Timur Pos

Jokowi Tinjau RSUD Hingga Serahkan Bantuan Pangan di Padang Lawas

Jokowi Tinjau RSUD Hingga Serahkan Bantuan Pangan di Padang Lawas

Medan, Timurpos.co.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kegiatan kunjungan kerja di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pada Jumat (15/03/2024), dengan bertolak menuju Kabupaten Padang Lawas. Kepala Negara bersama rombongan lepas landas dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU sekitar pukul 07.15 WIB, melalui Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan.

Di Kabupaten Padang Lawas, Presiden akan meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan. Presiden juga dijadwalkan meninjau persediaan beras dan menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat.

Presiden Jokowi dan rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Labuhanbatu dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU. Presiden dijadwalkan mengecek bahan pokok di Pasar Gelugur Rantauprapat, serta meninjau persediaan beras dan menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Kabupaten Padang Lawas adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, serta Pj. Gubernur Sumatra Utara Hassanudin. M12

Aboror Diplokoto Kristian, Selepas Cek-In di Hotel Briggs INN

Abror Dimas Wanashrullah memberikan keterangan di PN Surabaya

Surabaya, Timurpos.co.id – kristiyan Viki Guruh Firansyah diseret di Pengadilan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu Jusnan Efendi Banu dari Kejaksaan Negeri Surabaya terkait perkara Penipuan yang merugikan Abror Dimas Wanashrullah sekitar Rp 2,7 juta di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dalam sidang kali ini JPU Samsu menghadirkan saksi Abror Dimas Wanashrullah.

Abror menjelaskan, bahwa terdakwa menawarkan diri untuk berhubungan badan dengan gratis dan mencari di aplikasi MiChat. Lalu ia ketemu sama terdakwa di hotel Briggs INN di Jalan Cicadane, Surabaya Nomor 18. Setelah selesai berhubung Handphone diambil untuk dibuat jaminan.

“Saya kenal sama terdakwa melalui aplikasi MiChat dan dia menawarkan hubungan badan dengan gratis. Setelah selesai berhubung terdakwa mengambil HP saya untuk dijadikan jaminan, Yang Mulia,”kata Abror, Kemarin Kamis (14/03/2024) di ruang Garuda 2 PN Surabaya.

Lebih lanjut, Abror mengaku terdakwa meminta uang Rp 700 ribu untuk membayar jasa berhubung. Lalu Abror kembali ke rumahnya untuk mengambil uang yang diminta sama terdakwa. Sedangkan terdakwa masih ada di hotel tersebut. “Nah, setelah saya kembali lagi ke hotel itu terdakwa sudah tidak ada, Yang Mulia. Untuk kerugian senilai Rp 2,7 juta,”ujarnya.

Dari keterangan saksi, terdakwa membenarkannya. “Waktu itu kenal sama Abror di aplikasi MiChat dan saya sebagai perempuan. Memang saya menawarkan gratis dan HP itu dibuat jaminan. Saya sama saksi sudah melakukan di dalam kamar hotel dan Abror tidak mau bayar Yang Mulia,”ucapnya lewat video call.

Untuk diketahui berdasarkan surat dakwaan  JPU Samsu, kejadian itu, Selasa,23 Mei 2023 pukul 10. Wib di Hotel Briggs INN Jalan Cisadane Nomor 18, RT 03, RT 05, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo Surabaya.

“Intinya terdakwa menawarkan berhubung badan secara gratis. Karena gratis, akhirnya saksi Abror Dimas Wanashrullah menerima tawaran dari terdakwa. Namun HP milik Abror diambil sama terdakwa,”kata Samsu.

Akibatnya, saksi Abror Dimas Wanashrullah mengalami kerugian sebesar Rp 2,7 juta. “Terdakwa didakwa penipuan. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 KUHP,”ungkapnya.

Tak Miliki Izin Tempati Rumah, Ghufhon Diadili di PN Surabaya

Terdakwa Ghufon dan Siti Djuhariyah

Surabaya, Timurpos.co.id – Moch. Ghufhon diseret di Pengadilan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Basuki Wiryawan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, terkait perkara menepati rumah tampa seizin pemiliknya, dengan agenda pemeriksaan saksi yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Kamis (14/03/2024).

Dalam sidang kali ini, JPU Basuki menghadirkan saksi yakni Siti Djuhariyah dan Abdul Wasik.

