Puji Triasmoro, Eks Kajari Bondowoso Terima Suap Dihukum 7 Tahun Penjara di PN Tipikor Surabaya

Surabaya, Timurpos.co.id – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menjatuhkan vonis bersalah terhadap Eks Kepala Kejaksaan Negeri dan eks Kasi Pidsus Kejari Bondòwòso. Selain mereka, majelis hakim juga memvonis bersalah dua orang penyuapnya.

Hakim Ketua Ni Putu Sri Indayani dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa eks Kajari Bondowoso, Puji Triasmoro, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam kasus suap pengurusan perkara senilai Rp 475 juta di lingkungan Kejari Bondowoso.

Ia menyebut, terdakwa Puji terbukti menerima uang pemberian dari pihak terperiksa dalam kasus korupsi yang ditangani oleh Kejari Bondowoso.

“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Puji selama 7 tahun dan denda sebesar Rp300 juta, dengan ketentuan bila denda tidak dibayar maka diganti pidana kurungan penjara selama 3 bulan,” kata Ni Putu, membacakan amar putusan sidang, Senin (22/04/2024).

BACA JUGA:
Terima Suap, Alexander Mantan Kasi Pidsus Kejari Bondowoso Divonis 5 Tahun Penjara

Tidak hanya itu, hakim juga menjatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti atas suap yang pernah diterimanya sebanyak Rp927 juta.

Bila dalam kurun waktu sebulan setelah putusan majelis hakim berkekuatan tetap, denda biaya pengganti tersebut tak dapat dibayar oleh terdakwa. Maka, harta benda terdakwa bakal disita oleh Kejaksaan untuk dilakukan pelelangan guna membayar biaya pengganti tersebut.

Namun, bila harta benda terdakwa tak mencukupi, maka digantikan dengan pidana pengganti berupa masa penahanan selama satu tahun penjara.

“Jika terpidana tidak memiliki harta benda yang mencukupi membayar uang pengganti. Maka dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk terdakwa eks Kasipidsus Kejari Bondowoso, Alexander Silaen, hakim menjatuhkan pidana penjara selama 5 tahun dan denda sejumlah Rp250 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan.

Selain itu, hakim juga menjatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti atas suap yang pernah diterimanya sebanyak Rp365 juta.

Bila dalam waktu sebulan setelah putusan berkekuatan tetap, denda biaya pengganti tersebut tak dapat dibayar oleh terdakwa, maka harta bendanya dilakukan penyitaan oleh pihak Kejaksaan. Bila tak mencukupi maka digantikan dengan pidana pengganti yakni masa penahanan selama satu tahun.

Berbeda dengan dua orang penyuapnya, hakim menjatuhkan hukuman yang lebih rendah. Untuk terdakwa Yossy S Setiawan dan Andhika Imam Wijaya, pihak perusahaan CV Wijaya Gemilang, hakim menjatuhkan pidana selama 1,8 tahun saja.

“Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Andhika dan Yossy, dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun 8 bulan, dan pidana denda Rp100 juta. dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti pidana kurungan penjara selama 1 bulan,” ujar Ni Putu saat membacakan amar putusan.

Menanggapi vonis tersebut, terdakwa Puji mengaku ingin pikir-pikir terlebih dahulu. Sedangkan untuk terdakwa Alexander, dan dua terdakwa terakhir menyatakan menerima vonis tersebut.

“Saya pikir-pikir dulu, Yang Mulia,” jawab terdakwa Puji.

Sementara itu, JPU KPK, Sandy Septi Murhanta Hidayat menyatakan pikir-pikir atas vonis untuk seluruh terdakwa.

“Kami memutuskan pikir-pikir terlebih dahulu, Majelis,” ujar Sandy.

Diketahui, KPK menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian hadiah atau janji terkait pengurusan perkara di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bondowoso, Jatim.

