Kejati Jatim Luncurkan Aplikasi Berbasis Online

Timurposjatim.com – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) meresmikan aplikasi Sipandu. Aplikasi berbasis online dalam website Kejati Jatim itu dinyatakan bakal menjadi terobosan anyar dan untuk memangkas birokrasi.

Perihal itu dibenarkan Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati. Menurutnya, aplikasi itu digadang-gadang bakal memangkas birokrasi dan transparasi yang ada di Jatim.

Mia menegaskan, tujuan utama aplikasi itu untuk memangkas birokrasi yang selama ini dinilai masih dianggap rumit, dengan mengupayakan pelayanan prima pada masyarakat.

“Artinya, ada beberapa kemudahan yang kami sajikan, baik pemerintah daerah ataupun BUMN, serta instansi vertikal yang mempunyai kepentingan dengan industri kejaksaan, dari layanan-layanan yang ada ini secara eksternal,” kata Mia usai launching aplikasi Sipandu, Rabu (15/6/2022).

Ihwal penerapannya, Mia menyebut dibagi menjadi internal dan eksternal. Secara rinci, untuk internal, kepentingan pegawai misalnya, dari bidang pembinaan, memiliki aplikasi khusus yang berlabel ‘Info Pangkat / Gaji Berkala’, untuk memudahkan pegawai memperoleh kenaikan gaji berkala. Yang biasanya harus diajukan secara manual, kini tidak perlu lantaran sudah secara daring.

“Tinggal mengisi aplikasi langsung, nanti akan keluar. Kemudian, teman-teman yang sudah masuk usia senja, tidak perlu lagi datang ke kejaksaan untuk mengajukan permohonan pensiun, di Jombang misalnya atau ingin pensiun di Kediri. Nah, cukup mengisi aplikasi tersebut terus ada juga layanan E-PAK (Pengurusan Angka Kredit jaksa),” ujarnya.

Untuk bidang Tangkap Buronan, Mia menyatakan juga bakal dipermudah. Sebab, pihaknya bisa terintegrasi dan tersinkron dengan sejumlah kejaksaan di Indonesia dalam aplikasi itu.

“Bidang Intel, ada Sitabur yang bisa memenuhi apabila ada beberapa buronan yang memang ada di wilayah hukum kita dan jadi kewajiban kami (untuk menangkap dan mengungkap) meskipun bukan DPO Kejati Jatim tapi ada di wilayah hukum kami,” tuturnya.

Mia berharap, dalam penerapannya, aplikasi tersebut bisa digunakan semudah mungkin hanya dengan satu layanan atau dengan satu sentuhan, Rabu (15/6/2022) ini, pihaknya mulai menerapkannya di seluruh Kejari se-Jatim.

“Mulai hari ini, digunakannya secara formal resmi dan hal ini secara resmi kita gunakan,” katanya.

Selain itu, bila ditemukan oknum Jaksa yang melanggar etik atau melanggar pidana, masyarakat bisa melaporkannya langsung melalui E-Lapdu (Laporan Pengaduan) yang ada pada website Sipandu. Dengan begitu, masyarakat tak perlu datang langsung atau secara manual dan dijaga kerahasiaannya. (lebih…)

Perempuan Das Brantas Ambil Peran Jaga Sungai Dengan Tema One Earth

Timurposjatim.com – Melibatkan 50 Peserta dalam pelatihan tersebut yang terdiri dari wilayah Tulungagung, Kediri, Jombang, Mojokerto, Gresik dan Surabaya untuk turut serta dalam menjaga Sungai Brantas. Dalam kegiatan kali ini melatih komunitas agar dapat berperan dalam melakukan pemantauan sungai, menganalisa, dan membuat suatu rekomendasi untuk pemerintah. Sabtu, (04/06/2022).

Dr Schuyler Houser Ph.D. Postdoctoral Researcher, Department of Water Resources, Faculty of Civil Engineering “Delft University of Technology” menyampaikan bahwa saya sangat senang sekali bertemu dengan banyak komunitas yang sudah mempunyai banyak solusi, seperti ibu dewi dengan mengelola bisnis yang ramah lingkungan, bu nur hamidah yang melakukan perlindungan bantaran sungai dan kampanye popok sekali pakai dan ibu endang yang melakukan kampanye untuk para pecinta alam agar di setiap pendakian membawa sampahnya Kembali.

