MAPENSA Universitas Jember Gelar Pelatihan Analisis Mikroplastik Bersama ECOTON

Jember, Timurpos.co.id – Dalam rangka meningkatkan kesadaran lingkungan terutama terkait sampah mikroplastik di kalangan Mahasiswa, MAPENSA (Mahasiswa Pecinta Alam Semesta) mengadakan Pelatihan analisis mikroplastik yang bekerja sama dengan ECOTON (Ecological Observation and Wetlands Conservation) bertajuk “Pelatihan Analisis Mikroplastik : Menguak Ancaman Tersembunyi di Alam”. Pelatihan dihadiri 52 peserta dari kalangan mahasiswa umum serta organisasi mahasiswa pecinta alam di kab. Jember di Gedung Graha Sabha Wyawasaya Fakultas Pertanian Universitas Jember.

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari ECOTON yaitu Ilham Faqih Fijratulloh seorang peneliti mikroplastik dan Tonis Afrianto, S.I.Kom. sebagai manager program Zero Waste ECOTON. Kehadiran dari keduanya memberikan pandangan yang lebih luas dan komprehensif terkait pencemaran mikroplastik yang disebabkan oleh kurangnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Kegiatan ini menjadi ruang edukatif yang kaya akan informasi bagi seluruh peserta.

Materi pelatihan difokuskan pada mikroplastik, yang didefinisikan sebagai pecahan atau remahan plastik berukuran kurang dari 5 milimeter. Menurut pemaparan, plastik tidak dapat terurai sepenuhnya di lingkungan, melainkan hanya terpecah menjadi partikel lebih kecil yang tetap ada dan berpotensi berbahaya. Partikel mikroplastik dapat masuk ke tubuh manusia melalui saluran pencernaan, di mana mekanisme paraseluler dan persorpsi memungkinkan partikel ini menembus selaput epitel dan masuk ke sirkulasi darah. Partikel dengan diameter kurang dari 20 mikrometer dapat menyebar ke organ sekunder seperti otot, hati, ginjal, jantung, dan otak, menyebabkan efek toksik yang serius.

Penjelasan lebih lanjut menyoroti bahwa mikroplastik tidak dapat dihancurkan oleh sistem pertahanan tubuh, sehingga memicu inflamasi berkelanjutan, yaitu apoptosis (kematian sel terprogram) dan nekrosis (kematian jaringan). Hal ini disebabkan oleh pembentukan radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh. Selain itu, mikroplastik mengalami bioakumulasi, artinya partikel ini menumpuk di tubuh tanpa dapat disekresikan atau dimetabolisme dengan mudah, sehingga menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang. Kegiatan diakhiri dengan pelatihan praktis yang memungkinkan peserta untuk belajar langsung cara analisis mikroplastik sambil membahas strategi mitigasi seperti gerakan zero waste yang didorong oleh ECOTON.

Peserta sangat antusias mengikuti diskusi yang interaktif, banyak dari mereka baru menyadari betapa seriusnya permasalahan yang disebabkan mikroplastik baik dari segi kesehatan maupun lingkungan. Salah satu peserta kegiatan. Isfan anggota Mahasiswa Pecinta Alam MAHADIPA mengungkapkan tanpa sadar semua yang kita konsumsi sudah tercemar mikroplastik.

“Kegiatan Pelatihan ini bermanfaat karena kita jadi tahu bahwa makanan dan minuman yang kita konsumsi ternyata sudah tercampur mikroplastik dan sangat berguna sekali karena diajarkan mengatasi atau menguranginya,” jelas Isfan. Minggu (18/05/2025).

Kegiatan Pelatihan Analisis Mikroplastik yang diadakan oleh MAPENSA Fakultas Pertanian Universitas Jember bersama ECOTON membekali peserta dengan pengetahuan serta dorongan untuk berperan aktif dalam upaya pengurangan plastik. Dengan mengusung slogan Kecil Bentuknya. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang mendorong kolaborasi lebih luas antara akademisi, aktivis, masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan bebas polusi plastik. TOK/*

BRUIN Deklarasi Perlindungan dan Pelestarian Sungai Brantas

Surabaya, Timurpos.co.id – Deklarasi perlindungan sungai adalah pernyataan resmi yang menyatakan komitmen untuk melindungi dan menjaga kelestarian sungai dari berbagai ancaman, seperti pencemaran, kerusakan ekosistem, dan eksploitasi yang tidak berkelanjutan. Deklarasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait lainnya tentang pentingnya sungai bagi kehidupan dan lingkungan. Selasa (06/05/2025).