Mereka adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Puji Triasmoro dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kasipidsus Kejari) Bondowoso Alexander Silaen

Kemudian, dua orang pihak swasta pengendali CV Wijaya Gemilang yaitu Yossy S Setiawan dan Andhika Imam Wijaya.

Kasus dugaan suap pengurusan perkara di Kejari Bondowoso bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (15/11/2023). Dalam giat operasi senyap itu tim penyidik KPK mengamankan uang sebesar Rp225 juta. Setelah proses gelar perkara, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Kasus berawal ketika Kejari Bondowoso mengusut laporan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan peningkatan produksi dan nilai tambah holtikultura di Kabupaten Bondowoso yang dimenangkan dan dikerjakan perusahaan milik Yossy dan Andhika.

Alexander atas perintah Puji lalu melakukan penyelidikan terbuka atas dugaan tindak pidana korupsi dimaksud.

Selama proses penyelidikan berlangsung, Yossy dan Andhika melakukan pendekatan dan komunikasi intens dengan Alexander dan meminta agar proses penyelidikannya dapat dihentikan.

Ketika proses permintaan keterangan untuk kepentingan penyelidikan sedang berjalan, terjadi komitmen disertai kesepakatan antara Yossy dan Andhika dengan Alexander sebagai orang kepercayaan Puji untuk menyiapkan sejumlah uang sebagai tanda jadi.

Terdakwa Puji Triasmoro dan Terdakwa Alexander, sebagai penerima suap, didakwa Pasal 12 huruf a UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Sedangkan Terdakwa Andhika dan Terdakwa Yossy, sebagai pemberi suap, dikenakan dakwaan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

KPK mensinyalir uang yang telah diserahkan kepada Alexander dan Puji sejauh ini sejumlah total Rp 475 juta.TOK

Polda Jatim Gelar Balap Sepeda Tour de Panderman

Pasuruhan, Timurpos.co.id – Menyambut Hari Bhayangkara ke -78 Polda Jawa Timur akan menggelar balap sepeda dengan tema Tour de Panderman yang akan digelar pada Sabtu (08/06/2024) nanti, dengan menggandeng IS90 Ciclyng Comunity dan komunitas bersepeda di Jawa Timur.

Kegiatan olahraga bersepeda yang baru pertama kali digelar oleh Polda Jatim ini secara resmi telah dibuka pendaftarannya, pada saat konferensi press di kawasan real estate Taman Dayu Pandaan, usai Kapolda Irjen Pol Imam Sugianto bersama rombongan melakukan olahraga bersepeda dari Polda Jatim, Sabtu (20/04/2024) siang.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, kegiatan olahraga bersepeda ini digelar untuk kembali meningkatkan masyarakat dalam olahraga bersepeda, dimana di Jawa Timur ada beberapa event yang juga digelar setiap tahunnya.

“Olahraga balap sepeda ini dalam rangka memperingati hari Bhayangkara dengan bersepeda dari Polda Jatim ke Baru, selain itu juga mengenalkan daerah yang dilintasi,” Kata Irjen Pol Imam Sugianto.

BACA JUGA:
Polres Madiun dan Bhayangkari Gelar Baksos

Dimana balap sepeda Tour de Panderman nantinya akan melintasi 6 kota/kabupaten mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Kota Malang dan Batu dengan menempuh jarak 100 kilometer lebih.

Selain olahraga yang sesungguhnya dalam merebutkan piala Kapolda Cup, kegiatan ini juga mengenalkan daerah-daerah yang dilintasi kepada peserta bahwa ada potensi ekonomi yang bisa diangkat mulai dari UMKM hingga wisata.

Untuk target peserta 1500 yang diikuti oleh seluruh atlet-atlet bersepeda dan para komunitas yang ada yang terbagi dalam 2 kejuaraan yaitu race dan non race.

Dimana untuk kelas race akan ada 8 kelas yang dilombakan mulai dari junior hingga kelas senior.

