas HUT RI yang diikuti para Kepala Kantor Wilayah, baik dari jajaran imigrasi maupun pemasyarakatan, sehingga mempererat tali silaturahmi antarwilayah.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan, “Momentum seperti ini bukan hanya soal olahraga atau hiburan, tapi juga memperkuat rasa kekeluargaan di antara kita semua. Kebersamaan ini yang akan menjadi energi positif untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa.”

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menambahkan, “IPPA Fest Aloha 2025 menjadi bukti bahwa pemasyarakatan bisa menyajikan kegiatan yang inspiratif, menyenangkan, dan bermanfaat bagi pegawai, keluarga, serta masyarakat luas.”

Kakanwil Ditjenpas Jatim, Kadiyono, yang hadir bersama jajaran, mengungkapkan, “Kegiatan ini membawa semangat yang luar biasa. Fun walk, senam, dan lomba tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarsesama.”

Kadiyono berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Semoga semangat kebersamaan yang tercipta di IPPA Fest Aloha 2025 dapat kita bawa pulang ke daerah masing-masing, untuk menjadi motivasi dalam bekerja dan melayani dengan hati serta mencapai tujuan pemasyarakatan yang pasti bermanfaat untuk masyarakat” pungkasnya. TOK

Edukasi Bahaya Mikroplastik dan Gerakan Guna Ulang untuk Generasi Emas 2045

Surabaya, Timurpos.co.id – Dalam rangka memperingati Gebyar Han Anak Nasional yang digelar Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) Jawa Timur di Car Free Day Surabaya, Minggu (10/8).

ECOTON Foundation hadir memberikan edukasi bahaya mikroplastik dan pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai kepada lebih dan 500 pengunjung, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Melalui aksi kreatif, ECOTON membawa kran plastik raksasa sebagai simbol pentingnya “menutup kran” produksi plastik sekali pakai melalui penegakan regulasi ECOTON juga menghadirkan mikroskop untuk mengamati langsung partikel mikropiastik yang berbahaya, serta memperkenalkan layanan refill in sebagai solusi nyata mengurangi plastik sachet sekali pakai, khususnya untuk produk rumah tangga. Tidak hanya itu, anak anak peserta kegiatan ikut menyuarakan berbagai pesan kampanye, mulai dari menggunakan botol tumbler guna ulang, mengurangi plastik sekali pakai, anti pernikahan dini,stop bullying,semangat Bhinneka Tunggal Ika, hingga melestankan mainan tradistonal berbahan alami yang aman bagi kesehatan anak.

Bahaya Mikroplastik pada Anak dan Bayi Penelitian ECOTON dan studi intemasional menunjukkan bahwa bayi dan anak-anak rentan terpapar mikroplastik. Berdasarkan nset Environmental Science & Technology (2021), bayi dapat mengonsumsi hingga 10-20 kali lebih banyak mikroplastik per kilogram berat badan dibanding orang dewasa, terutama dan botol susu plastik, kemasan makanan, dan udara dalam ruangan.

Berdasarkan penelitian yang masuk ke tubuh berpotensi membawa bahan kimia berbahaya seperti ftalat dan bisfenol A (BPA) yang dapat mengganggu hormon, menghambat tumbuh kembang, dan menurunkan sistem imun. “Anak-anak seharusnya tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat. Mengurangi plastik sekali pakai adalah langkah penting melindungi generasi penerus dan bahaya mikroplastik,” jelas Rafika Aprilianti, peneliti mikroplastik ECOTON. Penuhi Hak Anak Menuju Indonesia Emas 2045 Ibu Pingki, Panitia Gebyar Han Anak Nasional BKKKS Jatim, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan pemenuhan hak anak. “Hak anak meliputi hak hidup, hak tumbuh kembang, hak mendapatkan perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, dan eksplortasi, serta hak berpartisipasi dalam pembangunan.

