Pulau Baweanku Menolak Sampah Agar Tetap Indah

Gresik, Timurpos.co.id – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) SDIT AL HUDA BAWEAN berpartisipasi aktif dalam kegiatan membersihkan lingkungan. Rabu, (21/02/2024).

Ada 331 siswa 40 guru dibawah arahan Yayasan Darul Fikri turun langsung untuk membersihkan lingkungan sekolah. Kegiatan ini memberikan dampak yang sangat positif kepada warga SDIT AL HUDA BAWEAN, siswa dan guru bergotong royong bersama untuk memberikan suara menjaga lingkungan di Pulau Bawean.

Rissky wahyu Saputra, SE selaku kepala sekolah mengatakan, bahwa kegiatan ini harus terus dilaksanakan dengan aktif, agar menjaga budaya kita agar tetap lestari, salah satunya budaya gotong royong bersama untuk menjaga lingkungan.

“Kami ucapkan Terimakasih banyak kepada yayasan ECOTON yang selalu mensupport sekolah kami untuk terus peduli dengan lingkungan,”ucapnya.

Tujuan dari kegiatan gotong royong ini sendiri adalah, untuk memberikan wawasan secara langsung kepada siswa dan guru pentingnya menjaga lingkungan disekitar kita. Dan mendukung program pemerintah kabupaten Gresik yaitu GKMS ( Gerakan Kawasan Merdeka Sampah).

Menurut siswa kami selaku Eco kids yang menjadi kader lingkungan, Ananda Ragil mengatakan, bahwa kegiatannya seru dan menyenangkan karena membuat sekolah bersih. Belajar semakin nyaman karena sekolah semakin bersih. Dan memberikan pelajaran juga kepada siswa agar lebih peduli lagi kepada lingkungan.

“Pesan untuk semua teman-teman agar tidak membuang sampah sembarangan dan lebih peduli lagi terhadap lingkungan,”katanya.

Menurut Ustadzah Hamidah wali kelas kelas 6 menyapaikan, bahwa Dalam kegiatan ini sangat luar biasa, karena semua siswa ikut terlibat dalam kegiatan ini. sebenarnya hal ini sudah kami terapkan di keseharian sekolah, jadi saat kita bersih-bersih hanya membersihkan bagian yang belum tersentuh, seperti rerumputan liar dan lain-lain.

“Hal ini sangat berdampak bagi anak anak karena sudah ditanam rasa peduli terhadap lingkungan semenjak dini, dan hal tersebut yang akan membawa anak-anak kepada masa depan yang cerah dengan lingkungan bersih dapat membuat siswa lebih nyaman untuk belajar.” Bebernya.

Dan yang terakhir tanggapan dari Ketua Yayasan Darul Fikri Ustadzah Lia mengatakan, bahwa Dalam peduli terhadap lingkungan, kita harus memulainya dari diri kita sendiri, kemudian kesekitar kita baik teman, keluarga dadn sanak saudara. Lingkungan yang bersih dapat menjadikan lingkungan kita terang, damai dan nyaman. maka dari itu hentikan membuang sampah sembarangan, jadikan lingkungan kita bebas akan sampah.

“Marilah kita ajak siapapun disekitar kita untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai.” katanya.

Karena membuang duri kecil saja dijalan itu sudah pahala, apalagi menjadi lingkungan kita bersih. jangan berputus asa dalam kebaika, mari kita terus gaungkan akan kepedulian terhadap lingkungan. pesan saya , marilah kita berjihad dalam menjaga kebersihan lingkungan kita, karena lingkungan itu merupakan sesuatu yang juga dititipkan oleh Allah sama kita. Tok

Usai Pencoblosan, Kyai Fathor Rosi Pamekasan Ajak Warga Tetap Bersatu

Pamekasan, Timurpos.co.id – Pasca pemungutan suara Pemilu 2024, Tokoh Agama di Pamekasan, Kyai Fathor Rosi, mengajak semua pihak untuk melakukan hal positif selama menunggu hasil real count Pemilu 2024.

Kyai Fathor mengajak semua warga Pamekasan untuk mempersatukan tekat kembali, untuk menjalin persatuan dan kesatuan.

