ECOTON Ajak Masyarakat Nobar Film Behind The Sachet

Surabaya, Timurpos.c.id – Memperingati hari air sedunia 2024, ECOTON, River Warriors, dan Ekspedisi Sungai Nusantara merilis sebuah film dokumenter yang berjudul “Behind the Sachet”, ancaman serius di balik sachet yang praktis yang mencemari lingkungan dan kesehatan manusia. Acara nonton bareng ini sekaligus launching AEscape Library yang dihadiri oleh komunitas Wadulinnk, Kampung SIBA Klasik, Sekolah Perempuan Gresik, Pattiro Gresik, TPS3R Wringinanom, Postdoctoral universitas mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, ilmu kelautan Universitas islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dan Mahasiswa Universitas Airlangga.

Film dokumenter ini menyoroti bahwa Sachet merupakan salah satu penyumbang terbesar dari sampah plastik. Jutaan sachet plastik yang terbuang setiap hari menjadi fokus utama, menghasilkan tumpukan sampah yang mengancam sungai-sungai dan kesehatan manusia. Selain itu melalui perjalanan Ekspedisi Sungai Nusantara, para peneliti dan aktivis lingkungan menemukan sungai-sungai di Indonesia yang penuh dengan sampah sachet.

BACA JUGA
Gubernur Jawa Barat Di Gugat ECOTON Akibat Kelalaian Dalam Penanganan 4 Aliran Sungai

Pak Prigi, salah satu tokoh ekspedisi sungai menjelaskan pengalamannya, ketika melakukan ekspedisi sungai, di donggala yang terkenal bersih dari sampah plastik pun sekarang sudah banyak sampahnya, banyak sampah plastik, dan sampah plastik ini mencemari perairan di lingkungan tersebut.”kami menemukan sampah sachet mencemari 68 sungai strategis nasional di indonesia dan terbukti terkontaminasi mikroplastik.”

“Behind The Sachet” Film ini mengajak penonton untuk mempertimbangkan peran masyarakat, produsen, dan pemerintah dalam menghadapi ancaman sachet, sambil menyuarakan perlunya perubahan kebijakan dan perilaku untuk mencapai solusi yang berkelanjutan.

Alaika Rahmatullah selaku tim brand audit menyampaikan hasil brand audit yang dilakukan selama bulan Agustus 2022 hingga oktober 2023. “ECOTON menemukan 29.427 pcs sampah plastik dan berhasil mengidentifikasi 5 top polluter produsen yang mencemari sampah sachetnya ke sungai yaitu Wings 28%, Unilever 26.5%, Indofood 18%, Forissa 14%, dan Mayora 12%.”

Setelah menonton film dokumenter “Behind The Sachet” ini, Aeshnina captain riverwarriors mengajak untuk beralih menggunakan wadah guna ulang dan belanja di refill store.

“Sampah-sampah di sungai kebanyakan adalah sampah plastik sachet, seringkali saya menemukan sampah tahun 90 an yg masih utuh di lingkungan, ini adalah fakta bahwa manusia mati meninggalkan sampah. Anak-anak indonesia memiliki hak untuk main di sungai yg bersih tanpa sampah. Tapi nyatanya sekarang anak-anak di indonesia menikmati sungai yang kotor banyak sampahnya dan bahkan mengancam kesehatan kita. Mulai sekarang kita wajib beralih dari sachet ke sistem refill.”

Untuk melawan sachet yang sampahnya sudah mencemari lingkungan bahkan sungai, Komunitas wadulink sumengko, Kampung SIBA Klasik, dan Sekolah Perempuan Gresik sudah membuka toko refill sebagai upaya mengurangi penggunaan sachet. Lilik selaku koordinator sekolah perempuan juga berpendapat untuk beralih menggunakan sistem refill.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi sachet, untuk itu kami mulai dengan membuka toko refill yang menjual produk sabun dan produk personal care untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan sachet. Awalnya memang tidak mudah, akan tetapi kami tetap berusaha dan berupaya agar masyarakat bisa beralih di toko refill dan membawa wadah sendiri dari rumah.” Lanjut lilik