Semua ini menjadi pondasi penting menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Suara Anak dan Orang Tua

Salah satu siswi SMP Santa Maria Surabaya, menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna:

“Aku ingin bumi bersih dari plastik supaya hewan dan manusia bisa hidup sehat.”

Ibu Rinsi dari Yayasan Seribu Cinta, yang turut hadir, mengaku terkesan dengan edukasi yang diberikan ECOTON.

“Saya baru tahu kalau plastik yang kita pakai sehari-hari bisa jadi mikroplastik yang berbahaya untuk anak. Edukasi ini sangat penting untuk semua orang tua,” ungkapnya.

Ajakan untuk Bertindak

ECOTON mengajak seluruh masyarakat, pemerintah, dan pelaku industri untuk bersama-sama mengurangi produksi dan konsumsi plastik sekali pakai, memperluas akses layanan isi ulang (refill station), dan memperkuat regulasi pembatasan plastik.

“Generasi anak-anak kita adalah pewaris bumi. Lindungi mereka dari bahaya mukroplastik, mulai dari rumah, mulai dari sekarang,”

Tegaskan Legalitas, PSHT Surabaya Serahkan Dokumen Resmi ke Bakesbangpol dan IPSI

Surabaya, Timurpos.co.id – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Surabaya di bawah kepemimpinan Ketua Umum Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc. terus memperkuat eksistensinya dengan langkah konkret dalam penataan hukum dan administrasi organisasi. Pada Selasa (5/8), sejumlah pengurus PSHT mendatangi dua institusi penting di Surabaya untuk menyerahkan dokumen legalitas resmi.

Rombongan PSHT lebih dulu menyambangi Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya. Di sana, mereka menyerahkan berkas berupa putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap serta dokumen pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), yang menegaskan bahwa kepengurusan PSHT yang sah secara hukum berada di bawah Ketua Umum Dr. Muhammad Taufiq.

Setelah dari Bakesbangpol, para pengurus melanjutkan agenda mereka ke kantor Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Surabaya di kawasan Perumahan Babatan, Wiyung, dengan menyerahkan dokumen legalitas yang sama.

Dwi Eko Prastiawan, S.H., dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PSHT menegaskan bahwa penyerahan dokumen ini merupakan bentuk komitmen PSHT terhadap tertib administrasi dan penghormatan terhadap regulasi negara. “Kami ingin menginformasikan secara resmi kepada instansi pemerintah dan masyarakat bahwa PSHT yang sah kini telah kembali diakui secara hukum. Tidak ada lagi alasan untuk kebingungan atau simpang siur terkait legalitas kami,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selama konflik internal yang sempat terjadi, PSHT terkendala dalam mengikuti kegiatan resmi di bawah naungan IPSI. Namun, dengan status badan hukum yang kini telah aktif kembali, PSHT siap berkontribusi dalam pembinaan dan prestasi pencak silat di Kota Surabaya.

Ketua PSHT Cabang Surabaya, Agus Sugiono, menyampaikan apresiasi atas selesainya proses hukum dan administratif ini. Ia berharap ke depan PSHT dapat membangun harmoni dengan seluruh perguruan silat dan menjunjung nilai-nilai persaudaraan sejati.

“Sekarang legalitas kami sudah jelas dan sah diakui oleh negara. Mari kita lupakan konflik yang lalu dan membangun kembali silaturahmi antar sesama pendekar. Kita tulis babak baru dengan tinta emas, bukan dengan pelepah pisang,” tutup Agus penuh harap.

Langkah ini menjadi sinyal positif bagi masa depan organisasi PSHT, khususnya di Surabaya, untuk terus aktif dalam kegiatan resmi dan berkontribusi dalam pembinaan karakter generasi muda melalui pencak silat. TOK

Piala Wali Kota Surabaya 2025 Resmi Digelar, FHI Surabaya Siapkan Atlet Muda Menuju Porprov dan PON

Surabaya, Timurpos.co.id – Semangat olahraga kembali membara di Kota Pahlawan. Pengurus Cabang Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Surabaya menggelar Turnamen Piala Wali Kota Surabaya 2025 sebagai ajang pencarian bibit unggul di cabang olahraga hoki. Turnamen ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di Lapangan Hockey Dharmawangsa, Surabaya.