“Kalaupun toh ada perbedaan mari kita rajut bersama, perbedaan itu pasti ada tapi persatuan dan kesatuan harus kita kedepankan untuk kepentingan bersama demi tegaknya NKRI”, ajak Kyai Fathor Rosi,Minggu (18/02/2024).

Tokoh Kelurahan Lawangan Daya ini juga mengatakan, agar masyarakat menyikapi hasil sementara hitung cepat dengan bijak, peserta Pemilu yang menang versi hitung cepat untuk bersikap sewajarnya.

Sementara bagi yang kalah, mereka dihimbau untuk tetap melakukan hal positif bagi kemajuan bangsa.

“Bagi yang sudah merasa quick count sebagai pertanda kemenangan, maka kami harap tetap sewajarnya saja tidak berlebihan. Dan bagi yang belum bisa menerima hasil quick count sebagai pertanda kemenangan, maka masih banyak waktu untuk menunggu real count yang dilakukan oleh KPU,” ujar Kyai Fathor.M12

TPS Desa Sumbersono Kenakan Kostum Kerajaan Mojopahit

Mojokerto, Timurpos.co.id – Berbagai cara dilakukan oleh Petugas KPPS untuk memeriahkan pesta demokrasi pemilu 2024 kali ini, seperti memakai kostum dengan berbagai tema dan juga memberikan coklat.

Kreasi-kreasi tersebut juga sebagai upaya untuk menarik antusiasme masyarakat untuk datang ke TPS di wilayah Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto.

Hal itu seperti disampaikan Kapolsek Dlanggu IPTU M Khoirul Umam SE MH saat melakukan pengecekan pada TPS 04 Desa Sumbersono Kecamatan Dlanggu, Rabu (14/02/2024).

IPTU M Khoirul Umam SE MH mengungkapkan bahwa keunikan kostum yang dikenakan untuk memeriahkan suasana pemilu juga bisa menambah semangat kerja petugas.

“Diharapkan dapat meningkatkan animo masyarakat untuk hadir ke TPS menggunakan hak suara mereka,” kata Iptu Umam.

“Terimakasih atas upaya dari anggota KPPS yang turut serta dalam mensukseskan Pemilu 2024, tetap jaga kesehatan dan semoga dalam kegiatan nanti bisa berjalan aman kondusif jangan sampai terjadi hal hal yang tidak kita ingikan,” pungkasnya.

Sebelum dimulainya pemungutan suara nampak para petugas KPPS mengenakan kostum bertema Kerajaan Majapahit itu tampak ramah menyambut warga yang datang ke TPS.

“Sugeng rawuh wonten TPS sekawan Desa Sumbersono (Selamat datang di TPS 04 Desa Sumbersono),” ucap para dayang menyambut di pintu masuk TPS.

Sementara itu Ketua KPPS TPS 04 Didik Budiyanto Rudi selaku inisiator penggunaan kostum majapahit mengatakan ide mengenakan kostum itu untuk menarik minat masyarakat.

“Selain untuk menarik minat masyarakat kita juga bisa mengenalkan kebudayaan Majapahit di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menargetkan DPT yang hadir bisa mencapai 100% dan terlebih dahulu dilakukan pemotongan pita sebagai penanda dibukanya kegiatan pemungutan suara dan juga kepada 5 pemilih pertama yang datang akan diberikan hadiah.

Tak lupa Didik juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran kepolisian dalam hal ini Polsek Dlanggu Polres Mojokerto dan juga Koramil Dlanggu.

“Sumbangsih bapak – bapak TNI Polri serta rekan – rekan limas untuk kelancaran dan keamanan dalam pemungutan suara ini sangat besar bagi kami penyelenggara pemilu. Untuk itu kami apresiasi dan menyampaikan terimakasih,” ungkap Didik. M12

Mari kita sambut Hasil Pemilu 2024 dengan Riang Gembira

Doni Eko Wahydin, S.H.

Surabaya, Timurpos.co.id – Bangsa Indonesia melaksankan Pemilihan Umum langsung jujur dan adil. Sementara ini alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar dan damai semoga sampai pengumuman resmi dari KPU. Jumat (16/02/2024).

