Aneh, Terdakwa Sempat Menayakan CCTV di KTV Karaoke Berfungsi Apa Tidak

Surabaya, Timurpos.co.id – Dalam Persidangan terungkap fakta korban Dini Sera Afrianti (Alm) Sempat dibawa terdakwa Gregorius ke apartemen Orchard Tanglin dan ditaruh di kursi roda sebelum diantar ke Rumah Sakit, sepulang dari Black Hole KTV Karaoke Lenmarc Mall Surabaya.

Hermawan security Apartemen mengatakan bahwa, mendapat laporan dari Mohammad Mustofa kalau ada Dini yang tergeletak di kursi roda dan kondisinya megap-megap. Lalu ia mencari identitasnya dan menelpon Retno Happy Purwaningtyas. Karena dulu korban (Dini) pernah menyewa apartemennya.

“Kejadiannya, 4 Oktober 2023 yang dapat laporan dari Pak Mustofa. Sehingga saya menelpon bu Tyas dan langsung membawanya ke Rumah Sakit National Hospital,”kata Hermawan di ruang Cakra di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis, (25/04/2024).

BACA JUGA:
Gregorius Ronald Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Menurutnya, ia melihat korban di tangan sebelah kiri lebam. “Setelah dibawa ke Rumah Sakit National Hospital sudah meninggal, Yang Mulia,”ujar satpam. apartemen.

Sementara itu, Retno Happy Purwaningtyas mengatakan, bahwa benar dulu korban Dini pernah menyewa apartemen. “Nah saya tahu saat ditelpon sama Pak Hermawan dan posisi korban ada di kursi roda di lobby apartemen. Saat di pegang seluruh badannya sudah dingin dan langsung dibawa ke Rumah Sakit National Hospital dan dirujuk ke Rumah Sakit Dokter Soetomo,”jelasnya.

BACA JUGA:
BNN Kota Surabaya Akan Bongkar Penyuplai Barang Haram di RHU Surabaya

Dr. Falicia Limantoro mengatakan, saat itu korban di di bawa ke Rumah Sakit National Hospital pukul 02.00 WIB. Saat itu korban di antar sama Bu Tyas ke UGD, namun dalam kondisi sudah tidak bernafas. “Waktu itu korban di bawah ke RS Hospital pukul 02.00 WIB sudah tidak bernafas dan tidak ada nadi. Saat di lihat korban ada lebam di punggung tangan sebelah kiri dan luka gores di tangan kanan akibat benda tumpul. Lalu kemudian dirujuk ke Dokter Soetomo,”ucap Dr Falicia.

Dari saksi satpam Steven Yosefa menjelaskan, saat itu bertugas di pintu masuk Black Hole KTV karaoke. Pihaknya melihat terdakwa dan korban datang sekitar pukul set 10 malam dan menuju ke room 7. Namun selang 20 menit korban keluar dan disusul sama teman laki-laki dari terdakwa. Kemudian disusul juga oleh terdakwa sekitar 5 menit dari itu.

“Saya melihat terdakwa sama korban datang ke tempat karaoke pukul 21.30 WIB. Waktu pulang duluan teman laki dan perempuan. Kurang lebih setengah jam jam 12 malam, terdakwa pulang sama korban dan bawa botol minuman yang disediakan sama tempat karaoke.

BACA JUGA:
Bongkar Pagar Seng Zaenab Ernawati Jadi Pesakitan di PN Surabaya

Pada saat itu terdakwa cekcok kayak pacaran dan saut-sautan. Lewat lift menuju ke bawah parkiran. Terdakwa dan korban naik lagi ke Black Hole KTV. Terdakwa sempat menanyakan CCTV dan di suruh tanya ke mall. Dua kali naik lift dan si korban tidak ada (sendirian) dan turun ke bawah lagi,”ujar Steven satpam.

Sementara itu, Yosi Febri Yanto menjelaskan, bahwa kalau ada polisi menanyakan tentang CCTV tolong di bantu.

