IKA SMAK St. Louis 1 Surabaya Berbagi Kasih Natal untuk Guru Purnatugas dan Alumni

Surabaya, Timurpos.co.id โ€“ Menjelang perayaan Natal, Ikatan Alumni (IKA) SMAK St. Louis 1 Surabaya kembali menggelar kegiatan rutin tahunan Berbagi Kasih Natal, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini diwujudkan melalui pembagian bingkisan Natal kepada para guru purnatugas serta alumni yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan apresiasi IKA SMAK St. Louis 1 terhadap jasa dan dedikasi para guru yang telah mengabdikan diri dalam mendidik generasi demi generasi siswa SMAK St. Louis 1 Surabaya.

Ikatan Alumni SMAK St. Louis 1 yang resmi berdiri sejak tahun 2002 ini memiliki Kantor Sekretariat yang berada di lingkungan sekolah, tepatnya di Gedung A SMAK St. Louis 1, Jalan Polisi Istimewa No. 7 Surabaya. Pembagian bingkisan Kasih Natal dilaksanakan di kantor sekretariat tersebut mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Para guru purnatugas dan alumni yang hadir tampak antusias. Setelah menerima bingkisan Natal, para guru purnatugas menyempatkan diri untuk bercengkerama, bernostalgia, dan mengenang masa-masa saat mengajar. Beberapa di antaranya juga berkeliling sekolah untuk melihat perubahan suasana kelas serta sarana dan prasarana yang baru maupun yang masih bertahan sejak mereka aktif mengajar dahulu.

Ketua Umum IKA SMAK St. Louis 1, Vincentia Juliani, mengatakan bahwa kegiatan Berbagi Kasih Natal ini merupakan implementasi dari visi dan misi IKA SMAK St. Louis 1, yakni menghargai jasa para guru purnatugas, saling membantu sesama alumni, serta menjaga nama baik almamater.
โ€œMelalui kegiatan ini, kami berharap terjalin sinergi yang baik antara alumni, guru, dan almamater, sehingga memberikan dampak positif bagi semua pihak,โ€ ujarnya.

Vincentia juga menambahkan bahwa suksesnya kegiatan ini tidak lepas dari dukungan seluruh pihak, terutama para alumni dan almamater yang terus bergandengan tangan dalam mengharumkan nama besar SMAK St. Louis 1 Surabaya.

Ia menegaskan, seluruh kegiatan IKA SMAK St. Louis 1 selalu berpegang pada motto โ€œDari Alumni, Oleh Alumni, dan Untuk Alumni.โ€ Termasuk dalam pengadaan bingkisan Kasih Natal, seluruhnya bersumber dari partisipasi dan kontribusi para alumni.
โ€œSegala kegiatan IKA adalah cerminan dari motto tersebut,โ€ imbuhnya.

Sebagai organisasi alumni yang berkantor sekretariat di lingkungan sekolah, IKA SMAK St. Louis 1 terus berupaya meningkatkan rasa keguyuban dan kebersamaan lintas generasi melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, sekaligus mempererat hubungan antara alumni dan almamater. Tok

Anak-Anak dan Warga Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Pantai

Gresik, Timurpos.co.id โ€“ Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir ditunjukkan melalui kegiatan Children Environmental Action: Aksi Bersih Pantai yang digelar di Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, pada 15 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan anak-anak sekolah dasar bersama masyarakat setempat dalam aksi nyata membersihkan pantai.

Aksi bersih pantai tersebut diselenggarakan oleh SDIT Al Huda Bawean berkolaborasi dengan Ecoton, Human In Love Foundation (Korea), serta mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Lebak. Sebanyak 30 siswa SDIT Al Huda Bawean dan 15 warga Desa Lebak, termasuk unsur pemerintah desa, turut ambil bagian membersihkan kawasan pantai yang selama ini menjadi area wisata dan tempat bermain anak-anak.

Kepala Sekolah SDIT Al Huda Bawean, Rissky Wahyu Saputra, mengatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini melalui aksi langsung di lapangan.