Siti Djuhariyah mengatakan, bahwa awalnya tahu, kalau rumah peninggalan orang tuanya di Jemursari 6/3 Surabaya, ternyata telah ditempati oleh terdakwa. Awal ketahuannaya, saat itu anak saya mau kerja di Surabaya dan mendatangi rumah tersebut ternyata ada orangnya.

“Kemudian setelah Corona, sekitar tahun 2022-2023 pulang ke rumah dari Riau, ternyata rumah itu ada yang menepati dan waktu itu istri terdakwa sempat mengusir saya.” Kata Siti dihadapan Majelis Hakim.

Masih Kata Siti menjelaskan, bahwa saya sempat melaporkan ke ketua RT dan tidak mau pergi sehingga saya laporkan ke polisi yang sembelumnya sudah disomsi sebanyak 2 kali.

Disingung oleh Majelis Hakim sejak kapan saksi tinggal disitu. “Saya tinggal sejak kecil dan saat itu saya pergi ke Riau untuk berkerja di Perkembunan kelapa sawit. Saya tinggalkan rumah dalam keadaaan kosong dan dikunci.” Katanya.

Ia menambahkan waktu itu, sempat dimediasi, namun terdakwa minta ganti rugi karena telah memperbaiki. Lah wong saya tidak tahu, bagunan mana yang diperbaiki.

Sementara Abdul Wasik, mengatakan pada intinya terdakwa yang merupakan bapaknya telah tinggal di situ atas suruhan dari Musdalifah yang merupakan ibu dari bapaknya (terdakwa). Mengenani hubungan terdakwa dengan Siti, ia tidak tahu.

“Yang saya tahu rumah itu tidak dikunci,” katanya.

Sontak Majelis Hakim Damanik, saksi kamu ini jangan bohong, tadi sebelum disumpah, kami tanyakan, apa ada hubungan dengan terdakwa. Saksi menjawab mutar-muter. Kamu bilang saudara dari pak de atau bu de.

“Bapak mu saja, kamu ingkari, jadi sumpahnya tadi ditarik.

Atas keterangan saksi Siti, terdakwa membantahnya, kalau rumah itu tidak digembok (dikunci) dan ia (terdakwa) mengaku telah menepati rumah tersebut dan tampa izin dari Siti Djuhariyah.

Untuk diketahui berdasarkan surat dakwaan JPU, menyebutkan bahwa pada tahun 1997 saksi Siti Djuhariyah mendapatkan hibah berupa tanah dari bapaknya (alm KUSEN) sebagaimana tertuang dalam Surat Keterangan Tanah Kelurahan Jemurwonosari nomor : 146/0313/436.9.30.2/2022 tanggal 24 Februari 2023. dimana pada Buku Tahun Klansiran 1976-1977 Petok D/Letter C /Ipeda No 426 Nomor Persil 56.d kelas I seluas 360 m2 pada tanggal 24 – 12 – 1997 terjadi peralihan hak sebagian kepada saksi Siti Djuhariyah seluas 70 m2 tertulis Hibah dari alm Kusen.

Bahwa pada awalnya rumah tersebut terdiri dari satu bangunan dengan luasnya 70 m2, namun setelah saksi Siti Djuhariyah menikah, rumah tersebut dibuat pembatas ukuran 49 m2 dan 21 m2 selanjutnya oleh alm Kusen (bapak saksi), saksi Siti Djuahariyah diminta tinggal pada bangunan bagian depan seluas 49 m2 sedangkan alm Kusen (bapak saksi) dan almh Nalipah (ibu tiri saksi) tinggal di bangunan belakang seluas 21 m2 .

Bahwa saksi Siti Djuhariyah pada tanggal 7 Oktober 2019 telah menjual sebagian rumah dan tanah kepada sdr. Bambang Sutrisno seluas 49 m2 berdasarkan AKTA JUAL BELI Nomor 74/2019 yang di buat di Kantor PPAT VIVI SORAYA, SH. Jl. Jemursari 6/3 Surabaya dan yang mengetahui proses jual beli tersebut adalah Yulianto selaku Ketua RT dan tetangga sekitar ;

Bahwa saat masih kumpul persama kedua orang tua saksi Siti Djuhariya ruangan seluas 21 m2 adalah kamarnya, setelah itu saksi Siti Djuhariyah menjual kepada pak Bambang dan setelah saksi Siti Djuhariyah menikah saksi Siti Djuhariyah mengikuti suami merantau ke Sumatra tepatnya di Jl. Lintas Duri KM 19 RT 4 RW 7 Kec. Madau Kab. Bengkalis Prov Riau.