“Saya di kasih tahu sama Pak Ali untuk memberikan CCTV kalau ada polisi yang menanyakan. Kemudian polisi datang pada pukul 19.00 WIB. Saat melihat CCTV kejadian itu, pukul 00.26 WIb ada laki-laki masuk ke mobil dari sebelah kanan dan cewek di posisi kiri dan tergeletak di tengah. Posisi tergeletak di bagian belakang mobil dan seperti terseret, Yang Mulia,”ungkap Yosi sebagai IT Mall. TOK

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Menaman Pohon Bersama Siswa Perbatasan RI-Malaysia

Sambas, Timurpos.co.id – Dalam rangka menjaga kelestarian bumi dengan menanam pohon sekaligus merayakan hari bumi, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK melaksanakan kegiatan penanaman pohon dengan siswa perbatasan RI-Malaysia.

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Pos Koki Sajingan yang dipimpin langsung oleh Danki Koki Sajingan Kapten Arm Arief Ridwan Adhiguna S.T.Han beserta 3 orang anggota melaksanakan kegiatan penanaman pohon secara simbolis di Taman Pasar Border Aruk dan di SD 03 Sajingan besar, Desa Sajingan, Kecamatan Sajingan besar Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Minggu (21/4/2024).

BACA JUGA:
Prajurit Buaya Putih Kostrad Borong Jualan Hasil Bumi Mama Papua

Kegiatan bertujuan memberikan contoh sekaligus mengajak generasi muda berpikir kritis memahami, menganalisis, mengevaluasi dan membuat keputusan untuk melakukan aksi nyata dalam rangka menyelesaikan permasalahan pelestarian ekosistem alam yang ada di sekitar tempat tinggal mereka.

Kegiatan hari bumi sedunia Internasional Earth Day yang dikordinator oleh Messenger of peace Kalimantan Barat dan Sarawak Malaysia, kegiatan ini berjudul “Pentingnya mitigasi banjir bandang untuk generasi muda.” Diharapkan generasi muda memahami fenomena global warming, perubahan iklim serta mampu melakukan tindakan mitigasi bencana alam secara tepat dan tepat, turut hadir Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Aruk.

Pada kesempatan yang sama Muhammad Sandy S.pd selaku Kepala Sekolah SDN 03 Sajingan Besar mengucapkan banyak terimakasih kepada personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK atas dukungan serta bantuan tenaga yang telah diberikan untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan Sajingan Besar.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menjadikan TNI selalu dicintai rakyat. M12

Rangka Hari Kartini Satgas Yonif 125/SMB Berikan Pelayanan Kesehatan dan Donor Darah

Mappi, Timurpos.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2024, tim Penggerak PKK Kabupaten Mappi Menggelar Aksi Donor Darah yang di ikuti oleh Satgas Pamtas Yonif 125/SI’MBISA, Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi dan segenap Lapisan Masyarakat yang dilaksanakan di RSUD Mappi Bertempat di Kepi Distrik Obaa Kabupaten Mappi. Senin (22/04/2024).

Dalam Keterangan tertulis Danpos Kotis Lettu Inf Omrin Saut Lumbanraja di Kepi menyampaikan dengan dilaksanakan donor darah seperti ini merupakan wujud kepedulian sosial kita terhadap masyarakat sekitar khususnya di wilayah kabpaten Mappi dengan cara membantu ketersediaan darah yang ada RSUD Mappi guna mengantisipasi keadaan yang tidak diprediksi.

“Kami satgas Yonif 125/SMB mendukung aksi donor darah ini dan berpatisipasi di dalamnya, kami ingin, keberadaan kami disini di tanah Papua dapat berarti bagi masyarakat dan merelakan tetesan darah kami untuk upaya penyelamatan jiwa melalui setetes darah cinta kasih sesama umat.,” ucap Danpos.

BACA JUGA:
Polda Jatim bersama Kodam V Brawijaya Gelar Baksos dan Bakkes Serentak

Selain mendonorkan darahnya, Tim Kesehatan Pos Kotis Satgas Yonif 125/SMB juga membantu pihak dari tim Kesehatan rumah sakit, seperti membantu melakukan tensi darah dan pengecekan Kesehatan terhadap masyarakat yang berpatisipasi. M12

Puji Triasmoro, Eks Kajari Bondowoso Terima Suap Dihukum 7 Tahun Penjara di PN Tipikor Surabaya

Surabaya, Timurpos.co.id – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menjatuhkan vonis bersalah terhadap Eks Kepala Kejaksaan Negeri dan eks Kasi Pidsus Kejari Bondòwòso. Selain mereka, majelis hakim juga memvonis bersalah dua orang penyuapnya.