Deklarasi perlindungan sungai seringkali melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat lokal, organisasi lingkungan, dan pihak swasta. Deklarasi ini dapat berupa pernyataan tertulis yang berisi komitmen dan tujuan perlindungan sungai, atau dapat berupa kegiatan sosialisasi dan aksi nyata di lapangan.

Tujuan deklarasi perlindungan Sungai ialah Meningkatkan kesadaran, Membangun komitmen, Meningkatkan partisipasi masyarakat, Melindungi ekosistem Sungai, Menciptakan pengelolaan yang berkelanjutan.

Azis Direktur Eksekutif BRUIN mengatakan bahwa Deklarasi perlindungan sungai adalah langkah penting dalam menjaga kelestarian sungai dan sumber daya air. Deklarasi ini harus diikuti dengan aksi nyata dan komitmen yang kuat dari semua pihak untuk mencapai tujuan perlindungan sungai yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini Bruin juga melakukan pemantauan Sungai yang menggunakan serangga air atau biasa disebut BIOTILIK.
Berdasarkan istilah, Biotilik berasal dari kata ‘Bio’ yang berarti biota, dan ‘Tilik’ berarti mengamati dengan teliti, sehingga Biotilik adalah pemantauan lingkungan menggunakan indikator biota, sinonim dengan istilah biomonitoring.

Biotilik juga merupakan singkatan dari Biota TIdak bertuLang belakang Indikator Kualitas air yaitu makroinvertebrata bentos, misalnya serangga air, kepiting, udang, siput, dan cacing.

Biotilik untuk memantau kualitas sungai
Biotilik adalah metode pemantauan kesehatan sungai dengan menggunakan indikator makro invertebrata (hewan tidak bertulang belakang) seperti bentos, capung, udang, siput, dan cacing. Biotilik merupakan metode yang mudah digunakan karena hanya memerlukan pengambilan sampel biota di dasar, tepian sungai atau yang menempel di bebatuan atau substrat.

Biota yang ditemukan tinggal dicocokkan dengan biota yang tertera dalam gambar panduan yang terdapat di dalam modul.
Biota yang diperoleh, dikelompokkan menjadi biota yang tidak toleran (sensitif) terhadap pencemaran dan biota yang toleran (tidak sensitif) terhadap pencemaran. Keberadaan biota yang sensitif terhadap pencemaran mengindikasikan bahwa kondisi suatu sungai masih bagus kualitasnya (tidak tercemar), sedangkan biota yang tidak sensitif terhadap pencemaran mencirikan bahwa sungai telah sakit dan tercemar.
Dari kesimpulan kegiatan identifikasi serangga air di lokasi Karang Pilang, Kami menemukan 167 serangga air yang semuanya tergabung dalam kelompok atau Family Non EPT.

Family yang kita temukan ialah : Beuccinidae, Atydae, Parathephusidae – A dan B, dan Thiaridae B.
Di Bagian akhir hasil kesemua sampel akan kita bagi menjadi 4 penilaian yaitu :
1.Keanekaragaman Jenis Family
2.Keragaman Jenis Family EPT
3.% Kelimpahan EPT
4.Indeks Biotilik.

Dengan nilai total keseluruhan 5 Point
Skor rata – rata dalah 1,25 (Tercemar Berat). Dapat di simpulkan hasil pemantauan Kesehatan Sungai dengan melihat serangga air : Tercemar Berat di Wilayah Karang Pilang Surabaya. TOK/*

Malam Keakraban Penuh Cahaya dan Harapan Para Alumni SMAK St Louis 1 Surabaya

Surabaya, Timurpos.co.id – Ikatan Alumni SMAK St Louis 1 Surabaya (IKA St Louis 1) kembali menyelenggarakan acara kebersamaan yang hangat dan penuh makna bertajuk Bloosom Lantern Night, bertempat di Grand Island Club House – Pakuwon City, Surabaya. Sabtu (03/05/2025).