Menurut Doni Eko Wahydin, S.H. Antusias masyarakat untuk datang ke TPS patut diacungi jempol dibandingkan Pemilu tahun 2019 kemarin, ini menunjukan kepedulian masyarakat terhadap negara ini. Mungkin ini karena dimasa kampanye 2024 ini semua masyarakat bisa saling menjaga sehingga terciptanya kampanye damai sesuai dengan tag line KPU #salingjagapemilu2024.

Mari kita jalani ini semua dengan damai dan mari kita sambut nanti apa pun hasilnya, karena ini sebetulnya adalah ikhtiar yang sama dari sesama saudara sebangsa walaupun punya pandangan yang berbeda-beda,” ujarnya kepada Timurpos.co.id.

Selain itu, Doni Eko Wahyudin S.H. berharap semua pihak menerima apa pun hasil dari Pemilu 2024. Dia mengajak semua pihak kembali saling menjaga Pemilu untuk kemajuan bangsa.

“Apa pun nanti yang menjadi hasil dari Pemilu ini mari kita terima dengan riang gembira bahwa proses ini telah kita jalani dengan baik dan mari kita kembali bersama-sama saling bahu-membahu untuk memperjuangkan masa depan Indonesia yang lebih baik untuk seluruh rakyat indonesia,” pungkasnya. Tok

KH. Thoha Ma’shum : Tetap Jaga Ukhuwah, Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Bondowoso, Timurpos.co.id – Tahapan Pemilu 2024 telah selesai dilaksanakan dengan lancar dan damai. Pelaksanan tahapan pesta demomrasi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya KH Thoha Ma’shum, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah Dadapan Grujugan Kabupaten Bondowoso.

“Bersyukur kepada Alllah SWT, karena pelaksanaan pemilihan umum, pileg dan pilpres telah berjalan dengan aman, lancar dan damai, semoga Allah meridhoinya.” kata KH Thoha Ma’shum.

Abi Thoha dalam unggahan videonya, juga mengajak seluruh warga senantiasa terus berdo’a untuk keselamatan dan kemajuan Indonesia. Diharapkan semua elemen dapat menerima hasil demokrasi ini dengan hati yang senang, lapang dada dan legowo. Dirinya mengajak untuk mewujudkan kedamaian, persatuan dan kesatuan dari Pondok Pesantren Al Ishlah pasca pesta demokrasi.

“Menerima seluruh proses demokrasi ini, proses pemilihan umum ini, dengan hati yang senang, bahagia dan lapang dada, untuk selanjutnya saudaraku tetap jaga persatuan dam kesatuan serta ukhuwah antar sesama anak bangsa.” jelas kiai Thoha.

Dengan menjaga persatuan dan kesatuan, maka Republik Indonesia akan maju, jaya, makmur dan sentosa. “Dan kita doakan Indonesia menjadi negara baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” pungkasnya.M12

PGI Ajak Masyarakat Sabar Menunggu Penghitungan Akhir Hasil Pemilu 2024 dari KPU

Jakarta, Timurpos.co.id – Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengimbau semua pihak menghormati hasil Pemilu usai menggunakan hak pilihnya pada Rabu 14 Febuari 2024. kemarin.

PGI meminta semua pihak juga menunggu hasil resmi dari KPU.

“Rakyat sudah menentukan pilihan, dan kita semua harus menghormati hasilnya. Saya berharap semua pihak siap menerima hasil dengan lapang dada,” ujar Ketum PGI, Pdt Gomar Gultom, dalam keterangannya, Kamis (15/02/2024).

PGI menyebut hasil quick count sementara yang telah keluar bukan hasil resmi, meskipun telah dapat memperkirakan hasilnya. Namun PGI meminta agar masyarakat tetap bersabar dan menunggu hasil rekapitulasi secara resmi oleh KPU.

“Hasil penghitungan cepat belum merupakan hasil resmi. Walau darinya kita sudah bisa membayangkan hasil akhirnya, sebaiknya semua pihak bersabar menunggu hasil akhir penghitungan manual oleh KPU,” kata Gomar.

PGI juga meminta masyarakat kembali memperkuat persatuan dan persaudaraan sehingga tidak terpengaruh hasil kampanye.