โ€œKami ingin siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi memahami secara langsung dampak sampah di pesisir. Ini juga menjadi upaya membangun tanggung jawab bersama antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah desa dalam menjaga lingkungan pantai,โ€ ujarnya.

Dalam aksi tersebut, para peserta berhasil mengumpulkan total 945 kilogram sampah, terdiri dari 70 karung sampah organik dan 80 karung sampah anorganik. Hasil temuan di lapangan menunjukkan sampah didominasi oleh plastik sekali pakai, terutama bungkus saset makanan.

Yang memprihatinkan, panitia menemukan kemasan plastik yang diperkirakan berasal dari tahun 1989, serta sisa obat-obatan yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia dan ekosistem laut.

โ€œSekitar 60 hingga 70 persen sampah berasal dari aktivitas masyarakat sendiri, sementara sisanya merupakan sampah kiriman. Fakta ditemukannya bungkus saset puluhan tahun lalu menunjukkan betapa lamanya plastik bertahan di lingkungan pesisir,โ€ ungkap Rissky.

Ia juga menyoroti risiko kesehatan bagi anak-anak yang sering beraktivitas di pantai tersebut.

โ€œPantai ini menjadi tempat bermain dan berenang anak-anak. Jika tidak ada pengelolaan dan pemantauan kebersihan yang baik, kami khawatir zat berbahaya bisa mengenai kulit atau bahkan tertelan. Harapannya, ke depan setiap desa pesisir memiliki sistem monitoring kebersihan pantai secara rutin,โ€ tambahnya.

Kepala Desa Lebak, Fadal, mengakui bahwa persoalan sampah pesisir tidak bisa ditangani oleh desa secara mandiri.

โ€œKami menyadari keterbatasan yang ada. Desa masih membutuhkan dukungan, khususnya dalam penyediaan dan peningkatan fasilitas serta pelayanan persampahan agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Alaika Rahmatullah, Manajer Divisi Advokasi dan Kebijakan Ecoton, menyoroti temuan sampah plastik saset sebagai bukti kegagalan sistemik pengelolaan plastik sekali pakai.

โ€œMelalui prinsip Extended Producer Responsibility (EPR), produsen wajib bertanggung jawab atas seluruh siklus hidup kemasan yang mereka edarkan, termasuk pengumpulan kembali. Tanpa keterlibatan aktif perusahaan, beban sampah akan terus ditanggung masyarakat dan pemerintah desa,โ€ tegasnya.

Anak-Anak sebagai Agen Perubahan
Melalui kegiatan Children Environmental Action: Aksi Bersih Pantai, para pihak berharap kesadaran lingkungan dapat tumbuh sejak dini, memperkuat peran anak-anak sebagai agen perubahan, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga kebersihan dan kesehatan ekosistem pesisir Pulau Bawean. Tok

Faradila Dwi Eliansyah Sitorus Raih Juara 1 Kejurprov IBCA MMA Piala Bupati Tuban 2025

Tuban, Timurpos.co.id โ€“ Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Mixed Martial Arts (MMA) muda, Faradila Dwi Eliansyah Sitorus, yang berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA Piala Bupati Tuban 2025. Kejuaraan tersebut digelar di Tuban pada Desember 2025 dan diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.

Faradila tampil dominan sejak babak awal hingga partai final. Dengan teknik bertanding yang matang, mental kuat, serta strategi yang tepat, ia mampu mengungguli lawan-lawannya dan memastikan naik ke podium tertinggi.

Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi Faradila dalam dunia bela diri campuran (MMA), sekaligus mengharumkan nama daerah dan perguruan yang menaunginya. Capaian tersebut juga menunjukkan perkembangan positif pembinaan atlet MMA di tingkat daerah hingga provinsi.

Ajang Kejurprov IBCA MMA Piala Bupati Tuban 2025 sendiri merupakan salah satu agenda resmi yang berada di bawah naungan organisasi olahraga bela diri, dengan tujuan menjaring atlet-atlet potensial untuk dipersiapkan ke level nasional.