Bahwa selama saksi Siti Djuhariyah berada di Riau rumah tersebut dalam keadaan kosong tidak ada yang menempati dan rumah tersebut saksi Siti Djuhariyah kunci dengan gembok warna kuning dan anak gembok ada padanya .

Bahwa saksi Siti Djuhariyah tidak pernah mengalihkan hak (Menjual atau menghibahkan atau memberikan) sisa tanah dan bangunan dengan luas sekitar 21 m2 yang terletak diJalan Jemurwonosari Buntu 14 RT 004 RW 009 Kelurahan Jemurwonosari Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya kepada orang lain.

Bahwa saksi mengetahui bahwa terdakwa Moch. Gufron beserta isteri dan anak-anaknya menempati rumah yang terletak diJalan Jemurwonosari Buntu 14 RT 004 RW 009 Kelurahan Jemurwonosari Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya sejak sekitar bulan September 2022 setelah diberitahu anak saksi Siti Djuhariyah bernama Nurul Ade R.

Bahwa terdakwa Moch. Ghufron tidak mempunyai surat (legalitas) untuk tinggal di rumah milik saksi Siti Djuhariyah yang berlokasi diJalan Jemurwonosari Buntu 14 RT 004 RW 009 Kelurahan Jemurwonosari Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya seluas 21 m2.

Bahwa saksi Siti Djuhariyah pernah melakukan teguran secara lisan maupun teguran secara tertulis (Somasi), namun terdakwa Moch. Ghufron tidak mengindahkan dan tetap tinggal bahkan pada saat saksi Siti Djuhariyah melakukan teguran secara lisan malah diusir oleh Terdakwa.

Atas Perbuatan terdakwa, JPU mendakwa dengan Pasal 167 Ayat (1) KUHP. Tok

Tim Patroli Reaksi Cepat Polres Kubu Raya Menangkal Kejahatan Jalanan

Kubu Raya, Timurpos.co.id – Patroli Reaksi Cepat (PRC) Sat Sabhara Polres Kubu Raya mengambil langkah tegas untuk mencegah aktivitas balap liar dan perang sarung di wilayahnya dengan membubarkan sekelompok anak muda yang berkumpul tengah malam di kawasan Jalan Arteri Supadio. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan antisipasi terhadap kejahatan jalanan yang meresahkan.

Melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, Kapolres Kubu Raya AKBP Wahyu Jati mengugkapkan, Tim PRC Polres Kubu Raya aktif melakukan patroli hingga dini hari. Rute patroli meliputi tempat-tempat yang sering dijadikan lokasi balap liar dan titik pertemuan anak muda, seperti sepanjang Jalan Raya Arteri Supadio dan area Bundaran Trasmart serta Simpang Empat Kapur.

“Tim PRC Polres Kubu Raya melakukan patroli setiap harinya untuk mencegah balap liar, perang sarung, dan kejahatan jalanan lainnya,” kata Ade.

Ade juga menegaskan bahwa Tim PRC tidak beroperasi sendiri, melainkan mendapat dukungan dari Polsek Jajaran Polres Kubu Raya. Mereka saling berkoordinasi dalam menjaga ketertiban dan situasi keamanan di Kabupaten Kubu Raya.

Dalam patroli hari ini, Tim PRC berhasil membubarkan sekelompok anak remaja yang tengah nongkrong di tengah malam di sebuah bangunan kosong di Jalan Raya Arteri Supadio. Diduga kelompok ini tengah mengonsumsi minuman keras. Para pemuda tersebut kemudian berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Patroli Tim PRC yang didukung oleh Polsek Jajaran Polres Kubu Raya diharapkan dapat mengurangi aktivitas balap liar, perang sarung, dan kejahatan jalanan lainnya. Kami memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan di Kabupaten Kubu Raya,” tambah Ade.

Dengan langkah-langkah proaktif seperti ini, diharapkan wilayah Kubu Raya dapat tetap aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Kubu Raya. M12

Residivis Pencurian Berhasil Dibekuk Setelah Berduel dengan Petugas Polisi

Kubu Raya, Timurpos.co.id – Satuan Reserse Kriminal Polsek Sungai Raya berhasil menangkap seorang residivis yang telah menjadi buronan atas aksinya melakukan pencurian di sebuah rumah kosong di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Pelaku, berinisial HS alias MAN (43), warga Kabupaten Kubu Raya, berhasil diamankan setelah berbagai upaya yang dilakukan petugas untuk menangkap pelaku.