Hakim Ketua Ni Putu Sri Indayani dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa eks Kajari Bondowoso, Puji Triasmoro, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam kasus suap pengurusan perkara senilai Rp 475 juta di lingkungan Kejari Bondowoso.

Ia menyebut, terdakwa Puji terbukti menerima uang pemberian dari pihak terperiksa dalam kasus korupsi yang ditangani oleh Kejari Bondowoso.

“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Puji selama 7 tahun dan denda sebesar Rp300 juta, dengan ketentuan bila denda tidak dibayar maka diganti pidana kurungan penjara selama 3 bulan,” kata Ni Putu, membacakan amar putusan sidang, Senin (22/04/2024).

BACA JUGA:
Terima Suap, Alexander Mantan Kasi Pidsus Kejari Bondowoso Divonis 5 Tahun Penjara

Tidak hanya itu, hakim juga menjatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti atas suap yang pernah diterimanya sebanyak Rp927 juta.

Bila dalam kurun waktu sebulan setelah putusan majelis hakim berkekuatan tetap, denda biaya pengganti tersebut tak dapat dibayar oleh terdakwa. Maka, harta benda terdakwa bakal disita oleh Kejaksaan untuk dilakukan pelelangan guna membayar biaya pengganti tersebut.

Namun, bila harta benda terdakwa tak mencukupi, maka digantikan dengan pidana pengganti berupa masa penahanan selama satu tahun penjara.

“Jika terpidana tidak memiliki harta benda yang mencukupi membayar uang pengganti. Maka dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk terdakwa eks Kasipidsus Kejari Bondowoso, Alexander Silaen, hakim menjatuhkan pidana penjara selama 5 tahun dan denda sejumlah Rp250 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan.

Selain itu, hakim juga menjatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti atas suap yang pernah diterimanya sebanyak Rp365 juta.

Bila dalam waktu sebulan setelah putusan berkekuatan tetap, denda biaya pengganti tersebut tak dapat dibayar oleh terdakwa, maka harta bendanya dilakukan penyitaan oleh pihak Kejaksaan. Bila tak mencukupi maka digantikan dengan pidana pengganti yakni masa penahanan selama satu tahun.

Berbeda dengan dua orang penyuapnya, hakim menjatuhkan hukuman yang lebih rendah. Untuk terdakwa Yossy S Setiawan dan Andhika Imam Wijaya, pihak perusahaan CV Wijaya Gemilang, hakim menjatuhkan pidana selama 1,8 tahun saja.

“Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Andhika dan Yossy, dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun 8 bulan, dan pidana denda Rp100 juta. dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti pidana kurungan penjara selama 1 bulan,” ujar Ni Putu saat membacakan amar putusan.

Menanggapi vonis tersebut, terdakwa Puji mengaku ingin pikir-pikir terlebih dahulu. Sedangkan untuk terdakwa Alexander, dan dua terdakwa terakhir menyatakan menerima vonis tersebut.

“Saya pikir-pikir dulu, Yang Mulia,” jawab terdakwa Puji.

Sementara itu, JPU KPK, Sandy Septi Murhanta Hidayat menyatakan pikir-pikir atas vonis untuk seluruh terdakwa.

“Kami memutuskan pikir-pikir terlebih dahulu, Majelis,” ujar Sandy.

Diketahui, KPK menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian hadiah atau janji terkait pengurusan perkara di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bondowoso, Jatim.

Mereka adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Puji Triasmoro dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kasipidsus Kejari) Bondowoso Alexander Silaen

Kemudian, dua orang pihak swasta pengendali CV Wijaya Gemilang yaitu Yossy S Setiawan dan Andhika Imam Wijaya.

Kasus dugaan suap pengurusan perkara di Kejari Bondowoso bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (15/11/2023). Dalam giat operasi senyap itu tim penyidik KPK mengamankan uang sebesar Rp225 juta. Setelah proses gelar perkara, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Kasus berawal ketika Kejari Bondowoso mengusut laporan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan peningkatan produksi dan nilai tambah holtikultura di Kabupaten Bondowoso yang dimenangkan dan dikerjakan perusahaan milik Yossy dan Andhika.