Dengan raihan gelar juara ini, Faradila Dwi Eliansyah Sitorus diharapkan mampu terus meningkatkan prestasi dan menjadi salah satu atlet andalan Indonesia di cabang olahraga MMA pada masa mendatang. Tok

SSB Dwikora Juara 1 Piala LSAS Cup di Gayungan

Surabaya, Timurpos.co.id – SSB Dwikora kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Piala LSAS Cup yang digelar di Lapangan Gayungan, Surabaya. Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras para pemain muda serta peran penting pelatih dalam membina bakat sepak bola usia dini. Minggu (14/12).

Pada partai final, tim SSB Dwikora tampil solid dan penuh semangat juang. Permainan disiplin, kerja sama tim yang baik, serta mental bertanding yang kuat membawa Dwikora keluar sebagai juara utama turnamen tersebut. Salah satu pemain SSB Dwikora bahkan berhasil menyabet penghargaan individu, menambah catatan prestasi tim di ajang bergengsi ini.

Pelatih SSB Dwikora, Rahmat menyampaikan, bahwa rasa bangga atas capaian anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya soal trofi, tetapi juga hasil dari proses latihan yang konsisten, kedisiplinan, serta dukungan orang tua dan manajemen tim.

โ€œPrestasi ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berkembang dan berprestasi lebih tinggi ke depan,โ€ ujarnya usai penyerahan piala.

Moch Hamzah Syah salah satu pemain menyampaikan, bahwa terimakasih kepada pelatih yang telah memberikan kesempatan dan pelatihan sehingga kita bisa meraih juara.

“Saya sangat senang sekali dan bangga telah menjadi juara.” Ucapnya sembari bujukan piala.

Turnamen LSAS Cup sendiri diikuti oleh sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola muda berbakat.

Dengan raihan Juara 1 ini, SSB Dwikora diharapkan mampu terus menjaga performa dan melahirkan pemain-pemain potensial yang kelak dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. Tok

Media yang Tidak Sekadar Meliput: KOMPAK Menjadi Jembatan Kemanusiaan

Surabaya, Timurpos.co.id โ€“ Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK) menginisiasi gerakan kemanusiaan untuk membantu korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Langkah cepat ini merupakan respons kalangan jurnalis terhadap situasi darurat yang hingga kini masih menyulitkan akses, terutama di wilayah yang terisolasi akibat bencana.

Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono, menyampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar solidaritas spontan, melainkan wujud tanggung jawab sosial komunitas media yang selama ini berada di garis depan dalam isu kemanusiaan, hukum, dan perlindungan publik.

โ€œPenggalangan dana ini murni panggilan jiwa untuk saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh yang sedang menghadapi situasi genting. Banyak wilayah masih kesulitan logistik, sementara kebutuhan dasar terus meningkat,โ€ kata Budi, Selasa (9/12/2025).

Ia memastikan seluruh proses pengumpulan hingga penyaluran dana dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

โ€œKami ingin memastikan bantuan tidak hanya cepat tiba, tetapi juga tercatat jelas dari awal hingga akhir. Solidaritas harus bisa dibaca publik,โ€ tegasnya.

Banjir dan tanah longsor akibat hujan ekstrem memberi dampak besar di tiga provinsi tersebut. Data BNPB pada 6 Desember 2025 mencatat: 914 korban meninggal dan 389 korban hilang

Situasi di lapangan berubah cepat. Laporan terbaru dari sejumlah kanal resmi dan media pada 8โ€“9 Desember 2025 mencatat peningkatan jumlah korban meninggal menjadi 961โ€“962 jiwa, menandakan banyak kawasan baru berhasil dijangkau tim SAR, terutama wilayah perbukitan dan desa-desa yang sebelumnya terputus aksesnya.

Selain korban jiwa, ribuan warga masih mengungsi, jalur transportasi rusak, jaringan komunikasi terbatas, dan kebutuhan logistik meningkat drastis. Pemerintah melalui BNPB memprioritaskan:

1.Pencarian dan evakuasi korban,
2.Pembukaan akses darat,
3.Suplai bantuan darurat,
4.Pemulihan komunikasi dan energi.