Penangkapan Pelaku di Jalan Raya Sungai Raya Dalam pada pukul 22.15 WIB. Sebelumnya, satu tersangka lainnya dengan inisial FP telah berhasil diamankan dan kini ditahan di Polsek Sungai Raya.

Kapolsek Sungai Raya AKP Setyo Pramulyanto saat dikonfirmasi melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade membenarkan penangkapan terhadap pelaku pencurian rumah kosong, ade pun menyebut saat ini pelaku yang merupakan residivis sudah diamankan di Polsek Sungai Raya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

” HAN Alias MAN ditemukan oleh petugas di Jalan Raya Serdam yang mengarah ke Jalan Sungai Raya ujung saat berpatroli, kemudian petugas menguntitnya untuk memastikan bahwa ia adalah HAN Alias MAN,” kata Ade. Kamis (14/3/24).

Proses penangkapan tidaklah mudah. Ketika petugas berhasil menemukan HS alias MAN di Jalan Raya Serdam, pelaku mencoba melarikan diri dengan menancap gas kendaraannya. Namun, petugas dengan sigap mengejar dan menabrak kendaraan pelaku, menyebabkan keduanya terjatuh. Saat petugas hendak mengamankannya, pelaku melawan dengan keras, bahkan menendang salah satu petugas sebelum akhirnya berhasil melarikan diri.

” Pelaku sadar bahwa ia di ikuti dan langsung tancap gas, petugas pun langsung menabrakan kendaraannya ke kendaraan pelaku, saat keduanya terjatuh pelaku melarikan diri kedalam hutan dan petugas dari belakang langsung bergumul dengan pelaku, akan tetapi petugas tersebut terkena tendangan oleh pelaku sehingga pelaku kembali melarikan diri, “ungkap Ade.

Namun, petugas tidak menyerah begitu saja. Mereka terus mengejar pelaku, memotong jalur pelarian, dan akhirnya berhasil menghentikan pelaku. Dalam proses interogasi, HS alias MAN mengakui keterlibatannya bersama FP dalam serangkaian pencurian rumah kosong di Desa Kuala Dua pada November 2023.

” Dengan sigap petugas memotong arah larinya pelaku dan kembali bergumul dan petugas berhasil menghentikan pelarian pelaku, kemudian pelaku diamankan ke Polsek Sungai Raya,”ucap Ade.

Pelaku telah ditahan di Polsek Sungai Raya untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, ia telah ditetapkan sebagai tersangka pencurian dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

” Saat ini pelaku sudah ditetapkan selaku Tersangka Pencurian dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun,” tegas Ade

Keberhasilan penangkapan ini merupakan bukti komitmen Polres Kubu Raya dalam memberantas kejahatan di wilayah hukum Polres Kubu Raya sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. M12

Kapolsek Nanga Pinoh Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan

Melawi, Timurpos.co.id – Kapolsek Nanga Pinoh, IPDA Darmawan bersama anggota dan Bhayangkari ranting Nanga Pinoh telah mengadakan kegiatan pembagian takjil gratis kepada masyarakat pengguna jalan roda dua dan roda empat. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Polsek Nanga Pinoh, dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan anggota Polsek serta Bhayangkari. Rabu (13/3/2024) sore.

Pembagian takjil gratis telah dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas di sekitar Polsek Nanga Pinoh. Aksi ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, tetapi juga sebagai upaya untuk menciptakan kedekatan antara polisi dan masyarakat.

Menanggapi kegiatan ini, IPDA Darmawan menyampaikan harapannya bahwa kegiatan pembagian takjil gratis tersebut dapat mempererat hubungan antara Polsek Nanga Pinoh dengan masyarakat setempat. “Kami berharap dengan kegiatan ini, kami dapat lebih dekat dengan masyarakat dan terus membangun kepercayaan serta kerjasama yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita,” ujar IPDA Darmawan.