Acara ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi bagi para alumni SMA Katolik St Louis 1, dengan total kehadiran sekitar 110 peserta dari berbagai angkatan—mulai lulusan tahun 1965 hingga angkatan muda tahun 2020.

Dengan dimulai pada pukul 17.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB, suasana acara berlangsung semarak dan penuh kehangatan. Diiringi lantunan live music dan hidangan makan malam bersama, momen yang paling menyentuh hadir melalui prosesi melarung bunga teratai di atas danau, dihiasi lilin menyala dan secarik harapan yang ditulis peserta—sebuah bentuk simbolis dari doa dan mimpi, bertema “Make A Wish”.

Venue outdoor yang mengelilingi danau memberikan nuansa eksotis nan magis dengan taburan lampion menggantung, menciptakan panorama malam yang memukau. Para peserta, dari yang senior hingga generasi muda, tampak larut dalam kebersamaan dan nostalgia, memancarkan keceriaan dalam sebuah ikatan yang terus hidup meski telah lama lulus dari almamater.

Dalam sambutannya, Ketua Umum IKA SMAK St Louis 1, Dr. Ir. Adi Widjaja, SH. (Alumni 1987) menekankan pentingnya acara seperti ini sebagai wadah memperkuat silaturahmi dan solidaritas antaralumni. Ia berharap IKA dapat terus menjadi jembatan persaudaraan yang bermanfaat bagi semua anggotanya, baik secara personal maupun profesional.

IKA SMAK St Louis 1 sendiri telah berdiri sejak tahun 2002 dan memiliki sekretariat resmi di dalam kompleks sekolah, Jl. Polisi Istimewa No. 7, Surabaya. Dengan jumlah alumni yang telah mencapai puluhan ribu, IKA juga membentuk berbagai regional di dalam maupun luar negeri, termasuk di antaranya IKA Surabaya 1 & 2, Jakarta, Bandung, Joglosemar, Bali, hingga regional internasional seperti US-Canada, Eropa, dan Taiwan.

Sebagai informasi, IKA sebelumnya juga sukses mengadakan Reuni Akbar 73 Tahun pada 6 September 2024 di Tsang Palace Surabaya, yang dihadiri hampir 700 alumni. Konsistensi dalam menyelenggarakan acara reuni berskala besar ini semakin menunjukkan peran aktif IKA dalam menjaga ikatan antaralumni dan memperkuat kebanggaan terhadap almamater tercinta, SMAK St Louis 1 Surabaya. TOK

Siswa SD Dibanting Saat Tanding Futsal di SMP Labschool Unesa

Foto: Pria Berbaju Hitam Diduga Pelaku (Int)

Surabaya, Timurpos.co.id – Polrestabes Surabaya tengah menyelidiki laporan dugaan kekerasan terhadap seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hidayah berusia 11 tahun, berinisial BAI. Siswa tersebut dilaporkan dibanting seseorang laki-laki dewasa saat melakukan selebrasi kemenangan usai melakoni pertandingan futsal antar pelajar.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan, pelapor merupakan pelajar setara dengan kelas 5 SD. Pelapor datang membuat laporan didampingi keluarganya pada Minggu (28/4/2025).

“Laporannya malam, pukul 22.30 WIB,” kata Rina, ketika dikonfirmasi, Senin (28/04/2025). Kepada awak media.

Laporan mulanya diterima oleh petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Kemudian, karena melibatkan anak maka diteruskan kepada Unit Pelayanan dan Perlindungan Anak (PPA). Laporan tercatat dalam Laporan Polisi bernomor LP/B/389/IV/2025/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.

“(Kasus dugaan kekerasan kepada anak) masih proses penyelidikan,” ujarnya.

Apa yang dialami BAI tengah viral di media sosial. Mulanya ada akun kakak dari pelapor membuat postingan di akun Instagramnya. Pada akunnya ada narasi BAI mengalami keretakan pada tulang ekor akibat kejadian di lapangan. Otomatis postingan tersebut viral.