Perempuan Das Brantas Ambil Peran Jaga Sungai Dengan Tema One Earth

“Saya ingin mengadakan kegiatan di pertemuan berikutnya bersama dengan komunitas untuk membahas tentang fokus pemetaan permasalahan dan mencari rekomendasi untuk melakukan aksi”. Ungkap Schuyler.

Dr. Daru Setyorini Manager Program Ecoton Mengatakan bahwa, Pelatihan kali ini bertemakan Partisipasi Perempuan dan Pemuda dalam pengelolaan Sungai Brantas, Perempuan Perlu di edukasi untuk terlibat dalam pengelolaan sungai brantas, karena perempuan dalam keluarga sebagai educator untuk anak-anaknya, pengambil keputusan dalam pengelolaan sampah dan perempuan adalah korban dari lingkungan hidup yang tidak sehat.

“Oleh karenanya kami mengajak perempuan dan pemuda untuk lebih berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup, katanya.

Eka Chlara Budiarti S.Si Kepala Laboratorium Ecoton Menyampaikan bahwa, Kegiatan yang dilakukan adalah identifikasi dan melihat pencemaran yang ada di Sungai Surabaya tepatnya di depan kantor Ecoton, Peserta diajak untuk melihat mikroplastik yang ada di sungai, Mikroplastik adalah plastik yang berukuran kurang dari 5 mm akibat faktor lingkungan (panas, limpasan air, dan faktor fisik lainnya). ada 2 jenis mikroplastik primer dan sekunder. mikroplastik primer adalah mikroplastik yang sengaja di buat industri ukurannya mikro, biasanya berbentuk microbeads / granul. mikroplastik sekunder adalah hasil degradasi plastik besar (mega / makro plastik).

“Jika mikroplastik terlepas di sungai maka semua biota yang ada di lingkungan akan memakan mikroplastik dikarenakan berbentuk sama dengan plankton, Pada tahun 2018 – 2020 Yayasan Ecoton melakukan penelitian pada feses manusia, dalam 102 sampel yang telah di identifikasi, kesemuanya mengandung mikroplastik, hal ini menjadi sebuah peringatan awal untuk kita bahwa mikroplastik sudah masuk dalam tubuh kita,” jelas Chlara.

Dalam pelatihan kali ini, peserta diajak untuk langsung melihat sungai dan mengidentifikasi pencemaran mikroplastik dan melakukan uji kualitas air dengan parameter (Nitrat, Nitrit dan Phospat).

Peserta menguji kualitas air dan menganalisa kandungan mikroplastik dalam air dan hasil identifikasi sampel mikroplastik dalam air sungai.

Dari ke lima sampel yang di ambil di sungai Surabaya depan kantor kesemuanya ditemukan mikroplastik dengan jenis Fragmen, Filamen dan Fiber. Hal ini menunjukkan bahwa sungai brantas sudah terkontaminasi mikroplastik. (lebih…)

Keterlambatan Kereta Api Dhoho Penataran 361 Merugikan Penumpang

Timurposjatim.com – Penumpang PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Dhoho Penataran (361) tujuan Kota Surabaya, mengeluh dengan keterlambatan Kereta, yang seharusnya keberangkatan kereta Pukul 17.40 WIB menjadi 20.13 WIB.

Salah satu penumpang, Zulkarnaen Achamad mengatakan bahwa, kami diberikan pihak informasi dari stasiun terkait adanya keterlambat jadwal keberangkatan kereta. Yang seharusnya di berangakatkan pukul 17.40 WIB menjadi 20.13 WIB dan dari pihak stasiun tidak menjelaskan secara detil alasan terkait keterlambatan. Hanya membarikan informasi tiket akan diganti 100% atau dengan menunggu kereta tiba.

Keterlambatan Kereta Api Dhoho Penataran 361 Merugikan Penumpang

“Sebelumnya saya, menggunakan Kereta Api Malang ke Surabaya, tadi pada Pukul 04.28 WIB, sehingga motor terpakir di Stasiun Gubeng dari tadi pagi dan infonya kereta baru tiba sekitar Pukul 20.30 WIB, ini bisa mengakibatkan kerugian materil,” kata Achmad. Jumat (03/06/2022).

Masih kata Achmad bahwa, dengan adanya info keterlambatan Kereta Api, dari Pihak KAI bagian CS yakni Frangky saat disinggung di minta untuk mengakomodir keterlambatan dengan aturan Permenhub terkait STANDAR PELAYANAN MINIMUM ANGKUTAN ORANG DENGAN KERETA API no 63 TAHUN 2019 dan adanya meminta kompensasi yg tertera pada SPM (standar pelayanan minimum) pada pasal 8 ayat 6.