Kapolda Irjen Pol Imam Sugianto juga menambahkan kegiatan olahraga bersepeda ini nantinya bisa dilanjutkan, oleh Kapolda berikut-berikutnya sebagai agenda tahunan dalam memperingati hari Bhayangkara, serta untuk mencari bibit atlet bersepeda untuk Propinsi Jawa Timur. M12

Polres Bangkalan Siagakan Personel Pengamanan Lebaran di Tengah Laut

Bangkalan, Timurpos.co.id – Seminggu pasca Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Jawa Timur merayakan Lebaran Ketupat.

Lebaran ketupat antimainstream yang dilakukan mayoritas masyarakat Bangkalan, Madura khususnya yakni berlebaran di tengah laut.

Lebaran Ketupat kali ini bertepatan pula dengan lomba hias perahu dan tradisi naik perahu gratis sehingga puluhan perahu nelayan bertebaran di perairan Selat Madura.

Guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas termasuk kecelakaan laut, Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya, S.H., S.I.K., M.I.K., mengerahkan kekuatan penuh untuk memantau situasi di tengah laut.

BACA JUGA :
Gugurkan Satu Bakal Calon Kades, P2KD Tanagura Timur Bangkalan Dituding Ada Main

Bahkan, Kapolsek Kamal AKP Andy Bakhtera Indra Jaya, bersama anggota dan Kasatpolairud Polres Bangkalan Iptu Muarib turut mengerahkan personelnya menyisir wilayah salah satu destinasi wisata tersebut.

“Menurut masyarakat, hal seperti ini sudah menjadi tradisi setiap lebaran ketupat, “ujar AKBP Febri Isman Jaya, Rabu (17/4).

Menurut Kapolres Bangkalan, pada kegiatan warga Bangkalan tersebut perahu-perahu gratis yang disediakan nelayan untuk masyarakat itu tidak sampai mengganggu aktifitas lalu-lintas penyeberangan kapal Feri.

Selain itu pula, Kapolres Bangkalan meminta personel Polri untuk perketat pengawasan aktifitas tersebut dan berharap warga yang merayakan lebaran di tengah laut benar-benar menjaga keselamatannya.

“Kami berharap tidak terjadi laka laut, jadi jangan memaksakan jika perahu melebihi kapasitasnya,” tegas AKBP Febri. M12

PSNU Pagar Nusa Gelar Acara Berlangsung Megah di Desa Gendongan

Bojonerogoro, Timurpos.co.id – Perguruan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa menggelar Acara Halalbihalal dan Sholawatan yang dihadiri ratusan pengunjung di Desa Gendongan, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. Senin, (15/04/2024) malam.

Acara Halabihalal dan Sholawatan ini, juga dihadiri oleh Habib Balia Bin Muhajir Al Kaff. Nampak terlihat antusias warga dalam kegiatan ini.

Suasana Halalbihal dan Sholawatan di Desa Gendongan

Prapto salah satu sesepuh Pagar Nusa mengatakan, bahwa kegiatan Halbihalal dan Sholawatan ini, terbilang sangat meriah dan megah yang diadakan di Desa Gendongan dan dalam acara ini bertujuhan sebagai ajang silaturohim dan halal bihalal sesema anggota Pagar Nusa untuk wilayah se-Kecamatan Sekar yang diadakan secara rutin setiap tahun.

“Memberikan apresiasi yang tinggi kepada Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama, terutamanya para anggota di se-Kecamatan Sekar, dalam melaksanakan acara tersebut. Dengan kegiatan seperti ini bisa menjadikan tali silaturahmi dengan masyarakat semakin erat,” kata Kang To panggilan akrabnya.

BACA JUGA
Tanamkan Kepedulian Pagar Nusa PAC Balen Bagikan Beras Kepada Kaum Dhuafa Dan Yatim Piatu

Ia menambahkan Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa NU, telah ikut melestarikan budaya bangsa dan berharap menjadi ajang mencari bakat atlet Pencak Silat.