KOMPAK memastikan seluruh donasi yang masuk terdokumentasi dengan baik dan akan dipublikasikan secara berkala melalui laporan di grup WhatsApp KOMPAK. Langkah ini diambil untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menghindari celah penyalahgunaan dana dalam situasi bencana yang rawan.

โ€œKami berkolaborasi dengan para jurnalis dan pihak terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima mereka yang membutuhkan,โ€ ujar Budi.

Gerakan kemanusiaan yang dilakukan KOMPAK ini diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan kepada korban bencana, sekaligus menjadi bukti bahwa komunitas media tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga hadir dalam solidaritas nyata ketika masyarakat membutuhkan. Tok

Dua Selebgram Jesica dan Nonik Sepakat Berdamai Usai Saling Lapor di Polda Jatim

Surabaya, Timurpos.co.id โ€“ Perseteruan antara dua selebgram, Jesica dan Nonik, akhirnya berakhir damai. Keduanya sepakat menyudahi konflik yang sempat ramai di media sosial terkait dugaan perselingkuhan yang melibatkan suami Nonik, Bima.

Dalam pernyataannya, Jesica mengakui kesalahannya karena pernah berselingkuh dengan Bima. Ia menegaskan bahwa antara dirinya dan pihak Nonik telah dilakukan proses perdamaian yang difasilitasi oleh kuasa hukum Nonik pada 5 November 2025.

Perdamaian tersebut mencakup kesepakatan untuk saling mencabut laporan serta komitmen agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

โ€œSaya sudah mengakui kesalahan kalau saya pernah berselingkuh dengan suami Nonik, Bima. Di sini sudah ada perdamaian yang dibantu oleh kuasa hukum dari Nonik pada 5 November 2025 lalu. Kami sepakat untuk saling mencabut laporan. Saya juga sudah membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi hal itu,โ€ ujar Jesica kepada Timurpos. Selasa (11/11).

Jesica juga memberikan klarifikasi tambahan terkait sejumlah isu yang beredar. Ia membantah kabar bahwa dirinya dibelikan tas bermerek Coach Tabby oleh Bima. Menurutnya, tas tersebut dibeli sendiri.

โ€œYang tidak benar itu soal tas Coach Tabby. Itu saya beli sendiri. Lalu soal saya berselingkuh di rumah Nonik, awalnya saya janjian di Starbucks, tapi Bima bilang mau ambil barang dulu di rumahnya, yang ternyata rumah Nonik,โ€ jelasnya.

Sementara itu, Nonik yang merupakan istri Bima menyatakan telah memaafkan perbuatan Jesica.โ€œSaya sudah memaafkan perilaku Jesica yang telah berselingkuh dengan suami saya,โ€ ujarnya singkat.

Dengan adanya kesepakatan damai ini, kedua pihak berharap masalah yang sempat menjadi perbincangan publik tersebut tidak lagi diperpanjang dan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak. Tok

Ikatan Alumni SMAK St. Louis 1 Gelar Donor Darah, Wujudkan Semangat Persaudaraan dan Solidaritas

Surabaya, Timurpos. co.id โ€“ Ikatan Alumni (IKA) SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Surabaya dan pihak sekolah SMAK St. Louis 1, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat persaudaraan dan solidaritas di kalangan alumni, guru, siswa, serta masyarakat sekitar.

Donor darah ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan โ€œDonor Darah Serentakโ€ yang diadakan di berbagai kota di Indonesia. Untuk wilayah Surabaya, kegiatan diorganisir oleh IKA SMAK St. Louis 1 yang bersekretariat di Jl. Polisi Istimewa No. 7, Surabaya (dalam kompleks SMAK St. Louis 1).