Informasinya, kejadian bermula tim dari sekolah BAI melakoni laga semi final pertandingan futsal melawan tim SDN Simolawang, di SMP Labschool Unesa 1 di Jalan Kawung, Kemayoran, Surabaya. Tim sekolah BAI keluar sebagai pemenang. Tiba-tiba saat BAI selebrasi di pinggir lapangan, ada laki-laki dewasa berpakaian serba hitam muncul membantingnya hingga jatuh ke lapangan. TOK

Siswa SD Temukan Ikan Makan Plastik Pada Perayaan Hari Bumi 2025

Foto: Para Siswa SDIT Al Huda Pulau Bawean Belajar Meneliti

Gresik, Timurpos.co.id – Setiap tanggal 22 April diperingati sebagai hari bumi atau earth day. Peringatan Hari Bumi 2025 mengusung tema “Our Power, Our Planet”. Peringatan ini dirayakan dalam berbagai kegiatan seperti tanam pohon atau kampanye gaya hidup ramah lingkungan.

Berbeda dengan SDIT Al Huda Pulau Bawean, siswa-siswi SDIT Al Huda Pulau Bawean melakukan aksi nyata dengan menyelidiki kondisi ekosistem sungai di sekitar sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah Ekologis. Ecokids, dan hasilnya mengejutkan: ikan-ikan dan air sungai yang ditemukan di sungai dekat sekolah telah mengandung mikroplastik.

Dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh 6 siswa Ecokids bersama guru pendamping, ditemukan bahwa Terdapat 7 jenis fiber mikroplastik dalam tubuh ikan yang diteliti, termasuk di lambung ikan. Di dalam air sungai, ditemukan 10 partikel mikroplastik, terdiri dari 7 fiber dan 3 fragmen.Temuan ini diperkuat oleh adanya limbah tekstil di area sungai, yang diduga sebagai sumber utama fiber mikroplastik.

Niki, salah satu siswa Ecokids, mengungkapkan keprihatinannya, “Saya kaget saat lihat isi perut ikan ada plastiknya. Saya jadi lebih semangat untuk mengurangi plastik sekali pakai agar ikan yang saya makan tidak ada mikroplastiknya.”

Temuan ini diperkuat adanya sampah plastik cup yang ada di sekitar pelabuhan akibat menjamurnya kedai es teh yang menggunakan kemasan plastik cup. Plastik cup ini hanya dibuang di tepi sungai dan akhirnya menumpuk. Belum lagi pulau ini mendapat kiriman sampah dari laut. Pulau Bawean yang terkenal indahnya pantai kini tercemar oleh sampah plastik.

Melihat urgensi situasi ini, SDIT Al Huda mengambil langkah proaktif dengan menggandeng Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) Foundation untuk mengembangkan budaya reuse di area sekolah. EcoKids berencana membuat toko refill sebagai langkah mengurangi sampah plastik karena Bawean sudah Darurat Sampah plastik.

Tonis Afrianto, Project Manager Zero Waste Ecoton menyampaikan, “Kolaborasi dengan sekolah seperti SDIT Al Huda adalah bentuk nyata dari pendidikan yang membumi. Gerakan zero waste harus dimulai dari anak-anak, karena merekalah yang akan membentuk masa depan konsumsi kita. Refill station di sekolah adalah langkah strategis untuk mengurangi plastik sekali pakai secara sistemik.”

Pulau Bawean merupakan bagian dari Kabupaten Gresik yang telah memiliki Peraturan Daerah tentang Pembatasan Plastik Sekali Pakai No 3 Tahun 2021. Namun temuan mikroplastik ini menunjukkan bahwa implementasi di lapangan, khususnya di wilayah kepulauan, masih membutuhkan perhatian lebih serius.

Rissky Wahyu Saputra Kepala SDIT Al Huda Bawean mengatakan, “Peringatan Hari Bumi tahun ini menjadi momentum penting bagi SDIT Al Huda dan masyarakat Bawean untuk memperkuat komitmen dalam menjaga bumi, mulai dari hal-hal kecil yang bisa dilakukan setiap hari. TOK

Ajak Warga Membangun Pembiasaan Belanja Sabun Sistem Isi Ulang Untuk Kurangi Polusi Sampah Plastik

Wringinanom, Timurpos.co.id — Refilin, sebuah inisiatif dari ECOTON (Ecological Observation and Wetlands Conservation), terus menunjukkan komitmennya dalam mengurangi timbulan sampah plastik melalui program “Refilisasi”. Gerakan ini bertujuan membangun kebiasaan baru dalam berbelanja kebutuhan rumah tangga dengan sistem refill dan reuse, sebagai alternatif dari penggunaan sachet sekali pakai.