Alexander atas perintah Puji lalu melakukan penyelidikan terbuka atas dugaan tindak pidana korupsi dimaksud.

Selama proses penyelidikan berlangsung, Yossy dan Andhika melakukan pendekatan dan komunikasi intens dengan Alexander dan meminta agar proses penyelidikannya dapat dihentikan.

Ketika proses permintaan keterangan untuk kepentingan penyelidikan sedang berjalan, terjadi komitmen disertai kesepakatan antara Yossy dan Andhika dengan Alexander sebagai orang kepercayaan Puji untuk menyiapkan sejumlah uang sebagai tanda jadi.

Terdakwa Puji Triasmoro dan Terdakwa Alexander, sebagai penerima suap, didakwa Pasal 12 huruf a UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Sedangkan Terdakwa Andhika dan Terdakwa Yossy, sebagai pemberi suap, dikenakan dakwaan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

KPK mensinyalir uang yang telah diserahkan kepada Alexander dan Puji sejauh ini sejumlah total Rp 475 juta.TOK

Polda Jatim Gelar Balap Sepeda Tour de Panderman

Pasuruhan, Timurpos.co.id – Menyambut Hari Bhayangkara ke -78 Polda Jawa Timur akan menggelar balap sepeda dengan tema Tour de Panderman yang akan digelar pada Sabtu (08/06/2024) nanti, dengan menggandeng IS90 Ciclyng Comunity dan komunitas bersepeda di Jawa Timur.

Kegiatan olahraga bersepeda yang baru pertama kali digelar oleh Polda Jatim ini secara resmi telah dibuka pendaftarannya, pada saat konferensi press di kawasan real estate Taman Dayu Pandaan, usai Kapolda Irjen Pol Imam Sugianto bersama rombongan melakukan olahraga bersepeda dari Polda Jatim, Sabtu (20/04/2024) siang.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, kegiatan olahraga bersepeda ini digelar untuk kembali meningkatkan masyarakat dalam olahraga bersepeda, dimana di Jawa Timur ada beberapa event yang juga digelar setiap tahunnya.

“Olahraga balap sepeda ini dalam rangka memperingati hari Bhayangkara dengan bersepeda dari Polda Jatim ke Baru, selain itu juga mengenalkan daerah yang dilintasi,” Kata Irjen Pol Imam Sugianto.

BACA JUGA:
Polres Madiun dan Bhayangkari Gelar Baksos

Dimana balap sepeda Tour de Panderman nantinya akan melintasi 6 kota/kabupaten mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Kota Malang dan Batu dengan menempuh jarak 100 kilometer lebih.

Selain olahraga yang sesungguhnya dalam merebutkan piala Kapolda Cup, kegiatan ini juga mengenalkan daerah-daerah yang dilintasi kepada peserta bahwa ada potensi ekonomi yang bisa diangkat mulai dari UMKM hingga wisata.

Untuk target peserta 1500 yang diikuti oleh seluruh atlet-atlet bersepeda dan para komunitas yang ada yang terbagi dalam 2 kejuaraan yaitu race dan non race.

Dimana untuk kelas race akan ada 8 kelas yang dilombakan mulai dari junior hingga kelas senior.

Kapolda Irjen Pol Imam Sugianto juga menambahkan kegiatan olahraga bersepeda ini nantinya bisa dilanjutkan, oleh Kapolda berikut-berikutnya sebagai agenda tahunan dalam memperingati hari Bhayangkara, serta untuk mencari bibit atlet bersepeda untuk Propinsi Jawa Timur. M12

Polres Bangkalan Siagakan Personel Pengamanan Lebaran di Tengah Laut

Bangkalan, Timurpos.co.id – Seminggu pasca Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Jawa Timur merayakan Lebaran Ketupat.

Lebaran ketupat antimainstream yang dilakukan mayoritas masyarakat Bangkalan, Madura khususnya yakni berlebaran di tengah laut.

Lebaran Ketupat kali ini bertepatan pula dengan lomba hias perahu dan tradisi naik perahu gratis sehingga puluhan perahu nelayan bertebaran di perairan Selat Madura.

Guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas termasuk kecelakaan laut, Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya, S.H., S.I.K., M.I.K., mengerahkan kekuatan penuh untuk memantau situasi di tengah laut.