“Kegiatan ini, juga menunjukan Kekompakan dan kedamaian Pemuda Desa gendongan serta mencetak generasi pemuda yang saling menjaga perdamaian cinta tanah air dan mau berkecimpung dalam naungan Nahdlatul Ulama,”tambahnya.

Terpisah, Baim Yogi selaku Wakil Utama Rembol 76 menyapaikan, bahwa Saya sendiri yang hadir di lokasi menyaksikan acara secara langsung. Memang acara berlangsung megah.”Alhmdulilah berjalan aman dan kondusif sejak mulai sampai acara slesai acara,” kata Baim sekaligus anggota Sektor Sekar Kabupaten Bojonegoro.

BACA JUGA
Gagak Hitam Berkolaborasi Dengan Camp Rembol 76, Sabet Juara Di Surabaya Urban Fight

Untuk diketahui, Dalam kegiatan ini Polres Bojonegoro membentuk tim pengamaman berserta jajaran dengan menurunkan lebih dari 100 personil untuk melakukan pengamanan di Lokasi acara dan mengawal Habib Balia Bin Muhajir Al Kaff. TOK

Joker Santuni Santri dan Santriwati di TPQ Syaifus Shudhur

Surabaya, Timurpos.co.id – Komunitas Jurnalis Online Kemitraan Rakyat (Joker) saat menjelangnya malam Lailatul Qadar di malam 29 Ramadhan 2024, membagikan puluhan beras kemasan 3 kg an kepada puluhan anak di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Syifaus Shudhur di Rumah Susun Tanah Merah, Kenjeran Surabaya, Senin (08/04/2024).

Joker yang di ikuti oleh para jurnalis atau wartawan dari berbagai media online ini melaksanakan hal itu sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGAPara Jurnalis Bagikan 350 Takjil di Depan Tol Suramadu 

Sumba selaku seksi Sosial di Joker mengatakan kegiatan ini di lakukan sebagai bentuk rasa kepedulian dan rasa syukur terhadap diri kita sendiri, yang telah diberikan kenikmatan juga kesehatan jasmani dan rohani.

“Alhamdulillah dalam kesempatan ini di bulan ramadhan 2024 kami dan kawan-kawan joker bisa berbagi kepada adik-adik TPQ Syifaus Shudhur. Ini adalah bentuk rasa syukur dan kepedulian kita terhadap sesama,” kata Sumba.

BACA JUGA
MAKI Jatim Siap Tebarkan Kebaikan di Bulan Ramadan 1445 Hijriyah

Ia menambahkan, bahwa Semoga apa yang kita berikan kepada adik-adik TPQ bisa bermanfaat, dan teman-teman joker juga di berikan kesehatan wal Afiat dan di permudahkan segala urusan duniawi.

“Semoga hal ini bisa dilakukan rutin di setiap tahun,” pungkasnya. TOK

MAKI Jatim Siap Tebarkan Kebaikan di Bulan Ramadan 1445 Hijriyah

Surabaya, Timurpos.co.id – Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Jawa Timur (Jatim) melakukan kegiatan Buka bersama dan dilanjutkan dengan bagi-bagi takjil di depan
Sekretariat MAKI Jatim, di Perumahan Permata Juanda Blok CC No 18 Juanda, Kabupeten Sidoarjo. Kamis (04/04/2024).

Ketua MAKI Kordinator Wilayah Jawa Timur, Heru Satriyo menjelaskan, bahwa kegiatan Buka Puasa Bersama (buker) dan Santunan Ananda Yatim Piatu serta dilanjutan dengan bagi-bagi takjil merupakan kegiatan rutin dari MAKI.

“Alhamdulillah, di hari ke 26 Ramadan 1445 Hijriyah, kami berkesempatan untuk melakukan program berbagi takjil, buka puasa bersama Ananda Yatim Piatu serta memberikan santuan kepada meraka yang kurang beruntung.” Kata Heru.

