Wujudkan Eco-Pesantren, Ponpes Jalaluddin Ar-Rumy Tumbuhkan Santri Peduli Lingkungan Melalui Detektif Sungai

Jember, Timurpos.co.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Jalaluddin Ar-Rumy di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, meluncurkan program “Santri Peduli Lingkungan” melalui kegiatan detektif sungai untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan santri. Dalam kegiatan ini, sebanyak 300 santri dilibatkan untuk mengikuti seminar tentang polusi plastik dan pencemaran sungai, kemudian mengidentifikasi mikroplastik di Sungai Jatisari, melakukan biotilik untuk memantau kesehatan sungai, sekaligus ada workshop zero waste yang melibatkan pengurus ponpes, masyarakat, dan perangkat desa. Selasa (09/07/2024).

Program “Detektif Sungai” ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli lingkungan di kalangan santri serta mendorong kolaborasi antara pesantren, masyarakat, dan pemerintah desa dalam menangani masalah sampah domestik. Melalui pemilahan sampah dan pengelolaan bank sampah, diharapkan dapat tercipta solusi berkelanjutan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesantren dan kawasan desa Jatisari. Program ini merupakan program percaya 2024 kolaborasi antara ECOTON, BenihBaik dan Grab Indonesia

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para santri tentang pentingnya menjaga lingkungan serta menginspirasi mereka untuk berkontribusi secara aktif dalam upaya pengelolaan sampah di pesantren ini,” ujar KH. Moh. Al-Faiz, lc. M.Ag , Kepala Pesantren Jalaluddin Ar-Rumi.

Hasil pemantauan kesehatan sungai melalui indikator biota yaitu didapati skor biotilik 1,7 artinya sungai jatisari tercemar berat. Selain itu, ditemukan kontaminasi partikel mikroplastik dari jenis fiber, filamen dan fragmen.

“Kondisi ini membuat pengetahuan kami sebagai santri menjadi lebih terbuka untuk lebih banyak peduli terhadap lingkungan khususnya sungai” ujar Roudhotun hasanah, santri Madrasah Aliyah ponpes Jalaludin Ar-Rumi

Sementara itu, workshop zero waste yang diadakan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar dan perangkat desa, untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya pengurangan sampah dan penerapan prinsip-prinsip zero waste dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sesi ini, para peserta diajak untuk mempraktikkan pemilahan sampah serta mengenal lebih jauh tentang pengelolaan bank sampah yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang peduli terhadap isu lingkungan, termasuk Ecoton Foundation dan pemerintah setempat. “Kerja sama ini sangat penting untuk menciptakan sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi pesantren-pesantren lain di Indonesia,” ujar Tonis Afrianto Koordinator Detektif Sungai Ecoton

Dengan adanya program Detektif Sungai, Ponpes Jalaluddin Ar-Rumi tidak hanya berkomitmen dalam memberikan pendidikan agama yang baik, tetapi juga mendidik santri untuk peduli terhadap lingkungan dan berkontribusi dalam menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.

Pondok Pesantren Jalaluddin Ar-Rumi didirikan dengan tujuan memberikan pendidikan agama yang berkualitas kepada santri-santrinya. Berlokasi di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, pesantren ini berkomitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kesadaran lingkungan, guna mencetak generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap alam.

Detektif Sungai Surati Walikota, Wujudkan Kota Kediri Bebas Plastik sekali Pakai

Kediri, Timurpos.co.id – 40 generasi alpha yang tergabung dalam Sekolah Detektif Sungai melakukan pengamatan lingkungan hidup di kota Kediri.

Selama 2 hari mereka mengobservasi sungai kedak yang berada di kec.Mojoroto, kota Kediri melalui penelitian mikroplastik dan biotilik.

Dari hasil observasi tersebut mereka menemukan bahwa sungai kedak positif mengandung Mikroplastik serta kesehatan sungai juga terganggu dengan indikator tidak banyak serangga air ditemukan karena kualitas air yang sudah tercemar.