Sementara itu, Kapolres Melawi, AKBP Muhammad Syafi,i, S.I.K., S.H., M.H., memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Polsek Nanga Pinoh. Beliau menyatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. “Saya sangat bangga dengan dedikasi dan komitmen anggota Polsek Nanga Pinoh serta Bhayangkari dalam mengadakan kegiatan positif seperti ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi unit lainnya dalam menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat,” ucap AKBP Muhammad Syafi’i. M12

Tingkatkan Kemampuan Latihan Dalam Mencegah Pelanggaran Tugas Lapangan

Pontianak, Timurpos.co.id – Satbrimob Polda Kalbar perintahkan kepada seluruh jajaran untuk melaksanakan kegiatan latihan mengantisipasi kesalahan prosedur pada saat pelaksanaan tugas dilapangan. Kamis (14/03/2024).

Dalam rangka mengantisipasi kesalahan prosedur pada saat pelaksanaan tugas dilapangan Dansatbrimob Polda Kalbar Kbp M. Guntur, S.I.K., M.H. perintahkan masing-masing komandan jajaran untuk terus melaksanakan kegiatan latihan. Kegiatan latihan yang diperintahkan Dansatbrimob Polda Kalbar ini selain untuk mengantisipasi kesalahan prosedur dilapangan juga sebagai salah satu langkah deteksi dini satuan untuk mempersiapkan para personelnya sehingga personel selalu siap apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh satuan kewilayahan. Dansatbrimob Polda Kalbar juga menambahkan kepada para komandan dimasing-masing jajaran untuk menjelaskan kepada para personel tentang petunjuk dan arahan dari Korps Brimob Polri yang menjadi pedoman mereka pada saat nanti pelaksanaan tugas dilapangan sehingga para personel selain menguasai praktek mereka juga menguasai teori sehingga mereka semakin percaya diri pada saat bertugas dilapangan.
“Saya minta kepada para perwira jajaran Satbrimob Polda Kalbar yang berada didaerah untuk rutin melaksanakan kegiatan latihan. Latihan tidak hanya praktek tapi ajarkan juga para personel tentang peraturan yang menjadi pedoman pada saat pelaksanaan tugas dilapangan sehingga personel apabila ditanya mereka bisa menjawab. Kepada para personel yang ditunjuk sebagai instruktur pada saat pelaksanaan latihan saya minta kepada kalian untuk memberikan materi-materi baru kepada personel berdasarkan Jukrah (petunjuk dan arahan) dari Korps Brimob Polri. Kegiatan latihan yang setiap harinya kalian laksanakan merupakan salah satu cara yang kita lakukan untuk mengantisipasi kesalahan prosedur pada saat pelaksanaan tugas dilapangan nanti. Sebagai pasukan elite yang dimiliki oleh Polri Korps Brimob Polri dituntut untuk melaksanakan tugas secara profesional. Saya minta kepada kalian untuk tetap melaksanakan latihan dengan semangat walupun kalian sedang berpuasa” ucap Dansatbrimob Polda Kalbar Kbp M. Guntur, S.I.K., M.H. M12

Hendak Balap Liar, Tujuh Remaja Digelandang Patroli Presisi Polres Sekadau

Sekadau, Timurpos.co.id – Tim patroli perintis presisi Sat Samapta Polres Sekadau mengamankan tujuh orang remaja yang hendak melakukan aksi balap liar pada Kamis (14/03/2024) dini hari.

Tindakan ini dilakukan, berawal dari keluhan masyarakat yang resah dengan aksi balap liar yang sering terjadi di komplek Pasar Baru Sekadau, setelah waktu sahur di bulan Ramadan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli perintis presisi yang dipimpin Kanit Dalmas Sat Samapta Polres Sekadau, Bripka Wiliam Gastelly, langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Alhasil, tim patroli berhasil menemukan para remaja yang masih berstatus pelajar tersebut tengah berkumpul dan bersiap untuk melakukan balap liar.

Petugas kemudian membawa mereka dengan berjalan kaki menuntun sepeda motornya ke Poslantas, Polres Sekadau di Jalan Merdeka Barat. Setibanya di Poslantas, mereka mendapat teguran dan pembinaan dari Kanit Turjawali Satlantas Polres Sekadau Aipda Ade.

Aipda Ade memberikan teguran keras dan edukasi kepada para remaja tersebut tentang bahaya balap liar. Ia menegaskan bahwa aksi balap liar sangat merugikan orang lain dan juga membahayakan diri mereka sendiri.

Sementara itu Kapolres Sekadau AKBP I Nyoman Sudama, melalui Kasi Humas AKP Agus Junaidi, mengimbau kepada orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama pada saat malam hari.