BACA JUGA
Tiga Perungurus Primkop UPN Veteran Jatim Resmi Ditetapkan Tersangka

Ia menambahkan, bahwa untuk kegiatan bagi-bagi takjil, kami sudah menyiapkan 500 botol sirup cocopandan aneka jelly, 500 pack Kurna dan 500 pack nasi goreng telut dadar yang dibagaikan untuk penguna jalan di Jalan Raya By Pass Juanda.

Nampak terliat amimo masyakat dan anggota MAKI dalam kegiatan bagi-bagi takjil. Beberapa dari Anggota telah siap siaga memberikan bingkisan kepada para pengguna jalan di Jalan By Pass Juanda dan masyrakat sekitar.

“Kami berharap Kegiatan seperti ini, terus berlanjut dan ini salah bentuk syukur kita kepada Allah SWT serta bertujuan mempupuk rasa empati sesama umat manusia dengan memebarkan kebaikan di bulan punuh berkah ini,”harapnya.

Untuk diketahui Lembaga Swadaya Masyarakat (LMS) Masyarakat Anti Korupsi (MAK)I Jawa Timur merupakan organisasi non profit yang konsen dalam hal anti rasuah dan berkomitmen dalam mendukung dalam rangka menegakkan marwah sebagai lembaga yang aktif bergerak dalam pemberantasan korupsi dan peneguhan semangat anti korupsi. TOK

ECOTON Ajak Masyarakat Nobar Film Behind The Sachet

Surabaya, Timurpos.c.id – Memperingati hari air sedunia 2024, ECOTON, River Warriors, dan Ekspedisi Sungai Nusantara merilis sebuah film dokumenter yang berjudul “Behind the Sachet”, ancaman serius di balik sachet yang praktis yang mencemari lingkungan dan kesehatan manusia. Acara nonton bareng ini sekaligus launching AEscape Library yang dihadiri oleh komunitas Wadulinnk, Kampung SIBA Klasik, Sekolah Perempuan Gresik, Pattiro Gresik, TPS3R Wringinanom, Postdoctoral universitas mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, ilmu kelautan Universitas islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dan Mahasiswa Universitas Airlangga.

Film dokumenter ini menyoroti bahwa Sachet merupakan salah satu penyumbang terbesar dari sampah plastik. Jutaan sachet plastik yang terbuang setiap hari menjadi fokus utama, menghasilkan tumpukan sampah yang mengancam sungai-sungai dan kesehatan manusia. Selain itu melalui perjalanan Ekspedisi Sungai Nusantara, para peneliti dan aktivis lingkungan menemukan sungai-sungai di Indonesia yang penuh dengan sampah sachet.

BACA JUGA
Gubernur Jawa Barat Di Gugat ECOTON Akibat Kelalaian Dalam Penanganan 4 Aliran Sungai

Pak Prigi, salah satu tokoh ekspedisi sungai menjelaskan pengalamannya, ketika melakukan ekspedisi sungai, di donggala yang terkenal bersih dari sampah plastik pun sekarang sudah banyak sampahnya, banyak sampah plastik, dan sampah plastik ini mencemari perairan di lingkungan tersebut.”kami menemukan sampah sachet mencemari 68 sungai strategis nasional di indonesia dan terbukti terkontaminasi mikroplastik.”

“Behind The Sachet” Film ini mengajak penonton untuk mempertimbangkan peran masyarakat, produsen, dan pemerintah dalam menghadapi ancaman sachet, sambil menyuarakan perlunya perubahan kebijakan dan perilaku untuk mencapai solusi yang berkelanjutan.

Alaika Rahmatullah selaku tim brand audit menyampaikan hasil brand audit yang dilakukan selama bulan Agustus 2022 hingga oktober 2023. “ECOTON menemukan 29.427 pcs sampah plastik dan berhasil mengidentifikasi 5 top polluter produsen yang mencemari sampah sachetnya ke sungai yaitu Wings 28%, Unilever 26.5%, Indofood 18%, Forissa 14%, dan Mayora 12%.”