Prihatin atas hal itu, mereka memutuskankan menulis surat dan mengirimkannya kepada PJ Walikota Kediri untuk melaporkan hasil pengamatan mereka.

Addin siswa kelas 3 SMA salah satu penulis surat menuturkan bahwa dirinya sedih melihat sungai di kota kediri kotor.

“tentu saya sedih melihat sungai di kota saya tercemar, saya ini masih muda masih ingin melihat kediri bersih bebas sampah plastik dimasa depan” tegasnya.

Ditemui ditempat yang sama Faiz salah satu anggota detektif sungai mengungkap ditulisnya surat kepada PJ Walikota Kediri ingin ada kebijakan dari pemimpin di kotanya.

“Saya ingin pj walikota kediri mengetahui fakta perusakan sungai yang kami temukan, kami ingin beliau membuat peraturan dan penegakan hukum yang tegas kepada orang-orang yang sengaja membuang sampah ke sungai supaya ada kapok”, ungkap faiz.

Didalam surat ditulis rekomendasi antara lain :
1. Agar pj walikota membentuk komunitas peduli sungai di kota kediri.
2. Penerbitkan peraturan larangan membuang sampah ke sungai
3. Memasang poster-poster edukasi untik.pelaku usaha di kota kediri agar mengurangi bungkus kemasan plastik
4. Peraturan pelarangan membakar sampah plastik karena bisa membahayakan kesehatan masyarakat kota kediri.
5. Membuat program prioritas kota Kediri zero waste city.

Tidak berhenti disitu, detektif sungai juga menggelar survey tentang persepsi anak muda terhadap pemimpin atau walikota kediri. Sebanyak 47% mereka setuju bahwa, walikota harus memiliki program peduli lingkungan. Dan 100% generasi alpha menjawab bahwa walikota perlu terlibat dalam mengatasi masalah lingkungan. Dan sebanyak 47.2% berpendapat Pemerintah perlu mengatasi permasalahan lingkungan dengan membentuk peraturan pelarangan plastik sekali pakai.TOK

Kadis DLHP Kota Kediri Ajak Masyarakat Wujudkan Kota Bebas Plastik

Kediri, Timurpos.co.id – Dalam rangka meningkatkan partisipasi sekaligus merangsang anak-anak dan pelajar untuk peduli terhadap isu lingkungan, Yayasan kajian ekologi dan konservasi lahan basah (Ecoton Foundation) mengadakan kegiatan sekolah alam detektif sungai di Sekolah Alam Ramadhani Mojoroto Kota Kediri. Kegiatan ini dimulai pukul 7 pagi dan dibuka langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri. Kamis (04/07/2024).

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini, kami ingin mengajak adik-adik detektif sungai untuk menjaga lingkungan dengan mengurangi plastik kresek, mengajak orang tua dan keluarga untuk memilah sampah sejak dari rumah. Juga penting untuk menjaga sungai Brantas dari limbah rumah tangga dan polusi plastik. Kota Kediri sudah memiliki Perwali No.40 Tahun 2023 tentang pembatasan penggunaan plastik sekali pakai” Imam Muttakin Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri.

Peserta detektif sungai ini tergabung dalam berbagai jenjang pendidikan mulai dari tingkat dasar, menengah sampai atas. Jumlah peserta 40 orang. Detektif sungai dikenalkan cara-cara kepenulisan jurnal ilmiah untuk dapat menuliskan pengalaman penelitian dan hasil identifikasi melalui kepenulisan ilmiah. Kepenulisan jurnal ini membantu dalam mendokumentasikan data dan temuan penting yang dapat dijadikan referensi dalam penelitian yang komprehensif.

Selain itu, detektif sungai diajak untuk melakukan observasi kesehatan sungai melalui biotilik dan penelitian mikroplastik di Sungai Kedak, salah satu sungai yang mengalir ke sungai induk yaitu Brantas. Observasi bertujuan untuk mengajak anak-anak untuk menjaga sungai, khususnya melihat kualitas air menggunakan indikator biota dan melihat kontaminasi mikroplastik yang dapat membahayakan lingkungan sekaligus mengancam kesehatan manusia.