“Orang tua harus lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya, terutama di malam hari. Pastikan mereka tidak melakukan kegiatan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” imbau Kasi Humas AKP Agus. M12

Satgas Preemtif OMB Kapuas 2024 Polda Kalbar Laksanakan Penling

Pontianak, Timurpos.co.id – Subsatgas Binmas Polda Kalbar yang tergabung di dalam Satgas Preemtif OMB Kapuas 2024 Polda Kalbar melaksanakan Giat Preemtif berupa Penling (Penerangan Keliling) di Pusat keramaian aktifitas Masyarakat, di Pasar Rakyat dan Pemukiman Warga. (Kamis/14/3/2024)

Kegiatan dimulai dengan melaksanakan Apel Konsolidasi di lapangan parkir Hotel Golden Tulip Pontianak pada pukul 07.00 wib yang dipimpin langsung oleh AKBP Ayun Kuswanaji, A.Md selaku Kasubsatgas Sosialisasi. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Penling.

“Untuk pembagian tugasnya sendiri dibagi menjadi dua kelompok. Sub Subsatgas Edukasi melaksanakan kegiatan Memberikan pemahaman kepada Tokoh Masyarakat di tingkat Provinsi untuk memahami dan menerima hasil penghitungan perolehan suara pada saat Rapat Pleno hasil pemungutan suara tingkat Provinsi Kalimantan Barat di bawah Pimpinan Kompol Oon Sudarman S.E. selaku Kasubsatgas Edukasi.”

“Sedangkan Sub Subsatgas Sosialisasi melaksanakan kegiatan himbauan dan mengajak tokoh tokoh Masyarakat di tingkat Provinsi untuk dapat menyampaikan kepada simpatisan maupun masa pendukungnya masing-masing untuk tetap menjaga situasi Kamtibmas serta bisa memahami dan menerima hasil penghitungan perolehan suara pada saat rapat Pleno hasil pemungutan suara tingkat Provinsi Kalbar yang saya pimpin sendiri.” Ungkap AKBP Ayun.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H., melalui Kabidhumas Polda Kalbar Kombespol Raden Petit Wijaya, S.IK.,M.M., menjelaskan kepada media bahwa kegiatan Penling yang dilaksanakan ini guna menjaga dan memelihara situasi kamtibmas tetap kondusif pasca dilaksanakannya Sidang Pleno tingkat Provinsi.

“Penerangan keliling ini kami laksanakan guna menciptakan situasi kamtibmas di masyarakat tetap sejuk dan Kondusif pasca dilaksanakannya Sidang Pleno tingkat Provinsi bebera waktu yang lalu.”

“Diharapkan juga dengan dilaksanakannya Penerangan keliling ini dapat merangkul Tokoh-tokoh Masyarakat untuk bersama-sama menghimbau Masyarakat agar tetap menjalin silaturahmi dan kerukunan antar warga, apalagi saat ini bersamaan dengan bulan suci Ramadhan, sehingga umat Islam yang sedang menjalankan Ibadah puasa di bulan suci Ramadhan ini dapat menjalankan Ibadahnya dengan khusyuk, aman dan nyaman.” Tutup Kabid Humas. M12

Juristo: Eddy Sumarsono, Disinyalir ‘Caplok’ NPWP Demi Kuasai CV. Muhammad Haikal

Jakarta, Timurpos.co.id – Juristo selaku kuasa hukum dari ETK dan Direktur CV Muhammad Haikal, menyatakan” Terjadinya dualisme kepemimpinan CV. Muhammad Haikal, versi ETK dan versi Eddy Sumarsono ini menambah panjang deretan kasus hukum perusahaan pertambangan di Ditjen AHU, yang mana terkait perkara ini Juristo menduga hal itu terjadi karena akibat adanya dugaan ulah permainan para oknum nakal dan mafia tambang, sehingga bisa muncul CV. Muhammad Haikal versi Eddy Sumarsono.

Dikatakannya dugaan tindak pidana pembuatan surat palsu yang menyeret nama Eddy Sumarsono, dan Notaris Hasanuddin, SH, M.Hum, M.Kn, sepertinya semakin terang benderang, karena Pengacara Juristo mengaku sudah menemukan data dan bukti permulaan yang cukup terhadap dugaan praktek curang yang dilakukan oleh Eddy Sumarsono, yakni, dengan melakukan pembatalan NPWP 50.621.275.2-721.000 dialihkan ke NPWP 85.192.579.2-728.000 ” Ucapnya Kamis 14 Maret 2024.

