Polisi dan Relawan Evakuasi Korban Mobil Terjun ke Jurang di Mojokerto

Mojokerto, Timurpos.co.id – Gerak cepat ( Gercep) Polisi dan relawan Mojokerto mengevakuasi korban mobil Toyota Inova yang terjun ke jurang sedalam 7 meter di Desa Lolawang, Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Mobil Toyota Kijang Innova Nopol N 1574 WO itu berisi satu keluarga itu hilang kendali saat dikemudikan istri yang belajar mengemudi.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Mojokerto Iptu Muhammad Hariyazie, Rabu, 01 Mei 2024.

“Pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraannya diduga karena masih belajar mengemudi,”jelas Iptu Hariyazie, Kamis (02/05/2024).

Dikatakan Iptu Hariyazie saat itu mobil dikendarai Badriya (40) yang di dalamnya ada suaminya, Hariyono (42) serta anaknya, ASW (5).

“Seluruh korban berasal dari Desa Watukosek, Gempol, Pasuruan,” terang Iptu Hariyazie.

BACA JUGA:
Sinergitas, Polisi Bersama TNI dan BPBD Evakuasi Korban Banjir di Mojokerto

Akibat kecelakaan tunggal itu, Badriya mengalami patah tulang kaki sebelah kiri dan cedera kepala,sehingga harus dirawat di RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto.

Sementara suaminya, Hariyono mengalami cedera kepala

“Sudah kami evakuasi ke RS Mawadah Medika, Ngoro, Mojokerto,” kata Iptu Hariyazie.

Sebelum terjun ke jurang, mobil melaju dari selatan ke utara di Jalan Umum Ngoro Industrial Park (NIP), Desa Lolawang.

Setiba di lokasi, tiba-tiba saja mobil itu hilang kendali.

Mobil selanjutnya terjun ke jurang bekas galian C sekitar pukul 12.10 WIB.

Saat terjun itu mobil berhenti dengan posisi terbalik di dalam jurang. M12

Mayday di Jatim Berjalan Aman dan Kondusif

Surabaya, Timurpos.co.id – Sejumlah massa aksi dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati jantung kota Surabaya untuk menyampaikan aspirasi dalam peringatan Mayday tahun 2024.

Sebanyak 3 ribu lebih personel gabungan Polda Jatim juga telah disiapkan khusus untuk Kota Surabaya, dalam rangka pengamanan Mayday 2024.

Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda Jatim, Kombes Pol Puji Santoso mengatakan, jauh-jauh hari Polda Jatim sudah menyiapkan pola – pola pengamanan dan berkoordinasi dengan elemen buruh di Jawa Timur.

Dalam pelaksanaan Mayday 2024 ini, Polda Jatim juga telah menambah personel 20 Satuan Setingkat Peleton (SST) dari masing-masing Polres jajaran.

“Personel tambahan kita sebar di titik-titik tempat berkumpulnya masa buruh,” ujar Kombes Puji, Rabu (01/05/2024).

BACA JUGA:
Setelah Ditangkap di Kunti 11 Orang Direhab !!!

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai elemen buruh untuk pelaksanaan Mayday ini agar dilakukan dengan tertib, santun dan humanis.

“Kita juga sudah melakukan pendekatan ke elemen buruh, untuk melaksanakan kegiatannya ini dengan tertib, santun dan humanis,”terangnya.

Kombes Pol Puji juga mengatakan, untuk elemen buruh yang akan datang melakukan aksi Mayday di Kota Surabaya ada 17 elemen.

“Elemen buruh sekitar 17 yang akan melaksanakan kegiatan disini, namun sebagian tadi sudah ada yang melaksanakan kegiatan di depan Gedung Negara Grahadi juga,” ucapnya didepan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya.

Kombes Pol Puji menambahkan, selain massa dari Surabaya, ada dari Jombang, Nganjuk, Kediri, Gresik, Pasuruan, Mojokerto Kota dan Kabupaten.

Bahkan ada elemen buruh dari Banyuwangi yang juga datang ke Surabaya.