“Memang dalam kegiatan ini kami lebih banyak melakukan observasi di sungai, agar siswa mengetahui kondisi lingkungan, apakah kotor, dan penuh plastik, karena saat ini banyak anak muda yang cuek, melalui sekolah alam detektif sungai ini bisa memberikan kesempatan anak muda untuk menyumbang solusi” Tonis Afrianto koordinator kegiatan sekolah alam detektif sungai.

Hasilnya, dalam kegiatan observasi ini sungai Kedak memiliki kesehatan sungai yang kurang baik, berdasarkan pengamatan biotilik mendapatkan skor 2,5 yaitu tercemar sedang. Sementara dalam pengamatan mikroplastik mendapatkan kontaminasi partikel filamen, fragmen dan fiber. Sumbernya yaitu dari sampah plastik seperti kresek, saset dan kain.

Kegiatan ini mendapatkan antusiasme penuh dari anak anak muda. Ahmad Isa Ramadhan SD Laboratorium Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini saya mendapat pemahaman mendalam tentang bahaya mikroplastik dan pentingnya mengurangi penggunaan plastik. Kedepannya, diharapkan semakin banyak warga yang sadar akan dampak buruk plastik dan berkomitmen untuk membawa tas belanja sendiri dan pengurangan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Ecoton kedepannya juga akan mengajak lebih banyak keterlibatan pelajar dan siswa, tidak hanya di lingkup DAS Brantas saja. Tapi di daerah dan sungai-sungai yang lainnya. TOK

Tingkah Gemas Balita Pushbike Race Satlantas Polrestabes Surabaya

Surabaya, Timurpos.co.id – Tingkah gemas dan lucu anak anak balita yang tersirat pada perlombaan push bike race Satlantas Polrestabes Surabaya dengan media partner sari lantas Surabaya.online beserta PDTR creative organize hal ini dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke 78 pada 1 Juli 2024, push bike race diselenggarakan di lapangan praktek Satpas Colombo Satlantas Polrestabes Surabaya. Minggu (30/06/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan, pada hari minggu yang cerah 30 Juni 2024 diikuti oleh 230 peserta racing dari Surabaya dan luar Kota Surabaya dan terbagi dari golongan tiap tiap tahun antara lain kategori menggunakan half track yaitu 2022 mix(boys and gilrs) ; 2021 boys, 2021 girls ; 2020 boys, 2021 girls; dengan menggunakan full track antara lain 2020 boys, 2020 girl; 2019 boys, 2019 girls; 2018 boys, 2018 girls ; 2017 girs, 2017 boys, serta kategori Top Boys 2016-2015 dan Top Girls 2016-2015. Reward dibagi menjadi beberapa podium dengan 10 podium utama, 10 podium Novice dan 10 Podium Rokie.

Kegiatan tersebur dibuka oleh Kanit Kamsel Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Santa Yulia, pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan beberapa pesan pesan berlalu lintas kepada seluruh peserta yang hadir dan wali race peserta agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mementingkan menomersatukan keselamatan berkendara di jalan raya di samping itu Kanit Kamsel Satlantas Polrestabes Surabaya juga menghimbau agar tidak Berboncengan lebih dari satu saat mengendarai R2 karena meningkatnya fatalitas laka lantas di Surabaya ini masih didominasi kendaraan bermotor yg melanggar peraturan berlalu lintas.

Kegiatan ini dimerikan Perfome dari Pocil Satlantas Polrestabes Surabaya saat break acara dilanjutkan dengan quiz interaktif terkait lalu lintas dari Anggota Unit Kamsel kepada peserta dengan hadiah marchandise menarik seperi helm, jaket, dan jas Hujan.