Sampah plastik rumah tangga selama ini didominasi oleh kemasan sachet sekali pakai yang sulit didaur ulang dan menjadi penyumbang utama pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, Refilisasi hadir sebagai solusi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendorong perubahan gaya hidup yang lebih berkelanjutan.

Program ini telah diikuti oleh pelanggan setia Refilin, terutama warga Desa Wringinanom, yang dengan antusias menerima dan menerapkan sistem belanja ramah lingkungan ini. Tak hanya warga Wringinanom, masyarakat dari desa-desa sekitar juga turut berpartisipasi dalam kegiatan edukasi dan praktik refill produk seperti sabun mandi, sabun cuci baju, dan sabun cuci piring.

Salah satu warga gresik asal desa Wringinanim Ibu Siti Asiah, mengungkapkan pengalamannya terkait penggunaan kemasan sachet saat ditawari mengikuti program ini.

“Sebenarnya saya sangat suka ya kalau ada program seperti ini, karena kalau beli sachet, sampahnya tiba-tiba banyak dalam waktu seminggu. Saya sudah mulai risih kalau sampah sudah menumpuk, saya kira refill solusi yang bagus,” ujarnya.

Jofan Ahmad, koordinator Refilin bisa menjadi gerakan mengurangi plastik sachet.

“Refilisasi adalah gerakan belanja kebutuhan rumah tangga seperti sabun mandi, sabun cuci baju, dan sabun cuci piring dengan sistem refill yang berdampak besar dalam mengurangi timbulan sampah plastik. Dengan tidak lagi menggunakan kemasan sachet sekali pakai, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Saya sebagai perwakilan Refilin akan terus mendorong serta mengedukasi warga agar program Refilisasi dapat diterapkan secara luas dan merata.”

Sebagai bagian dari upaya membangun pola konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan, ECOTON melalui Refilin berharap program ini dapat menjadi solusi nyata dalam pengurangan sampah plastik serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sistem reuse dan refill dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya refilin akan rutin hadir di masyarakat dalam event-event besar di kota-kota di jawa timur. TOK/*

Buka Bersama Keluarga Besar FPMI Sidoarjo, Meningkatkan Silaturahmi dan Kekompakan

Sidoarjo, Timurpos.co.id – Keluarga besar Forum Pemuda Madura Indonesia (FPMI) Cabang Sidoarjo mengadakan acara Buka Bersama yang diadakan di Desa Segodobancang Kecamatan Tarik, di kediaman Ketua FPMI Sidoarjo. Acara ini dihadiri oleh anggota FPMI Sidoarjo dan keluarga mereka. Minggu (16/03/2025).

Acara Buka Bersama ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan kekompakan di antara anggota FPMI Sidoarjo. Ketua FPMI Sidoarjo, Mustofa, dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini merupakan kesempatan untuk memperkuat hubungan di antara anggota dan keluarga mereka.

“Acara Buka Bersama ini merupakan kesempatan untuk kita memperkuat hubungan di antara anggota dan keluarga kita. Kita harus terus menjaga silaturahmi dan kekompakan di antara kita, sehingga kita dapat menjadi kekuatan yang lebih besar dalam masyarakat,” kata Mustofa.

Dalam acara ini, anggota FPMI Sidoarjo dan keluarga mereka dapat menikmati hidangan buka puasa bersama-sama. Acara ini juga diisi dengan Pembacaan Munaqib Syaikh Abdul Qodir, Istighosah, Yasin dan Tahlil.

“Acara ini sangat menyenangkan. Kita dapat menikmati hidangan buka puasa bersama-sama dan melakukan kegiatan yang menyenangkan,” kata salah satu anggota FPMI Sidoarjo.

Dengan acara Buka Bersama ini, diharapkan keluarga besar FPMI Sidoarjo dapat semakin kompak dan solid dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan. “Kita harus terus menjaga kekompakan dan solidaritas di antara kita, sehingga kita dapat menjadi kekuatan yang lebih besar dalam masyarakat,” Ujar Ahmad Andi Guntur Selaku ketua Umum FPMI.