Setelah menonton film dokumenter “Behind The Sachet” ini, Aeshnina captain riverwarriors mengajak untuk beralih menggunakan wadah guna ulang dan belanja di refill store.

“Sampah-sampah di sungai kebanyakan adalah sampah plastik sachet, seringkali saya menemukan sampah tahun 90 an yg masih utuh di lingkungan, ini adalah fakta bahwa manusia mati meninggalkan sampah. Anak-anak indonesia memiliki hak untuk main di sungai yg bersih tanpa sampah. Tapi nyatanya sekarang anak-anak di indonesia menikmati sungai yang kotor banyak sampahnya dan bahkan mengancam kesehatan kita. Mulai sekarang kita wajib beralih dari sachet ke sistem refill.”

Untuk melawan sachet yang sampahnya sudah mencemari lingkungan bahkan sungai, Komunitas wadulink sumengko, Kampung SIBA Klasik, dan Sekolah Perempuan Gresik sudah membuka toko refill sebagai upaya mengurangi penggunaan sachet. Lilik selaku koordinator sekolah perempuan juga berpendapat untuk beralih menggunakan sistem refill.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi sachet, untuk itu kami mulai dengan membuka toko refill yang menjual produk sabun dan produk personal care untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan sachet. Awalnya memang tidak mudah, akan tetapi kami tetap berusaha dan berupaya agar masyarakat bisa beralih di toko refill dan membawa wadah sendiri dari rumah.” Lanjut lilik

Setelah adanya film dokumenter yang sangat membuka pandangan terhadap ancaman serius dibalik sachet yang praktis, harapannya semua pihak dari masyarakat, produsen, dan pemerintah bisa melakukan perubahan mulai dari menggunakan kemasan yang ramah lingkungan hinggga menggunakan sistem refill dan reuse. Tahun 2030 nanti tidak akan ada lagi sachet. Setiap produsen yg menghasilkan sachet harus bertanggung jawab atas sampahnya terutama dalam penerapan Peraturan Kementerian KLHK no.75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh produsen. TOK

Cara Kampung SIBA KLASIK Bagi-Bagi Takjil Zero Waste

Kampung SIBA KLASIK, sebuah kampung percontohan zero waste di kab.Gresik. Pasalnya mereka akan menggelar acara bagi takjil bebas plastik sekali pakai atau zero waste dikampungnya. Minggu (31/03/2024

Diinisiasi oleh ketua RT dan karangtaruna, aksi ini mendapat respon baik dari masyarakat karena dinilai unik dan lain dari pada yang lain.

Saifudin Efendi ketua RT kampung SIBA KLASIK mengatakan bahwa kegiatan ini sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari.

“Memang sejak awal ramadan sudah ada keinginan menggelar kegiatan seperti ini, sekaligus promosikan gerakan zerol waste sambil menjalankan ibadah puasa ya..” tutur saifudin.

BACA JUGA
Ecoton Ingatkan Masyarakat Berhenti Gunakan Plastik Sekali Pakai

Ditemui ditempat yang sama ketua karangtaruna kampung SIBA KLASIK Dimas Fijar Vauzi Pratama atau yang akrab dipanggil Dimas mengatakan kegiatan ini cukup keren karena diikuti oleh generasi Z.

“Sebagian besar dari kami adalah gen Z, jadi melalui gerakan ini sekaligus mengingatkan kita agar tidak banyak menghasilkan sampah ketika berkegiatan atau minim sampah, jadi ramadan ini terasa spesial lah keren” ungkapnya.

Sebanyak 300 porsi makanan disiapkan dalam kegiatan bagi-bagi takjil ini. Didalamnya terdapat makanan tradisional yang dikemas dengan daun pisang sepertu umbi rebus, kue lapis, kurma dll. Dilakukan di jalan Proklamasi kel.Sidokumpul tepat pukul 17.00 dan berakhir pukul 17.30.