AKP Santa berharap kegiatan ini dapat memupuk sportifitas anak anak usia dini dibidang sport dan kegiatan positif sehingga anak anak tersebut dapat menjadi bibit unggul generasi emas Bangsa. TOK/*

Polda Jatim Mengadakan Lomba Mancing Bersama Jurnalis

Surabaya, Timurpos.co.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur mengadakan lomba memancing berhadiah umroh bagi jurnalis dalam rangka mempererat silaturahmi antara kepolisian dan awak media. Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-78 dan diselenggarakan di Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (28/06/2024).

Sebanyak 80 jurnalis dari berbagai media di Jawa Timur turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hadir dalam acara tersebut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, Kasubdit Penmas AKBP Sinwan, serta pejabat lainnya dari jajaran Ditlantas Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Pak Kasubdit Regident atas inisiasi, atas upaya melakukan pendekatan silaturahmi dengan teman-teman media. Ini langkah yang sangat maju sehingga hubungan antara Polri bersama media ini lebih baik lagi,” ujar Kombes Pol Dirmanto.

Lebih lanjut, Dirmanto menambahkan, “Silaturahmi yang dikemas dengan lomba memancing ini banyak berkah yang bisa kita torehkan, kita bisa tersenyum bareng dan bahagia bersama.”ungkapnya.

Dirmanto berharap melalui acara silaturahmi ini, kolaborasi antara Polri dan jurnalis dapat terus berlangsung dengan baik, baik dengan Humas Polda Jatim maupun pihak lainnya.

Dalam lomba memancing tersebut, juara ketiga diraih oleh Tunggal dari media Duta Masyarakat, juara kedua oleh Rojab dari TV9, dan juara pertama yang sekaligus mendapatkan hadiah utama berupa umroh adalah Pambudi dari media Tribun.com.

Acara ini menunjukkan upaya positif dari pihak kepolisian dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan media, sekaligus memberikan apresiasi kepada para jurnalis yang telah berkontribusi dalam penyebaran informasi kepada masyarakat. ***

Fenomena Judi Online Sangat Berbahaya

Pontianak, Timurpos.co.id – Pemerintah dan semua kalangan harus segera bertindak terutama pemangku kebijakan dan penegak hukum terhadap pelaku pelaku cukong bandar judi online yang mengunakan aplikasi di hp dan sebaginya.

Kondisi kasus dan fenomena judi online sangat berbahaya, bahkan lebih berbahaya dari pada judi konvensional terang Dr.Herman Hofi Munawar Pengamat kebijakan publik kepada awak media 23 Juni 2024 Wib

Menurut Hofi, Judi konvensional membutuhkan waktu, tempat dan jumlah orang tertentu, serta sangat mudah dideteksi oleh penegak hukum.

Sedangkan judi online tidak membutuhkan waktu dan tempat secara khusus sehingga dapat masuk ke semua ruang kehidupan masyarakat, mulai dari anak SD, hingga oknum aparat penegak hukum bisa ikut terlibat dan terjerumus dalam pelaku judi tersebut.

Judi online sangat sulit dideteksi karena didesain sedemikian rupa, seolah-olah sedang bermain game, tidak jarang orang tua tidak mengetahui kalau anak nya lagi bsrjudi online. Karena yang dipahami orang tua anak nya lagi asik bermain game on line saja.

Kondisi ini sangat membahayakan untuk itu, perlu penanganan khusus dan komperehensif, dan holistik. Hal ini sudah sangat membahayakan sekali. Bukan saja berbahaya secara ekonomi akan tetapi akan merusak tatanan kehidupan sosial ke masyarakatan. Serta mengancam dan merusak anak-anak bangsa cetus Herman Hofi Munawar.

Masih ucap Hofi,”Dampaknya yang luar biasa ini harus nya ada upaya yang luar biasa juga. Saat ini para petinggi di negara ini hanya bicara tidak diikuti dengan aksi nyatanya dengan program yang kongkrit dan terukur serta output yang jelas.

Jngan hanya ngomong… rakyat sudah bosan dengan retorika tampa makna dan tampa bukti nyata.