“Tapi sayangnya Yongky, secara arogan tidak bijaksana dalam memberikan informasi kalau peraturan tersebut tidak ada dan KAI hanya perusahaan sehingga tidak terkait aturan tersebut,” jelas Achmad yang juga seorang Pengacara.

Untuk diketahui dalam Peraturan Kementerian Perhubungan (Permenhub) Republik Indonesia terkait standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang Dengan Kereta Api Nomor 63 tahun 2019. Dalam hal penumpang tidak membatalkan tiket, perhitungan kompensasi dilakukan sebagai berikut, keterlambatan lebih dari  satu jam wajib diberikan minuman ringan; dan keterlambatan lebih dari 3  jam wajib diberikan minuman dan makanan berat. (UnO)

Arsip Tanah Di Desa Kwangsan Patut Dipersoalkan

Timurposjatim.com – Carut-marut perkara tanah di Wagir, Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo dikeluhkan oleh Sulaiman anak dari Kasrim yang merupakan pemilik tanah yang sekarang sudah di kavling-kavlingkan oleh Salamun dan diperjual belikan secara umum. Rabu, (01/06/2022).

Terkait permasalahan tersebut Sulaiman menceritakan bahwa, saat itu ayahnya (Kasrim) diberitahukan oleh perangkat Desa, sawahnya dibalik nama orang lain yakni Kasmo.

Arsip Tanah Di Desa Kwangsan Patut Dipersoalkan

“Itu terjadi sekitar tahun 1980, dan saat itu Kasrim juga mendatangi Kepala Desa dan membenarkan, sampai Kasrim meninggal dunia. Saya teruskan untuk mengurusi juga mbulet mas pelayanan di kantor Desa Kwangsan ini,” ujar Sulaiman.

Hal sama juga yang dikatakan Ahmad Sirojudin mantan Kasun Desa (Kasun) Kwangsan periode 2010-2019 menjelaskan bahwa, sepengetahuan saya tanah yang jadi permasalah itu milik Kasrim berdasarkan dengan Letter C, No Persil 73 Luas kurang lebih 4800 m2 yang ada di Desa dan ahli warisnya Sulaiman bukan Kasmo. Karena Kasmo itu hanya sebagai Perkerja atau Buruh tani.

“Di balai Desa arsip tersebut sudah banyak penyimpangan tidak sesuai aslinya,” kata Ahmad.

Sementara Kades Kwangsan Sutrisno mengatakan bahwa, adanya permasalahan sengketa tanah ini, pada tahun 2013 dan saat itu saya cuma sebagai warga biasa dan baru setahun menjabat Kepala Desa. (lebih…)

Brand Audit Di Kali Metro, Didominasi Sampah Sachet Unilever, Wings dan Indofood

Timurposjatim.com – Sekitar 30 orang yang terdiri dari beberpa komunitas yakni Ecoton, Envigreen Society, Paragon Technology And Innovation, River Warrior, Brigade Evakuasi Popok melakukan kegiatan Bersih Sungai dan Brand audit di Kali Metro, Malang.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui dan mengidentifikasi sampah yang ada di Kali Metro produk apa saja yang paling berkontribusi dalam pencemaran sampah.

Brand Audit Di Kali Metro, Didominasi Sampah Sachet Unilever, Wings dan Indofood

Koordinator Komunitas Envigreen Society Alaika Rahmatullah Mengatakan bahwa, produsen harus bertanggung jawab atas produk yang dihasilkannya sesuai dalam amanat pasal 15 Undang Undang 18 Tahun 2008. Solusi yang kami dorong adalah Untuk Produsen, agar lebih memperhatikan produk yang di hasilkan, karena banyak kita jumpai kemasan sachet yang menyangkut di pohon pohon.

“Pemerintah harus membuat peraturan  pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan sarana dan prasarana penampungan dan pengangkutan sampah serta kami untuk warga diberikan edukasi dan sosialisasi agar lebih bijak mengelola sampah dan melakukan pemilahan sampah dari rumah,” Alaika, Sabtu (28/05/2022).

Dari tahun 2020 sudah mulai bersih sungai, karena melihat banyaknya sampah2 plastik yang ada di ranting2 pohon.