Acara Buka Bersama Keluarga Besar FPMI Sidoarjo ini berakhir dengan doa bersama dan foto bersama. Semoga acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan silaturahmi dan kekompakan di antara anggota FPMI Sidoarjo. DIK

Dihadiri 1000 Tamu, Sahur Keliling 2025 Bersama Ibu Shinta Nuriyah Wahid di Kabupaten Gresik Sukses Digelar

Gresik, Timurpos.co.id – Memaknai ramadhan dengan memupuk nilai-nilai toleransi, hal ini dilakukan komunitas GUSDURian Gresik dengan menggelar sahur bersama Ibu Nyai Shinta Nuriyah Wahid, Minggu (16/03/2025).

Bertempat di PP. Internasional Al Illiyin, Desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik kegiatan sahur bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat tersebut di hadiri ribuan jama’ah dari berbagai daerah, seperti Gresik, Jombang, Mojokerto, Surabaya dan Pasuruan.

Dalam sambutannya, Abuya Ahmad Yani Illiyin selaku pengasuh PP. Internasional Al Illiyin menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Bu Nyai Shinta.

Sebagai informasi, PP. Internasional Al Illiyin menjadi salah satu tempat terselenggaranya Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) GUSDURian Gresik pertama kali yang dihadiri langsung oleh putri Alm. Gus Dur, Mbak Alissa Wahid.

Dengan semangat dan kerinduan tersebut, komunitas GUSDURian Gresik beserta jejaring lintas iman, rumah ibadah, organisasi masyarakat sipil, dan pemuda, serta PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Gresik gotong – royong menyukseskan kegiatan sahur bersama.

Dalam wawancara, perwakilan komunitas GUSDURian Gresik menjelaskan, “bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan salah satu wujud memegang teguh 9 Nilai Utama Gus Dur”, Pungkas Mujiburrohman selaku penggerak komunitas.

“Gus Dur telah meneladankan, saatnya kita melanjutkan”, imbuhnya.

Dalam tausiyah kebangsaannya, bu Nyai Shinta Wahid mengajak untuk merefeleksikan nilai-nilai kemanusiaan melalaui cerminan cinta kasih seorang perempuan.

Dimana, beliau menuturkan bahwa
Tanpa ada laki-laki, dunia terasa sepi. Tanpa adanya perempuan, dunia akan sirna.

Agenda tahunan sahur keliling rutin dilakukan Bu Nyai Shinta Wahid sejak mendampingi Alm. Gus Dur pada saat menjabat sebagai presiden. Beliau menuturkan, bahwa kegiatan sahur keliling ini dilakukan bersama kaum dhuafa dan marjinal diberbagai wilayah di Indonesia. Dan beliau juga mengajak dalam sahur bersama untuk membuka pintu langit pada sepertiga malam dan untuk bersama-sama mencoba melakukan ibadah sebaik-baiknya.

Ditengah-tengah jama’ah, Bu Nyai Shinta membagikan semangat kebangsaan sebagai upaya untuk melanjutkan perjuangan kemanusiaan yang telah diwariskan Alm. Gus Dur.

Menariknya, kegiatan sahur ini dikemas dengan konsep Zero Waste, makanan dan minuman dikemas tanpa menggunakan plastik, dimana harapannya minim sampah yang dihasilkan seusai kegiatan. Seperti penggunaan kemasan dalam konsumsi menggunakan bahan yang mudah terurai.

“Dengan tamu yang jumlah tidak sedikit kami berhasil menekan timbulan sampah, tamu membuang sampah sesuai jenis organik dan anorganik dipandu dengan tim penyuluh zero waste dari para santri. Sampah yang terkumpul juga bisa dimanfaatkan seperti organik akan dikompos dan sampah kertas kardus makan akan dijual dilapak”, terang Tonis Afrianto koordinator bidang persampahan sahur keliling 2025.

Hal ini juga berkat komitmen tim Zero Waste Pondok bekerja sama dengan Tim GKMS (Gresik Kawasan Merdeka Sampah) kabupaten Gresik. Yang mana hal ini juga sejalan dengan semangat pengurangan sampah dan penanggulangan krisis iklim juga menjadi salah satu konsen jaringan Gusdurian.