Pemberantasan judi on line ini harus dilakukan lintas sektoral seluruh kalangan Kepolisian dalam kontek penegakan hukum, kementrian kominfo harus berperan aktif di seluruh wilayah NKRI monitoring dan memblokir situs yang digunakan untuk judi on line.

Kementrian sosial,kemntrian dikbud dan dinas lainnya serta PKK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM) melakukan proses penyadaran masyarakat.

Tegas Herman Hofi lagi semua pihak harus menjadikan perjudian adalah musuh bersama seluruh anak bangsa.

Namun sangat di sesalkan saat ini belum ada penanganan konkret terkait judi online, selain retorika-retorika terutama upaya pencegahan dari pemerintah daerah.

Seharusnya pemerintah daerah aktif melakukan penyadaran terhadap masyarakat dengan menggunakan bahasa agama dan bahasa budaya adat istiadat.

“Sangat di sayangkan pemerintah daerah kita belum ada langkah-langkah konkret seperti itu walupun sudah ada sekmen dan instruksi pemerintah pusat. Sampe sejauh ini baru sebatas statmen-statmen belaka tapi belum ada kerja nyata dan para anggota DPR,DPRD di wilayah masih asik mengurusi persiapan pilkada dan mencari simpati masyarakat untuk mendapat dukungan supaya calon Bupati,Wali Kota,Gubernur yang di usung masing masing partai pengusung terpilih menjadi kepala daerah,hingga mereka lupa sebagi wakil rakyat dan pelayan rakyat tegas,” Dr Herman Hofi Munawar. M-12

PANNA Jatim Bersama BOKOMUBIN Wujudkan Indonesia Bersinar

Surabaya, Timurpos.co.id – Bandan Koordinasi Mubaligh Se-Indonesia (Bakomubin) dan Yayasan PANNA (Pegerakan Anti Narpza) berkolaborasi untuk mewujudkan Indonesia bersih Narkoba (Bersinar) dengan diwujudkan ditandatangani Kesepakatan Bersama di Gedung Islamic Center di jalan Raya Dukuh Kupang Surabaya. Sabtu (22/06/2024).

Mochammad Sya’roni SAg, M.H, lebih akrab disapa Gus Roni Ketua DPW Jatim Bakomubin dan Danny Lesmana ST, SE, lebih akrab disapa Bang Oscar telah menandatangani kesepakatan kerjasama untuk kedua lembaga bisa saling bersinergi dilapangan, seperti memberikan edukasi, seminar, wawasan psikologi keluarga agar terhindar dari pengaruh lingkungan negatif.

Bertempat di gedung Islamic Center lantai 2 kantor Bakomubin Gus Roni bersama jajaran pengurus 8 orang menerima dengan baik kehadiran Bang Oscar bersama jajaran pengurus PANNA 7 orang untuk lakukan kerjasama seperti tes urine dan bimbingan psikologi ke berbagai elemen masyarakat baik pemerintah maupun swasta.

“Kami sangat mengapresiasi besar kesepakatan ini antara Bakomubin dengan Yayasan PANNA dimana kita saling bersinergi simbiosis mutualisme hari ini adalah simbolis dua lembaga telah melakukan akad perjanjian nextime akan ada kerjasama dilapangan tentunya dilakukan secara profesional dan saling menguntungkan satu sama lain tidak ada yang saling dirugikan, segera kita bergerak cepat apalagi ini momentum PPDB bisa dikondisikan untuk tes urine, edukasi narkotika, parenting wawasan psikologi,”kata Gus Roni.

“Terus terang kami pribadi sebagai pendiri sekaligus pembina Yayasan PANNA sangat bangga dengan kinerja Pengurus Wilayah Jawa timur semoga dengan berkolaborasi seperti ini bisa menjadi contoh untuk pengurus PANNA dari daerah lainnya,” kata M. Zaenal Arifin.

“Kami dari Yayasan PANNA Jatim siap mendukung program-program Bakomubin untuk Selamatkan Generasi Bangsa dari penyalahgunaan narkotika menuju Indonesia Bersinar,” kata Bang Oscar.