BACA JUGA :
Gugurkan Satu Bakal Calon Kades, P2KD Tanagura Timur Bangkalan Dituding Ada Main

Bahkan, Kapolsek Kamal AKP Andy Bakhtera Indra Jaya, bersama anggota dan Kasatpolairud Polres Bangkalan Iptu Muarib turut mengerahkan personelnya menyisir wilayah salah satu destinasi wisata tersebut.

“Menurut masyarakat, hal seperti ini sudah menjadi tradisi setiap lebaran ketupat, “ujar AKBP Febri Isman Jaya, Rabu (17/4).

Menurut Kapolres Bangkalan, pada kegiatan warga Bangkalan tersebut perahu-perahu gratis yang disediakan nelayan untuk masyarakat itu tidak sampai mengganggu aktifitas lalu-lintas penyeberangan kapal Feri.

Selain itu pula, Kapolres Bangkalan meminta personel Polri untuk perketat pengawasan aktifitas tersebut dan berharap warga yang merayakan lebaran di tengah laut benar-benar menjaga keselamatannya.

“Kami berharap tidak terjadi laka laut, jadi jangan memaksakan jika perahu melebihi kapasitasnya,” tegas AKBP Febri. M12

PSNU Pagar Nusa Gelar Acara Berlangsung Megah di Desa Gendongan

Bojonerogoro, Timurpos.co.id – Perguruan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa menggelar Acara Halalbihalal dan Sholawatan yang dihadiri ratusan pengunjung di Desa Gendongan, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. Senin, (15/04/2024) malam.

Acara Halabihalal dan Sholawatan ini, juga dihadiri oleh Habib Balia Bin Muhajir Al Kaff. Nampak terlihat antusias warga dalam kegiatan ini.

Suasana Halalbihal dan Sholawatan di Desa Gendongan

Prapto salah satu sesepuh Pagar Nusa mengatakan, bahwa kegiatan Halbihalal dan Sholawatan ini, terbilang sangat meriah dan megah yang diadakan di Desa Gendongan dan dalam acara ini bertujuhan sebagai ajang silaturohim dan halal bihalal sesema anggota Pagar Nusa untuk wilayah se-Kecamatan Sekar yang diadakan secara rutin setiap tahun.

“Memberikan apresiasi yang tinggi kepada Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama, terutamanya para anggota di se-Kecamatan Sekar, dalam melaksanakan acara tersebut. Dengan kegiatan seperti ini bisa menjadikan tali silaturahmi dengan masyarakat semakin erat,” kata Kang To panggilan akrabnya.

BACA JUGA
Tanamkan Kepedulian Pagar Nusa PAC Balen Bagikan Beras Kepada Kaum Dhuafa Dan Yatim Piatu

Ia menambahkan Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa NU, telah ikut melestarikan budaya bangsa dan berharap menjadi ajang mencari bakat atlet Pencak Silat.

“Kegiatan ini, juga menunjukan Kekompakan dan kedamaian Pemuda Desa gendongan serta mencetak generasi pemuda yang saling menjaga perdamaian cinta tanah air dan mau berkecimpung dalam naungan Nahdlatul Ulama,”tambahnya.

Terpisah, Baim Yogi selaku Wakil Utama Rembol 76 menyapaikan, bahwa Saya sendiri yang hadir di lokasi menyaksikan acara secara langsung. Memang acara berlangsung megah.”Alhmdulilah berjalan aman dan kondusif sejak mulai sampai acara slesai acara,” kata Baim sekaligus anggota Sektor Sekar Kabupaten Bojonegoro.

BACA JUGA
Gagak Hitam Berkolaborasi Dengan Camp Rembol 76, Sabet Juara Di Surabaya Urban Fight

Untuk diketahui, Dalam kegiatan ini Polres Bojonegoro membentuk tim pengamaman berserta jajaran dengan menurunkan lebih dari 100 personil untuk melakukan pengamanan di Lokasi acara dan mengawal Habib Balia Bin Muhajir Al Kaff. TOK

Joker Santuni Santri dan Santriwati di TPQ Syaifus Shudhur

Surabaya, Timurpos.co.id – Komunitas Jurnalis Online Kemitraan Rakyat (Joker) saat menjelangnya malam Lailatul Qadar di malam 29 Ramadhan 2024, membagikan puluhan beras kemasan 3 kg an kepada puluhan anak di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Syifaus Shudhur di Rumah Susun Tanah Merah, Kenjeran Surabaya, Senin (08/04/2024).