“Saatnya kita kembali merajut persatuan dan persaudaraan, yang sempat terganggu akibat narasi-narasi kampanye lalu, demi Indonesia jaya,” ujarnya. M12

Workshop Universitas Tadulako, Terbang Aman Bermartabat Bersama APDI Sulteng

Sulteg, Timurpos.co.id – Asosiasi Pilot Drone Indonesa (APDI) SULTENG bekerja sama dengan Himpunan Ahli Geofisika Indonesia-Student Chapter (HAGI-SC UNTAD) dan Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (HMTGF) UNTAD untuk melaksanakan Workshop dengan tema Geophysical Exploration Through Drone’s Technology. Rabu (07/02/2024).

Kegiatan ini berlangsung di Universitas Tadulako tepatnya Jurusan Fisika FMIPA UNTAD dengan tujuan untuk menambah wawasan terkait teknologi drone terukhususnya untuk Mahasiswa Teknik Geofisika.

Dengan adanya kegiatan Workshop ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan kepada Mahasiswa/i bahwa teknologi sangat berperan penting dalam kehidupan.

Selain itu APDI Sulteng juga memberikan wawasan terkait regulasi terhadap ruang udara agar kawasan ruang udara dapat digunakan dengan layak dan bertanggung jawab.

Selain itu wakil dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Untad, Apt, Syariful Anam, S.Si., M.Si., PhD sangat mengapresiasi kegiatan ini, “saya sangat mendukung dan Mengapresiasi kegiatan ini agar para mahasiswa dapat memahami dengan jelas penggunaan drone,”Katanya.

Dalam kesempatan yang sama pemateri dari APDI Chrisman Lanabu, S.T berharap agar para mahasiswa yang mengikuti workshop tersebut bisa mengambil dan mengadaptasi ilmu pengetahuan yang diberikan,

“Semoga para peserta dapat ilmu dan pengetahuan dari workshop ini dan dapat digunakan dengan baik serta bertanggung jawab” tutur sang pilot APDI. M12

River Warrior Kirim Surat Terbuka Minta Bansos Untuk Sungai Indonesia

Surabaya, Timurpos.co.id – Di tengah situasi politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 ini, Dimana masih terlihat pemimpin Indonesia yang kian menunjukkan ketidakpeduliannya terhadap isu-isu lingkungan, utamanya sungai. Terjadi penurunan kualitas 46% dari total 70.000 Sungai di Indonesia yang tercemar berat.

“Pemerintah Republik Indonesia di Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo tidak serius dalam mengelola sungai serta mengabaikan upaya-upaya pengendalian pencemaran sungai. Akibatnya kini sungai-sungai di Indonesia terus dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat dan industri” ujar Thara Bending Sandrina. Rabu (07/02/2024).

lebih lanjut Koordiantor river warrior menjelaskan, bahwa Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22/2021 tentang Penyelenggaran Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup menyebutkan bahwa setiap sungai di Indonesia harus Nihil sampah.

Faktanya sungai-sungai Indonesia masih di penuhi sampah yang lebih memprihatinkan bahwa Indonesia berada di peringkat dua penyumbang sampah plastik terbesar kedua di laut dunia menjadi bukti bahwa pemerintah tidak becus dalam menjalankan tugasnya mewujudkan aturan yang melindungi sungai dari sampah, karena kita malah menyumbang 187,2 juta ton sampah plastik yang berakhir mencemari lingkungan. Minta BANSOS untuk sungai

“Dari pada buat bansos yang nilainya ratusan triliun seharusnya ada alokasi Bansos untuk membersihkan sungai-sungai Indonesia dari sampah Plastik,” ungkap.

Thara bening sandrina, lebih lanjut Mahasiwa Semester 8 Fakultas kelautan dan perikanan universitas Airlangga ini meminta ada keadilan antar generasi dengan tidak memikirkan kebutuhan saat ini tetapi pemerintah harus memprioritaskan kelestarian sungai mengingat Sungai adalah sumber kehidupan.

“Saya prihatin dengan kondisi sungai-sungai di berbagai daerah semakin tercemar, sehingga perlu upaya pemulihan dan kita membutuhkan bantuan sosial untuk memulihkan kesehatannya” ungkap thara.

lebih lanjut Thara berharap Pemerintah presiden Joko widodo memberikan bantuan sosial yang tepat dan terencana untuk memperbaiki serta menjaga keberlangsungan sungai-sungai tersebut. Bantuan ini dapat berupa program-program seperti:

1. Pengelolaan Sampah: Pemerintah melayani pengelolaan sampah bagi 100% penduduk Indonesia Program pengelolaan sampah secara efektif untuk mencegah pencemaran sungai akibat limbah rumah tangga dan sampah plastik, serta untuk mengendalikan masifnya penggunaan plastik sekali pakai yang menjadi sumber sampah di sungai-sungai Indonesia, Adanya regulasi pengurangan atau pembatasan plastik sekali pakai. Pemerintah Menyediakan Tempat pengolahan sampah terpadi di setiap Desa Agar masyarakat tidak membuang sampah ke sungai.