Agenda penandatanganan kesepakatan kerjasama berakhir dengan sukses dilanjut ramah tamah dan berswafoto bareng, jika Instansi Pemerintah, Swasta, Yayasan Pendidikan, Perusahaan, Pengurus Rumah Ibadah menginginkan konsultasi psikologi, edukasi Narkotika atau tes urine sebagai bentuk upaya pencegahan dini.

Untuk diketahui dalam kegiatan tersebut, pembina Kyai Iswadi Idris Ketua Dewan Syuro dan Yayasan PANNA (Pergerakan Anti Narpza) Jatim dengan dihadiri founder pendiri sekaligus pembina M. Zaenal Arifin. M-12

,

Polda Jatim Berangkatkan Tim Bola Voli Untuk Kejurnas di Jogja

Surabaya, Timurpos.co.id – Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, yang diwakili Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto selaku Ketua Harian PBVSI Jatim secara simbolis memberangkatkan lima tim bola voli U-17, Kamis (20/06/2024).

Lima tim perwakilan Provinsi Jawa Timur itu akan bertanding di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Yogyakarta.

“Harapan kita puncak prestasi di Kejurnas ini bisa dicapai oleh rekan – rekan perwakilan dari Jawa Timur, ”ungkap Kombes Dirmanto di Aula Bidhumas Polda Jatim.

Ketua Harian PBVSI Jatim, Kombes Pol Dirmanto juga mengungkapkan bahwa kepada Lima tim bola voli perwakilan Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto selaku ketua umum PBVSI juga menaruh harapan besar menjadi atlet skala Nasional.

“Pak Kapolda juga menaruh perhatian kepada Tim bola voli ini dan pesan beliau berpesan agar rekan – rekan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan gelorakan semangat Jatim,” ujar Kombes Pol Dirmanto.

Ketua Harian PBVSI yang juga Kabidhumas Polda Jatim ini menambahkan, bahwa untuk menjadi juara perlu mempunyai mental juara.

“Atlet bagus namun tidak punya mental juara akan sulit menjadi juara,”ungkapnya.

Untuk itu Kombes Dirmanto meminta kepada para atlet yang akan diberangkatkan ini untuk tetapi menjaga kekompakan dan bermental juara.

“Semoga tim kita nanti di Jogja bisa menang,” pungkasnya.

Sementara itu Manager Tim Indomart Sutono, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, yang sekaligus Ketua Umum PBVSI Jatim, yang telah mensupport tim perwakilan Jatim yang akan mengikuti kejurnas di Jogja.

“Saya mewakili empat tim lainnya menyampaikan terima kasih atas support dan dukungan kepada Ketua Umum PBVSI Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto,” ucap Sutono.

Sutono menyebut, bahwa kejurnas ini akan dilaksanakan mulai tanggal 23-30 Juni 2024 di Gor Pancasila UGM dan Sleman.

“Yang diberangkatkan dari Jatim ada lima tim harusnya dari masing masing Pengurus Provinsi (Pengprov) dua putra dan putri, karena Indomart finalis kejurnas 2023 otomatis dapat wildcard,”ujarnya.

Sementara itu empat tim lain kata Sutono prosesnya mengikuti kualifikasi di tingkat Kabupaten/ Kota.

“Finalis satu dan dua bisa tanding ikut kejuaraan pengprov di Bojonegoro dan kejuaraan pengprov di Bojonegoro yang finalis satu dua bisa mewakili kejurnas di Jogja,”terang Sutono. M12

Hari Raya Idul Adha 1445 H, PN Surabaya Bagiakan 800 Daging Kurban Masyarakat dan Panti Asuhan

Surabaya, Timurpos.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dalam rangka merayakan hari Raya Idul Adha 2024/ 1445 H, menggelar penyembelihan sebanyak 7 ekor sapi.

Untuk Penyembelihan tidak dilakukan di PN Suranbaya melainkan di Rumah Pemotong Hewan (RPH), dari 7 ekor Sapi yang didapatkan 800 besek daging kurban.