“Alhamdulillah laporan yang masuk sampai sekarang situasi masih berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Sementara itu di tempat terpisah Dirintelkam Polda Jatim, Kombes Pol Dekananto menambahkan jauh hari sebelum pelaksanaan Mayday ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama jajaran, menggelar Halal Bihalal dan koordinasi dengan perwakilan dari elemen buruh se Jawa Timur.

“Dilakukan koordinasi, untuk menjaga situasi kondusif, jangan sampai ada provokasi yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas,” jelasnya.

Kombes Pol Dekananto menerangkan semula massa aksi diperkirakan yang datang ke Surabaya mencapai 20 ribu orang.

Namun dipastikan pada pelaksanaan Mayday 2024 ini, massa buruh yang datang diperkirakan hanya 2 ribu orang dari berbagai elemen buruh.

“Rencana awal diperkirakan ada 20 ribu orang, sesuai hasil koordinasi massa aksi yang datang lebih kurang 2.000 orang,” pungkas Kombes Pol Dekananto. M12

Peringati Hari Buruh, Polres Bojonegoro Gelar Tasyakuran Bersama SPSI

Bojonegoro, Timurpos.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional Tahun 2024, Polres Bojonegoro Polda Jatim menggelar tasyakuran bersama elemen serikat pekerja bertempat di Gedung AP I Rawi Mapolres Bojonegoro, Rabu (01/05/2024).

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Polres Bojonegoro bersama para buruh sengaja mengemas dengan kegiatan tasyakuran dan silaturahmi, untuk saling komunikasi, koordinasi dan kolaborasi untuk menciptakan situasi Bojonegoro aman dan kondusif.

Tujuan kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional Tahun 2024 dengan tema “Kerja Bersama Mewujudkan Pekerja/Buruh yang Kompeten.

BACA JUGA:
PSNU Pagar Nusa Gelar Acara Berlangsung Megah di Desa Gendongan

Dalam sabutannya, Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto mengucapkan terima kasih kepada elemen SPSI Bojonegoro yang sudah berkomitmen lebih mengedepankan kegiatan yang bersifat dialog atau audensi.

“Terima kasih kepada seluruh elemen SPSI yang ada di Bojonegoro berkenan hadir dalam tasyakuran ini,” ucap AKBP Mario Prahatinto disela-sela sambutannya,Rabu (1/5).

Menurut Kapolres Bojonegoro, May Day menjadi momentum kebersamaan bagi pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk bersinergi menuju hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan bagi kesejahteraan pekerja.

Masih menurut Kapolres Bojonegoro, Pemerintah terus berusaha memperbaiki iklim ketenagakerjaan untuk mendorong iklim investasi yang positif di Indonesia.

“Terbukti iklim ketenagakerjaan yang harmonis secara tak langsung turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ungkap AKBP Mario.

AKBP Mario juga berpesan kepada ketua dan pengurus SPSI, tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman karena hal itu akan mempengaruhi iklim investasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mencederai perjuangan pekerja atau buruh,” pesan AKBP Mario.

Kapolres Bojonegoro juga mengajak semua elemen bersama-sama menjaga kamtibmas di Bojonegoro agar tetap aman dan kondusif.

“Apabila ada kendala atau permasalahan segera dikomunikasikan dengan pihak Kepolisian agar tidak menjadi gangguan kamtibmas ,” pungkas AKBP Mario.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP RTMM – SPSI) Bojonegoro, Anis Yuliati mengucapkan terima kasih kepada Polres Bojonegoro yang turut serta memperingati Hari Buruh Internasional dengan menggelar tasyakuran.

“Kami akan mendukung Kepolisian dan Pemerintah dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif, sehingga perekonomian di Bojonegoro dapat meningkat,” terang Anis Yuliati.

Pihaknya juga meminta kepada Pemerintah untuk memperhatikan tuntutan para buruh yang selama ini sudah disampaikan ditingkat pusat.