Kita menggunakan metode Transek sampah dengan transek ukuran 1 meter persegi dengan panjang area 15 meter dan kami ambil 15 titik transek agar Supaya kita bisa tau luasan sampah yang kita ambil.

Kali Metro dipilih sebagai kawasan yang sering menjadi tempat buangan sampah dan di bagian hilir akan masuk ke bendungan karangkates yang nanti nya akan mengalir ke wilayah hilir.

Rafika Aprilianti Peneliti Ecoton menjelaskan bahwa, dampak mikroplastik, merusak estetika sungai. Menyimpan kandungan berbahaya. Bispenol A dan phalate  kedua senyawa tersebut sebagai Senyawa pengganggu hormon. Selain itu mikroplastik mempunyai ikatan terbuka secara kimia, jadi bisa mengikat senyawa berbahaya di lingkungan Timbal. Logam Berat. Pestisida dan Deterjen.

“Secara fisik jika masuk menggores sel-sel yang ada di dalam tubuh dan bisa memicu menstruasi dini, kanker,” jelas Rafika.

Raihan Mahasiswa Universitas Brawijaya Prodi Manajemen Sebagai Paranovo Paragon Technology And Innovation mengatakan Dikota malang banyak penduduk dan Dari banyaknya penduduk, ketidak pedulian orang yang membuang sampah. Kali Metro banyak titik sampah, Hari ini kami bersama Ecoton dan Envigreen melakukan kegiatan sosial dan Harapan kolaborasi ini mengharapkan kota malang bisa lebih lestari dan bersih. (lebih…)

Rumah Pegawai PT Pelni Dikeluhkan Tetangganya

Timurposjatim.com – Salah satu Rumah di Jalan Kalilom Lor Indah, Gang Seruni No 50, Surabaya ada hal yang menarik dimana ada banner yang bertuliskan Bangunan Bermasalah Ini Sudah Merusak Bangunanku Dan Bangunan Tetanggaku. 6 Tahun Mencari Keadilan Di Negeri Sendiri, Ruwet . Aku Mengalah Bukan Takut. Aku Diam Bukan Bodoh. Allahu Akbar. Cepat Atau Lambat Keadilan Pasti Aku Dapat.

Moh Soleh (59) pemilik rumah mengatakan bahwa, pemasangan spanduk atau banner dikarenakan dirinya kecewa dengan hukum yang berlaku, dimana saat pembangun rumah 4 lantai milik Darmato yang merupakan Pegawai PT. Pelni, mengakibatkan kerusakan pada rumah saya.

“Selain rumah saya, ada lagi rumah sebelahnya lagi juga mengalami kerusakan akibat pembangunan rumah tersebut. Sebelum pembangunan, sudah dingatkan agar hati-hati dalam pembangunannya,” katanya. Rabu, (18/05/2022).

Masih kata Soleh bahwa, dia bilang (Darmato) gampang, urusan mburi (mudah, urusan belakangan),” ujarnya. (lebih…)

Pemkab Blitar Program PMA Dengan Peningkatan Kualitas Jalan

Timurposjatim.com, Blitar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar tidak main-main terkait upaya membenahi kerusakan jalan. Buktinya, Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso langsung tancap gas ke Jakarta mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Senin (09/04/2022).

Rencananya, Pemkab Blitar akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait peningkatan kualitas jalan Brongkos-Jolosutro sebagai upaya mendukung Penanaman Modal Asing (PMA) Pabrik Gula PT RMI, yang menjadi proyek strategis pemerintah dalam menjamin kebutuhan dan ketersediaan gula nasional.

Sebelumnya, Pemkab Blitar pernah membuat usulan ke Kementerian PUPR melalui DPD RI, meskipun belum berhasil. Namun pemkab Blitar masih berupaya untuk mendapatkan cara lain, melalui DAK atau dana hibah perihal pembangunan infrastruktur dan pembangunan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum)

Pemkab Blitar Program PMA Dengan Peningkatan Kualitas Jalan

“Hari ini saya berangkat koordinasi lagi dengan PUPR. Persoalan jalan rusak di Kabupaten Blitar tidak boleh berlarut-larut dan harus segera dicarikan solusi konkret. Perbaikan jalan di jalur pabrik gula RMI menjadi prioritas karena selama ini dikeluhkan dan membuat warga resah, ” ujarnya.