Ketua Umum FHI Surabaya, H. Subakri, S.Pd, menyampaikan bahwa ajang ini menjadi bagian dari program jangka panjang FHI Surabaya untuk membina dan menyiapkan atlet muda sejak dini. “Turnamen ini menjadi media seleksi atlet muda dari berbagai kelompok usia untuk disiapkan ke Porprov 2027 di Surabaya dan PON 2028 di Nusa Tenggara Barat,” ujar Subakri.

Menurutnya, regenerasi atlet sangat penting, mengingat banyak atlet senior Surabaya kini telah bergabung di tim nasional. “Kami ingin memastikan keberlangsungan prestasi hoki Surabaya. Target kami di Porprov 2027 sebagai tuan rumah adalah menjadi juara umum, dengan menyapu bersih semua medali emas,” tegasnya optimis. Jumat (1/8/2025).

Turnamen ini akan berlangsung mulai 15 hingga 21 September 2025 dan diikuti oleh berbagai kategori usia mulai dari SD (U-12), SMP (U-15), SMA (U-18), hingga kategori umum (open). Total hadiah berupa trofi, medali, dan sertifikat telah disiapkan bagi para pemenang.

Subakri yang juga mantan atlet peraih medali perak autdor PON ke-14 di Jakarta sampai saat ini tidak terpecahkan perai mendali perak ,posisi saya sebagai gool kiper Hocky Surabaya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan ajang ini. “Mari kita wujudkan semangat sportivitas dan raih prestasi di ajang bergengsi ini,” ujarnya penuh semangat.

Pendaftaran dibuka hingga 10 September 2025 dengan kuota terbatas. Informasi lengkap dan formulir pendaftaran dapat diakses melalui tautan bit.ly/pialawalikota2025 atau menghubungi panitia (Karin) di nomor 082139912158. TOK

Jeratan Sampah Plastik Ancam Mangrove Surabaya, ECOTON Desak Pembangunan Pagar Laut di Pesisir Timur

Surabaya, Timurpos.co.id — Dalam momentum peringatan Hari Mangrove Sedunia dan Hari Sungai, Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (ECOTON) bersama Komunitas Marapaima menggelar aksi penyelamatan ekosistem pesisir dari ancaman sampah plastik. Aksi dilakukan di dua lokasi sekaligus, yaitu kawasan mangrove Wonorejo, Kota Surabaya (26/7) dan di kawasan hulu DAS Brantas di Sumber Mendit, Malang (27/7).

Sebanyak 25 relawan terlibat langsung dalam kegiatan ini dan berhasil mengevakuasi sekitar 800 kilogram sampah plastik yang menyangkut di akar dan batang pohon mangrove. Sampah tersebut didominasi oleh plastik sekali pakai seperti kresek, styrofoam, sedotan, dan sachet multilayer, yang sebagian besar sulit untuk didaur ulang.

Koordinator Audit Sampah ECOTON, Alaika Rahmatullah, menyebut bahwa temuan di lapangan membuktikan kegagalan program pengurangan sampah plastik nasional sesuai target Perpres No. 83 Tahun 2018. Sampah plastik yang bocor dari DAS Brantas terus mengalir ke wilayah pesisir dan menyebabkan stres hingga kematian pada pohon-pohon mangrove.

Audit merek yang dilakukan ECOTON menunjukkan dominasi sampah unbranded sebanyak 554 item, serta sampah dari merek ternama seperti Unilever (154), Wings (104), Indofood (84), Mayora (74), dan Garuda Food (54). Fakta ini memperkuat tuntutan agar produsen menerapkan Extended Producer Responsibility (EPR) secara lebih ketat.