2. Rehabilitasi Lingkungan: Kegiatan membersihkan sampah dan mikroplastik dari badan air sungai.

3. Edukasi Lingkungan: Program edukasi kepada masyarakat Indonesia pentingnya menjaga kelestarian dan kualitas air sungai, serta edukasi bahaya penggunaan plastik sekali pakai. Melalui Iklan layanan masyarakat audiovisual yang massif di media online dan media massa cetak, film pendek, mendorong lahirnya komunitas masyarakat yang aktif mengelola sampah dan mengurangi timbulnya sampah.

4. Pengawasan dan Penegakan Hukum: Upaya monitoring dan pengawasan yang ketat, agar pelaku pencemaran bisa diberi sanksi pidana sehingga aksi-aksi perusakan atau pencemaran sungai menjadi jera dan tidak terulang lagi. Tok

Komunitas Wadulink Buka Toko Isi Ulang Welink

Gresik, Timurpos.co.id – Peresmian Toko Weling Refil Store, berkonsep isi ulang atau refill diinisiatif oleh komunitasWanita Peduli Lingkungan (Wadulink) yang diahadiri 45 orang di Desa Sumengko Wringin Anom, Kabupaten Gresik. Rabu, (07/02/2024).

Nur Hamidah, S.Pd koordinator Wadulink mengatakan, bahwa rencana pembukaan toko ini sudah lama direncanakan namun baru tahun ini terealisasi.

“Alhamdulillah akhirnya kami bisa membuka toko refill ini dengan banyak dukungan, kami senang sekali memiliki unit usaha sekaligus bisa mendukung lingkungan hidup” jelasnya.

Perempuan yang akrab disapa bunda Nur ini mengaku bahwa tujuan membuka toko ini adalah untuk kurangi sachet

” Tujuan dibuka toko ini kami ingin masyarakat bisa berkontribusi kurangi plastik sachet, mulai belanja bijak membeli material sabun rumah tangga dengan membawa wadah botol sendiri kemudian diisi ulang dan dipakai berulang kali” tegasnya

Ditemui ditempat yang sama Nurul Fadlilah Dinas Lingkungan Hidup Kab.Gresik mengatakan sangat mendukung pembukaan toko refill ini.

“Kami dari DLH Gresik sangat mengapresiasi usaha Wadulink membuka toko ini karena sangat sejalan dengan program kami yaitu Gresik Kawasan Merdeka Sampah (GKMS) dalam pengurangan timbulan sampah sekaligus implementasi PERDA No.3 Tahun 2019 tentang Pembatasan Pemakaian Plastik Sekali Pakai” terangnya.

Tonis Afrianto pegiat Zero Waste ECOTON mengatakan bahwa pembukaan toko refill merupakan langkah maju yang bisa ditiru.

“Saat ini didunia sedang mempersiapkan sistem guna ulang refill, mulai dari perusahaan, masyarakat, pemerintah mulai menuju ke sana dan perlu kerjasama antara perusahaan dan masyarakat agar mendapatkan infrastruktur dan akses mudah memperoleh produk kemasan galon atau jerigen besar untuk kemudian didistribukan ke costomer. Hal ini sejalan dengan kebijakan Indonesia oleh Permen LHK No.75 tahun 2019 tentang peta jalan pengurangan sampah oleh produsen”. Tegasnya.

Tonis menambahkan refill store bisa mengurangi dampak polusi sampah sachet di sungai.