Setelah adanya film dokumenter yang sangat membuka pandangan terhadap ancaman serius dibalik sachet yang praktis, harapannya semua pihak dari masyarakat, produsen, dan pemerintah bisa melakukan perubahan mulai dari menggunakan kemasan yang ramah lingkungan hinggga menggunakan sistem refill dan reuse. Tahun 2030 nanti tidak akan ada lagi sachet. Setiap produsen yg menghasilkan sachet harus bertanggung jawab atas sampahnya terutama dalam penerapan Peraturan Kementerian KLHK no.75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh produsen. TOK

Cara Kampung SIBA KLASIK Bagi-Bagi Takjil Zero Waste

Kampung SIBA KLASIK, sebuah kampung percontohan zero waste di kab.Gresik. Pasalnya mereka akan menggelar acara bagi takjil bebas plastik sekali pakai atau zero waste dikampungnya. Minggu (31/03/2024

Diinisiasi oleh ketua RT dan karangtaruna, aksi ini mendapat respon baik dari masyarakat karena dinilai unik dan lain dari pada yang lain.

Saifudin Efendi ketua RT kampung SIBA KLASIK mengatakan bahwa kegiatan ini sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari.

“Memang sejak awal ramadan sudah ada keinginan menggelar kegiatan seperti ini, sekaligus promosikan gerakan zerol waste sambil menjalankan ibadah puasa ya..” tutur saifudin.

BACA JUGA
Ecoton Ingatkan Masyarakat Berhenti Gunakan Plastik Sekali Pakai

Ditemui ditempat yang sama ketua karangtaruna kampung SIBA KLASIK Dimas Fijar Vauzi Pratama atau yang akrab dipanggil Dimas mengatakan kegiatan ini cukup keren karena diikuti oleh generasi Z.

“Sebagian besar dari kami adalah gen Z, jadi melalui gerakan ini sekaligus mengingatkan kita agar tidak banyak menghasilkan sampah ketika berkegiatan atau minim sampah, jadi ramadan ini terasa spesial lah keren” ungkapnya.

Sebanyak 300 porsi makanan disiapkan dalam kegiatan bagi-bagi takjil ini. Didalamnya terdapat makanan tradisional yang dikemas dengan daun pisang sepertu umbi rebus, kue lapis, kurma dll. Dilakukan di jalan Proklamasi kel.Sidokumpul tepat pukul 17.00 dan berakhir pukul 17.30.

Ibu Delima (39) penerima takjil mengaku senang karena bs mendapat botol minum guna ulang.

“Iya senang, botolnya bisa saya pakai lagi makanannya saya suka karena bungkus daun jadi wangi” terangnya.

BACA JUGA
Komunitas Wadulink Buka Toko Isi Ulang Welink

Pengamat kebijakan dari organisasi PATTIRO Gresik Nur Khosiah mengatakan bahwa ini harusnya dilakukan masyarakat lain.

“Masyarakat yang memiliki kegiatan bagi-bagi takjil harusnya bisa bebas sampah plastik kemasan sekali pakai karena kita memiliki PERDA Gresik No.3 Tahun 2021 looh tentang pembatasan penggunaan plastik sekali pakai dalam seluruh kegiatan kita, jd kita bisa kurangi timbulan sampah plastik, harus diingat-ingat itu” tegasnya.

Sebelumnya kampung SIBA KLASIK melaunching toko isi ulang _refill store_ sabun kebutuhan rumah tangga sebagai komitmen pengurangan sampah sachet di kawasan kampung. TOK

Pembagian Bantuan korban gempa Dengan ZEROWASTE

Gresik, Timurpos.co.id – Al huda Team melakukan penyaluran bantuan kepada saudara yang terdampak gempa di bawean, total Bantuan yang disalurkan sebesar Rp. 14.812.000. Bantuan yang di salurkan berupa 116 sembako, 170 parcell, 105 tumbler, 571 takjil, ada sekitar 9-12 posko yang terbantu merata, bantuan yang disalurkan berasal dari Seluruh Walimurid, siswa siswi, donatur dan juga Keluarga besar Yayasan Pendidikan Sosial Darul Fikri.
Ada hal yang berbeda dalam penyaluran bantuan yang dilakukan SDIT AL HUDA BAWEAN yaitu dengan menanamkan nilai-nilai menjaga lingkungan yaitu ZEROWASTE takjil. Dalam pengemasan sembako dan takjil SDIT AL HUDA BAWEAN mengupayakan untuk tidak menggunakan plastik, melainkan menggunakan tempat yang bisa di pakai kembali seperti contohnya tad kain, tempat takjil dari bambu, dan juga air minum yang di kemas dengan tumbler, dengan harapan bisa mengajak masyarakat untuk tetap bisa menjaga lingkungan. Jumat (29/03/2024).