Hakim Alex Adam Faisa, selaku Humas Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengatakan bahwa, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, pada Hari Hari Raya Idul Adha, 1445 H. Melakukan pemotongan kurban sebanyak 7 ekor sapi.

“Untuk Daging Kurban dibagikan ke warga sekita, (warung), Panti Asuhan yang sudah ditentukan panitia.” Kata Hakim Alex. Rabu (19/06/2024).

Masih kata Alex bahwa, Daging dibagikan kurang lebih sebanyak 800 besek dan selain itu PN Surabaya tidak menggunakan kantong plastik lagi, agar ramah lingkungan.

Sementara itu, salah satu penerima daging mengucakapkan banyak terima kasih atas pemberian daging dari PN Surabaya.

“Semoga kegiatan ini, bisa terus dilakukan karena sangat membatu bagi masyarakat,” kataya. TOK

KOMPAK Berkurban Series V, 4 Sapi dan 2 Kambing

Surabaya, Timurpos.co.id – Merayakan hari Raya Idul Adha 2024/ 1445 H, sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan atau yang ditingkat KOMPAK, menggelar penyembelihan dan pembagian hewan di kawasan tambak Medokan Ayu Surabaya, Selasa (18/06/2024).

Kegiatan ibadah penyembelihan hewan kurban tahun ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena tahun ini tak hanya menerima korban dari anggota sendiri, tetapi juga menerima hewan korban dari luar keanggotaan, atau yang disebut dengan para Sahabat KOMPAK.

“Syukur Alhamdulillah,tahun ini kita menyembelih empat sapi dan dua ekor kambing,” terang Tunggal Teja Asmara, selaku ketua panitia KOMPAK berkurban tahun 2024/1445 H.

Menurutnya kurban tahun ini lebih semangat, karena hewan kurban yang disembelih lebih banyak dibanding tahun lalu, yang sebanyak 3 ekor sapi. Selain itu suasana semakin guyup, semua anggota terlibat.

“Di tambah lagi, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, bersamaan ulang tahun ketua umum KOMPAK Budi Mulyono, sehingga semakin meriah, meski gagal membuat kejutan. Namun tetap bahagia,”terang Tunggal.

Masih menurut Tunggal, bahwa daging sapi dan kambing yang disembelih, dibagikan kepada warga miskin, janda dan anak yatim di Surabaya, Sidoarjo,Gersik dan wilayah lainnya. Ada sekitar 1927 kotak daging dikemas dalam wadah yang higienis dan ramah lingkungan. Sehingga kondisi daging kebersihan daging tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua Umum KOMPAK Budi Mulyono mengaku bahwa pelaksanaan KOMPAK berkurban telah berjalan sebanyak lima kali sejak program ini digagas pada tahun 2019 lalu di Tretes. Meski jumlah hewan kurban yang disembelih naik turun, tetapi kegiatan yang telah ditetapkan menjadi program kerja tahunan ini, tetap berjalan hingga tahun kelima.

“Semoga kami semua tetap Istiqomah menjalankan syiar ibadah kurban setiap tahun. Terus menerus, dan seterusnya,”kata Budi Mulyono.

Lebih lanjut ia, mengatakan bahwa selain ibadah, berkurban juga melatih para anggota KOMPAK untuk berbagi dengan menyisihkan penghasilan mereka setiap bulan.

“Selain menjalankan syiar agama Islam, kami juga mengedukasi anggota kami agar peduli dan berbagi pada warga yang lain,”katanya.

Selain itu, pada KOMPAK Berkurban Series ke V ini, KOMPAK juga membuka diri untuk menerima kurban dari simpatisan atau para sahabat di luar anggota KOMPAK yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan merayakan hari raya Idul Adha 1445 H. Semoga kegiatan ini bermanfaat barokah dan tetap Istiqomah. Diharapkan kegiatan KOMPAK tahun depan lebih banyak lagi hewan kurban yang disembelih dan disalurkan. TOK/*