Acara pun ditutup dengan berfoto dan sholat subuh bersama. TOK/*

Ormas Jawara Bersatu dan Joyosemoyo Community Serta Jawara Community Bagikan Takjil 1000 Bungkus Nasi di Taman Apsari Surabaya

Surabaya, Timurpos.co.id – Momen Ramadan 1446 H menjadi ajang untuk berbagi dan menebarkan kebaikan, Ormas Gerakan Pemuda Jawa Madura Bersama atau akrab di sebut Jawara Bersatu dan Joyosemoyo Community serta Jawara Bersatu kembali menunjukkan kepeduliannya dengan membagikan Takjil sebanyak 1000 bungkus nasi dengan air mineral kepada pengguna jalan raya didepan Taman Apsari Surabaya Jum’at, (14/03/2025).

Suhaili selaku Ketua Jawara Bersatu DPC Surabaya serta Ketua Jawara Community mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kita terhadap masyarakat yang membutuhkan terutama mereka yang melaksanakan ibadah puasa dibulan suci Ramadhan.

“Dibulan suci Ramadhan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya mereka yang sedang perjalanan pulang atau mencari nafkah dijalanan, semoga sedikit membantu mereka yang sedang melakukan ibadah puasa, ” Ujar Suhaili.

Selain itu, H.Hasan selaku Ketua Joyosemoyo Community serta Ketua Pembina DPP Pusat Jawara Bersatu menghimbau, agar kegiatan sosial ini dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan sebagai bentuk rasa kepedulian kita terhadap sesama dan apa yang kita berikan sedikit membantu serta bermanfaat untuk masyarakat.

Kegiatan sosial ini melibatkan kurang lebih 70 anggota untuk membagikan 1000 paket Takjil dan mendatangkan 3 Ambulance untuk meramaikan kegiatan tersebut, kurang lebih 20 menit paket Takjil habis setelah di bagian terhadap pengguna jalan yang dimana jam 5 sore tersebut jalanan masih ramai, warga serta pengguna jalan raya antusias terhadap kegiatan sosial tersebut karena sangat membantu bagi masyarakat yang sedang melakukan ibadah puasa dimana tempat tinggal mereka masih jauh.

Aksi mulia ini disambut baik oleh para penerima manfaat, serta ojol yang sedang melintas mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian terhadap sesama.

“Terimakasih banyak hari ini saya merasa terbantu dengan pemberian Takjil dimana saya sedang berpuasa,” Ujar sang ojol.

Dengan kegiatan ini, kami membuktikan bahwa Ramadhan adalah momen untuk berbagi serta mempererat tali silaturahmi sesama anggota dan diharapkan kedepannya untuk melakukan kegiatan serupa, ” Ungkap Suhaili. M12

Jurnalis Bagikan Ratusan Bungkus Takjil Untuk Penguna Jalan di Suramadu

Surabaya, Timurpos.co.id – Dalam semangat kebersamaan di bulan Ramadan, Media LiputanSurabaya.id bersama media DataCyber.id menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan bungkus takjil kepada para pengguna jalan di kawasan Jembatan Suramadu. Jum’at (07/03/2025).

Kegiatan ini berlangsung menjelang waktu berbuka puasa dan disambut antusias oleh masyarakat, terutama pengendara roda dua dan pejalan kaki yang melintas. Para relawan dari kedua media tersebut bersama beberapa rekan media lain tampak bersemangat dalam membagikan takjil secara gratis.

Salah satu perwakilan dari Media LiputanSurabaya.id Andik atau yang lebih akrab di panggil Blangkon, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci ini. Semoga apa yang kami lakukan bisa membantu dan membawa keberkahan bagi semua,” ujar Blangkon

Sementara itu, dari media DataCyber.id yang di wakili langsung oleh pimpinan redaksi nya Eko Andika Saputra atau yang biasa di panggil Eko gendut tersebut, menambahkan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program sosial mereka untuk mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami sangat antusias untuk menggelar aksi berbagi dan akan kami lanjutkan terus momen-momen baik seperti itu, tidak hanya di bulan suci Ramadhan tetapi juga pada bulan bulan selanjutnya”. ucap Eko gendut

Para penerima takjil pun mengungkapkan rasa terima kasih atas kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang merasa terbantu karena dapat berbuka puasa dengan makanan dan minuman yang diberikan.

Kegiatan berbagi takjil di area Jembatan Suramadu ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut serta dalam aksi sosial selama bulan Ramadan. DIK