Menurut Rissky wahyu Saputra, S.E selaku kepala sekolah SDIT AL HUDA BAWEAN,” Kegiatan ini kami lakukan karna memang saudara kita yang terdampak bencana gempa sangat sangat membutuhkan, kami berfikir dengan menggunakan program ZEROWASTE maka masyarakat dapat terbantu secara maksimal, seperti halnya tempat yang dapat digunakan kembali dapat dimanfaatkan oleh saudara kita untuk hal yang lain,” tuturnya

BACA JUGA
Polres Gresik Libatkan Tim Trauma Healing untuk Korban Gempa di Pulau Bawean

Ketika tim Al Huda menyusuri tempat tenda-tenda warga yg terdampak gempa sambil kami membagikan bingkisan berupa sembako dan takjil kepada mereka terlihat mereka sangat antusias menyambut kami, dan tampak dari raut wajah, matanya yg berbinar seakan memberikan pesan kuat bahwasanya mereka sangat bahagia sekali. dan betapa butuhnya mereka semua atas bantuan dan kepedulian kepada mereka.

bahkan terlontar dari ucapan mereka sebuah kalimat ” di saat seperti ini yang kami butuhkan adalah perhatian, kepedulian dan empati dari sesama untuk menyambangi dan menanyakan keadaan kami disini. ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami semua, disamping itu juga agar kami kuat menghadapi musibah gempa” inilah sklumit pengakuan sebagian warga yg terdampak gempa.

Kami berharap dengan adanya kegiatan seperti ini semakin terjalin persaudaraan, kepedulian dan tolong menolong antar sesama terhusus bagi warga yg terdampak gempa. Dimana mereka sudah tidak punya lagi tempat tinggal untuk berteduh. Disini juga kami tidak sekedar hanya memberikan bantuan sembako kepada mereka, tp yg lebih penting ialah memberikan mereka suntikan spritual agar mereka kuat menghadapi ujian atau musibah ini baik secara mentalitas maupun psikis. Dan meyakinkan mereka juga bahwasanya semua ujian datangnya dari Allah buat hambanya, tentunya dibalik ujian ini ada hikmah luar biasa yg harus di ambil bagi kehidupan kita.

Menurut ustadz zul isal Farah selaku ketua panitia dalam kegiatan ini, “Alhamdulillah Dengan adanya kegiatan seperti ini siswa, guru dan wali murid sangat antusias sekali melakukannya, terlebih lagi banyak Masyarakat yg memberikan apresiasi terhadap kegiatan yg kami lakasanakan, dimana saat ini kepedulian yg sangat mereka butuhkan.
dengan kegiatan ini juga kami selaku guru di SDIT AL HUDA ingin memupuk sikap kepekaan kepada siswa dan guru tentang pentingnya sikap empati, kepedulian dan tolong menolong antar sesama, apalagi kepada saudara kita yg terkena dampak gempa maupun musibah lainya. Bantuan finansial itu tidak harus benyak tp seberapa kepedulian kita menyisihkan sebagian harta untuk berbagai kepada mereka dan ini merupakan pendidikan luar biasa terhusus untuk para siswa. dengan dilatih seperti ini insya Allah kedepannya mereka akan terbiasa dan tergerak hatinya untuk menolong antar sesama apabila mereka menghadapi sebuah musibah maupun ujian.” Tuturnya. TOk

Para PKL Lesehan Suramadu Tetap Berbagi Kebaikan

Surabaya, Timurpos.co.id – Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Lesehan Suramadu di bulan Ramadhan 2024 berbagi ratusan takjil di area pinggir bawah jembatan Suramadu di kota Surabaya, Jumat (29/03/2024) sore.

Ketua Paguyuban PKL Lesehan Suramadu Andik mengatakan kegiatan berbagi takjil ini Bertema “Tetap Berbagi Kebaikan Walaupun Dipandang Tidak Baik”.