Selain itu, lanjut Wabup Rahmat, Kabupaten Blitar merupakan salah satu daerah yang menjadi lokasi investasi PMA. Salah satunya PT RMI di Kecamatan Binangun yang bergerak di bidang Industri Pabrik Gula dan juga merupakan salah satu pemasok kebutuhan pangan nasional.

Sebelumnya, pihak RMI sudah melakukan permohonan kepada Presiden RI Joko Widodo terkait dengan kondisi jalan yang buruk menuju pabrik gula PT RMI. Oleh sebab itu, apabila Kementerian PUPR tidak segera memberikan bantuan DAK atau dana hibah maka persoalan jalan rusak menuju pabrik gula PT RMI ini akan menjadi masalah bagi masyarakat.

“Dimungkinkan juga berhubungan dengan ketersediaan bahan pangan nasional berupa gula yang terhambat akibat jalur transportasi logistik yang tidak layak, ” ucapnya.

Rencananya, Wabup Blitar akan menemui Menteri PUPR dan Sekjen PUPR guna melakukan koordinasi kerja sama pembangunan kualitas jalan di Kabupaten Blitar. Terdapat 14 ruas yang menjadi prioritas peningkatan kualitas jalan dengan tahap awal ruas jalan Brongkos-Jolosutro.

“Realisasi yang dapat terlaksana tentu tergantung pada kemampuan APBN dan mekanisme yang ada. Tugas Pemda adalah mengusahakan dan melakukan terobosan untuk untuk mewujudkan rencana tersebut.” ujar Rahmat Santoso

Saat ini, operasional pabrik gula PT RMI sementara ditutup karena keinginan warga atas kondisi jalan yang ada. Warga khawatir kondisi kerusakan jalan akan semakin parah jika masih dilalui kendaraan operasional pabrik gula.

“Selain untuk mendukung iklim investasi di Indonesia, peningkatan kualitas jalan nantinya akan membantu meningkatkan perekonomian serta pariwisata warga setempat, ” pungkas Wabup Rahmat. (TIO)

Kepala Desa Bakalan Dan Mantan Kapolsek Tambak Rejo Rampas Sertifikat Nenek Wati

Timurposjatim.com, BOJONEGORO – Kepala Desa Bakalan didampangi Mantan Kapolsek Tambakrejo Mujiono berserta perangkat Desa, mendatangi rumah mbah Wati untuk meminta Surat tanah milik Sarip (almahum).

Mbah Wati mengatakan bahwa, entah apa yang yang mereka ( Kepala Desa dan Mantan Kapolsek ) lakukan untuk meminta surat tanah milik Sarip dan saat itu Kepala Desa bilang saya akan dituntut.

“Kulo wedi mas (saya takut),” kata nenek Wati kepada Timurposjatim.com biro Bojonegoro, Minggu (08/04/2022).

 

Kepala Desa Bakalan Dan Mantan Kapolsek Tambak Rejo Rampas Sertifikat Nenek Wati

Ia menambahkan Sarip adalah kakak kandung dari mbah Wati , tujuh tahun terakhir mbah Sarip ikut di rumah mbah Wati hingga Sarip meninggal dunia dan sebelum meninggal dunia mbah Sarip berpesan kepada keluarga mbah Wati, siapapun yang merawat sampai mati dialah yang berhak memiliki tanah sawahnya.

“Saya bersama keluarga sempat merawat mbah Sarip hingga meninggal  hampir 7 tahun lamanya,” katanya.

Namun setelah mbah Sarip meninggal dunia , tiba-tiba Kepala Desa setempat datang dengan di dampingi Mantan Kapolsek dan bayan setempat untuk meminta sertifikat tanah Mbah Sarip (lebih…)

GIIAS 2022 Akan Kembali Di Empat Kota Di Indonesia

Timurposjatim.com – Penyelenggaraan GIIAS The Series tahun ini akan kembali berlangsung di empat kota strategis di Indonesia. Sebelumnya di tahun 2021, GIIAS The Series hanya dapat terselenggara di dua kota, Tangerang dan Surabaya. Pada tahun ini, GAIKINDO optimis GIIAS The Series dapat berlangsung secara lengkap di empat kota. Yang pertama akan berlangsung adalah GIIAS BSD-CITY, Tangerang yang mencakup wilayah JABODETABEK. Dilanjutkan di tiga kota lainnya yaitu; Surabaya, Medan, dan Makassar. Selasa (26/04/2022).