Terkait penolakan Undang-undang Rancangan Peraturan Pemerintah (UU RPP) Kesehatan yang menyetarakan antara Narkoba dengan rokok sehingga merugikan pabrik rokok.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang FSP RTMM – SPSI Bojonegoro, bersama pengurus dan anggota, serta Pengurus Unit Kerja Mitra Produksi Sigaret (MPS) se Kabupaten Bojonegoro. M12

Kapolres Lumajang Ngobrol Santai Bersama Serikat Buruh

Lumajang, Timurpos.co.id – Hari buruh sedunia atau May Day, Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik menggelar acara ngobrol santai dengan serikat buruh di Cafe Magnolia, Jalan Jendral Ahmad Yani Kelurahan, Kepuharjo, Lumajang, Rabu (01/05/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Paiman, Asisten Administtrasi, Ahmad Taufik Hidayat.SH.M.Hum, Plt Dinas tenaga kerja kabupaten Lumajang, Sdr. Indra Wibowo.

Selain itu dihadir pula Ketua APINDO Kab. Lumajang Yushak, Ketua HIPMI kabupaten Lumajang, Muhammad Sahrul, Ketua Konfederasi SPSI Lumajang Ibu Sri Sumarliani.SH.MH, dan Ketua SBMI Lumajang Mardiono.

Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K, menyampaikan, hari buruh di Lumajang sepakat untuk melakukan kegiatan Halal bi halal serta ngobrol santai untuk memecahkan permasalahan yang ada di buruh atau karyawan.

“May Day di Lumajang merupakan memontum luar biasa, para rekan – rekan pekerja tidak melakukan aksi di jalan namun menggelar halal bi halal,” ungkap AKBP Rofik.

BACA JUGA:
Kapolri Lantik Brigjen Dwi Irianto Jadi Kapolda Sultra

Kapolres Lumajang ini juga menyampaikan, pentingnya silaturahmi tersebut sebagai langkah untuk mempererat hubungan antarlembaga.

Ia juga mengajak semua pihak untuk merayakan May Day dalam suasana kekeluargaan dan mengutamakan dialog dalam menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan.

“Kami semua instansi yang ada adalah bagian dari rekan rekan semua oleh karena itu pada kesempatan ini mari kita komunikasi dan kolaborasi dan duduk bersama untuk membahas masalah yang ada untuk mendapatkan solusi terkait kendala di lapangan,” terangnya.

AKBP Rofik menerangkan, Kabupaten Lumajang ini adalah wilayah yang guyub, aman dan kondusif, dan dapat berfikir cerdas, karena kenyataan pada hari ini para karyawan tidak ada yang berangkat ke Surabaya untuk melakukan aksi di jalan.

“Di kabupaten Lumajang hanya 5 orang yang berangkat ke Surabaya untuk memperingati hari buruh,” ujarnya.

Kapolres Lumajang juga menyampaikan tetap menjaga keamanan ketertiban masyarakat di wilayah Lumajang.

“Saya berharap kepada para serikat pekerja atau buruh yang ada di Lumajang. Dan, kami berikan imbauan agar kamtibmas tetap kondusif,” tuturnya. M12

Aksi May Day 2024 di Nganjuk Berjalan Kondusif

Nganjuk, Timurpos.co.id – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., mengungkapkan pihaknya menyiagakan 500 anggotanya untuk mengamankan kegiatan pada Hari Buruh 1 Mei 2024 atau May Day, Rabu (01/05/2024).

Ratusan anggota Polres Nganjuk tersebut akan disiagakan di 3 titik konsentrasi massa yang akan melakukan unjuk rasa (Unras) hingga doa bersama di makam Marsinah, di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.

“Kurang lebih 500 personel akan kami siagakan di 3 titik lokasi di mana para buruh akan menggelar aksi unras dan doa bersama di makam almarhumah Marsinah,” ujar AKBP Muhammad.

BACA JUGA:
Pangdam XII/Tanjungpura dan Kapolda Kalbar Pimpin Apel Gelar Pasukan

Kapolres Nganjuk juga menyebut, dari rencana kegiatan ada 300 buruh dari Federasi Serikat Buruh Independen (FSBI) akan menggelar aksi unjuk rasa di 2 lokasi yakni di gedung DPRD dan Pendopo kantor Bupati Nganjuk.