“Alhamdulillah, sore ini di bulan ramadhan kita bisa berbagi ratusan takjil kepada sesama, khususnya kepada masyarakat sekitar Tambak Wedi dan pengendara jalan.
Semoga hal kebaikan ini selalu kita lakukan secara rutin di bulan Ramadhan,” kata Andik, usai membagikan takjil bersama para anggota lainnya.

Saat di singgung soal Tema “Tetap Berbagi Kebaikan Walaupun Dipandang Tidak Baik”. Dia hanya memberikan support kepada teman-teman Paguyuban. Pasalnya masih ada saja yang memandang Lesehan warung Suramadu itu tidak baik, termasuk para oknum yang memandang sebelah mata.

“Kita tetap berbuat baik kepada sesama. Walaupun pihak lain atau oknum yang berpikir buruk pada kita. Kita disini mencari nafkah demi keluarga, tidak mungkinlah tempat yang kita pakai untuk bekerja kita kotori sendiri. Tapi bagaimana lagi, kalau ada orang yang niat buruk pada kita, meskipun kita baik pun tetap di benci,” tambah Andik.

Menurut Andik, ini adalah salah satu kegiatan Paguyuban PKL Lesehan Suramadu di bulan Ramadhan yang diikuti oleh para anggotanya.

“Ini adalah kegiatan kami di bulan Ramadhan, semoga kegiatan ini selalu kami lakukan secara rutin tiap tahun,” pungkasnya. ***

Berkah Ramadan, Polisi Bagikan Takjil Kepada Pengendara

Berkah Ramadan, Polisi Bagikan Takjil Kepada Pengendara

Bondowoso, Timurpos.co.id – Bulan ramadan membawa berkah, sejumlah polisi Polres Bondowoso membagikan takjil kepada pengguna jalan raya. Kegiatan bagi takjil ini juga mengingatkan pengendara waspada aksi kriminalitas jalanan selama ramadhan.

Dipimpin langsung Kapolres Bondowoso, AKBP Lintar Mahardhono SH, S.I.K, M.I.K, sejumlah polisi dan bhayangkari di Bondowoso membagikan makanan dan minuman takjil kepada pengendara lalu lintas.

Manurut Kapolres Lintar, pembagian takjil adalah giat berbagi dengan sesama dalam bulan puasa ramadhan. “Dengan masyarakat Bondowoso kami berbagi takjil bagi yang berpuasa, sehingga semua yang dilakukan bisa menjadi ibadah,” ucapnya.

BACA JUGA
Presiden Jokowi Pantau Stabilitas Harga di Pasar Sungai Ringin Sekadau

Selain berbagi polisi juga mengingatkan kepada pengendara untuk waspada terhadap kejahatan yang cenderung terjadi saat bulan ramadhan. Guna memberikan layanan terbaik, polisi membuka layanan penitipan barang berharga seperti emas, surat berharga hingga kendaraan bermotor.

Bagi yang akan melakukan mudik ke luar kota, masyarakat dapat menitipkan barangnya di mako polres atau polsek setempat. Pemilik hanya menyerahkan fotocopy identitas sebagai bukti kepemilikan.

“Layanan ini gratis dan dibuka 24 jam di seluruh kantor polisi, siapapun dapat menitipkan barang berharganya hingga kembali ke rumah,” pungkas Kapolres Lintar. M12

Komunitas dan Pengiat Lingkungan Peringati Hari Air Sedunia di Tulungagung

Tulungagung, Timurpos.co.id – Sekitar 300 peserta yang mengikuti kegiatan peringatan Hari Air Sedunia 2024 yang di adakan oleh kolaborasi antara Lintas Komunitas Pecinta Alam, Aliansi Lereng Wilis, Aksi Brantas, Karang Taruna Bhakti Pertiwi Desa Tiudan, Perguruan Silat, PJT 1, Perhutani Tulungagung dan DLH Kabupaten Tulungagung yang di adakan di area bendungan kleben desa tiudan kecamatan gondang kabupaten Tulungagung. Minggu,24 Maret 2024, lalu.

Dengan banyaknya antusis dari peserta yang hadir pada kegiatan ini menunjukan bahwa masih banyak komunitas dan Masyarakat yang peduli terhadap lingkungan hidup dan kebersihan di kabupaten tulungagung khususnya.