“Sampah plastik yang terus terakumulasi di pesisir menyebabkan kerusakan ekologis dan memperburuk kualitas lingkungan. Mikroplastik yang dihasilkan dari degradasi plastik ini sudah masuk ke dalam rantai makanan, bahkan ditemukan dalam tubuh manusia,” ujar Meylisa Rhemia Lumintang, mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya.

Temuan ECOTON juga menyoroti peran DAS Brantas sebagai jalur kritis transportasi sampah plastik, dari hulu hingga mencemari ekosistem mangrove di pesisir timur Surabaya. Sampah yang tidak terkelola dengan baik di hulu terbukti hanyut ke hilir, menjadikan kawasan pesisir sebagai titik akhir akumulasi sampah plastik.

Melalui aksi ini, ECOTON menyuarakan lima tuntutan utama:

1. Pembangunan pagar laut untuk mencegah masuknya sampah plastik ke kawasan pesisir.
2. Optimalisasi pengelolaan sampah di hulu DAS Brantas, guna menghentikan aliran sampah ke laut.
3. Pelarangan plastik sekali pakai yang sulit terurai seperti kresek, sedotan, styrofoam, dan sachet multilayer.
4. Penguatan kolaborasi lintas sektor, termasuk antara pemerintah, komunitas lokal, dan industri.
5. Penerapan tanggung jawab produsen (EPR) yang mencakup pengumpulan dan pemulihan dampak lingkungan dari produk mereka.

“Daur ulang bukan solusi utama,” tegas Alaika. “Selama produksi plastik sekali pakai terus meningkat dan infrastruktur daur ulang tidak memadai, masalah ini hanya akan menjadi bom waktu bagi generasi mendatang.”

Dengan kondisi mangrove yang terus terancam, ECOTON mendesak tindakan nyata dari seluruh pemangku kepentingan demi melindungi pesisir Surabaya dan keberlangsungan ekosistem laut Indonesia. TOK

ECOTON Gaungkan Ancaman Mikroplastik pada Anak dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2025

Surabaya, Timurpos.co.id — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang mengusung tema “Listen to the Future, Grow Up, and Show Up!” menjadi momen penting bagi Yayasan ECOTON untuk menyuarakan bahaya mikroplastik terhadap anak-anak. Bertempat di Universitas Airlangga Surabaya, acara ini digelar atas kerja sama antara Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR, Wahana Visi Indonesia, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Anak-anak adalah generasi penerus yang akan menentukan arah bangsa di masa depan,” ujar Prof. Ir. Mochammad Amin Alamsjah, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Airlangga, dalam sambutannya.

Dalam acara ini, ECOTON menghadirkan berbagai aktivitas edukatif, mulai dari sesi mikroskopi interaktif hingga swab kulit tangan anak-anak yang menunjukkan keberadaan mikroplastik akibat aktivitas sehari-hari. Demonstrasi ini secara nyata memperlihatkan ancaman dari bahan plastik seperti botol PET, plastik fleksibel, hingga sedotan yang saat terkena panas dapat melepaskan partikel berbahaya.

Sebagai langkah konkret pemberdayaan, ECOTON juga memperkenalkan program Microplastics Hunter yang melibatkan pelajar SD hingga SMA untuk menjadi “detektif lingkungan” yang meneliti keberadaan mikroplastik di air, debu, dan sisa jajanan. Selain itu, program SEKO (Sekolah Ekologis) yang merupakan bagian dari inisiatif AZWI (Aliansi Zero Waste Indonesia), mendorong sekolah-sekolah mitra untuk menerapkan pemilahan sampah, kantin sehat, pembuatan kompos, dan pengawasan kualitas sungai.

Pameran edukasi bertajuk Human Plastic menjadi salah satu daya tarik utama. ECOTON menampilkan replika transparan tubuh bayi dengan partikel mikroplastik dalam organ, serta poster ilmiah berbasis data nyata dari darah, air ketuban, urin, ASI, dan mekonium. Tak ketinggalan. TOK