Sebagai mana diketahui sebelumnya Proses pembatalan NPWP 50.621.275.2-721.000 menjadi NPWP 85.192.579.2-728.000, yang disinyalir dilakukan oleh Eddy Sumarsono melalui stafnya, Indrawati dengan mendatangi Kantor KPPP Balikpapan Timur pada 8 Maret 2024.

Padahal sebelumnya Juristo telah membeberkan NPWP nomor 85.192.579.2-728.000 tercatat atas nama CV Muhammad Haikal, milik kliennya namun “Dia (Eddy Sumarsono) menyuruh stafnya ke kantor KPPP Balikpapan Timur untuk melakukan pembatalan NPWP 50.621.275.2-721.000 dan merebut NPWP 85.192.579.2-728.000 yang kami punya,” jelasnya.

Oleh karena itu Juristo selaku kuasa hukum dari ETK dan Direktur CV Muhammad Haikal dengan NPWP 85.192.579.2-728.000 memperingatkan keras kepada kantor KPP Pratama Tenggarong, Samarinda, Kaltim, agar hati-hati dan tidak bertindak sembrono Ucapnya Juristo.

Selain itu Juristo juga menegaskan bahwa dirinya akan membongkar praktek curang yang dilakukan Eddy Sumarsono tersebut, saya akan berkirim surat melampirkan semua data kepada Dirjen Pajak, mengapa kok NPWP bisa ditukar-tukar seenaknya, suka-suka dia,” tegas Juristo.

Ko bisanya NPWP nomor 85.192.579.2-728.000, telah tercatat pada Ditjen AHU dengan Direkturnya ETK, bisa dirubah
NPWP nya menjadi nomor 50.621.275.2-721.000, atas nama Eddy Sumarsono dan dengan seenaknya mencaplok punya orang, sambung Juristo bertanya heran dengan semudah itu oknum mafia itu menguasai perusahaan orang di republik ini,” urainya.

Selanjutnya Juristo menyampaikan jatuhnya NPWP nomor 85.192.579.2-728.000 ke tangan Eddy Sumarsono, menambah pelik persoalan yang kasusnya kini tengah ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri itu.

Seperti yang diketahui Eddy Sumarsono dilaporkan atas dugaan tindak pidana pembuatan surat palsu dan TPPU pencucian uang sebagaimana diatur pasal 263 KUHP dan 266 KUHP. Eddy Sumarsono diduga berkomplot dengan Usman dan Notaris Hasanuddin, memasukan keterangan palsu kedalam akta otentik dengan cara memanipulasi salinan Akta Perubahan Nomor 120 berikut Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di CV. Muhammad Haikal dengan Direktur almarhum Yansh Kaat yang tercatat di Notaris Dian Febriana Sari, SH, M.Kn.

Dan terjadinya dugaan manipulasi yang dimaksud seperti pengurusan NPWP CV. Muhammad Haikal Direktur Eddy Sumarsono dilampirkan dengan Akta Pendirian 4 Oktober 2023 yang saya duga ilegal dan cacat hukum,” ujar Juristo sebagai.kuasa hukum ETK, Direktur CV. Muhammad Haikal yang sah sesuai Penetapan Pengadilan Negeri Balikpapan ” Jelasnya.

Dengan demikian Founder dari Kantor Hukum Presisi One Law Firm itu mempertanyakan keabsahaan penerbitan AHU CV. Muhammad Haikal dengan Direktur Eddy Sumarsono. “Secara hukum, CV. Muhammad Haikal dengan Direktur ETK telah lebih dulu ada dan tercatat di Ditjen AHU. Bagaimana mungkin penerbitan Administrasi Hukum Umum (AHU) yang berbeda namun tetap diterbitkan oleh Ditjen AHU Kemenkumham dengan nama CV yang sama ?.

Sebab munculnya dualisme AHU CV Muhammad Haikal itu ditegaskan Juristo telah mencoreng nama baik Yasonna H. Laoly sebagai Menteri Hukum dan HAM RI dan hal tersebut, selain dilaporkan ke Bareskrim Polri, kasus itu oleh Juristo dibawa ke Ditjen AHU Kemenkumham dan Dewan Etik Notaris Indonesia ” Tutupnya. M12