“Hal ini patut di berikan apresiasi karena komunitas yang notabenya bukan dari latar belakang lingkungan hidup juga terlibat dalam kegiatan peringatan hari air ini” ungkap Harun Koordinator Aliansi Lereng Wilis di sela-sela kegiatan.

Ia mengatakan kegiatan yang seperti ini harus banyak di lakukan di wilayah kabupaten tulungagung untuk memantik semangat dan kepedulian Masyarakat terhadap lingkungan hidup, dalam peringatan hari air ini saya juga menyampaikan bahwa generasi masa depan harus harus menikmati air bersih sebagaimana mestinya bukan air yang kotor yang akan menyengsarakan mereka kelak.

“Maka dari itu kita harus menjaga dan memelihara sumber mata air yang ada di area tulungagung,”Ungkap Harun.

Erwin Ririn Budianto Ketua Karang Taruna Bhakti Pertiwi Desa Tiudan Menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini adalah kegiatan yang special pada bulan Ramadhan, disamping kegiatan rutin dari teman teman karang taruna adalah agenda mapak buka, juga bersamaan dengan peringatan hari air sedunia 2024.

Yang mana dalam kegiatan inu juga terdapat rangkaian kegaitan seperti : Bersih Sampah, Penanaman Pohon, Bagi Takjil, Edukasi dan Praktek pemantauan mikroplastik, Screening Film, Diskusi Ekologi dan Buka Bersama. Saya berharap kegiatan seperti ini akan menjadi kegiatan yang positif khususnya bagi Masyarakat Desa Tiudan agar lebih peduli dengan Air khususnya. Dan semoga terdapat kegiatan lanjutan diwilayah Desa Tiudan yang juga menyasar ke Lingkup Dunia Pendidikan, karea edukasi dan pemahaman lingkungan hidup lebih bagus jika teredukasi sejak usia dini.

Suroso Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung menyampaikan dalam sambutannya mengenai Peringatan Hari Air Sedunia yang dalam Tema yang di tentukan oleh PBB adalah Water For Peace yang artinya air untuk perdamaian, Air merupakan jantung adaptasi terhadap perubahan iklim, berperan sebagai penghubung penting antara sistem iklim, Masyarakat dan lingkungan hidup. Dengan demikian kami sangat mengapreasi kegiatan yang sudah diselenggarakan hari ini. Air merupakan sumber kehidupan perlu adanya kolaborasi banyak pihak untuk mewujudkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, semangat teman teman komunitas dan masyarkat juga perlu di barengi dengan komintmen dalam perlingkungan lingkungan hidup.

Harun Kembali menyampaikan maka dari itu, pada moment peringatan hari air sedunia ini pihaknya mendorong Langkah dan aksi nyata dalam pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, dalam kegiatan ini juga ada edukasi dan praktek mengenai identifikasi mikroplastik.

“ini juga sebagai bentuk pemahaman dan edukasi kepada Masyarakat agar bisa menerapkan pola hidup bebas sampah, tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai seperti : sedotan, styrofoam, popok sekali pakai, botol, dan sachet yang tidak bisa di daur ulang. Karena dasarnya hari air tidak hanya di peringati hanya 2 tahun sekali, melainkan setiap hari kita semua bergantung kepada air yang bersih dan sehat.” Pungkasnya. TOK

Petugas SPBU 54.612.08 Gedangan Puri, Diduga Membiarkan Pembelian Pertalite Tampa Izin 

Sidoarjo, Timurpos.co.id – Warga Gedangan depan Perumahan Puri Sidoarjo membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dengan memakai Jerigen besar di SPBU berisiko berurusan dengan hukum. Pembeli terancam atau dijerat dengan pasal yang berkaitan dengan kejahatan terhadap minyak dan gas bumi. Senin, (25/03/2024).

Maraknya pengisian bahan bakar minyak (BBM) memakai dua tanki besi yang d taruh d tengah,di SPBU Gedangan Sidoarjo dengan kode 54.612.08 tidak menghiraukan larangan dari pemerintah. Terlihat dari pantauan awak media

Dengan berubahnya pertalite dari bahan bakar umum menjadi bahan bakar penugasan JBKP,dimana didalamnya terdapat unsur subsidi atau kompensasi harga dan alokasi Kouta,maka pertamina melarang SPBU untuk melayani pembelian pertalite menggunakan jerigen atau drum untuk diperjual belikan kembali di level pengecer.