Ibu Delima (39) penerima takjil mengaku senang karena bs mendapat botol minum guna ulang.

“Iya senang, botolnya bisa saya pakai lagi makanannya saya suka karena bungkus daun jadi wangi” terangnya.

BACA JUGA
Komunitas Wadulink Buka Toko Isi Ulang Welink

Pengamat kebijakan dari organisasi PATTIRO Gresik Nur Khosiah mengatakan bahwa ini harusnya dilakukan masyarakat lain.

“Masyarakat yang memiliki kegiatan bagi-bagi takjil harusnya bisa bebas sampah plastik kemasan sekali pakai karena kita memiliki PERDA Gresik No.3 Tahun 2021 looh tentang pembatasan penggunaan plastik sekali pakai dalam seluruh kegiatan kita, jd kita bisa kurangi timbulan sampah plastik, harus diingat-ingat itu” tegasnya.

Sebelumnya kampung SIBA KLASIK melaunching toko isi ulang _refill store_ sabun kebutuhan rumah tangga sebagai komitmen pengurangan sampah sachet di kawasan kampung. TOK

Pembagian Bantuan korban gempa Dengan ZEROWASTE

Gresik, Timurpos.co.id – Al huda Team melakukan penyaluran bantuan kepada saudara yang terdampak gempa di bawean, total Bantuan yang disalurkan sebesar Rp. 14.812.000. Bantuan yang di salurkan berupa 116 sembako, 170 parcell, 105 tumbler, 571 takjil, ada sekitar 9-12 posko yang terbantu merata, bantuan yang disalurkan berasal dari Seluruh Walimurid, siswa siswi, donatur dan juga Keluarga besar Yayasan Pendidikan Sosial Darul Fikri.
Ada hal yang berbeda dalam penyaluran bantuan yang dilakukan SDIT AL HUDA BAWEAN yaitu dengan menanamkan nilai-nilai menjaga lingkungan yaitu ZEROWASTE takjil. Dalam pengemasan sembako dan takjil SDIT AL HUDA BAWEAN mengupayakan untuk tidak menggunakan plastik, melainkan menggunakan tempat yang bisa di pakai kembali seperti contohnya tad kain, tempat takjil dari bambu, dan juga air minum yang di kemas dengan tumbler, dengan harapan bisa mengajak masyarakat untuk tetap bisa menjaga lingkungan. Jumat (29/03/2024).

Menurut Rissky wahyu Saputra, S.E selaku kepala sekolah SDIT AL HUDA BAWEAN,” Kegiatan ini kami lakukan karna memang saudara kita yang terdampak bencana gempa sangat sangat membutuhkan, kami berfikir dengan menggunakan program ZEROWASTE maka masyarakat dapat terbantu secara maksimal, seperti halnya tempat yang dapat digunakan kembali dapat dimanfaatkan oleh saudara kita untuk hal yang lain,” tuturnya

BACA JUGA
Polres Gresik Libatkan Tim Trauma Healing untuk Korban Gempa di Pulau Bawean

Ketika tim Al Huda menyusuri tempat tenda-tenda warga yg terdampak gempa sambil kami membagikan bingkisan berupa sembako dan takjil kepada mereka terlihat mereka sangat antusias menyambut kami, dan tampak dari raut wajah, matanya yg berbinar seakan memberikan pesan kuat bahwasanya mereka sangat bahagia sekali. dan betapa butuhnya mereka semua atas bantuan dan kepedulian kepada mereka.

bahkan terlontar dari ucapan mereka sebuah kalimat ” di saat seperti ini yang kami butuhkan adalah perhatian, kepedulian dan empati dari sesama untuk menyambangi dan menanyakan keadaan kami disini. ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami semua, disamping itu juga agar kami kuat menghadapi musibah gempa” inilah sklumit pengakuan sebagian warga yg terdampak gempa.