Selain alumni St. Louis 1, kegiatan ini turut melibatkan kolaborasi dengan berbagai ikatan alumni sekolah dan universitas Jesuit di Indonesia yang tergabung dalam Perkumpulan Alumni Kolese Jesuit, antara lain: Kolese Kanisius Jakarta, Kolese Gonzaga Jakarta, Kolese De Britto Yogyakarta, Kolese Loyola Semarang, Kolese Le Coq Nabire, Kolese Mikael Solo, Kolese PIKA Semarang, ATMI Solo, Seminari Mertoyudan Magelang, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, serta Universitas Parahyangan Bandung dan komunitas HSC.

Acara berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan suasana penuh antusiasme. Para peserta tampak sudah berdatangan sejak pukul 08.00 untuk melakukan registrasi. Kegiatan donor darah dilakukan di salah satu ruangan di lingkungan sekolah yang telah disiapkan sebagai ruang donor.

Tidak hanya para alumni, sejumlah siswa-siswi aktif kelas X dan XI juga ikut berpartisipasi membantu panitia dalam proses registrasi, pembagian goodie bag, serta penyediaan konsumsi bagi para pendonor.

Ketua Umum Ikatan Alumni Sinlui, Adi Widjaja, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata rasa kepedulian sosial dan kebersamaan antaralumni.

โ€œKegiatan ini menyadarkan kita sebagai alumni Sinlui untuk saling membantu. Donor darah bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan kita, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan,โ€ ujarnya.

Proses donor darah diawali dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis PMI untuk memastikan calon pendonor memenuhi syarat. Bagi yang lolos pemeriksaan, langsung diarahkan ke area pengambilan darah.

Kegiatan berjalan lancar dan berhasil mengumpulkan 101 kantong darah. Jumlah tersebut menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan solidaritas sosial yang terus tumbuh di kalangan alumni St. Louis 1 serta masyarakat.

IKA SMAK St. Louis 1 sendiri memiliki berbagai regional alumni, antara lain di Jakarta, Bandung, Joglosemar, Surabaya, serta di mancanegara seperti Eropa, AS-Kanada, dan Taiwan. Seluruh regional tersebut rutin mengadakan berbagai kegiatan untuk mempererat tali persaudaraan, kebersamaan, dan memperkuat jejaring antaralumni yang bermanfaat bagi masyarakat. Tok

Semangat Gotong Royong Warnai Tasyakuran Reog Gembong Singo Tambak di Simokerto

Surabaya, Timurpos.co.id โ€“ Suasana penuh semangat gotong royong dan kekeluargaan menyelimuti wilayah Tambak Laban, RT 8 RW 3, Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto, pada Minggu (9/11). Warga setempat kompak menggelar tasyakuran alat Reog baru, sebagai wujud rasa syukur dan upaya melestarikan warisan budaya leluhur yang masih hidup di tengah masyarakat kota.

Sejak pagi pukul 08.00 WIB, warga berbondong-bondong datang membawa nasi tumpeng dan berbagai hidangan untuk bancaan bersama di kawasan Tambak Laban. Suasana meriah terlihat dari tawa, obrolan hangat, dan iringan musik tradisional yang mengiringi jalannya acara.

Usai bancaan, sekitar pukul 12.00 WIB, acara berlanjut dengan doa bersama di Pesarean Buyut Dowo, Rangkah Rejo, sebagai simbol penghormatan kepada para leluhur.

Menurut Krisma Bagus, salah satu ketua penggiat seni Reog Gembong Singo Tambak pimpinan Budi Tanjung (Pak BT) yang juga penggagas kegiatan, acara ini menjadi momentum penting bagi warga untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan melalui budaya.

โ€œKami kirim doa ke Buyut Dowo sebagai bentuk syukur dan permohonan berkah agar Reog Gembong Singo Tambak ini membawa kebaikan bagi warga, khususnya di wilayah Simokerto. Terima kasih kepada Pak RT, Pak Binmas, Babhin, dan dulur-dulur Reog Surabaya yang sudah hadir. Setelah doa bersama, kami lanjutkan gebyakan Reog di Tambak Laban,โ€ ujar Krisma.