Hal tersebut juga dikatakan oleh direktur bahan bakar minyak (BBM) BPH migas, Hendry Ahmad,bahwa penjual BBM eceran termasuk kegiatan ilegal hal tersebut tercantum dalam pasal 55 UU 22/2021 yang menjagakan BBM subsidi pengangkutan ilegal kena denda.

PT Pertamina (Persero) melalui anak usaha khusus distribusi bahan bakar minyak (BBM) yaitu PT Pertamina Patra niaga melarang keras pembelian BBM subsidi pertalite dengan mengunakan jerigen atau drum.

Tindak Pidana penyalahgunaan BBM, penyimpanan dan penjualan (niaga) BBM yang bersubsidi/non-subsidi tanpa memiliki izin, dapat dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar. Adi

Para Jurnalis Bagikan 350 Takjil di Depan Tol Suramadu 

Surabaya, Timurpos.co.id – Para rekan jurnalis dari berbagai media online, antara lain, Liputansurabaya.id, Timurpos.co.id, Akuratmedianews.com, Zonaperistiwa.com, melakukan kegiatan membagikan 350 paket Takjil di depan Pintu Masuk Tol Suramadu, sisi Kota Surabaya. Senin (24/03/2024).

Pembagian takjil yang prakarsai oleh sdr. Andik atau yang lebih di kenal dengan sebutan blangkon ini di mulai pukul 16.30 WIB. yang dibagikan kepada pengguna roda dua, maupun roda empat serta pejalan kaki yang melintas di Jalan tersebut.

Blangkon di dampingi beberapa media mengatakan bahwa pembagian takjil ini dilakukan setiap bulan ramadhan dan di waktu bulan ramadhan ini juga akan mengadakan bakti sosial dan santunan anak yatim dan dhuafa bersama beberapa rekan media yang mengikuti acara ini.

“Rekan rekan media beserta Ormas Aldera mereka menyisihkan sebagian dari rezeki untuk di bagikan ke masyarakat untuk berbuka di jalan, Dan untuk beberapa warga Tambak wedi tengah timur yang turut membantu saya sangat mengucapkan banyak terimakasih.” Pungkasnya.

Blangkon juga menambahkan kegiatan selanjutnya santunan anak yatim piatu dan buka bersama akan diadakan di kediaman salah satu rekan media Akuratmedianews.com dan insya Allah kegiatan ini penuh berkah di bulan Ramadan.

“Dalam kegiatan ini alhamdulillah lancar dan tidak ada kendala satu apapun, Dan berharap bisa melanjutkan kegiatan – kegiatan positif seperti ini walaupun tidak di bulan suci Ramadan.” pungkasnya Adi

PT Lanang Argo Bersatu Gelar Safari Ramadan

Ketapang, Timurpos.co.id – Hikmah di bulan suci Ramadan adalah meningkakan tali silaturahmi dan kebersamaan diantara sesama umat manusia. Salah satu cara untuk meningkatkan tali silaturahmi dan kebersamaan melalui program Safari Ramadhan seperti yang dilakukan oleh PT Lanang Agro Bersatu atau PT. LAB dengan masyarakat di desa sekitar wilayah operasional perusahaan yang berada di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang.
Seperti di tahun sebelumnya, pada bulan suci Ramadhan tahun 1445 H ini PT. LAB kembali mengadakan program Safari Ramadhan ke desa sekitar dengan melakukan kunjungan ke masjid atapun surau yang berada di desa sekitar. Program ini dilakukan selama bulan Ramadhan berupa kegiatan tausiyah, sholat maghrib berjamaah dan dilanjutkan buka puasa bersama dengan manajemen PT. LAB, Kepala desa, tokoh masyarakat dan jamaah masjid.

Rangkaian program Safari Ramadhan ini dimulai pada (15/3) di Masjid AdDawah, Desa Petai Patah. Kemudian dilanjutkan dengan Safari Ramadhan di Surau Nurul Iman, Desa Istana (16/3), pada hari ketiga (17/3) kunjungan Safari Ramadhan ke Masjid Baiturrahman, Desa Muara Jekak. Setelah itu Safari Ramadhan kembali diadakan di Masjid Silaturahman, Desa Penjawaan (21/3). Agenda terakhir Program Safari Ramadhan dari PT. LAB akan dijadwalkan pada (25/3) di Masjid Ar-Ridho, Desa Sandai Kiri.