Joker yang di ikuti oleh para jurnalis atau wartawan dari berbagai media online ini melaksanakan hal itu sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGAPara Jurnalis Bagikan 350 Takjil di Depan Tol Suramadu 

Sumba selaku seksi Sosial di Joker mengatakan kegiatan ini di lakukan sebagai bentuk rasa kepedulian dan rasa syukur terhadap diri kita sendiri, yang telah diberikan kenikmatan juga kesehatan jasmani dan rohani.

“Alhamdulillah dalam kesempatan ini di bulan ramadhan 2024 kami dan kawan-kawan joker bisa berbagi kepada adik-adik TPQ Syifaus Shudhur. Ini adalah bentuk rasa syukur dan kepedulian kita terhadap sesama,” kata Sumba.

BACA JUGA
MAKI Jatim Siap Tebarkan Kebaikan di Bulan Ramadan 1445 Hijriyah

Ia menambahkan, bahwa Semoga apa yang kita berikan kepada adik-adik TPQ bisa bermanfaat, dan teman-teman joker juga di berikan kesehatan wal Afiat dan di permudahkan segala urusan duniawi.

“Semoga hal ini bisa dilakukan rutin di setiap tahun,” pungkasnya. TOK

MAKI Jatim Siap Tebarkan Kebaikan di Bulan Ramadan 1445 Hijriyah

Surabaya, Timurpos.co.id – Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Jawa Timur (Jatim) melakukan kegiatan Buka bersama dan dilanjutkan dengan bagi-bagi takjil di depan
Sekretariat MAKI Jatim, di Perumahan Permata Juanda Blok CC No 18 Juanda, Kabupeten Sidoarjo. Kamis (04/04/2024).

Ketua MAKI Kordinator Wilayah Jawa Timur, Heru Satriyo menjelaskan, bahwa kegiatan Buka Puasa Bersama (buker) dan Santunan Ananda Yatim Piatu serta dilanjutan dengan bagi-bagi takjil merupakan kegiatan rutin dari MAKI.

“Alhamdulillah, di hari ke 26 Ramadan 1445 Hijriyah, kami berkesempatan untuk melakukan program berbagi takjil, buka puasa bersama Ananda Yatim Piatu serta memberikan santuan kepada meraka yang kurang beruntung.” Kata Heru.

BACA JUGA
Tiga Perungurus Primkop UPN Veteran Jatim Resmi Ditetapkan Tersangka

Ia menambahkan, bahwa untuk kegiatan bagi-bagi takjil, kami sudah menyiapkan 500 botol sirup cocopandan aneka jelly, 500 pack Kurna dan 500 pack nasi goreng telut dadar yang dibagaikan untuk penguna jalan di Jalan Raya By Pass Juanda.

Nampak terliat amimo masyakat dan anggota MAKI dalam kegiatan bagi-bagi takjil. Beberapa dari Anggota telah siap siaga memberikan bingkisan kepada para pengguna jalan di Jalan By Pass Juanda dan masyrakat sekitar.

“Kami berharap Kegiatan seperti ini, terus berlanjut dan ini salah bentuk syukur kita kepada Allah SWT serta bertujuan mempupuk rasa empati sesama umat manusia dengan memebarkan kebaikan di bulan punuh berkah ini,”harapnya.

Untuk diketahui Lembaga Swadaya Masyarakat (LMS) Masyarakat Anti Korupsi (MAK)I Jawa Timur merupakan organisasi non profit yang konsen dalam hal anti rasuah dan berkomitmen dalam mendukung dalam rangka menegakkan marwah sebagai lembaga yang aktif bergerak dalam pemberantasan korupsi dan peneguhan semangat anti korupsi. TOK

ECOTON Ajak Masyarakat Nobar Film Behind The Sachet

Surabaya, Timurpos.c.id – Memperingati hari air sedunia 2024, ECOTON, River Warriors, dan Ekspedisi Sungai Nusantara merilis sebuah film dokumenter yang berjudul “Behind the Sachet”, ancaman serius di balik sachet yang praktis yang mencemari lingkungan dan kesehatan manusia. Acara nonton bareng ini sekaligus launching AEscape Library yang dihadiri oleh komunitas Wadulinnk, Kampung SIBA Klasik, Sekolah Perempuan Gresik, Pattiro Gresik, TPS3R Wringinanom, Postdoctoral universitas mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, ilmu kelautan Universitas islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dan Mahasiswa Universitas Airlangga.