Ketua Umum GAIKINDO Yohannes Nangoi, penyelenggaraan GIIAS 2021 lalu, telah berhasil menjadi dorongan positif bagi seluruh lini industri otomotif Indonesia,

“Semua pihak merasa senang dan puas atas penyelenggaraan GIIAS 2021 lalu, baik peserta, pengunjung dan bahkan pemerintah yang dapat melihat langsung bangkitnya industri otomotif Indonesia pada perhelatan GIIAS, oleh karena itu GIIAS akan kembali menjadi upaya GAIKINDO mendorong pencapaian industri otomotif Indonesia ditahun ini,” kata Yohannes.

Ia menambahkan bahwa, ditahun 2022 kondisi industri otomotif Indonesia mulai bangkit dan kembali tumbuh, sehingga Ia meyakini penyelenggaraan GIIAS tahun ini akan menjadi pesan positif yang menyatakan bahwa industri otomotif Indonesia akan terus maju menuju masa depan. Nangoi juga menyatakan akan kembali membawa rangkaian GIIAS The Series pada tahun ini di empat kota potensial Indonesia.

“Tahun ini GAIKINDO akan kembali membawa efek positif bagi industri otomotif yang berada diempat kota strategis di Indonesia, lewat GIIAS yang berlangsung pada bulan Agustus di BSD-City Tangerang, dan kemudian akan disusul dengan penyelenggaraan GIIAS di Surabaya, Medan, dan Makassar,” tambahnya.

Disingung terkait persiapan  GIIAS 2022 The Series

Ketua III, sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO Rizwan Alamsjah, menyatakan optimismenya terhadap pelaksanaan GIIAS 2022.

“Tingkat antusiasme para peserta sangat tinggi dapat dilihat dari persentase lahan yang telah terisi, baik pada GIIAS di Tangerang, Surabaya, Medan, maupun Makassar, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa GIIAS 2022 akan merepresentasikan seluruh lini industri otomotif Indonesia,” tuturnya.

Rizwan menambahkan bahwa GIIAS 2022 akan kembali menjadi ajang pilihan para peserta untuk memperkenalkan produk dan teknologi terbaru dari industri otomotif Indonesia kepada masyarakat. Sebagai catatan, GIIAS yang mendapatkan dukungan internasional dari organisasi yang menaungi pameran otomotif diseluruh dunia Organisation Internationale des Constructeurs d’Automobiles (OICA) dan masuk dalam jadwal pameran otomotif dunia ini telah menjadi tuan rumah kegiatan launching untuk lebih dari 160 kendaraan, yang sembilan diantaranya merupakan world premiere. GIIAS juga telah menghadirkan lebih dari 60 kendaraan konsep sejak kehadirannya pada tahun 2015 lalu. “GIIAS selalu menjadi magnet para pengunjung yang ingin mengetahui teknologi dan produk terbaru dari industri otomotif Indonesia, tidak terkecuali pada tahun ini, Kami akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan GIIAS, untuk menyajikan yang terbaik untuk pada pengunjung setianya,” jelas Rizwan. (lebih…)

Harla Ke-23 Tangkasema Bagi-Bagi Takjil Dan Buka Bersama

Timurposjatim.com – Angkatan Tamtama 99 pertama TNI AD (Tangkasema) di Hari Ulang Tahun (Harla) ke-23 yang bertepatan di Bulan Suci Ramadhan, melakukan kegiatan bagi-bagi takjil di depan Cafe Aren di Jalan Cendekia No 7, Dusun Sidowayah, Desa Celap, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Sertu Joni Pranata Ketua Tangkasema wilayah Korem 084 Bhaskara Jaya mengatakan, bahwa Kegiatan Harla Tangkasema rutin kita adakan setiap tahun, namun kali ini ada yang berbeda dimana bertempatan dengan Bulan Suci Ramadhan, sehingga kami juga melakukan kegiatan bagi-bagi takjil kepada masyarakat untuk persiapan berbuka puasa.

“Dalam memperingati Dirgahayu Tangkasema yang ke-23, kami juga melakukan bagi-bagi Takjil ada sekitar 300 snack dan buka bersama anggota Angkatan Tamtama 99 pertama,” kata Joni kepada awak media, Selasa (26/04/2022).

Harla Ke-23 Tangkasema Bagi-Bagi Takjil Dan Buka Bersama

Untuk diketahui, Tentara Angkatan Darat selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai. (lebih…)