Dalam sambutannya di Masjid Silaturahman, GM PT. LAB Isransani menyampaikan Program Safari Ramadhan oleh PT. LAB yang secara rutin diagendakan setiap tahunnya sebagai upaya untuk menguatkan jalinan silaturahmi serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian melalui program CSR kepada masyarakat di desa sekitar perusahaan.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekdes Penjawaan Jasrudi Lewat kegiatan CSR program Safari Ramadhan tahun ini sudah berjalan dengan baik dan dapat dijadikan wadah saling berkomunikasi dan silaturahmi untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah antar sesama umat.

Tidak kalah pentingnya juga melalui kegiatan Safari Ramadhan ini kita bisa saling bertukar pikiran, saling menjaga keutuhan dan kenyamanan dalam bermitra antara PT. LAB dengan pemerintah Desa serta masyarakat Desa Penjawaan. Kami juga mengapresiasi dengan kehadiran GM PT. LAB yang sangat aktif di dalam kegiatan keagamaan serta kehadiran Pak Camat dalam kegiatan safari Ramadhan tahun ini di tengah- tengah masyarakat Desa Penjawaan. Atas segala bantuan serta koordinasi yang baik dalam terselenggaranya kegiatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT. LAB.

Sementara itu di tempat terpisah Kepala Desa Muara Jekak Muhtaram menyambut baik dan merespon positif kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan oleh PT. LAB Ini merupakan kegiatan positif yang dilaksanakan oleh PT. LAB di Desa Muara Jekak semenjak saya menjabat sebagai Kepala Desa selama kurang lebih 8 bulan, semoga kedepan semakin banyak program CSR atau kegiatan seperti ini sehingga dapat terjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik antara PT. LAB dengan Pemerintah Desa Muara Jekak dan masyarakat Desa Muara Jekak.

PT. LAB akan terus berkomitmen dalam mengimplementasikan program CSR di desa-desa sekitar perusahaan, baik itu dibidang keagamaan, pendidikan, sosial, budaya, lingkungan maupun pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi.

Program CSR tersebut pada prinsipnya direalisasikan berdasarkan kemampuan dan kesanggupan dari perusahaan dengan memperhatikan nilai kewajaran dalam memberikan bantuan baik berupa material dan dana serta diharapkan dapat tepat sasaran sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di desa sekitar.M12

Polres Tulungagung Gelar Doa Bersama dan Beri Taliasih untuk Anak Yatim

Tulungangung, Timurpos co.id – Bulan Ramadan 1445 H/2024 diisi oleh Polres Tulungagung dengan berbagai kegiatan kerohanian dengan tetap tidak mengesampingkan tugas pokok fungsinya dalam memelihara Kamtibmas.

Kegiatan ini rutin berlangsung setiap Hari Kamis bertempat di Masjid Al Hafidz Polres Tulungagung. Acara dimulai dengan pengajian dan pembacaan doa yang dilanjutkan dengan pemberian taliasih.

Selain dengan menggelar doa bersama, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khadafi juga memberikan tali asih kepada anak yatim.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap Hari Kamis dan ketepatan saat ini bulan Ramadhan,” ujarnya, Kamis (14/03/2024).

Kapolres Tulungagung juga mengatakan, selama bulan Ramadhan kegiatan sesuai tugas pokok fungsi tetap dilaksanakan seperti biasa.

Bahkan kata AKBP Arsya untuk patroli Kamtibmas justru lebih dimaksimalkan. Hal itu untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas yang ada menjelang Idul Fitri 1445 H.

“Patroli yang jelas kami optimalkan, terutama pada titik rawan termasuk pada saat jam Sahur,”kata AKBP Arsya.

Ia juga menghimbau kepada Masyarakat, untuk tetap proaktif dalam menjaga sitkamtibamas di lingkungan masing – masing.

Selain itu menyikapi fenomena alam belakangan ini, Kapolres Tulungagung juga meminta Masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca. M12