Setelah doa bersama, rombongan melakukan gebyakan Reog di sekitar Pesarean Buyut Dowo sebelum kembali ke Tambak Laban. Pertunjukan Reog pun berlangsung hingga malam hari dengan suasana yang begitu meriah. Warga tumpah ruah memenuhi jalan, menyaksikan aksi para penari dengan topeng singa raksasa yang berayun gagah mengikuti irama gendang dan jidor.

Kali ini, Reog Gembong Singo Tambak menampilkan kolaborasi antara seni Reog khas Ponorogo dan Reog Surabaya, dipadu sentuhan lokal masyarakat Tambak Laban yang unik dan dinamis. Sejumlah tokoh sepuh Reog Surabaya juga turut hadir memberikan dukungan dan doa restu.

Tokoh masyarakat Narko menilai kegiatan ini bukan hanya hiburan rakyat, tetapi juga ruang kebersamaan yang memperkuat ikatan sosial antarwarga.

โ€œKegiatan seperti ini sangat positif. Selain menjaga kekompakan warga, juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya daerah yang mulai jarang ditemui di tengah perkembangan zaman,โ€ ungkapnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tambak Rejo Aipda Hendra, bersama Bimas Didik Hermanto dan Heru, turut hadir memantau jalannya kegiatan.

โ€œKami dari pihak kepolisian tentu mendukung kegiatan budaya masyarakat yang menumbuhkan nilai kebersamaan dan gotong royong. Semoga Reog Gembong Singo Tambak ini terus berkembang dan menjadi kebanggaan warga Simokerto,โ€ ujarnya.

Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat gotong royong warga Tambak Laban.

Tari Reog sendiri merupakan kesenian tradisional yang sarat makna dan energi, menampilkan keindahan gerak dan kekuatan dalam harmoni musik gendang, jidor, serta keanggunan topeng singa raksasa yang megah. Tak heran bila setiap penampilan Reog selalu berhasil memukau penonton dari berbagai kalangan. Tok

 

ECOTON Desak Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya Tegas Tindak Industri Pembuang Limbah ke Kali Mas

Surabaya, Timurpos.co.id – Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah ECOTON menggelar aksi di bantaran Kali Mas, Surabaya, sebagai bentuk pengingat sekaligus protes terhadap Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar segera menegur dan menindak industri yang membuang limbah ke sungai, terutama saat musim hujan mulai tiba. Senin, (3/11).

Aksi ini dilakukan menyusul kondisi Kali Mas yang semakin tercemar dan berbau amis menyengat ketika curah hujan meningkat. Menurut pantauan tim ECOTON, banyak industri di sekitar aliran Sungai Surabayaโ€”termasuk di wilayah Sidoarjo, Gresik, dan Surabayaโ€”yang memanfaatkan musim hujan untuk membuang limbah cair ke sungai, dengan alasan air sungai sedang tinggi sehingga pencemaran akan โ€œtercampurโ€ dan sulit dideteksi.

Juru kampanye ECOTON Prigi Arisandi menegaskan bahwa praktik ini sudah berlangsung lama dan menunjukkan lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah.

โ€œSetiap musim hujan, pola pencemaran air sungai selalu berulang. Industri memanfaatkan derasnya arus sungai untuk melepas limbahnya tanpa pengolahan. Padahal keputusan Mahkamah Agung sudah jelas: Pemerintah Provinsi Jawa Timur wajib menegakkan hukum lingkungan dan menindak pelaku pencemar Kali Surabaya,โ€ ujar Prigi.

Prigi juga mengingatkan bahwa bau amis dan warna keruh Kali Mas merupakan indikator meningkatnya kandungan bahan organik dan kimia berbahaya di air, yang dapat merusak ekosistem sungai dan membahayakan kesehatan warga.

ECOTON menuntut:

1. Gubernur Jawa Timur segera menindaklanjuti keputusan Mahkamah Agung terkait pemulihan kualitas air Sungai Surabaya.

2. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan Kota Surabaya memperketat pengawasan industri di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas dan Kali Mas.