Kami berharap dengan adanya kegiatan seperti ini semakin terjalin persaudaraan, kepedulian dan tolong menolong antar sesama terhusus bagi warga yg terdampak gempa. Dimana mereka sudah tidak punya lagi tempat tinggal untuk berteduh. Disini juga kami tidak sekedar hanya memberikan bantuan sembako kepada mereka, tp yg lebih penting ialah memberikan mereka suntikan spritual agar mereka kuat menghadapi ujian atau musibah ini baik secara mentalitas maupun psikis. Dan meyakinkan mereka juga bahwasanya semua ujian datangnya dari Allah buat hambanya, tentunya dibalik ujian ini ada hikmah luar biasa yg harus di ambil bagi kehidupan kita.

Menurut ustadz zul isal Farah selaku ketua panitia dalam kegiatan ini, “Alhamdulillah Dengan adanya kegiatan seperti ini siswa, guru dan wali murid sangat antusias sekali melakukannya, terlebih lagi banyak Masyarakat yg memberikan apresiasi terhadap kegiatan yg kami lakasanakan, dimana saat ini kepedulian yg sangat mereka butuhkan.
dengan kegiatan ini juga kami selaku guru di SDIT AL HUDA ingin memupuk sikap kepekaan kepada siswa dan guru tentang pentingnya sikap empati, kepedulian dan tolong menolong antar sesama, apalagi kepada saudara kita yg terkena dampak gempa maupun musibah lainya. Bantuan finansial itu tidak harus benyak tp seberapa kepedulian kita menyisihkan sebagian harta untuk berbagai kepada mereka dan ini merupakan pendidikan luar biasa terhusus untuk para siswa. dengan dilatih seperti ini insya Allah kedepannya mereka akan terbiasa dan tergerak hatinya untuk menolong antar sesama apabila mereka menghadapi sebuah musibah maupun ujian.” Tuturnya. TOk

Para PKL Lesehan Suramadu Tetap Berbagi Kebaikan

Surabaya, Timurpos.co.id – Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Lesehan Suramadu di bulan Ramadhan 2024 berbagi ratusan takjil di area pinggir bawah jembatan Suramadu di kota Surabaya, Jumat (29/03/2024) sore.

Ketua Paguyuban PKL Lesehan Suramadu Andik mengatakan kegiatan berbagi takjil ini Bertema “Tetap Berbagi Kebaikan Walaupun Dipandang Tidak Baik”.

“Alhamdulillah, sore ini di bulan ramadhan kita bisa berbagi ratusan takjil kepada sesama, khususnya kepada masyarakat sekitar Tambak Wedi dan pengendara jalan.
Semoga hal kebaikan ini selalu kita lakukan secara rutin di bulan Ramadhan,” kata Andik, usai membagikan takjil bersama para anggota lainnya.

Saat di singgung soal Tema “Tetap Berbagi Kebaikan Walaupun Dipandang Tidak Baik”. Dia hanya memberikan support kepada teman-teman Paguyuban. Pasalnya masih ada saja yang memandang Lesehan warung Suramadu itu tidak baik, termasuk para oknum yang memandang sebelah mata.

“Kita tetap berbuat baik kepada sesama. Walaupun pihak lain atau oknum yang berpikir buruk pada kita. Kita disini mencari nafkah demi keluarga, tidak mungkinlah tempat yang kita pakai untuk bekerja kita kotori sendiri. Tapi bagaimana lagi, kalau ada orang yang niat buruk pada kita, meskipun kita baik pun tetap di benci,” tambah Andik.

Menurut Andik, ini adalah salah satu kegiatan Paguyuban PKL Lesehan Suramadu di bulan Ramadhan yang diikuti oleh para anggotanya.

“Ini adalah kegiatan kami di bulan Ramadhan, semoga kegiatan ini selalu kami lakukan secara rutin tiap tahun,” pungkasnya. ***