“Dengan dibukanya Welink Refill Store ini total ada 4 toko di jawa timur yang tergabung dalam program kami #AksiBrantas untuk mengurangi dan cegah bocornya sampah plastik ke sungai”, tambahnya

Sebelumnya ECOTON merilis ancaman serius sampah kemasan plastik sachet yang mulai mendominasi sehingga menciptakan polusi Mikroplastik yang mempunyai kandungan senyawa yang berbahaya seperti zat pelentur elastis (plasticizer) yang sudah terkonfirmasi oleh peneliti sebagai senyawa pengganggu hormon. Akibatnya dapat memicu pertumbuhan tumor, penghambatan sistem imun dan dapat mengganggu sistem reproduksi. Tok

Memperkenalkan Modul Sekolah Bebas Sachet dan Program Keluarga Sakenah

Agen Perubahan Positif Buat Lingkungan

Gresik, Timurpos.co.id – Ecological Observation & Wetlands Consevation (ECOTON) menggelar acara dialog dan launching modul Sekolah Bebas Sachet dan Keluarga Sakenah di Gedung Inspirasi – ECOTON, Gresik, selama 2 hari, dari hari Rabu, 31 Junuari 2024 hingga  hari Kamis 1 Fubuari 2024.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Ashoka Indonesia, Eco Bhineka Muhammadiyah, sejumlah guru sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA di sepanjang Kali Surabaya dan walimurid kader lingkungan.

Penulis Modul Sekolah Bebas Sachet dan Keluarga Sakenah, Firly Mas’ulatul Janah mengatakan tujuan ditulisnya buku tersebut untuk mengajak seluruh anak muda lainnya menjadi agen perubahan positif buat lingkungan di sekitarnya dan terlibat dalam sbegai solusi atas permasalahan di lingkungan sekitar.

Sebab, anak- anak berusia 0 – 18 tahun di Surabaya pada tahun 2021 menderita diabetes sebanyak 176 anak dan mengalami peningkatan sebanyak 184 anak di tahun 2023 dari data yang disampaikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023. Penyebabnya salah satunya jajanan sachet dan minuman kemasan yang justru banyak penambahan gula, garam dan zat adiktif.

Selain kasus diabetes pada anak, kemasan sachet juga berkonstribusi pada pencemaran lingkungan. Lantaran bentuknya yang berlapis-lapis, membuat sachet susah dikelola sehingga membuatnya dibakar bahkan dibuang ke sungai dan ke laut. Sementara penanganan seperti itu dapat membahayakan Kesehatan dan lingkungan. “ Maka anak-anak bisa ikut terlibat aktif menjadi agen perubahan untuk menyelamatkan masa depannya” ujarnya, Jumat (02/02/2024) kepada Timurpos.co.id.

Dengan modul ini, anak-anak diajak menjadi pemimpin gerakan positif mulai dari lingkungan keluarga. Membentuk anak dengan karakter tersebut dan berani mengambil aksi diperlukan beberapa metode pendekatan.

Firly telah menyinggung di dalam modulnya bahwa ada 3 tiga pendekatan yang harus dilakukan. Pendekatan pertama membentuk Sekolah Bebas Sachet, pendekatan kedua Edukasi Kepada Kader Lingkungan, dan pendekatan ketiga membentuk Keluarga Sakenah (Sadar Kelola, Kurangi Sampah).

Dalam acara peluncuran, Modul Sekolah Bebas Sachet dan Keluarga Sakenah disambut cukup baik oleh para guru sekolah yang hadir. Salah satunya guru Sekolah SD Muhammadiyah 1 Wringinanom.

“Dengan adanya modul ini mempermudah kami untuk menjadi panduan melakukan edukasi kepada anak-anak kader lingkungan. Selain itu, kebetulan sekarang kami juga memiliki sekolah dampingan untuk menuju sekolah Adiwiyata, modul ini akan kami pakai untuk mendampingi sekolah dampingan kami yang akan maju ke Adiwiyata Kabupaten.” Terang Khoirun Nisak

Dialog dengan para guru sekolah dan walimurid juga berjalan dengan sangat aktif, salah satunya walimurid dari kader lingkungan turut memberikan masukan materi modul.

Nindya Eka Destari Wali Murid SDIT Yaa Bunayya mengungkapkan “Modul ini sudah cukup lengkap, apalagi tentang materi-materi yang harus dikasi oleh seorang kader lingkungan, hanya saja materi tentang hubungan spiritual atau keagamaan dengan lingkungan bisa ditambahkan lagi,” agar kemampuan anak-anak bertambah lagi.” Ungkapnya. Tok