3. Publikasi data hasil pemantauan kualitas air secara transparan dan melibatkan masyarakat dalam pemantauan pencemaran.

โ€œKami tidak ingin sungai hanya diurus saat ada lomba kebersihan atau peringatan Hari Air. Sungai adalah sumber kehidupan dan bagian dari hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan yang sehat,โ€ tambah Prigi.

ECOTON berharap pemerintah segera bertindak sebelum pencemaran semakin parah dan mengancam sumber air baku masyarakat Surabaya. Tok/”

25 Advokat Pengambilan Sumpah Dihadiri Pimpinan AdvoKAI Pusat Dan Jawa Timur

Surabaya, Timurpos.co.id – Sebanyak 25 calon advokat resmi diambil sumpahnya dalam sidang terbuka Pengadilan Tinggi Surabaya, Kamis (23/10/2025).

Prosesi pengambilan sumpah ini menandai awal resmi para calon advokat menjalankan profesi di bawah naungan Kongres Advokat Indonesia (AdvoKAI).

Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi sistem e-Court yang disampaikan oleh perwakilan dari Pengadilan Tinggi Surabaya. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para calon advokat mengenai tata cara penggunaan sistem peradilan elektronik (e-Court) yang kini menjadi bagian penting dalam proses administrasi dan pelayanan hukum di pengadilan.

Setelah sesi sosialisasi, acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah advokat yang berlangsung khidmat dan tertib di aula utama Pengadilan Tinggi Surabaya, Jalan Sumatera No. 4 Surabaya.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat resmi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Pengadilan Tinggi Surabaya Nomor: 8304/PAN.W14-U/UND.HM2.1.3/X/2025 tertanggal 16 Oktober 2025.

Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan Kongres Advokat Indonesia (AdvoKAI) baik dari tingkat pusat maupun daerah, antara lain:
Dr. KP H. Heru S. Notonegoro, S.H., M.H., CIL, CRA โ€“ Ketua Presidium Dewan Pimpinan Pusat AdvoKAI, Dr. Rizal Haliman, S.H., M.H., CIL, CPM โ€“ Presidium Dewan Pimpinan Pusat AdvoKAI
K.R.T. Iswahyudi, S.H., M.Hum., CIL โ€“ Ketua Presidium Dewan Pimpinan Daerah AdvoKAI Jawa Timur
Dr. Fajar Rachmad DM, S.H., M.H., CPM โ€“ Presidium Dewan Pimpinan Daerah AdvoKAI Jawa Timur
Fatachul Hudi, S.H., M.H., CPM, CPARB โ€“ Presidium Dewan Pimpinan Daerah AdvoKAI Jawa Timur
Puput Oktavia Susanti, S.H., M.H., CIL, CPM โ€“ Presidium Dewan Pimpinan Daerah AdvoKAI Jawa Timur
Hari Subagyo, S.H. โ€“ Presidium Dewan Pimpinan Daerah AdvoKAI Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Dr. KP H. Heru S. Notonegoro menegaskan bahwa pengambilan sumpah advokat bukan hanya formalitas, melainkan momentum moral untuk memperkuat komitmen terhadap integritas dan keadilan.

โ€œSumpah ini adalah janji untuk menegakkan hukum dengan hati nurani. Seorang advokat tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga berintegritas dan menjunjung tinggi etika profesi,โ€ ujarnya.

Sementara itu, K.R.T. Iswahyudi, selaku Ketua Presidium DPD AdvoKAI Jawa Timur, menyampaikan harapan agar para advokat muda mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak masyarakat dan menjaga marwah profesi hukum di tengah tantangan zaman.

Acara berlangsung lancar dan penuh makna, ditutup dengan sesi foto bersama serta ucapan selamat kepada 25 advokat yang baru disumpah. Dengan telah diambil sumpahnya, mereka kini sah berpraktik sebagai advokat di bawah naungan Kongres Advokat Indonesia (AdvoKAI). M12