“Dari surat izin yang masuk, kegiatan May Day hari ini ada sekitar 300 massa yang akan berunjuk rasa depan DPRD dan Kantor Bupati Nganjuk. Kegiatan mulai pukul 09.00 WIB, kemudian dilanjut aksi May Day dengan berkumpul di makam Marsinah untuk berdoa, ” imbuh AKBP Muhammad.

Sementara itu Kabagops Polres Nganjuk Kompol Yusis Budi Krismanto, S.H., mengatakan, kesiapan anggota pengamanan sudah dilakukan sejak tadi malam, anggota sudah disebar di beberapa titik yang dianggap rawan.

“Kami telah melakukan penyisiran dan sterilisasi di sekitar makam Marsinah dan sekitarnya serta lokasi yang akan dipakai unras sejak tadi malam. Hal ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan selama pelaksanaan kegiatan May Day besok pagi,” ungkap Kompol Yusis.

Lebih lanjut, Kompol Yusis menegaskan bahwa anggota kepolisian telah diberikan instruksi untuk bertindak sesuai dengan prosedur yang berlaku dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama aksi berlangsung.

“Kami berharap kegiatan May Day dapat berjalan dengan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan. Kami siap untuk mengamankan kegiatan tersebut demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat Kabupaten Nganjuk,” tutup Kompol Yusis. M12

Polres Blitar Kota Jaring 44 Motor Berknalpot Tidak Sesuai Spektek

Kota Blitar, Timurpos.co.id – Dalam upaya menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Blitar Kota Polda Jatim menggelar razia knalpot yang tidak sesuai spesifikasi Teknik ( Spektek ).

Hal ini juga menindaklanjuti keluhan warga Masyarakat yang merasa terganggu oleh suara bising dari motor yang berknalpot tidak sesuai spektek dan sering digunakan balapan liar.

Kegiatan yang dilakukan gabungan Satsamapta dan Satlantas Polres Blitar Kota dengan menyisir titik – titik rawan yang sering digunakan untuk balapan liar.

“Adanya laporan dari masyarakat yang terganggu dengan penggunaan knalpot bising, kemudian kami laksanakan patroli,ini juga untuk mengantisipasi balap liar,” ungkap Ipda Suratno selaku perwira pengendali saat ditemui pada Minggu (28/04/2024) dini hari.

BACA JUGA:
Polres Mojokerto Berhasil Amankan 82 Motor Diduga Balap Liar

Patroli dan razia juga dilakukan di sejumlah lokasi ramai seperti Jalan Merdeka, Jalan Ir Soekarno (MBK), Jalan Moh Hatta (PIPP), Taman Makam Pahlawan (TMP), Jalan Diponegoro (Kebonrojo), dan kawasan sekitar Stadion Soepriyadi di Jalan Kelud.

Ipda Suratno menegaskan bahwa kegiatan razia tidak hanya bertujuan untuk menindak pelanggaran, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya balap liar.

“Yang jelas, beberapa titik lokasi yang ramai untuk berkumpul dan biasanya dijadikan lokasi balap liar,” tambahnya.

Hasil dari razia ini menunjukkan bahwa sekitar 44 kendaraan roda dua berhasil diamankan karena menggunakan knalpot tidak sesuai spektek dan beberapa di antaranya tidak dilengkapi dengan surat kendaraan bermotor (STNK) serta kelengkapan lainnya.

Ipda Suratno menyatakan bahwa kendaraan yang terjaring razia akan didata secara detail, dilakukan tilang, dan orang tua pemiliknya akan dipanggil untuk diberikan edukasi terkait aturan berkendara dan konsekuensi hukum yang harus diemban.

Polres Blitar Kota mengimbau, agar orang tua dan masyarakat dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan, khususnya terhadap kegiatan anak remaja yang menggunakan kendaraan motor yang tidak sesuai spesifikasi Teknik.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat berkendara sesuai dengan aturan, termasuk SIM, STNK dan termasuk tidak menggunakan knalpot bising, karena dapat mengganggu kamtibmas,” tegas Ipda Suratno.

Diharapkan dengan adanya razia ini, serta kesadaran dan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat, dapat diciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib dalam berlalu lintas di wilayah Blitar Kota.