Film dokumenter ini menyoroti bahwa Sachet merupakan salah satu penyumbang terbesar dari sampah plastik. Jutaan sachet plastik yang terbuang setiap hari menjadi fokus utama, menghasilkan tumpukan sampah yang mengancam sungai-sungai dan kesehatan manusia. Selain itu melalui perjalanan Ekspedisi Sungai Nusantara, para peneliti dan aktivis lingkungan menemukan sungai-sungai di Indonesia yang penuh dengan sampah sachet.

BACA JUGA
Gubernur Jawa Barat Di Gugat ECOTON Akibat Kelalaian Dalam Penanganan 4 Aliran Sungai

Pak Prigi, salah satu tokoh ekspedisi sungai menjelaskan pengalamannya, ketika melakukan ekspedisi sungai, di donggala yang terkenal bersih dari sampah plastik pun sekarang sudah banyak sampahnya, banyak sampah plastik, dan sampah plastik ini mencemari perairan di lingkungan tersebut.”kami menemukan sampah sachet mencemari 68 sungai strategis nasional di indonesia dan terbukti terkontaminasi mikroplastik.”

“Behind The Sachet” Film ini mengajak penonton untuk mempertimbangkan peran masyarakat, produsen, dan pemerintah dalam menghadapi ancaman sachet, sambil menyuarakan perlunya perubahan kebijakan dan perilaku untuk mencapai solusi yang berkelanjutan.

Alaika Rahmatullah selaku tim brand audit menyampaikan hasil brand audit yang dilakukan selama bulan Agustus 2022 hingga oktober 2023. “ECOTON menemukan 29.427 pcs sampah plastik dan berhasil mengidentifikasi 5 top polluter produsen yang mencemari sampah sachetnya ke sungai yaitu Wings 28%, Unilever 26.5%, Indofood 18%, Forissa 14%, dan Mayora 12%.”

Setelah menonton film dokumenter “Behind The Sachet” ini, Aeshnina captain riverwarriors mengajak untuk beralih menggunakan wadah guna ulang dan belanja di refill store.

“Sampah-sampah di sungai kebanyakan adalah sampah plastik sachet, seringkali saya menemukan sampah tahun 90 an yg masih utuh di lingkungan, ini adalah fakta bahwa manusia mati meninggalkan sampah. Anak-anak indonesia memiliki hak untuk main di sungai yg bersih tanpa sampah. Tapi nyatanya sekarang anak-anak di indonesia menikmati sungai yang kotor banyak sampahnya dan bahkan mengancam kesehatan kita. Mulai sekarang kita wajib beralih dari sachet ke sistem refill.”

Untuk melawan sachet yang sampahnya sudah mencemari lingkungan bahkan sungai, Komunitas wadulink sumengko, Kampung SIBA Klasik, dan Sekolah Perempuan Gresik sudah membuka toko refill sebagai upaya mengurangi penggunaan sachet. Lilik selaku koordinator sekolah perempuan juga berpendapat untuk beralih menggunakan sistem refill.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi sachet, untuk itu kami mulai dengan membuka toko refill yang menjual produk sabun dan produk personal care untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan sachet. Awalnya memang tidak mudah, akan tetapi kami tetap berusaha dan berupaya agar masyarakat bisa beralih di toko refill dan membawa wadah sendiri dari rumah.” Lanjut lilik

Setelah adanya film dokumenter yang sangat membuka pandangan terhadap ancaman serius dibalik sachet yang praktis, harapannya semua pihak dari masyarakat, produsen, dan pemerintah bisa melakukan perubahan mulai dari menggunakan kemasan yang ramah lingkungan hinggga menggunakan sistem refill dan reuse. Tahun 2030 nanti tidak akan ada lagi sachet. Setiap produsen yg menghasilkan sachet harus bertanggung jawab atas sampahnya terutama dalam penerapan Peraturan Kementerian KLHK no.75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh produsen. TOK