Polres Blitar Kota berkomitmen untuk terus melakukan patroli rutin dan razia guna menekan angka pelanggaran serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat secara keseluruhan. M12

Satgas Yonif 125/SMB di Citak Mitak, Bantu Puskesmas Senggo Gelar Posyandu

Mappi, Timurpos.co.id – Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 125SI’MBISA Pos Senggo Bersama Puskesmas Senggo Melaksanakan Kegiatan Pelayanan Kesehatan Posyandu Kepada Masyarakat yang ada di Kampung Senggo, Distrik Citak Mitak Kabupaten Mappi. Jumat, 26 April 2024.

Hal tersebut disampaikan Danpos Senggo Lettu Inf Okta Yudha dalam keterangan tertulisnya di Senggo, Sabtu (27/04/2024).

Danpos mengatakan bahwa Posyandu yang dilaksanakan di Distrik Citak Mitak ini merupakan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan setiap bulannya bagi ibu dan anak melalui penimbangan, imunisasi serta pemberian gizi tambahan, karena hal ini penting dilaksanakan bagi balita agar asupan gizi dan nutrisinya terjamin.

“Anak anak merupakan generasi penerus bangsa, sehingga dibutuhkan perhatian khusus agar kesehatannya dapat terjamin. Salah satu langkah yang dilakukan dengan memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan anak dalam bentuk pencegahan penyakit, pengobatan penyakit, dan pemulihan Kesehatan ibu dan anak,” ucapnya.

BACA JUGA:
Yayasan PANNA Berkolaborasi Dengan Gagak Hitam

Sementara itu, suster Diana selaku Bidan Puskesmas Senggo mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota Pos Senggo Satgas Yonif 125/SMB yang telah membantu dalam kegiatan Posyandu.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan dari bapak-bapak TNI yang telah membantu atas terselenggaranya kegiatan posyandu ini, ” pungkasnya. M12

Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad Laksanakan Fogging

Magelang, Timurpos.co.id – Dalam rangka mencegah terjadinya penyakit Demam Berdarah, Prajurit Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad melakukan pengasapan (fogging) bersama Dinas Kesehatan Kota Magelang di lingkungan Asrama Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad, Kelurahan Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Sabtu (27/04/2024).

Datangnya musim penghujan dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit, diantaranya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus dan penyakit Malaria sebab gigitan nyamuk Anopheles pembawa parasite plasmodium.

Tim Kesehatan Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad melaksanakan fogging dengan menyisir setiap bagian di ruangan-ruangan yang ada di lingkungan asrama, selain itu fogging juga dilakukan di ruang terbuka serta saluran air yang diduga menjadi tempat persembunyian nyamuk terutama nyamuk pembawa penyakit Demam Berdarah (Aedes Aegypti).

BACA JUGA:
Sidokkes Polres Lumajang Lakukan Fooging Cegah DBD

Kegiatan fogging tersebut bertujuan untuk membunuh nyamuk pembawa virus DBD, dengan harapan tidak ada Prajurit dan keluarga Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad yang terjangkit penyakit Demam Berdarah.

Danyonarmed 11 Kostrad Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra S.I.Pem menyampaikan kepada seluruh prajurit agar di musim yang tidak menentu ini, harus benar-benar menjaga kebersihan baik diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Oleh karena itu, agar melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin sehingga telur dan larva bisa diberantas dan terhindar dari penyakit demam berdarah.

“Namun, perlu diingat bahwa fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja, jadi jaga pola hidup bersih dan sehat lindungi keluarga kita karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,” tambah Danyon. M12

Polda Jatim Periksa 29 Saksi terkait Dugaan Praktik KKN dalam Seleksi Perangkat Desa di Kediri

Surabaya, Timurpos.co.id – Sebanyak 29 saksi diperiksa Subdit Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, terkait dengan adanya dugaan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada seleksi perangkat Desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menjelaskan berawal dari adanya pengaduan masyarakat sebanyak 7 pengaduan yang masuk ke Polda Jatim.

Enam pengaduan diantaranya dari peserta tes seleksi calon perangkat desa di Kabupaten Kediri, dan 1 pengaduan dari dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim sudah mengambil langkah-langkah terkait dengan penanganan kasus ini,” jelasnya saat ditemui di Gedung Bidhumas Polda Jatim, pada Kamis (25/04/2024).

BACA JUGA:
Pelapor Kecewa Dengan Kinerja Polda Jatim

Dikatakan oleh Kombes Pol Dirmanto , terkait kasus ini juga sudah diterbitkan laporan Polisi model A.

“Ada sebanyak 6 laporan Polisi yang sudah di terbitkan dan ada sebanyak 29 saksi yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,” tambah Kombes Pol Dirmanto.

Lebih lanjut Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, sesuai hasil penyelidikan bahwa adanya dugaan pengondisian nilai peserta ujian seleksi perangkat desa Kabupaten Kediri, tahun 2023.

Dimana peristiwa itu, terjadi pada 27 Desember 2023, di Conventions Hall, Kabupaten Kediri, pada saat tes seleksi pengisian calon perangkat desa di 25 Kecamatan atau 163 Desa.

Kombes Pol Dirmanto juga menyampaikan, modus yang dilakukan para tersangka adalah dengan melakukan rekayasa aplikasi Cat.

“Jadi peserta ini bisa dikondisikan, yang seharusnya tidak boleh disitu,”ujar Kombes Dirmanto.

Terkait dengan hal ini, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim masih terus melakukan pendalaman, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain yang terlibat dalam kasus ini.

“Hal ini masih terus dilakukan pendalaman,dan pemeriksaan saksi – saksi, “tutup Kombes Dirmanto. M12

FKR Jatim Minta SPBU di Puri Surya Gedangan Disegel

Sidoarjo, Timurpos.co.id – Adanya Praktek curang yang dilakukan oleh SPBU 54.612.08 di Jalan Puri Surya Jaya Seruni, kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo dengan melayani pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pettalite mengunakan Jirigen. Menjadi perhatian Ketua Lembaga Swadaya Masyakat (LSM) Forum Kajian Rakyat (FKR).

Feri Kurnia SH. sekalu Ketua FKR Jawa Timur menyapaikan bahwa, apabila benar adanya praktek ilegal yang dilakukan SPBU dengan melayani pembelian pertalite dengan mengunakan Jirigen, harusnya pihak Pertamina harus menindak tegas, kalau perlu disegel atau dibekukan izinnya, supaya praktek-praktek culas ini tidak terjadi lagi. Mengigat BBM Pertalite merupakan BBM yang bersubsidi.

“Kegiatan Pembelian BBM dengan jirigen plastik, selain berpontensi penyalahgunan BBM juga sangat membahayakan, baik bagi pembeli maupun masyakat lainnya, dikaranaka jirigen plastik tergolong bahan mudah terbakar.” Jelas Feri. Kamis (25/04/2024).

BACA JUGA:
Polda Jatim Tertibkan Pelaku Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi

Masih kata Feri bahwa, merujuk pada Pasal 1 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah di ubah dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja :Pengangkutan adalah kegiatan pemindahan minyak bumi, gas bumi, dan atau hasil olahannya dari wilayah kerja atau dari tempat penampungan dan pengolahan, termasuk pengangkutan gas bumi melalui pipa transmisi dan distribusi;Niaga adalah kegiatan pembelian, penjualan, ekspor, impor minyak bumi dan/atau hasil olahannya termasuk niaga gas bumi melalui pipa.

“Jadi selain bahaya kebakaran juga ada telah melakukan perbuatan melanggar hukum yaitu melakukan perbuatan menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak subsidi Pemerintah. Maka dari itu Aparat Penegak Hukum harus juga melakukan tindak tegas,” Pria yang indentik dengan Topi Bared yang suka mobil dan motor antik.

BACA JUGA:
Petugas SPBU 54.612.08 Gedangan Puri, Diduga Membiarkan Pembelian Pertalite Tampa Izin 

Untuk diketahui berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, SPBU Puri Surya Gendangan yang melayani pembelian BBM bersubsidi dengan jirigen sudah berlangsung cukup lama. RED